Ustadz Muda

Ustadz Muda
Extra Chapter 1.7


"Nah para ibu,jadi makhruh itu sebisa mungkin tidak kita laksanakan! Sebisa mungkin harus kita jauhi! Walaupun gak akan ada siksaan jika kita melaksanakan pemakhruhan itu,adapun akan kecil,tapi jika menjauhinya akan mendapat pahala maka lebih baik di jauhi!"


"Banyak sekali hukum makhruh dalam kegiatan kita sehari hari yang bahkan mungkin para ibu belum ketahui! Ibu tau gak apa saja yang makhruh dilakukan saat buang besar?"


"Tidaaak!" jawab para jamaah ibu ibu.Kini kang Hatim sedang mengisi acara ceramah di sebuah madrasyah kampung sebelah yang kang Hatim rutin sebulan sekali ngisi acara di madrasyah itu.


"Nah kan,padahal kita bab itu ampir tiap hari! Bahkan ada yang setiap jam bab! Atau bab nya selama sejam! Ada yang seperti itu?"


"Adaaaa!" jawab ibu ibu sambil sedikit tertawa.


"Mau tau gak bu,apa saja yang makhruh ketika dilakukan saat bab?"


"Mauuuu!" jawab bu ibu.


"Nah,ibu makhruh saat kita buang air besar,kita bab sambil bicara! Ya ngeden ya bicara,jadi si nada bicaranya itu seperti di tekan!" jamaah tertawa mendengar penjelasan itu.


"Kemudian ibu,yang kedua dihukumi makhruh jika sedang bab itu nyingsring! Ibu tau nyingsring?"


"Nggaaak!"


"Apa atuh ya bahasa indonesianya nyingsring? Soalnya di dalam kitabnya di lughot nyingsring ibu!" kang Hatim bingung.


"Oh ini bu,nyingsring itu,membuang ingus dari hidung! Tau bu?'


"Tauuu!"


"Nah iya itu,jadi dalam kitab ini dikatakan jika seperti itu,maka bisa mewaris jadi budeg! Kemudian makhruh juga jika saat bab sambil lurak lirik! Lihat sini lihat situ! Ya,mungkin kalau ini ada kecualinya,kecuali jika bab nya di sungai! Itu boleh,takutnya ada orang lewat! Tapi biasanya ya bu,yang malu bukannya yang sedang bab nya,tapi kita yang lewatnya,malah suka salting!" lagi lagi kang Hatim membuat ibu ibu tertawa lepas.


"Jadi ibu,jika seperti itu suka menimbulkan gampang kaget juga curigaan dan gak yakin dengan diri sendiri! Lanjut bu,makhruh jika saat bab kita makan,atau ngemil! Maaf jorok ya,tapi ini sesuai dalam kitab bu,bukan saya ngarang! Ada gak bu,di antara ibu ibu ini yang suka ngemil saat bab?" tanya kang hatim,tapi oleh jamaah bukannya di jawab malah tertawa dan saling tuduh.


"Gak ada mungkin ya bu,entah emang gak ada,atau gak ada yang mau ngaku! Lagian masa sih,di buang dari bawah diisi dari atas!" kata kang Hatim yaang semakin membuaat jamaahnya tertawa terbahak bahak.


"Lagi bu,makhruh bab di tempat ngobrol! Jadi orang lain ngobrol,eh ini malah sibuk ngeden! Gak sopan juga sih ya! Terus gak boleh bab di jalanan! Orang gila kali inimah! Masa ibu ibu bab di jalanan! Pulang dari sini ibu ibu buru buru keluar dari madrasyah,di tanya oleh temannya,mau ke mana bu? Mau ke jalan! Mau apa? Mau bab! Kan gak lucu!" kang Hatim berdialog seperti dua orang ibu ibu mengobrol dan ibu ibu malah semakin tertawa.


"Terus,ada lagi yang sunah tentang bab bu! Mau tau?"


"Mauuu!"


"Pertama,sunah harus jauh dari orang orang! harus jauh dari keramaian! Terus sunah di tempat tertutup! Sekarang mah banyak toilet ya bu,amu itu umum ataupun khusus! Jado gak ada lah ya,yang bab di sungai!" kata kang Hatim.


"Mungkin segitu dulu bu yang saya sampaikan,ada yang mau di tanyakan?" tanya kang Hatim.


"saya izin bertanya ustadz!" seorang ibu ibu mengangkat tangan.


"Silahkan bu!" kata kang Hatim.


"Kan tadi kata Ustadz,makhruh ngadep kiblat jika di tempat terbuka,inimah gimana kalau setengah badan ke kiblat,dari perutke atas,tapi dari perut ke bawah ke arah lain! Gimana kalau begitu ustadz?" tanya ibu itu yang membuat kang Hatim bersama ibu ibu yang lainnya juga tertawa mendengar pertanyaan si ibu.


"Aduh bu,pertanyaan itu susah! Tapi untung ada dalam kitabnya! Di bahas bu dalam kitab inimah,kumplit! Ulama lebih pintar lebih teliti! disini dikatakan,tidak papa kalau begitu mah bu,jadi si kelaminnya di pengkolkan!" jawab kang Hatim.


"Ada lagi yang mau bertanya?" tanya kang Hatim.Ibu ibu salaing melirik satu sama lain.namun tetap tidak ada yang angkat tangan.


"baiak bu,mungkin tidak ada ya,segitu dulu yanag saya sampaikaan,mohon maaf bila ada kesalahan,semoga apa yang saya samapaikan bisa bermanfaat bagi kita semua,dan semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah,semoga kita diberi umur panjang serta sehat wal afiyat sehingga kita bisa bertemu di waktu yang lain! Wassalamu'alaikum warahmatullai wabarokaatuh!"


...الناقل...


...سندي تغوة مولانا...


...سيخني...


...استذ احمد صلحين...


...كتب اعانةالطالبين...