Ustadz Muda

Ustadz Muda
Test part-1


"Apa yang harus aku lakukan Kang? Supaya aku dapat Maaf Dari Akang! juga dapat dari Maaf Dari ama dan Umma!" tanya Zhafar.


"Nadh, Tolong bawakan kitab Al kabair di ruang tamu, di dalam rak punya ama! " kata Royyan.


"Emangnya gak papa gitu kang?" tanya Nadhirah, dia agak berani kalau harus ke sana, apalagi rak itu milik mertuanya dan isinya juga barang barang berharga milik mertuanya. Yaa isinya kitab kitab mahal yang pastinya bukan dari kitab itu sendiri yang malah, tapi ilmu yang ada dalam kitab itulah yang mahal.


Zulfi naik ke atas podium untuk membacakan ayat suci Al-Qur'an.


Zulfi membaca surat Maryam ayat lima puluh satu sampai ayat lima puluh delapan.Lanjut setelah itu dia membacakan surat Ar-Rum ayat dua puluh satu hingga selsai.Semua orang terkesima mendengar suara merdu Zulfi yang di pakai untuk membacakan ayat ayat suci Al-Qur'an dengan nada nada yang indah.


"Gak papa, ama juga gak akan apa apa kok!" jawab Royyan.


"Hmm, ya sudah tunggu sebentar ya!" kata Nadh dan langsung pergi setelah mendapat anggukan dan senyuman dari suaminya.


Kebetulan sekali, di ruang tamu ada umma Hana yang sedang muroja'ah kitab di sana. Ada rasa ragu dalam hari Nadhirah, dia takut mengganggu mertuanya itu. Sampai sampai dia melamun karena bingung.


"Nadhirah? Ada apa? " tanya umma Hana yang melirik kemudian melihat menantunya sedang berdiri mematung di ambang pintu.


"eh iya Umma, maaf Nadhirah ganggu!" kata Nadhirah dengan sangat tidak enak hati.


"Nggak kok, ada apa emangnya?"


"Emm, itu umma, kang Royyan minta tolong supaya aku meminjam kitab al-kabair punya ama!" jawab Nadhirah.


"Al-Kabair? "


"Iya umma!"


"Sebentar ya, umma carikan dulu!" kata umma Hana sambil beranjak dari duduknya menuju rak kaca berisi kitab kitab mewah.


"Maaf jadi merepotkan ama!" kata Nadhirah.


"Ah tidak kok! Ini kitabnya Nadh!" jawab umma Hana sambil memberikan kitab Al-Kabair yang diminta Royyan pada Nadhirah.


"Oh iya Umma, terimakasih!" kata Nadhirah dengan canggung.


"Iya sama sama!" jawab umma Hana.


"Nadhirah permisi dulu umma!"


Nadhirah langsung buru buru pergi kembali menghampiri suami dan adik iparnya yang masih di ruang makan.


"Ini kitabnya kang!" Kata Nadhirah yang langsung menyimpan kitab itu di atas meja makan di hadapan Royyan.


"Makasih nadh!" kata Royyan yang kemudian membuka kitab itu dan membaca sebagian isinya.


"Nih, kamu harus baca lalu tulis penjelasan dari isi kitab ini di buku! Harus selesai dalam dua hari 48 jam! Kamu bebas mau mengerjakan ini di manapun dan kapanpun kamu mau! Yang penting selesai dalam 48 jam!" ucap Royyan dengan nada datar.


"Emmm baik kang!" jawab Zhafar.


"Ya sudah, pergi sanah! Jangan ada satu halamanpun terlewatkan! Jelaskan dengan sejelas jelasnya!" tambah Royyan.


"Baik kang, kalau gitu aku pergi dulu!" kata Zhafar


"Hm!"


Zhafar mengambil kitab yang masih di atas meja itu dan langsung membawanya pergi entah kemana, namun kemungkinan besar dia pergi ke kamarnya.


"Kang, aku bosan di rumah terus! hheh!" kata Nadhiirah sambil cengengesan.


"Terus?"


"Jalan jalan yu?!"


"Jalan jalan? kemana?" tanya Royyan.


"Ke mana aja!"


"Ya sudah, tapi ajak umma ya? kasian umma di tinggal sendiri!"


"Ya udah, boleh!" kata Nadhiirah.


"Ya sudah, kamu siap siap dulu ya! Akang akan ajak umma nya dulu!"


"Okey sip! Syukron akang!" kata Nadhiirah sambil beranjak dan agak berlari menaiki tangga menuju kamarnya.