Ustadz Muda

Ustadz Muda
#57


"Kamu mau baju seperti apa sih?" tanya kang Hatim yang mulai kesal karena dari tadi berkeliling mengelilingi pasar yang lumayan luas itu,tapi Hana belum juga menemukan baju yang dia inginkan.


"Aku juga gak tahu!"


"MasyaAllah!" sambil mengusap kasar wajahnya.


"Heheh,maaf!" kata Hana tertawa kecil malu.


"Ikut saya!" kang Hatim menarik tangan Hana.Hana hanya pasrah mengikuti ajakan kang Hatim.


"Bak,saya mau baju ini,ini,dan ini ya!" kata kang Hatim menunjuk tiga baju syar'i dengan model yang berbeda beda.


"Ukurannya apa kak?" tanya pedagang itu.


"Ukuran baju itu aja!"


"Baik sebentar ya!" pedagang itu buru buru mencopot baju baju yang di tunjuk kang Hatim dari patung.


"Ini kak!" menyodorkan kantong kresek.


"Berapa?"


"Empat ratus tujuh puluh lima ribu!" jawab pedagang itu setelah menghitungnya dengan kalkulator.


"Ini uangnya,kembaliannya ambil saja!" kata kang Hatim memberikan uang seratus ribu lima lembar.


"Terima kasih kak!"


"Sama sama!"


"Ayo ikut!" Kang Hatim kembali menarik tangan Hana agar mengikutinya.Dan lagi lagi Hana hanya diam mengikuti setiap langkah kang Hatim.Hana tahu kang Hatim sudah kesal.


"Pak,ada sarung merek *****?" tanya kang Hatim.


"Ada nih,gak mau coba sarung ini?" tanya pedagang itu sambil menunjukan sarung yang bermotif batik.


"Berapa pak?" tanya kang Hatim yang memang selalu tergiur jika melihat sarung bermotif cantik atau berbahan bagus.Karena kang Hatim mengoleksi sarung.Kang Hatim juga mengoleksi sorban sorban.Mulai dari yang mahal sampai yang mahal dia punya.


"Seratus lima lima,bahannya juga bagus!" kata pedagang itu.


"Ya sudah,saya beli itu saja satu,ini uangnya!" kata kang Hatim menyodorkan uang lembar seratus ribu sebanyak dua lembar.


"Ini!" memberikan kantong keresek beserta kembalian uang.


"Kembaliannya ambil aja pak,terima kasih ya!" kata kang Hatim yang sepertinya tiba tiba bahagia setelah membeli sarung cantik itu.


"Iya,terima kasih juga!" kata pedagang itu.


"Ouh iya pak,saya mau celana itu satu!" menunjuk salah satu celana komprang.


"Iya,berapa?"


"Ini,ambil saja,kan uangnya sudah tadi,yang kembalian!"


"Eh,berapa?"


"Udah gak usah!"


"Berapa?"


"Lima puluh!"


"Terima kasih ya!" setelah memberikan uang lembar lima puluh ribu.


"Kamu belum membeli kerudung ya?" tanya kang Hatim pada Hana yang dari tadi hanya diam.


Hana hanya menjawab pertanyaan kang Hatim dengan anggukan.


"Ya sudah,ayo kita beli!"


"Gak usah,aku mau pulang!"


"Eh? katanya mau main air!"


"Gak mau,aku mau pulang!"


"Bener?"


"Iya!"


"Ya sudah!" mereka berjalan menuju ke luar pasar.


"Hana,orang di rumah kirim jangan ya?" tanya kang Hatim setelah berhasil keluar pasar.Kang Hatim ingin keluar dari pasar dari tadi karena tidak nyaman.Banyak perempuan tanpa kerudung.Banyak perempuan yang memakai kerudung tapi tetap memperlihatkan lekuk tubuhnya.Bahkan ada yang tidak menutup sebagian aurat nya.Itu yang membuat kang Hatim kesal dan ingin cepat cepat keluar dari pasar itu.


"Terserah akang saja!" jawab Hana.


"Ah ya sudah,gak usah aja lah!"


Bersambung....


Thanks yang sudah beri hadian dan tips nya ya...


Jangan lupa like,komen yang seru,vote,beri hadiah,dan jangan lupa follor akun instagram Author Syiba juga akun Facebooak Author Syiba....


Thanks....