
Keluarga kang Hatim sedang berkumpul akan makan malam.Makanan sudah siap terhidang dengan rrapi di meja makan. Hanya sedang menunggu kang Hatim dan Royyyan pulang dari mesjid.
"Athiifah,setelah makan kamu ngaji yaa!" kata umma Hana.
"Boleh libur dulu gak umma?" tanya Athiifah.
"Gak! Mau apa di rumah juga? Mending ngaji aja!"
"Athiifah mau nemenin kak Nadhiirah umma!" jawab Athiifah.
"Kan ada kang Royyan! Pokoknya selesai makan langsung berangkat ngaji!" umma Hana.
"Baik umma!" jawab Athiifah langsung tidak bisa membantah lagi.
"Assalaamualaikum!" kang Hatim mengucapkan salam sambil membuka pintu dan langsung masuk diikuti Royyan di belakangnya.
"Waalaikumusalaam!" jawab Umma Hana,Athiifah dan Nadhiirah.
Umma Hana berdiri untuk me nyambut suaminya dan lanjut mencium tangan kang Hatim.Athiifah dan Nadhiirah juga ikut menyalimi tangan kang Hatim.Kemudian Royyan mencium tangan umma Hana terlebih dahulu kemudian di salami oleh adiknya dan istrinya.
"Makan malam pertama bareng menantu pertama!" kata kang Hatim setelah duduk.Kalimat itu membuat Nadhiirah tersipu malu dan menunduk.
"Udah ama ah! Kasian menantu kita jadi malu!" kata umma Hana karena melihat reaksi Nadhiirah.
Umma Hana mengambil piring dan dituangkannya nasi.
"Mau makan sama apa?" tanya umma Hana.
"Ayam sama sambal aja!" jawab kang Hatim.Hana pun mengambilkan apa yang suaminya mau dan menyimpan kembali piring yang sudah diisi itu didepan kang Hatim.
Seperti diberi contoh,Nadhiirah juga berdiri mengambil piring umma Hana nya terlebih dahulu.
"Biar sama Nadhiirah aja umma!" kata Nadhiirah.
"Gak usah nak,kamu duduk aja!"
"Gak papa umma, biar Nadhiirah saja! Sambil belajar juga!" kata Nadhiirah.
"Ya sudah!" umma Hana memberikan piringnya dan dia duduk sambil tersenyum.
"Umma mau makan sama apa?" tanya nadhiirah.
"Sudah,biar umma ambil lauk nya sendiri saja!" jawab Hana dan mengambil piringnya kembali.
Lanjut Nadhiirah menuangkan nasi lagi di atas piring."Kang Royyan mau makan apa?" tanya Nadhiirah sambil menunduk.
"Biar saya ambil sendiri aja!" jawab Royyan.
"Baiklah,ini nasi nya kang!" Nadhiirah memberikan piringnya.
"Makasih!" kata Royyan.
"Athiifah mau sama apa?" tanya Nadhiirah.
"Athiifah ambil sendiri aja kak! Makasih ya!" kata Athiifah.
Setelah semuanya kebagian alas makan, baru Nadhiirah duduk kembali.
"Kamu suka daging kan?" tanya Royyan.
"Iya suka kok,gak papa umma! Nanti Nadhiirah ambil sendiri aja!" jawab Nadhiirah.
"Makan!" kata Royyan setelah mengambilkan daging ayam dan di simpan di piring istrinya.
"Gak usah kang!"
"Makan!" kata Royyan.
"Makasih!" kata Nadhiirah.
"Kang!" kata Athiifah.
"Apa?" tanya Royyan.
"Jangan galak galak atuh! Sama istri sendiri kok gitu!"
"Iya Yan! Awas kamu ya, kalau sampai kamu galak sama Nadhiirah,umma coret kamu dari kartu keluarga!" kata umma Hana.
"Ih umma serem gitu!" kata Athiifah.
"Ya kan Royyan emang harus di corek dari kartu keluarga! Dia harus bikin kartu keluarga baru sama Nadhiirah!" kata Hana.
"Ih ama, umma ngelawak!" kata Athiifah.Kang Hatim hanya tersenyum.
"Tenang aja umma! Gak bakal kok! Umma jangan risau!" kata Royyan.
Mereka pun melanjutkan makan dengan tenang dan senang menikmati makanan mereka.
"Aku mau siap siap ngaji ya umma!" kata Athiifah.
"Iya!" jawab Hana.
"Umma, ama mau istirahat dulu ya! Ama duluan ya!" kata kang Hatim.
"Iya ama!" jawab Hana.
Kang Hatim pun pergi setelah berpamitan.kang Hatim mau beristirahat di kamarnya sambil baca baca kitabnya seperti biasa.
Hana dibantu Nadhiirah membereskan bekas makan mereka.
"Mba,sudah makan?" tanya Hana pada asisten rumah tangganya.
"Sudah Umma!" jawab ART.
"Ya sudah,tolong bantu beresin ya!"
"Baik umma!"
"Makasih ya!" kata Umma Hana.
"Royyan,Nadhiirah,Umma nyusulin ama kalian dulu ya!" kata Hana.
"Iya umma!" jawab Royyan.