Jangan Renggut Kebahagiaanku!

Jangan Renggut Kebahagiaanku!
Kejadian Mengerikan


"Aaaaa ...." Suara teriakan itu terdengar sangat nyaring membuat sebuah mobil yang ditumpang oleh beberapa keluarga menjadi oleh hingga mengakibatkan benturan yang sangat keras.


Braaak ....


Bruuuk ....


Sebuah mobil bus yang melaju dengan kecepatan kencang menabrak sebuah pembatas jalan hingga membuat sejumlah mobil yang asa di dekatnya ikut menjadi korbannya, termasuk mobil yang di tumpangi oleh keluarga kecil Naila.


Kecelakaan ini bisa disebut sebagai dengan kecelakaan beruntun. Kurang lebih ada mobil 3 mobil sedan kecil yang hancur hingga membuat sang supir meninggal dunia di tempat akibat tubuhnya tergencet oleh bagian mobil.


Hanya ada 2 mobil sedan yang benar-benar ringsek. Satu mobil sedan kecil yang sudah bisa dipastikan kalau semua penumpang tidak akan selamat akibat terjun bebas dari atas toll dan kedua keluarga kecil Naila yang tertimpa badan bus hingga setengah badan mobil sudah tidak terbentuk kembali.


Semua orang berbondong-bondong untuk segera melihat para korban yang ada di bus, serta di mobil sedan keluarga Naila. Ada beberapa korban di dalam bus yang meninggal di tempat, dan ada juga ebagian luka ringan sampai yang terparah.


Mereka segera menghubungin ambulance dan penjaga tol setempat agar semua para korban segera dievakuasi supaya jalanan bisa kembali lancar.


Tidak butuh waktu lama, mobil patroli dan beberapa mobil polisi langsung turun tangan untuk segera menolong para korban agar bisa segera diselamatkan. Banyak anak kecil yang kehilangan orang tuanya ataupun, orang tua yang kehilangan anaknya.


Isak tangis memilukan terdengar sangat menyayat hati kecil semua orang yang menolong, apalagi ketika melihat sirup merah sudah mengalir deras dibagian tubuh korban membuat semuanya sedikit mual serta tidak tega untuk membantu mengevakuasi para korban yang terjepit.


Teriakan meminta tolong membuat polisi bingung harus bagaimana cara menyelamatkan mereka dari tubuh yang sudah terjepit bagian mobil.


Kecelakaan beruntung yang menewaskan beberapa korban jiwa, langsung tayang disiaran televisi hingga berita langsung menyebar di mana-mana.


1 jam kemudian, keluarga kecil Naila sudah dibwa ke rumah sakit untuk ditangani oleh beberapa dokter spesialis. Akan tetapi, sayangnya ayah Naila tidak tertolong akibat tubuhnya tertiban mobil bus yang berat karena posisi mobil mereka berada di samping kanan dengan jarak kurang lebih 1 meter di depan mobil bus.


Semua bisa terjadi akibat supir mobil yang mengantuk karena habis membawa rombongan orang untuk liburan ke suatu tempat, sehingga jam tidur serta tanpa adanya supir cadangan membuatnya kelelahan.


Inilah yang terjadi, apabila pengemudi selalu memaksakan keadaan fisik yang sudah tidak kuat untuk tetap bekerja. Bukan hanya dia yang menjadi korban jiwa, tetapi banyak orang tidak bersalah ikut meninggal dunia akibat ulahnya.


Banyak trauma yang disebabkan oleh kecelakaan ini, mulai dari anak kecil, anak dewasa bahkan orang tua sekali pun. Setiap kali mereka tertidur, di saa itulah bayang-bayang akan kejadian mengerikan terus terbayang. Seakan-akn semua memori itu melekat jelas di dalam isi kepala mereka yang membuat mereka tidak bisa tertidur nyenyak.


Lantas, bagaimana kondisi Naila kecil dan bundanya? Apakah merek selamat? Apakah mereka bisa berkumpul kembali menjalani hiduo tanpa sang ayah? Maka, jawabannya hidup Naila tidak seberuntung itu.


Sang ayah meninggal dunia di tempat, sedangkan bundanya masih bisa bertahan sampai pertolongan pertama datang membawa mereka ke rumah sakit.


Inilah keajaiban tangan serta perlindungan ibu kepada sang anak. Bunda Naila benar-benar begitu menyayangi Naila, sampai dia rela melepaskan genggaman tangan suaminya dan lebih memilih memeluk anaknya dengan sangat erat.


Berkat pelukan tulis dari sang bunda membuat Naila hanya mengalami trauma yang cukup membekas karena tangisannya tidak kunjung berhenti. Luka yang Naila alami hanya di sekitar dahi pelipis mata yang biru hingga membuat salah satu matanya membengkak. Untungnya tidak sampai membuat salah satu mata Naila menjadi buta karena pecahan kaca tidak sampai masuk mengenai matanya.


Betapa hebatnya pengorbanan seorang ibu demi menyelamatkan anaknya tanpa memperdulikan kondisi diri sendiri ataupun sang suami. Mendengar keadaan suaminya telah meninggal membuat bundanya Naila langsung drop hingga detak nadinya mulai melemah.


Segala cara telah dokter lakukan untuk segera memberikan pertolongan kepada sang bunda dan Naila agar lukanya segera di tangani.


Selang setengah jam berlalu, para keluarga sudah mengerubungi depan ruangan UGD untuk menunggu kabar dari sang dokter yang sedang berusaha menangani para korban.


Sayangnya, ada beberapa korban lagi yang meninggal saat sedang ditangani. Apakah itu termasuk bundanya Naila, atau korban lainnya? Wahh, penasaran yaa hihi ... Ditunggu bab selanjutnya.


.......


.......


.......


...💜💜>Bersambung<💜💜...