
Di mana Lola sedang berjalan dengan gaunnya yang super ribet, membuat dia terpeleset hingga semua isi yang ada di meja dekatnya pun ikut terjatuh mengenai tubuhnya. Semua orang spontan berdiri dari kursinya masing-masing menyaksikan momen yang sangat mengerikan ini.
Gala melihat istrinya terjatuh langsung berteriak kencang dan berlari menghampiri istrinya. Wajah panik Gala terlihat jelas, lantaran dia takut terjadi sesuatu dengan anak yang ada di dalam kandungannya. Apa lagi posisi Lola jatuh dalam keadaan tengkurep, yang artinya perutnya lebih dulu menghantam lantai dari pada tubuhnya.
Jadi, sudah bisa di pastikan bukan? Jika seseorang yang sedang hamil, lalu terjatuh dalam keadaan seperti itu pasti anak yang ada di dalam kandungannya tidak akan bisa selamat. Kalau pun aja, pasti kecil kemungkinan dia akan selamat atau terlahir dalam kondisi baik-baik saja.
Namun, kali ini berbeda. Tanpa di sadari Lola refleks segera berdiri dalam keadaan tubuh sedikit lecet akibat pecahan kaca yang berserakan di lantai.
Semua wajah yang ada di sana terkejut ketika melihat ke arah Lola yang sudah berdiri dalam postur tubuh sedikit berbeda. Bantalan yang di gunakannya di perutnya, ternyata turun sebatas pinggul.
Mereka semua menjadi syok, begitu juga sama Gala. Dia menghentikan langkahnya tepat di depan Lola, dalam keadaan syok parah.
Lola yang baru menyadari kebo*dohannya langsung berpura-pura kesakitan sambil membenarkan sedikit demi sedikit bantalannya. Akan tetapi, percuma saja. Semua orang sudah menyaksikannya dan tidak membuat mereka merasa iba atau kasihan terhadapnya.
Sampai akhirnya ada seorang Ibu yang gemas terhadap kehamilan Lola, dan dia langsung membuktikan kalau kehamilan Lola selama ini adalah palsu.
Gala yang masih syok, tidak menyangka bila orang yang selama ini sedang dia usahakan menjadi pendamping hidup yang terkahir kalinya, ternyata adalah wanita pembohong besar.
Seorang Ibu itu, tidak peduli sama semua kamera yang menyorot ke arah aksi extreamnya. Dia tetap pada pendiriannya untuk membuktikan kepada semua orang, bahwa Lola bukanlah wanita baik-baik seperti Becca.
"Hei, apa-apan ini, hahh! Kau mau ngapain, jangan bo*doh ya. Lepaskan! Lihatlah di mana-mana banyak kamera. Dasar tidak sopan!"
Ibu itu tanpa ada rasa takut langsung mengangkat gaun Lola, seakan-akan ingin mempermalukannya tanpa peduli sama nama baiknya sendiri.
Gaun mewah itu telah terangkat sebatas pinggul Lola, hingga sebuah bantalan terlihat jelas bersamaan dengan segitiga berwarna putih dengan kulit paha yang sangat mulus.
Gala hanya terdiam melihat istrinya di permalukan seperti itu, bahkan sekarang bukan hanya ada 1 wanita melainkan 3 wanita yang membantu Ibu itu agar Lola bisa terdiam tanpa kembali melakukan drama yang malah semakin membuatnya tidak ada harga diri.
Semua itu tersorot oleh kamera begitu jelas, aset milik Lola yang tertutup pun terekam di dalam liputan. Tidak hanya wartawan yang meliput, hampir semua orang ikut berbondong-bondong memviralkan semua kejadian itu.
"Ini dia, wanita licik yang rela menghancurkan rumah tangga seseorang demi ambisinya sendiri! Lihatlah, wajah Tuan, Nyonya semuanya. Selama ini dia berpura-pura hamil, demi menghancurkan keluarga Tuan Gala!"
"Saya tidak tahu di sini siapa yang salah, Tuan Gala atau wanita ini. Bagi saya, mereka adalah orang yang telah menyakiti Nyonya Becca. Terlepas dari Tuan Gala tidak sengaja melakukannya atau tidak, itu membuat dia tanpa di sengaja menghadirkan seorang Iblis yang bisa menghancurkan semuanya!"
"Untuk itu, saya tidak akan merasa takut apa bila setelah ini saya bisa di penjarakan karena telah mempermalukan wanita itu di depan umum. Saya siap menanggung semuanya, asalkan saya bisa membela hak seorang wanita yang sudah di hancurkan oleh pasangannya sendiri!"
"Lihat, ini Nyonya Becca, lihatlah! Tepat di hari ini semuanya sudah terbukti, dan keputusan yang Nyonya ambil selama ini adalah benar! Mau bagaimana pun seorang suami yang sangat mencintai kita, dia tidak akan pernah menyakiti kita. Dia akan menjaga keutuhan rumah tangganya, walaupun di hantam badai sekalipun!"
"Mereka memang sangat cocok jika di persatukan, di mana sang pria begitu lugu dan juga polos untuk bertanggung jawab tanpa mencari tahu lebih dulu. Apakah semua itu benar atau tidak, sementara wanita yang dia pertahankan adalah wanita licik yang hanya menipu dia agar bisa jatuh ke dalam pelukannya!"
"Ini dia, model pelakor yang tidak memiliki perasaan. Wajah cantik, tubuh seksi tidak akan ada harganya jika memiliki hati yang sangat menjijikan! Lebih baik jadi kupu-kupu malam sekalipun yang memang tugasnya meniduri pria-pria hidung belang tanpa harus merebut suami orang!"
Perkataan Ibu itu, membuat Becca menangis dalam keadaan tersenyum. Dia tidak menyangka, ada seorang Ibu yang berani membelanya di tengah keramaian seperti ini.
Dia rela mempermalukan Lola di depan umum, tanpa memperdulikan nasibnya sendiri. Sikap seperti itu, berhasil membuat hati Becca tersentuh akan kebaikan yang tidak akan bisa di balas.
Sementara Lola, dia tidak bisa berkutik apapun ketika kedua lengannya di pegang oleh Ibu-ibu lainnya. Ketiga Ibu itu adalah istri-istri dari kolega Gala yang telah menjadi pelanggan setia di salon atau pun toko kue yang Becca miliki.
Sorakan hingga teriakan yang menyudutkan Lola langsung bergema di seluruh gedung mewah tersebut. Seakan-akan ini adalah hadiah yang Lola berikan untuk suaminya. Di mana Gala tidak akan pernah bisa melupakan hadiah terindahnya tepat di acara ulang tahunnya ini.
.......
.......
.......
...***💜💜>Bersambung