TERJEBAK DI DUNIA NOVEL SISTEM

TERJEBAK DI DUNIA NOVEL SISTEM
Lisa yang Keras Kepala


"Lisa! Dari mana saja kamu, Nak?" tanya Nyonya Olive kepada anaknya yang baru saja sampai rumah.


Lisa tak menggubris, wajahnya sangat masam dengan berlalu begitu saja melewati Olive dan teman-temannya.


Seperti biasa setiap minggunya, Lisa dan teman sosialitanya mengadakan arisan keliling. Minggu ini Olive kebagian menjadi nyonya rumah arisan. Selain mengadakan arisan, pertemuan mereka diadakan sebagai ajang gosip dan pamer saling menyombongkan diri.


"Olive, kenapa dengan anakmu?" tanya teman Olive berambut pirang, "Jadi kan mereka kita jodohkan?"


"Jadi dong. Mungkin, Lisa sedang kelelahan makanya dia tak membalas sapaanku. Segera atur ketemuan, agar Lisa cepat bertemu dengan Ricky. Aku yakin dia akan setuju. Apalagi Ricky masih muda dan tampan," kata Olive menenangkan calon besannya.


Ya, Olive hendak menjodohkan Lisa dengan anak teman sosialitanya. Olive tidak mau Lisa kembali kepada Noah.


Begitu mendengar dia akan dijodohkan, langkah Lisa langsung berhenti dan menoleh marah ke arah ibunya. "Ibu! Aku tidak ingin dijodohkan! Aku sangat mencintai Paman dan kami akan menikah setelah aku lulus nanti!"


Olive dan semua teman terkejut dengan ucapan Lisa. "???"


Sesaat semuanya mendadak hening.


"Aku sangat mencintai Paman Noah!" seru Lisa kekeuh.


Wanita berambut pirang melihat tidak suka ke arah Olive. Menurutnya perempuan itu sedang bermain-main dengannya. "Sabar, Sis! Itu semua tidak benar," kata Olive menenangkan temannya.


"Lisa!" Olive menyebut nama Lisa untuk menghentikan kalimat apa pun yang akan diucapkan anaknya itu. Dahinya mengkerut dengan alis yang hampir menyatu. "Noah itu tak baik. Tanyakan saja kepada teman-temanku, mereka mengetahui bagaimana sifat Noah yang angkuh. Apa kamu tidak takut dengan sikap arogannya."


"Aku tidak peduli. Aku akan tetap menikah dengan paman Noah. Sebaiknya singkirkan saja lelaki yang akan ibu jodohkan denganku." Dengan kaki yang menghentak penuh kemarahan. Lisa melangkah kembali hendak menuju kamarnya. Namun, ketika langkahnya hendak menaiki tangga, Olive langsung menghampiri anaknya.


"Lisa, keluarga mereka menunggak hutang yang sangat banyak di bank. Kamu adalah putri satu-satunya kami, membayar hutang saja tak sanggup, apalagi harus menafkahimu nanti."


"Ibu terlalu buruk menghina Paman Noah. Ini semua gara-gara ibu. Keluarga kita sudah kaya, harta kakek sangat berlimpah ruah tidak akan habis tujuh turunan. Hanya karena keluarga Paman Noah bangkrut ibu memutuskan pertunangan kami. Lagipula paman seorang pekerja keras, tidak mungkin dia membiarkan istrinya kesusahan nanti."


Para sosialita mendadak diam, menyaksikan ibu dan anak itu berdebat. Mereka juga terkejut alasan Olive memutuskan Noah begitu saja. Ya, sebelumnya ibunya Noah juga sering mengikuti acara arisan mereka. Sayangnya semenjak bangkrut, ibunya Noah sudah tak menjadi bagian mereka lagi.


"Jadi itu yang menyebabkan mereka menghentikan tunangan. Bukan karena Noah selingkuh? Berarti apa yang dikatakan Olive bohong." Salah satu temannya berbisik pada teman satunya.


Karena tidak enak takut Olive mendengar, menyenggol lengan temannya agar diam.


"Lisa! Noah sudah tak memperdulikan kamu. Lihat saja tadi dia malah lebih memilih perempuan itu. Baru bertunangan saja sudah mendua, apalagi saat sudah menikah nanti. Ibu akan tetap menjodohkanmu dengan lelaki lain!" bentak Olive.


Merasa terus didesak, Lisa yang tidak punya cara lain membujuk ibunya, mengambil pi sau yang letaknya dekat buah dan kue, lalu mengarahkan ke lehernya. "Aku akan tetap menikah dengan paman. Kalau ibu tak setuju, lebih baik aku bu nuh diri saja!"