
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
*Wooossshhhh…..!!!!
Aliran Mana intensi, menyebar luas dari dalam tubuh Theo saat ia tampak telah menyelesaikan proses pemulihannya.
*Bammmmm….!!!!
Dan tepat ketika Theo kembali membuka mata, ia mengayunkan tangan dengan keras, menyebar satu aliran Mana Besi padat ke seluruh ruangan, satu tindakan yang tentu saja menyebabkan segala perabot yang ada di ruangan tersebut, hancur berantakan.
"Tidak bisa terus begini! Aku tak bisa terus membuat orang-orangku mati!" Dengus Theo, dengan raut wajah marah. Sikap santai yang tadi sempat ia tunjukkan saat melakukan obrolan dengan Sasi, mendadak lenyap.
*Bangggg….!!!
Theo masih diselimuti amarah sampai tiba-tiba, satu benturan keras terasa dari dalam gelang ruang-waktu. Sesuatu seperti sedang berusaha mendobrak keluar dari dalam.
Benturan tersebut, tentu saja membuat Theo segera mengerutkan kening, menatap kearah gelang di lengan kanannya. Seketika menjadi penasaran dan heran di waktu bersamaan.
*Baanngggg….!!!
"Apa yang terjadi?" Gumam Theo, saat sekali lagi benturan keras terasa dari dalam gelang ruang-waktu.
***
(Gelang ruang-waktu, Kastil Tiankong)
"Jubah merah darah!" Gumam Theo, saat melihat di dalam kastil, satu item berbentuk jubah bertudung dengan warna merah darah yang sebelumnya ia dapat dari Menara Kuno, kini terlihat terbang dengan gerakan liar terus membentur kubah formasi gelang ruang-waktu.
*Bannnggg….!!!
Jubah merah darah yang sedang diawasi Theo, sekali lagi menerjang dengan liar, tanpa henti membentur formasi penghadang. Gerakan membentur yang di lakukan jubah tersebut, semakin lama juga semakin keras, berhasil menyebabkan satu getaran ringan pada formasi penghadang gelang ruang-waktu.
"Tidak bisa di biarkan!" Ucap Theo, seraya dengan cepat segera menarik kesadarannya memasuki kastil.
*Woooshhhh….!!!
*Wunggggg….!!!
Kejadian aneh terjadi ketika kesadaran Theo telah berada di dalam kastil, Jubah bertudung merah darah yang tadi terus bergerak liar membentur formasi penghadang, secara tiba-tiba mengubah arah terjangannya begitu menyadari keberadaan Theo. Menuju lurus ketempat dimana kesadaran Theo saat itu berada.
"Apa-apaan!" Gumam Theo, dengan raut wajah cemas saat melihat jubah merah darah yang saat ini sedang diselimuti aura liar aneh, bergerak cepat kearahnya.
Namun, semakin jubah bertudung mendekat, Theo bisa merasa ada satu energi aneh yang entah kenapa membuat hasrat di dalam dirinya bergejolak, menyebabkan Theo hanya sempat mengambil satu langkah mundur kebelakang sampai Ia akhirnya kembali menghentikan langkah. Menatap lurus kearah jubah bertudung dengan satu tatapan tajam. Tampak seolah ingin menyambutnya.
*Sraaaakkkk….!!!
*Wuuungg….!!!
Satu suara dengungan ringan terdengar di telinga Theo yang telah sepenuhnya tertutup tudung begitu jubah merah darah selesai terpakai dengan sempurna. Bersamaan dengan dengungan tersebut, jubah merah darah mengeluarkan satu aura misterius sekali lagi, mulai mengkonsumsi sesuatu yang ada di dalam tubuh Theo.
"Tidak mungkin! Bagaimana bisa ada sesuatu yang seperti ini!" Gumam Theo dengan nada heran bercampur terkejut, ketika menyadari apa yang sedang di konsumsi oleh jubah merah darah.
Yang di konsumsi jubah merah darah sendiri, tak lain adalah rasa marah yang sedang mendera hati Theo. Jubah itu menyerap dengan liar rasa marah yang ia rasakan, bagai monster tua yang sedang makan dengan sangat lahap.
Kondisi tersebut bertahan untuk beberapa saat, Theo yang merasa amarah di dalam tubuhnya terus mereda dengan perlahan bersamaan dengan jubah merah darah terus mengkonsumsinya, hanya membiarkan saja proses berlanjut, menjadi penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Sampai kemudian, ketika rasa marah di hati Theo telah sepenuhnya mereda, jubah merah darah yang kehabisan makanan, mulai berhenti mengkonsumsi, menciptakan satu tetes cairan merah membara yang kini terbang perlahan di hadapan Theo.
"Menarik!" Gumam Theo, dengan gerakan gesit, meraih cairan merah membara tersebut.
Tanpa banyak berfikir, seolah mendapat bisikan tentang kegunaan dari setetes cairan tersebut, Theo menelannya. Mengalirkan kearah Element Seed. Mengekstrak tetesan cairan aneh tersebut untuk di lebur.
*Kraaakkkk….!!!
Dan begitu setetes cairan berwarna merah membara selesai di ekstrak, Element Seed Theo tiba-tiba terbakar dengan nyala api yang begitu intens. Menyebabkan Theo yang merasakan panas menusuk di dalam ranah jiwanya, segera mulai memasang ekspresi wajah kesakitan. Namun, rasa sakit tersebut hanya bertahan untuk beberapa saat, sampai kemudian mereda ketika nyala api juga mulai padam.
"Kualitas Element Seedku meningkat!" Gumam Theo, begitu merasakan kini ketahanan serta kedalamam Element Seed miliknya bertambah, meskipun memang tak seberapa.
"Hehehe…! Ini luar biasa! Jubah ini sepertinya adalah satu item yang kucari-cari selama ini!" Ucap Theo. Dengan raut wajah cerah.
Element Seed tipe Netral milik Theo, memang satu Element Seed spesial yang membuat pemiliknya bisa menggunakan semua jenis atribut Mana, selain itu, juga mampu memproduksi aliran Mana yang sangat murni.
Namun, semua kelebihan tersebut, juga dibarengi dengan satu kekurangan, yakni kebutuhan sumberdaya yang begitu besar. Selain itu, untuk menaikkan kualitasnya, juga sangatlah susah. Bahkan dengan banyak sumberdaya berupa obat-obatan kelas tinggi yang mampu di ciptakan oleh Theo, dimana biasanya ia bagikan kepada anggotanya berguna menaikkan kualitas Element Seed, itu masih belum memenuhi standar yang di butuhkan oleh Element Seednya.
Hal inilah yang menjadi alasan dimana ketika orang-orang terdekat Theo bisa naik kelas dengan cepat setelah mengkonsumsi obat-obatan kelas tinggi buatannya, Theo sendiri masih berjalan di proses kultivasi yang bisa dibilang lamban.
Kunci rahasia untuk mempercepat proses kultivasi, dimana belum bisa dicapai dan diketahui banyak orang di jaman ini, sebenarnya cukup sederhana, yakni dengan menaikkan kualitas Element Seed.
Namun, karena pengetahuan tentang Element Seed yang masih terbatas, orang-orang di jaman Theo menganggap, menaikkan kualitas Element Seed adalah hal yang mustahil. Mereka beranggapan bahwa kualitas dari Element Seed adalah satu hal yang tercipta sedari lahirnya seorang Knight. Tak bisa diubah. Orang yang lahir dengan kualitas Element Seed bagus, akan menjadi Knight yang berbakat. Begitu juga sebaliknya.
Satu fakta keliru yang akan bertahan selama ribuan tahun kedepan, sebelum pada akhirnya, di jaman Tiankong, beberapa Alchemist menemukan metode untuk menaikkan kualitas Element Seed. Menciptakan beberapa resep obat yang mampu memperbaiki kualitas Element Seed.
Salah satu resep tersebut tentu saja adalah Foundation Pill. Pill obat dari masa depan yang di buat Theo tak sesuai jamannya. Sehingga menjadi satu jenis item yang saat ini diperebutkan oleh kelompok-kelompok besar.
Namun, semua resep obat tersebut, yang di nilai sangat luar biasa dan merupakan satu terobosan besar dalam dunia kultivasi Knight, nyatanya masih belum cukup manjur bila harus digunakan untuk Element Seed tipe Netral.
Menyebabkan Theo yang tak bisa meningkatkan kualitas Element Seednya, harus rela banyak membuang sumberdaya berharga serta ratusan juta Mutiara Mana hanya untuk bisa naik tingkat.
Dari semua fakta tersebut, tak heran bila saat ini Theo menjadi begitu antusias saat merasa telah menemukan satu item yang bisa memenuhi kebutuhannya tentang meningkatkan kualitas Element Seed.
"Kikikikikii…..!!!!"
Theo masih tampak memasang ekspresi wajah antusias, sampai kemudian, satu suara tawa yang terdengar sangat ringkih, tiba-tiba terdengar di telinganya.
"Hmmmm…! Siapa itu? Roh item dari jubah ini?" Gumam Theo.
"Roh item? Anak muda! Kau salah! Aku adalah suara dari jubah itu sendiri!"
"Kikikikikii….!!!" Jawab Suara tua ringkih misterius, menutup kalimatnya dengan satu tawa yang terdengar aneh dan menyeramkan.