Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
239 - Penjaga Gerbang


Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.


Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v


_____________________________________________


(Pintu gerbang House Alknight, tiga bulan paska pertempuran besar)


Sekelompok rombongan kereta yang ditarik oleh Rusa musim dingin, tampak berjalan perlahan mendekati pintu gerbang. Diatas kereta, terpasang tongkat kayu yang mengibarkan panji-panji dengan sebuah simbol berbentuk lambang matahari emas tepat di tengahnya. Rombongan ini tak lain adalah tim utusan dari Gaia Son Paviliun yang hendak mengunjungi House Alknight.


"Mohon maaf, tolong berhenti dulu untuk melakukan proses pemeriksaan!" Kata seorang pria berperawakan besar dengan wajah penuh bekas luka, saat melihat rombongan kereta dari Gaia Son Paviliun sampai di depan pintu gerbang.


"Hmmmm… tak kusangkah, bahkan kelompok Bandit liar seperti kalian, sekarang rela bekerja untuk House Alknight!" Suara merdu seorang wanita, terdengar dari dalam kereta rombongan paling depan.


"Hahhahha… apakah ada masalah jika kelompok Bandit ingin pensiun?" Kata sang penjaga gerbang, yang tak lain adalah pemimpin Bandit pertama dari kelompok Lebah Hitam.


Dibelakang sang pemimpin pertama, tampak seluruh anggotanya yang sebelumnya adalah kawanan Bandit, kini memakai seragam penjaga gerbang, sama seperti yang di kenakan pemimpinnya.


Setelah pertempuran besar berakhir beberapa bulan yang lalu, Kelompok Bandit Lebah Hitam yang seperti kehilangan arah tujuan karena Boss besar mereka Theo tiba-tiba menghilang, mendapat tawaran dari Bosweric untuk mengabdi pada House Alknight. Sembari menunggu kemunculan kembali Theo.


Tawaran dari Bosweric tersebut, tanpa pikir panjang langsung di sambar oleh para pemimpin Bandit, mereka menganggap bahwa mengabdi pada House Alknight yang mana merupakan House dari Boss besar mereka, merupakan langkah aman yang bisa kelompok ini ambil untuk sekarang. Karena para pemimpin Bandit tak berani memberi intruksi pada kelompoknya untuk kembali ke aktivitas lama mereka sebagai seorang Bandit. Khawatir hal tersebut akan tidak sesuai dengan keinginan Theo.


Situasi kemudian berakhir dengan kelompok Bandit mendapat pembagian tugas sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Pemimpin pertama dan kedua, diberi jabatan sebagai ketua tim keamanan, menjaga wilayah sekitar House.


Sementara pemimpin ketiga dan keempat, mendapat peran yang berbeda, dimana pemimpin ketiga terpilih menjadi ketua tim inspeksi, bertugas melakukan penyisiran di wilayah Hutan Pinus Beku, memetakan daerah-daerah baru yang kembali ke tangan House Alknight.


Sedangkan pemimpin keempat Kelompok Bandit, kini dijadikan asisten pribadi oleh Master Aegric, membantunya dalam divisi Alchemy. Hal ini tentu tak sulit bagi pemimpin keempat Bandit, dimana memang satu-satunya wanita dalam kelompok Bandit, tentu dia adalah wanita yang sangat ulet. Terlebih Element Seed nya yang beratribut api, sangat berguna dalam semua proses Alchemy.


Kembali ke situasi di depan gerbang, setelah pemimpin Bandit menyelesaikan kata-katanya, sesosok wanita cantik melangkah keluar dari dalam kereta rombongan Gaia Son Paviliun. Wanita ini tak lain adalah Xiao Shiu.


"Hmmm… sayang sekali, jika tahu kalian ingin pensiun, seharusnya dulu aku menawari kelompok kalian untuk bergabung dengan Gaia Mercenaries saja!" Kata Xiao Shiu. Begitu turun dari kereta.


"Hahhahaha… tawaran yang sungguh menggiurkan, aku sangat mengapresiasi nya. Tapi, pada dasarnya kami adalah kelompok Bandit, itu tak akan cocok bila kami bekerja dalam kelompok formal seperti kalian!"


"Setidaknya, bisa kau lihat sendiri, House Alknight sama sekali tak membelenggu kami!" Kata Pemimpin pertama, sambil melirik kearah belakang, dimana banyak anggotanya yang saat ini sedang minum-minum, berjudi, bahkan ada yang tidur pulas.


Mereka membaur menjadi satu dengan kelompok penjaga lama House Alknight yang saat ini tampak ikut bersenang-senang dengan mantan Bandit.


"Hmmm… benar juga, attidute yang cukup tak layak untuk menjadi tentara bayaran!" Kata Xiao Shiu dengan nada mencela, begitu melihat kelakuan para mantan Bandit.


"Hmmmm… kenapa justru bangga, kudengar kalian selama ini mendapat pasokan sumberdaya berharga dari tuan muda Theo. Dan dari pengamatanku selama ini, Tuan muda Theo adalah tipe orang yang memiliki pemikiran maju seorang pedagang, ia akan menghitung untung rugi dengan sangat cermat pada semua investasi yang dikeluarkan!"


"Jadi, dengan semua sikap santai kalian, dimana hanya bermalas-malasan setiap hari dan jarang berlatih, akan sangat mengherankan jika tuan muda Theo tak mencari perhitungan pada kalian saat ia kembali nanti!" Kata Xiao Shiu. Sambil memasang senyum sederhana, tapi tampak sangat dingin dan mencekam.


Mendengar itu, tawa lantang pemimpin Bandit pertama segera terhenti, ekspresi wajahnya berubah panik seketika.


"Kakak pertama, yang di katakan wanita ini ada benarnya! Apa kau sudah lupa bagaimana tak bergunanya kita dalam pertempuran besar beberapa bulan lalu?" Kata Pemimpin kedua, yang dari tadi berdiri dalam diam di samping kakaknya.


"Hmmmm… itu benar, saat itu aku benar-benar frustasi!" Kata pemimpin pertama Bandit, kemudian segera menoleh kebelakang. Menghadap kelompok nya.


"Kalian kelompok baj1ngan sialan! Berhenti bermalas-malasan sekarang juga! Sambil menjaga gerbang, aku perintahkan setiap dari kalian untuk melakukan proses kultivasi! Bila dalam satu minggu kedepan tak ada yang mampu melakukan terobosan minimal satu tingkat, maka sebelum Boss besar turun tangan, aku sendiri yang akan membunuh kalian!" Teriak pemimpin Bandit pertama dengan lantang, sambil mulai membocorkan auranya. Menunjukkan pada setiap anggotanya bahwa ia sedang tak bercanda.


Melihat itu, puluhan mantan Bandit yang ada di lokasi, dimana sebelumnya masih bermalas-malasan, segera bangkit berdiri, dengan ekspresi takut, tanpa memberi bantahan apapun, mereka mulai mencari tempat yang menurut mereka nyaman. Kemudian segera melakukan meditasi.


"Hmmmm… begitu lebih baik!" Kata pemimpin pertama Bandit. Dengan ekspresi wajah puas.


Setelah itu, dibantu adiknya serta salah satu tetua penjaga gerbang lama dari House Alknight, ia mulai melakukan pemeriksaan pada berkas-berkas rombongan Gaia Son Paviliun.


"Baiklah nona Xiao, semua berkas sudah selesai di periksa, dan sama sekali tak ada masalah, silahkan masuk!" Kata pemimpin pertama. Mempersilahkan rombongan Gaia Son Paviliun memasuki pintu gerbang.


"Hmmmm… terimakasih!" Jawab Xiao Shiu singkat, kemudian mulai berjalan memasuki keretanya lagi.


"Oh ya, ngomong-ngomong, dari semua anggota Bandit, aku melihat justru kau yang paling tak ada perkembangan dalam kultivasi, dari terakhir bertemu denganmu beberapa bulan lalu di medan pertempuran, kau masih saja ada ditahap general tahap awal!"


"Bila aku adalah tuan muda Theo, tentu aku akan memberi hukuman terberat padamu! Melihat kau adalah pemimpin tertinggi setelah dirinya dalam kelompok Bandit!" Kata Xiao Shiu, sesaat sebelum memasuki kereta.


Kemudian tanpa menoleh lagi, memberi perintah pada kusir untuk segera menggerakkan kereta memasuki Alknight City. Meninggalkan pemimpin Bandit pertama yang saat ini masih tertegun, dengan ekspresi wajah bercampur antara cemas dan ngeri, mencoba mencerna kata-kata terakhir dari Xiao Shiu.


"Tidak baik! Adik, aku serahkan tugas menjaga gerbang padamu! Kakakmu ini memutuskan untuk melakukan latihan tertutup!" Kata pemimpin pertama Bandit, seraya kemudian tanpa menunggu jawaban dari adiknya, bergerak cepat meninggalkan tempat.


"Kakak…! Dasar tak bertanggung jawab! Aku juga pemimpin Bandit!! Terlebih adalah pemimpin Bandit kedua! Bila kau berhasil melakukan kemajuan dalam kultivasi, sementara aku tidak! Maka itu aku yang akan mendapat murka dari Boss besar!" Teriak pemimpin kedua. Dengan ekspresi kesal.


Namun, teriakannya barusan, hanya disambut oleh udara kosong, pemimpin Bandit pertama sudah menghilang memasuki Hutan Pinus Beku.


------


Note :


Untuk pembaca dengan id Anto Young, tolong follow back, mau pc dan saya kasih Spin off. Btw terima kasih hadiah koin nya.