Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
Formasi Segel Kehidupan


"Seperti kalian dengar, aku punya opsi membebaskan kalian." Kata Theo, kearah kelompok Bandit di depannya.


"Namun, tentu saja ada syarat yang harus kalian penuhi." Lanjut Theo, mulai tersenyum.


"Tuan muda, katakan apa itu, asal nyawa kami bisa tertolong, akan kami lakukan apapun itu. Kami adalah kelompok Bandit, jadi kami tahu, di dunia ini tak ada yang namanya makan siang gratis." Jawab pemimpin Bandit dengan wajah penuh luka.


"Ohhh.. pemikiran yang bagus, kebetulan sekali aku adalah orang yang juga memegang prinsip seperti itu." Jawab Theo.


"Baik, karena kau sudah sepakat, aku anggap semua anggotamu juga memutuskan hal yang sama." Kata Theo melanjutkan, kemudian mulai melihat sekeliling, kearah anggota Bandit-bandit lain yang masih tersisa.


Sementara itu, para anggota bandit yang merasa mendapat secercah harapan, segera memberi anggukan cepat secara serempak. Seolah takut Theo akan mengubah keputusannya.


"Oke, kalau begitu, setelah ini setiap dari kalian harus menuruti apapun yang kukatakan, tanpa ada pertanyaan sama sekali." Kata Theo.


Sejurus kemudian, Theo mulai menggambar formasi raksasa di sekitar tanah lapang tempat mereka berdiri. Gambar formasi yang di buat Theo, tampak sangat kuno dan rumit. Butuh waktu hampir satu jam penuh untuknya menyelesaikan gambar formasi tersebut.


"Baik, akhirnya selesai!" Kata Theo. Sambil beberapa kali mengusap peluh di keningnya, begitu formasi raksasa selesai.


Kelompok House Braveheart serta Lord Bernard sendiri, tampak sangat penasaran dan tertarik dengan formasi yang telah di gambar Theo. Karena mereka sama sekali tidak pernah melihat atau membaca tentang formasi seperti itu sebelumnya.


Sementara itu, kelompok bandit sebenarnya juga penasaran, namun selain ekspresi penasaran, mereka juga tak bisa menyembunyikan titik-titik kekhawatiran di mata mereka. Mereka takut bahwa Theo hanya akan membuat mereka sebagai bahan mainan.


"Oke, sekarang, kelompok bandit dengan kelas Immortal, kalian ambil posisi di lingkaran bagian luar. Sementara empat pemimpin dengan kelas General, kalian ambil posisi di lingkaran kecil bagian dalam!" Kata Theo.


Kelompok Bandit yang mendengar intruksi Theo, termenung beberapa saat, mereka ragu apakah harus menurut atau tidak.


"Tuan muda, apa yang coba kau lakukan pada kami?" Pemimpin kelompok berwajah penuh luka, memberanikan diri untuk bertanya.


Mendengar itu, Theo segera mengernyitkan dahinya. "Kenapa kau masih bertanya, bukankah tadi kau yang bilang sendiri akan menuruti semua yang kukatakan?" Tanya Theo.


"Ituu…." Pemimpin kelompok mulai kesulitan menjawab.


"Sudah, turuti saja apa yang kukatakan! Yang jelas, aku tak akan mencelakai kalian! Untuk saat ini, hanya itu saja yang perlu kalian tahu!" Dengus Theo.


"Tuan muda…" Pemimpin kelompok masih ragu, dia sesekali melihat kearah formasi raksasa yang di gambar Theo, formasi tersebut menurutnya sangat mencurigakan.


"Aku tak akan mengulanginya, sekali lagi ada diantara kalian semua yang mempertanyakan atau terlihat rag, maka perjanjiannya batal. Dengan begitu, aku akan menyerahkan nasib kalian pada pria tua yang ada disana!" Bentak Theo, sambil menunjuk kearah Master Estro yang terlihat masih sangat tak puas. Ekspresinya seperti ingin memakan hidup-hidup setiap anggota kelompok Bandit.


Melihat itu, satu persatu anggota kelompok Bandit yang ketakutan, segera melangkah memasuki formasi. Kemudian diikuti bandit-bandit lain beserta keempat pemimpin mereka.


"Hmmmmm…. Begitu dari tadi kan enak, kalian benar-benar membuang waktu dan nafasku yang berharga!" Dengus Theo, ketika semua kelompok Bandit sudah memasuki formasi.


Setelah berkata demikian, dengan cepat Theo membentuk segel tangan. Segel tangan yang dibuat Theo terlihat sangat rumit, sampai-sampai butuh waktu beberapa menit untuknya menyelesaikan segel tangan tersebut.


Diakhir segel tangan, Theo menggigit jari tengahnya, membuat setetes darah diujung jarinya keluar. Kemudian dengan sangat cepat, secara diam-diam dia mengalirkan Mana cahaya ke darah tersebut. Gerakan ini diakhiri dengan dia menancapkan ujung jarinya yang berdarah ke pusat formasi yang ada di bawah kakinya.


"Kontrak Tuan-Hamba!" Gumam Theo.


Bersamaan dengan Theo selesai mengucapkan mantra, cahaya terang berwarna merah darah mulai menerangi sekitar formasi raksasa. Cahaya ini kemudian menjalar dengan cepat mengelilingi setiap garis dan goresan di seluruh formasi.


Para kelompok Bandit yang berada di dalam formasi, segera bertambah khawatir ketika cahaya merah darah ini selesai mengelilingi mereka sepenuhnya.


"Tuan muda, apa ini?" Pemimpin kelompok kembali bertanya, kali ini ekspresi wajahnya penuh ketakutan.


Namun, bersamaan dengan pemimpin kelompok selesai bertanya, cahaya merah darah mulai merambat menyelubungi kakinya. Kemudian dengan cepat merambat keseluruh tubuhnya. Hal ini juga terjadi kepada tiga pemimpin lain yang ada di sebelah sang pemimpin utama.


Selesai menyelubungi tubuh keempat pemimpin yang ada dilingkaran kecil, cahaya merah darah merembet kelingkaran yang lebih besar. Mulai menyelubungi tubuh anggota bandit lainnya.


Keadaan para Bandit yang terselubung cahaya merah ini bertahan untuk beberapa saat. Dibawah pengaruh cahaya merah darah, mereka sama sekali tak bisa menggerakkan tubuhnya. Dan setelah beberapa waktu berlalu…


"Aaarggggghhhh……!!!!"


"Aaaarrgggh…..!!!!"


"Aaarrggghhhh….!!!"


Teriakan parau penuh kesakitan mulai terdengar. Dimulai dari keempat pemimpin yang ada dilingkaran kecil, kemudian diikuti oleh seluruh anggota bandit, mereka semua mengejang dan berteriak kesakitan dalam posisi berdiri.


"Bocah, apa yang kau lakukan pada mereka?" Lord Bernard yang melihat pemandangan mengerikan tersebut, tak bisa menahan diri untuk bertanya.


"Bukan apa-apa, ini hanya trik kecil yang kupelajari dari suatu tempat secara kebetulan." Jawab Theo santai.


"Tenang saja, mereka tak akan mati, sebentar lagi akan selesai." Lanjutnya kemudian.


Mendengar itu, Aria dan anggota House Braveheart lain yang sebenarnya juga penasaran, memutuskan tak bertanya. Mereka hanya kembali melihat kelompok Bandit malang yang terlihat sangat kesakitan.


Beberapa saat kemudian, teriakan kesakitan berangsur berhenti, diiringi juga meredupnya cahaya merah darah yang menerangi formasi raksasa.


"Hahhh… hahhh… haahhh… bocah, apa yang kau lakukan padaku?" Bentak pemimpin kelompok dengan nafas putus-putus, begitu rasa sakit yang dia rasakan telah menghilang. Terlihat sangat marah.


"Hmmmm…. Bukan apa-apa, yang kulakukan barusan adalah sebuah ritual formasi kuno. Itu adalah salah satu dari formasi segel kehidupan yang legendaris, yakni kontrak tuan-hamba."


Formasi kehidupan adalah formasi legendaris dari jaman kuno, formasi ini sangat langka, terdiri dari lima macam jenis, dan semuanya hanya akan bisa dipraktekan oleh mereka yang memiliki atribut cahaya.


Saat ini, yang sedang di praktekkan Theo adalah jenis pertama dari formasi kehidupan, yang juga di sebut sebagai formasi paling kejam, yakni segel kontrak Tuan-hamba. Segel ini dikatakan yang paling kejam karena diciptakan khusus untuk memperbudak manusia.


Theo sendiri secara tak sengaja menemukan buku panduan atau manual teknik dari formasi ini, di salah satu pojok perpustakaan desa tersembunyi, ketika sedang melakukan studi di sana sebelum pergi beberapa waktu lalu.


"Dengan selesainya ritual formasi, bisa di bilang sekarang aku adalah tuan kalian! Mulai sekarang, kalian harus menuruti semua yang kuperintahkan!" Kata Theo, senyum licik mulai mengembang di wajahnya.