Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
179 - Kengerian Api Hitam


"Hahhahaha… hahahhaha…!!! Skull Hydra maju terus! Bakar mereka semua!" Teriak Arthur, di barengi dengan tawa lantang kekanakan yang justru saat ini terdengar sangat mengerikan.


"Makhluk apa itu?"


"Sialan! Makhluk ini berbahaya!"


"Cepat lari! Makhluk ini sekelas dengan Spirit Beast kelas C!"


"Bagaimana mungkin kelas C, itu pasti kelas B!"


"Awas! Jangan sampai terkena api hitam aneh yang ada disekujur tubuhnya!"


"Aaarrgggghhhh….!!!!"


Suara panik diiringi dengan teriakan-teriakan memilukan mulai menggema di medan pertempuran. Knight anggota House Ironhead yang awalnya maju serentak menyerang Arthur, kini berlarian kesegala arah, mencoba kabur dari jangkauan api hitam yang terus di semburkan dengan liar oleh Skull Hydra.


"Makhluk apa yang di keluarkan oleh tuan muda itu?" Kata Master Dario. Dengan ekspresi wajah ngeri saat melihat makhluk menyeramkan yang sedang di kendalikan Arthur.


Jika bahkan Master Dario yang merupakan tetua dari House Wildbear saja terkejut dengan kemunculan Skull Hydra, tidak mengejutkan bila anggota House Ironhead lain yang berada jauh dari lokasi kemunculan makhluk ini, memasang ekspresi shock saat melihat aksi makhluk menyeramkan di hadapan mereka tersebut.


"Tetua! Makhluk apa itu?" Tanya salah satu anggota House Ironhead kepada tetua mereka.


"Kau pikir aku tau? Aku juga sama terkejutnya denganmu!" Dengus tetua House Ironhead.


"Ahhh… lalu… apa yang harus kita lakukan? Bila terus begini! Ratusan anggota kita akan di bakar habis oleh makhluk ini!"


"Hmmm… jangan terlalu panik! Tingkatan makhluk ini, bagaimanapun juga hanya setara dengan Spirit Beast kelas C! Yang merepotkan darinya cuma api hitam yang terus ia semburkan!" Jawab sang tetua.


"Untuk saat ini, segera atur kembali barisan yang kocar-kacir di sebelah sana! Atur agar pengguna atribut air, untuk berdiri di barisan paling depan! Membentuk formasi bertahan! Sementara anggota dengan atribut lain, melakukan serangan tepat di belakang garis pertahanan tersebut!"


"Kita lawan makhluk ini dengan kepala dingin!" Kata tetua House Ironhead.


"Siap, segera saya laksanakan!" Kata anggota yang bertanya diawal, kemudian bergegas maju kedepan. Berniat mengatur kembali pasukannya yang tercerai-berai.


"Hahhahaha.… Ini sungguh menyenangkan! Menindas kelompok lemah benar-benar menyenangkan!" Kata Arthur, saat ini dia telah masuk kedalam mode Soul Knight nya.


Bocah ini memperlakukan pertempuran besar yang sedang ia hadapi, bagaikan sebuah permainan. Dari tadi ia terus melemparkan dark ball kesegala arah, memperlakukan orang-orang House Ironhead yang tengah kabur dengan panik, bagaikan target perlombaan menembak yang biasa ia mainkan bersama Theo.


Bentuk Soul Knight milik Arthur sendiri, terlihat sangatlah menyeramkan, dalam mode ini, karena ia telah menyerap Kristal Beast dari Kalajengking malam, membuat aliran Mana kegelapan yang menyelubungi seluruh tubuhnya, membentuk bayangan seekor kalajengking. Lengkap dengan ekor panjangnya yang memiliki ujung runcing.


Dengan atribut kegelapan miliknya, ditambah Skull Hydra yang selalu setia menemani kemanapun Arthur bergerak, Sosok Arthur saat ini bagaikan iblis menyeramkan yang baru saja keluar dari neraka, melompat kesana-kemari, mencari tumbal untuk di bawanya kembali kedalam neraka.


"Hahahha… hahhahaha…!"


Arthur masih menikmati seluruh pembantaian yang ia lakukan sambil tertawa lantang, saat ia menyadari, kelompok House Wildbear yang harusnya membantu melakukan serangan, kini tampak ikut mengambil jarak darinya, sama seperti yang di lakukan kelompok House Ironhead.


"Master Dario! Apa yang kau lakukan? Kenapa hanya bengong disana!" Teriak Arthur, dengan ekspresi wajah heran.


"Apa kalian berniat cuma menjadi penonton saja! Lihat saja sampai aku melaporkannya pada si tua Bernard setelah ini!" Dengus Arthur kemudian.


Mendengar itu, Master Dario dan ratusan anggota House Wildbear lainnya yang awalnya tampak terbengong melihat semua aksi menyeramkan Arthur, segera tersadar kembali dari lamunan mereka.


"Ahh… tuan muda! Bukan begitu! Kami hanya…" Master Dario mulai ingin memberi penjelasan, namun belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, Arthur dengan cepat memotongnya.


"Sudah! Tak perlu menjelaskan! Kau tau aku paling benci dengan basa-basi! Pimpin pasukan untuk ikut kedalam pesta sekarang juga!" Teriak Arthur.


Bagaimanapun juga, lautan api hitam dari semburan Skull Hydra milik Arthur, yang saat ini berkobar di medan pertempuran, terlihat sangat menyeramkan. Teriakan-teriakan memilukan yang berasal dari anggota House Ironhead yang terbakar oleh api itu, masih terngiang-ngiang di telinga setiap orang.


Teriakan itu seperti setiap orang yang terbakar di dalam api tersebut, merasakan rasa sakit yang teramat sangat. Beberapa bahkan terlihat menusuk jantung mereka sendiri, tak tahan dengan rasa sakit yang ia terima. Hanya membayangkan rasa sakit yang orang-orang ini terima saja, sudah cukup untuk menginisiasi perasaan merinding bagi siapapun.


"Hmm… tentu saja aku tak bisa melakukannya! Dan tentu saja itu tidak aman!" Jawab Arthur cepat.


Mendengar itu, Master Dario serta seluruh anggota House Wildbear secara serentak mengerutkan kening mereka masing-masing. Tak paham dengan jalan pikiran tuan mudanya ini, yang meminta mereka masuk kedalam medan pertempuran padahal ia tak mampu memberi jaminan keamanan dari api hitamnya yang mengerikan.


"Sialan! Apa-apaan ekspresi kalian itu! Kenapa memang kalau aku tak bisa mengendalikan api hitam ini? Lagian apa aku menyuruh kalian untuk membakar diri sendiri?"


"Maksudku maju juga bukan untuk menghampiri apiku! Bukankah kalian bisa mengambil arah lain tanpa perlu mendekatiku!" Teriak Arthur, sangat kesal dengan kelakuan anggota Housenya.


"Ahhh… benar juga!"


Mendengar kata-kata Arthur, setiap anggota House Wildbear akhirnya kembali tersadar dari kebodohan mereka masing-masing.


Sebelumnya, karena terlalu fokus dan merasa ngeri saat melihat pembantaian yang di lakukan oleh Skull Hydra milik Arthur, setiap orang ini kehilangan kemampuan cara berfikir dan logika sederhana diotak mereka untuk sementara waktu. Baru kembali sadar saat Arthur membentak mereka.


*Booommmm….!!!!


Saat seluruh anggota House Wildbear sudah bersiap untuk masuk kedalam medan pertempuran, sebuah serangan berbentuk Bola Mana, beratribut air yang berukuran raksasa, tiba-tiba menerjang dengan cepat tepat mengenai Arthur.


Serangan ini seketika membuat Arthur yang sedang berada dalam posisi tak waspada karena sibuk mengobrol dengan anggota House nya, terpental cukup jauh.


"Tuan muda!"


Melihat itu, Master Dario langung berteriak cemas. Namun, ketika ia hendak maju untuk memeriksa kondisi Arthur, serangan-serangan lain segera datang menerjang kearah kelompoknya.


*Booommmm…!!!


*Booommmm….!!!


*Boommmmmm…!!!


Serangan-serangan yang membombardir kelompok House Wildbear ini terdiri dari berbagai macam atribut Mana. Dan seperti tak memiliki jeda, serangan-serangan ini terus di tembakkan kearah mereka, tak memberi sedikitpun kesempatan bagi House Wildbear untuk mengatur formasi bertahan.


Disisi lain, kelompok House Ironhead saat ini tampak telah selesai mengatur formasi tempur, puluhan Knight dengan atribut air, tampak bahu-membahu berdiri di barisan paling depan, mereka menyatukan Mana masing-masing, membentuk Pilar-pilar Air raksasa yang mampu meredam api hitam milik Skull Hydra.


Sementara puluhan Knight lain yang berdiri di belakang garis pertahanan berbentuk pilar air, terus melancarkan serangan jarak jauh dengan berbagai atribut kearah kelompok house Wildbear.


Dengan mempertahankan formasi tempur tersebut, kelompok penyerang House Ironhead secara perlahan maju kedepan, memasuki garis pertahanan dari wilayah Basecamp House Alknight yang sedang di jaga oleh House Wildbear.


----


Note : Teman-teman, mohon bantuannya biar popularitas cepat naik menjadi 1 M dengan cara menyempatkan menekan tombol like dan memberi komentar di setiap chapternya.


Terserah deh mau komen seperti apa, misal kalian ketik satu huruf "A" saja, itu juga sudah termasuk komentar kok wkwkwkk.


Dan seperti biasa, ketika saya meminta bantuan sesuatu, pasti ada imbal baliknya, entah itu nanti crazy up, atau saya buka lagi satu Spin off sebagai chapter khusus ^^


Itu saja, TERIMA