
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
"Saudaraku! Bagaimana ini? Mereka cuma ingin menahan kita!" Ucap salah satu Leluhur House Braveheart kepada kawannya.
Setelah menerima serangan dahsyat gabungan oleh 9 orang leluhur suci house Braveheart, formasi penahan gabungan yang di ciptakan kelompok leluhur dari House Helsinsberg dan House Estrabat nyatanya masih mampu bertahan dan tampak masih sangat kokoh.
"Kita tak punya banyak waktu lagi! Serang saja terus dengan segenap kekuatan kita! Aku tak percaya penahan ini akan mampu bertahan selamanya!" Jawab salah satu leluhur House Braveheart.
"Jangan gegabah! Aku tahu situasi sedang sangat genting! Namun akan percuma bila kita mampu menghancurkan formasi tersebut, namun kehabisan simpanan Mana selama prosesnya!" Sahut leluhur lainnya.
"Itu benar! Kita juga harus tetap waspada pada si tua Florensi! Serangan beracun dari senjata rahasia miliknya masih sangat berbahaya! Lihatlah yang terjadi pada junior leluhur ke sepuluh!" Tambah leluhur suci lainnya, sambil melihat kearah kawannya yang saat ini sedang ia panggul.
Kulit dari pria tua itu tampak semakin menghijau. Terlihat sedang di gerogoti oleh racun ganas yang mematikan. Pria tua yang di panggil leluhur kesepuluh ini beberapa saat yang lalu mendapat serangan menyelinap senjata rahasia beracun dari nenek tua leluhur House Estrabat. Florensi Estrabat.
"Jadi, apa yang harus kita lakukan? Tak mungkin hanya diam saja disini sementara House sedang dalam situasi berbahaya!" Tanya leluhur yang sebelumnya memberi saran untuk menerobos maju. Ekspresi wajahnya tampak sangat panik dan marah.
"Leluhur keenam! Tenangkan dirimu! Kita tentu tak hanya menunggu disini! Setiap formasi pasti memiliki pusatnya! Dan setiap pusat Formasi adalah kelemahan dan tempat untuk membongkar formasi tersebut!"
"Jadi, sebaiknya sekarang kita fokuskan untuk mencari pusat formasinya!" Ucap pria tua yang tampak paling sepuh.
Dia tak lain adalah leluhur pertama House Braveheart. Orang paling kuat dalam kultivasi di House Braveheart. Seorang Knight dengan kelas Emperor tahap Surga.
Di dalam House Braveheart, setiap orang yang telah mencapai kelas Emperor tahap Bumi, maka mereka akan di sebut sebagai leluhur suci. Terbebas dari semua tugas merawat House. Meninggalkan nama masing-masing. Dan hanya fokus dalam proses kultivasi.
Dan selama beberapa dekade terakhir, ada sepuluh orang yang telah mampu mencapai tahap tersebut. Sehingga mereka memiliki julukan sebagai 10 leluhur suci.
Setiap dari mereka akan di sebut dengan angka. Sesuai dengan tingkat kultivasi masing-masing. Semakin tinggi kultivasinya, maka angka mereka akan semakin rendah. Jadi, siapapun yang menyandang nama leluhur pertama, bisa dipastikan bahwa ia adalah orang terkuat dari House Braveheart.
Saat ini, mendengar apa yang di katakan oleh leluhur pertama, dimana merupakan orang terkuat sekaligus paling senior diantara mereka, setiap leluhur suci tanpa banyak pertanyaan segera mengikuti intruksi yang di berikan.
Mulai berusaha mencari pusat formasi. Sambil sesekali melancarkan serangan dahsyat untuk melakukan pemeriksaan dan percobaan menemukan pusat formasi yang sedang mereka cari.
Disisi lain, kelompok gabungan leluhur dari House Helsinsberg dan Estrabat yang melihat hal tersebut. Tampak tak memiliki riak ekspresi apapun. Sekumpulan Knight kelas puncak ini terlihat sangat percaya diri dengan keamanan formasi yang saat ini sedang mereka pertahankan.
"Carilah sampai kapanpun, maka kalian tak akan pernah bisa menemukannya! Jikapun pada akhirnya kalian menemukannya, itu akan percuma, justru malah membuat kalian semakin frustasi! Hahahha…!" Ucap Florensi Estrabat. Leluhur House Estrabat yang saat ini menjadi pemimpin dalam pertahanan formasi gabungan.
"Ini adalah formasi bertahan sempurna milik House Estrabat yang merupakan salah satu formasi kuno. Diturunkan secara turun-temurun dari para leluhur kami! Bahkan tak banyak anggota House Estrabat yang mengetahuinya! Hanya Lord dan juga mantan para Lord yang kini telah menjadi kelompok leluhur yang mengetahui mekanisme formasi ini!"
"Jadi, silahkan mencari dalam keabadian! Sementara kalian sibuk mencari, House Braveheart akan luluh lantak rata dengan tanah!"
"Setelah itu, masa kejayaan House Estrabat akan di mulai! Kami akan menjadi anggota 10 Biggest Knight Group yang baru! Menjadi yang pertama dan satu-satunya anggota 10 Biggest Knight Group dari wilayah Glaire Empire! Hahhaha….!" Tutup Florensi dengan tawa lantang membahana.
Waktu terus berjalan, sudah hampir satu jam, namun kelompok leluhur suci dari House Braveheart tak kunjung juga menemukan petunjuk dimana letak dari pusat formasi.
Menyebabkan 2 dari leluhur suci house Braveheart, kini berakhir mengalami nasib yang sama dengan satu kawan mereka sebelumnya. Terluka racun ganas yang membuat kulit mereka menghijau.
"Hmmmm… Pusat formasi seharusnya berada di tempat nenek tua Florensi." Gumam leluhur pertama. Sambil memandang tajam pada ukiran formasi di bawah kaki wanita tua bernama Florensi.
"Masalahnya adalah, bagaimana cara untuk mencapai posisinya, sementara ia saat ini berada di tengah formasi pertahanan ini!" Gumam leluhur pertama. Melanjutkan analisanya.
Sekarang ia telah berhasil menemukan lokasi yang mungkin saja merupakan pusat formasi. Namun, meskipun telah menemukannya, tetap saja itu adalah jalan buntu, karena lokasi dari pusat formasi tersebut, sangat mustahil untuk bisa di capai.
"Seperti itu, sekarang aku mengerti kenapa si tua Florensi sangat percaya diri dengan formasi bertahannya! Ini benar-benar sebuah formasi yang sempurna!" Gumam leluhur pertama. Ekspresi wajahnya kini menjadi buruk.
'Tetua! Apa kau bisa mendengarku?'
Dalam kebingungannya, leluhur pertama House Braveheart tiba-tiba mendengar sebuah suara menggema di dalam kepalanya.
'Teknik transmisi suara! Siapa?' Jawab Leluhur pertama.
'Tenangkan dirimu! Aku bukanlah musuh! Bila kau melihat agak jauh kearah utara, dan memfokuskan auramu pada mata, kau akan bisa menyadari keberadaanku!' Ucap suara asing tersebut.
Mendengar hal tersebut, Leluhur pertama segera melirik kearah yang di maksud. Memastikan kebenaran dari apa yang di katakan oleh suara misterius.
Dan benar saja, setelah memfokuskan auranya pada mata, kini tetua pertama secara samar dapat merasakan aura kehadiran tipis dari 3 orang yang terselubung oleh sebuah aliran Mana aneh.
'Selubung dari aliran Mana Es, teknik transmisi dari aliran Mana cahaya, sementara dua orang yang bersamamu, satu orang merupakan Meridian Knight beratribut Lumpur, satunya lagi seorang True Knight! Jadi, bisa kusimpulkan bahwa dua teknik bertentangan dengan atribut berbeda Es dan Cahaya merupakan kau yang mengeksekusinya!'
'Benar-benar aneh! Sebenarnya siapa dirimu?' Tanya Leluhur pertama.
'Aku bukan musuh! Perkenalkan, namaku adalah Theodoric Alknight! Tuan muda ketiga dari House of Alknight! Beberapa tahun yang lalu, aku menjalin hubungan aliansi dengan House Braveheart!' Theo mulai memperkenalkan diri.
'Hmmm… Aku tau siapa dirimu! Kau yang bertunangan dengan cicitku Aria!' Ucap leluhur pertama. Suaranya sedikit bergetar saat menyebut nama Aria.
'Itu benar! Dan aku juga sadar, semua yang dialami oleh House Braveheart beberapa waktu belakangan, tak lepas dari kesalahanku juga!'
'Ketika menawarkan aliansi, aku pernah menjanjikan pada Lord Malforis bahwa House Braveheart tak akan pernah di rugikan!'
'Jadi, sekarang aku berada disini untuk memenuhi janjiku!'
'Dengarkan ini baik-baik! Formasi yang kau anggap sempurna dimana sekarang sedang menahanmu, sebenarnya tak sesempurna yang kau pikirkan!' Ucap Theo. Kini mulai memberi penjelasan kepada leluhur pertama tentang mekanisme serta kelemahan formasi.
'Hmmm… Kenapa tak terfikir olehku?' Gumam leluhur pertama, selesai mendengar penjelasan Theo.
'Tetua, hanya itu yang bisa kuberikan untuk membantu kalian disini! Bagaimanapun juga, musuhnya terlalu kuat, aku yang sekarang, tak akan bisa membantu banyak. Justru akan menjadi beban!'
'Jadi, lebih baik aku segera pergi menemui Lucius di garis depan. Apakah itu tak masalah?' Tanya Theo.
'Benar-benar tak masalah! Itu sudah cukup bila kami bisa membongkar formasi, mereka tak akan bisa menahan kami bila tak ada formasi ini! Jadi pilihanmu memang cukup logis!'
'Pergi dahulu ketempat Lucius, bantuanmu pasti akan sangat berguna untuknya! Tahan sampai kami berhasil menyusul!' Jawab Leluhur pertama.
'Baik! Berikan ini kepada tetua lain yang sedang terkena racun ganas! Obat penawar ini akan bisa meringankan kondisi mereka!' Ucap Theo untuk terakhir kalinya. Ia meletakkan sebuah Spacial Ring berisi obat penawar racun ditanah, sebelum dengan hati-hati bergerak pergi.