
Catatan penulis :
Selamat malam, dalam catatan kali ini, penulis cuma kembali sedikit mengingatkan, bahwa dalam minggu ini, tepatnya sabtu besok, akan kembali saya umumkan pemenang dari event Spin Off.
Seperti biasa, pemenangnya adalah 3 besar vote tertinggi (Bagi mereka yang telah memfollow back saya, untuk keperluan komunikasi) dan juga 3 pembaca beruntung yang saya pilih dari kolom komentar.
Mengenai batas waktunya, untuk 3 besar vote tertinggi, akan saya stop sabtu sore, pukul 15.00.
Spin off yang tersedia ada enam, pemenang event bisa memilih satu diantaranya :
Gregoric Alknight : Sang Perkasa.
Arthur Wild : Putra Kegelapan.
Issabela Alknight : Bertambah kuat.
Jasia : Petualangan di Jurang Misterius. (1)
Jasia : Petualangan di Jurang Misterius. (2)
Desa Tersembunyi : Tim Penjelajah (1)
Spin off yang penulis buat, akan selalu berhubung dengan cerita utama, jadi mereka yang memenangkan event, secara eksklusif akan bisa menikmati beberapa kisah yang tak sempat penulis jabarkan di alur utama. ^^
Sekian catatan kali ini, selamat membaca chapter terbaru ^^
------
(Aula Transportasi. Wilayah pusat Frozen Stone City, Ibukota Blackwood Empire.)
"Hooeekkkk….!!!"
Begitu keluar dari Portal Ruang, Arthur langsung memuntahkan seluruh makanan yang tadi pagi ia makan waktu sarapan.
"Heekkk….glekk…!"
Semetara Aria, yang ada di samping Arthur, tampak menunjukkan ekspresi wajah agak pucat. Mencoba menahan sekuat tenaga agar tak muntah seperti Arthur.
"Nona muda, apa kau baik-baik saja? Perlu kupanggilkan tabib?" Tanya Master Estro cepat.
"Diam, aku masih kesal padamu! Glekk…!"
"Portal Ruang ini benar-benar menyebalkan!" Kata Aria lagi, sambil menahan muntahan makanan yang beberapa kali akan keluar dari mulutnya.
"Kutunggu di Gaia Inn saja! Glekk!" Setelah berkata demikian, Aria bergegas meninggalkan tempat.
"Tu… tunggu..! Hoeekk…!!"
Arthur yang melihat Aria meninggalkan tempat, segera menyusul gadis ini. Dia tak mau tinggal di tempat bersama Master Estro tanpa Aria, yang saat ini terlihat mulai memasang ekspresi ingin memakannya hidup-hidup akibat kejadian pagi tadi.
"Hmmm… bocah, kau tak merasa mual?" Tanya Master Estro kepada Theo yang masih tinggal di tempat.
"Hmmm… tidak, memang kenapa?" Tanya Theo balik.
"Tidak apa-apa, lupakan saja!" Balas Master Estro.
"Dasar aneh! ya sudah, lebih baik aku menyusul mereka berdua!" Jawab Theo, kemudian berjalan keluar dari Aula transportasi.
"Hmmm… sudah kuduga, ketahanan tubuh fisik bocah ini tidaklah normal!" Kata Master Estro, begitu Theo meninggalkan tempat.
Kebanyakan orang, khususnya Knight dengan kelas General kebawah, biasanya akan merasa mual ketika mereka menggunakan Portal Ruang. Hal ini di dikarenakan ketahanan tubuh mereka, belumlah bisa menahan tekanan dari pergeseran ruang yang terjadi di dalam portal tersebut.
Karena tekanan yang besar ini pula, perjalanan dengan Portal Ruang, hanya diperbolehkan bagi para Knight saja, bila orang biasa yang bukan merupakan seorang Knight memaksakan diri menggunakan portal ini, maka tubuh mereka akan hancur di dalam Portal Ruang.
"Kapan-kapan aku ingin menguji, sejauh mana ketahanan fisik bocah ini!" Kata Master Estro lagi.
Dari awal, Master Estro sudah penasaran dengan ketahanan tubuh fisik milik Theo, mulai dari dimana dia mengikuti Theo pertama kali, ketika memasuki pedalaman Hutan Pinus Beku bersama Aria, disana ia melihat Theo dengan mengandalkan kekuatan fisiknya, mampu mengimbangi berbagai Spirit Beast dengan kelas lebih tinggi yang berusaha menyerangnya.
Ditambah kejadian di Gaia Inn, dimana Theo dengan teknik gerakannya mampu mengimbangi Master Estro, serta dengan kekuatan fisiknya, mampu menahan tebasan pedang milik Master Estro yang ketika itu, di perintahkan untuk membunuh para pelayan, yang menyinggung nona mudanya.
Dan kini, setelah melihat Theo masih baik-baik saja begitu keluar dari Portal Ruang, rasa penasaran pria tua ini semakin membumbung.
Master Estro tampak merenung beberapa saat, sambil menatap kearah dimana Theo meninggalkan tempat, sampai akhirnya salah satu anggota Housenya mengingatkan untuk segera mengurus dokumen perjalanan.
**
"Ahh… Nona muda Aria, lama tak jumpa!"
Seorang tetua dari Gaia Inn langsung menyambut Aria ketika ia memasuki restoran lantai bawah. Berbeda dengan Gaia Inn cabang Ice Lotus City dimana tak ada yang mengenal Aria, di Gaia Inn cabang Frozen Stone City ini, seluruh pegawainya mengenal Aria, karena gadis ini sudah sering menginap di tempat tersebut.
"Apakah anda melakukan perjalanan ke akademi lagi?" Tanya Pria tua penyambut.
"Hmmm… tidak! Aku sudah lama keluar dari akademi!" Jawab Aria.
Dalam beberapa tahun terakhir, seperti kebanyakan generasi muda, Aria juga masuk kedalam akademi kekaisaran. Tapi setahun yang lalu, gadis ini memutuskan untuk meninggalkan Akademi Surga Blackwood Empire, karena menurutnya tempat itu terlalu membosankan.
"Sudah tak perlu basa-basi denganku! Aku sedang dalam Mood yang tidak baik! Lebih baik siapkan kamar lantai enam seperti biasa!" Jawab Aria.
"Ahh baiklah!" Jawab pria tua, kemudian segera memanggil beberapa pelayan untuk menyiapkan kamar.
Tak lama setelah itu, Theo dan Arthur memasuki Gaia Inn, memesan kamar lantai enam juga.
***
(Malam harinya, restoran lantai tiga Gaia Inn)
Theo dan Arthur, bersama rombongan House Braveheart, saat ini tampak sedang makan malam bersama.
"Nona muda, bagaimana perasaanmu? Apa kau sudah baikan?" Tanya Master Estro.
"Hmmm… lumayan!" Jawab Aria singkat.
"Bagus! Jadi tak masalah jika besok pagi kita akan langsung melakukan perjalanan pulang ke House?" Tanya Master Estro. Dengan nada hati-hati.
"Tidak masalah! Aku memang ingin segera sampai rumah sehingga bisa bertemu dengan ayah serta kakak!" Jawab Aria.
"Hhahahha… itu benar! Kurasa Lord akan sangat senang dengan hadiah yang kita bawah!" Kata Master Estro.
"Yahh… kita cukup beruntung karena bisa mendapatkan item bagus dalam lelang akbar kemarin! Belum lagi itu adalah salah satu dari item spesial!" Kata Aria dengan nada agak keras, sambil melirik kearah meja Theo.
Mendengar itu, Arthur yang sedang makan disamping Theo, langsung bergetar telingannya.
"Ohhh… memang item macam apa yang kau dapatkan?" Kata Arthur. Ketika melihat lirikan penuh makna dari Aria.
"Hmmm… kan sudah kubilang itu adalah satu dari Item Spesial! Percuma saja aku memberitahumu! Lagian kau tak akan mengerti!" Jawab Aria, dengan ekspresi wajah penuh provokasi.
"Yahhh… kalian tak akan mengerti! Ngomong-ngomong, kalian sendiri kan ikut acara lelang kemarin? Item apa yang kalian beli?" Tanya Master Estro.
"Master Estro! Kau ini bicara apa? Memang mereka punya uang?" Sahut Aria.
Mendengarnya, telinga Arthur segera memerah. "Apa yang kalian katakan? Kami juga membeli item spesial!" Bentak Arthur, seraya kemudian mengeluarkan Kristal Beast dari Demonic Beast Kalajengking malam, yang di belinya dalam acara lelang.
Melihat itu, rombongan House Braveheart yang tadinya terlihat memiliki ekspresi sombong, kini seketika terdiam.
"Hmmm… jadi itu kalian yang berada di bilik nomer 17?" Kata Master Estro. Dengan raut wajah agak tak percaya.
"Yahh… itu kami! Sekarang kalian tahu siapa yang tadi kalian sebut tak punya uang hah? Kami memborong banyak barang!" Kata Arthur, penuh kebanggaan.
"Hmmm… selain kristal Beast itu, bukankah yang kalian beli hanya barang remeh temeh? Kenapa begitu sombong?" Kata Aria.
"Barang-barang seperti yang kalian beli, menumpuk banyak di gudang penyimpanan Houseku! Dan Untuk Kristal Beast itu, bukankah itu cuma berguna untuk dirimu sendiri? Apa yang perlu di banggakan?" Tambah Aria, dengan ekspresi meremehkan.
"Banyak bicara! Memang item apa yang kalian beli? Apa itu sungguh luar biasa?" Bentak Arthur tampak tak terima diremehkan oleh Aria dan Master Estro.
"Hahhahaha… kalau kau benar-benar ingin tahu, baiklah, tapi jangan terlalu terkejut bila melihatnya! Takutnya kau malah memasang wajah bodohmu lagi seperti biasa, ketika melihat item ini!" Kata Aria, seraya kemudian mengeluarkan sebuah kotak logam dari dalam Spacial Ringnya.
"Yang berhasil kubeli adalah item yang membuat heboh aula lelang! Dan item ini memiliki kegunaan yang jauh lebih bermanfaat dari Kristal Beast mu itu!"
Setelah mengatakan itu, Aria mulai membuka kotak logam.
"Lihatlah, Foundation Pill yang berharga!"
---
Note :
Yuk yang belum saling follow di ig, jika berkenan, silahkan follow akun SDC ^^