
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
(Keesokan harinya)
Di dalam kemah pribadinya yang secara khusus di desain sebagai tempat rapat, Theo mengumpulkan seluruh orang yang telah ia tunjuk sebagai wakil pemimpin Bandit Serigala.
"Baiklah, karena semua sudah berkumpul, ada beberapa hal yang ingin kusampaikan agar kalian bisa memberi pendapat!" Ucap Theo.
"Topik pembicaraan yang ingin kubahas sendiri merupakan rencana dan langkah kedepan yang nantinya akan menjadi fokus utama dalam perjalanan Bandit Serigala!"
"Yang jelas, visi utama dari kelompok Bandit Serigala masih tetap sama, yakni menjadi kelompok Bandit tunggal yang menguasai seluruh wilayah Gurun East Region!"
"Kita akan menjadi Barbarian Tribe versi Bandit!" Ucap Theo, dengan sorot mata penuh ketajaman.
Sorot mata dan kata-kata yang membuat setiap orang di dalam kemah, segera berdebar dadanya. Merasa bahwa tujuan utama Theo sebagai Boss besar, benar-benar merupakan satu hal yang begitu menggugah adrenalin.
Bila Kelompok Bandit Serigala mampu mencapainya, nama Bandit Serigala akan tertulis pada banyak catatan-catatan penting. Jadi, itu sama saja mereka kini sedang berusaha mengukir sejarah
"Karena visi kelompok sudah jelas, maka kita sekarang perlu mendiskusikan tentang beberapa misi yang perlu dijalankan untuk bisa memenuhi visi yang telah kita tentukan tersebut!" Tambah Theo. Sambil memandang dengan sapuan cepat melihat ekspresi wajah setiap orang. Memastikan tak ada diantara mereka saat ini yang teralihkan atau tak fokus.
Dan begitu melihat setiap orang di dalam kemah memperhatikan dengan baik kata-katanya, Theo segera melanjutkan.
"Seperti kalian semua ketahui, wilayah gurun East Region, dibagi menjadi 5, yang terdiri dari 5 gurun besar yang berbeda!"
"Dan kelima wilayah tersebut, bisa dibilang tempat kita berada saat ini yakni Gurun Darah Gersang, merupakan tempat dengan sumberdaya paling minim karena memiliki kondisi alam yang paling buruk!"
"Dengan kondisi tersebut, Gurun Darah Gersang tak memiliki banyak kota penting. Dengan tak terlalu banyaknya kota penting, maka tentu jarang pula para pedagang yang merupakan target utama setiap kelompok Bandit, melewati daerah ini!"
"Oleh karena itu, tak banyak kelompok Bandit kuat yang berada di wilayah Gurun Darah Gersang, mereka lebih memilih melakukan aktivitas di wilayah lain yang lebih menjanjikan!"
"Benar begitu?" Tanya Theo.
"Itu benar!" Jawab salah satu pria tua wakil pemimpin yang merupakan mantan ketua kelompok Bandit.
Ia yang telah puluhan tahun menjadi Bandit di wilayah Gurun Darah Gersang, mengkonfirmasi bahwa semua yang disampaikan Theo dalam analisanya adalah benar.
"Oke, berarti itu sudah tepat untuk mengeksekusi langkah awal kita di wilayah ini!" Ucap Theo.
"Biar saya yang menjelaskan!" Ucap Yahuwa.
"Jadi Boss, setelah Gurun Darah Gersang, yang kedua adalah Gurun Pasir Berisik, kondisi geografis di wilayah tersebut tak terlalu jauh berbeda dengan yang ada disini. Hanya saja, mereka mendapat lebih banyak suplai air dan sumberdaya karena memiliki beberapa Oasis kecil diwilayahnya!"
"Urutan ketiga, itu adalah Gurun Lima Warna, wilayah gurun ini dilewati banyak sekali cabang sungai leluhur, jadi bisa dikatakan lumayan subur!"
"Yang keempat adalah Gurun Kematian! Ditempat tersebut, sebenarnya cukup gersang dan tak terlalu beda jauh dengan dua Gurun terlemah. Tapi ada satu hal yang memberi perbedaan, yakni jumlah dari Spirit Beast di wilayah tersebut, benar-benar tak normal!"
"Hampir semua spesies dari Spirit Beast wilayah gurun, terdapat disana! Entah kenapa kawanan Spirit Beast itu seperti mempunyai insting untuk membangun sarang di wilayah Gurun Kematian!"
"Hal ini menyebabkan wilayah itu menjadi tempat yang sangat berbahaya. Karena alasan itulah, ada beberapa rumor tua yang menyebutkan, bahwa nama Gurun Kematian diambil dari kondisi lingkungannya yang benar-benar berbahaya!"
"Namun, dengan fakta tersebut, meskipun membuat Gurun Kematian menjadi lokasi yang sangat berbahaya, tapi juga memiliki sumberdaya yang cukup tak terbatas, karena terdapat berbagai jenis Spirit Beast tinggal di dalamnya!"
"Alasan inilah yang menyebabkan banyak sekali kelompok Bandit kuat yang justru memilih tinggal di wilayah tersebut! Meskipun resikonya besar, tapi keuntungan yang di dapat juga sepadan, dari pada harus mencari receh dengan merampok para pedagang kecil di 3 wilayah gurun lainnya."
"Terakhir adalah Gurun Purba, wilayah ini disebut sebagai tempat paling brutal di East Region. Karena menjadi tempat utama berkumpulnya kelompok-kelompok Bandit paling kuat!"
"Alasan kenapa mereka semua berkumpul di tempat itu, karena seperti namanya, Gurun Purba menyimpan berbagai peninggalan dari jaman purba. Sumberdaya yang tersimpan di dalamnya amat sangat berlimpah dan berharga!"
"Selain tempat berkumpulnya kelompok Bandit, yang menyebabkan wilayah Gurun Purba dianggap paling brutal juga disebabkan karena di tempat tersebut, berdiri markas utama berbagai kelompok Tribe. Barbarian Tribe yang merupakan penguasa tunggal seluruh Tribe di East Region, juga bertempat tinggal di wilayah tersebut!"
"Pertempuran besar hampir setiap hari terjadi di wilayah tersebut, baik itu pertempuran antara kelompok Tribe dengan kelompok Bandit, atau pertempuran antar sesama Bandit yang memperebutkan sumberdaya!" Ucap Yahuwa, menyelesaikan penjelasan panjangnya dengan ekspresi wajah serius.
"Aku suka penjelasan rincimu!" Jawab Theo. Kemudian tampak memejamkan mata untuk sesaat.
"Baiklah, karena peta kekuatan sudah jelas, sekarang akan kujelaskan langkah-langkah yang perlu kita ambil!" Ucap Theo. Setelah kembali membuka mata.
"Sebenarnya cukup sederhana, berdasarkan urutan kekuatan yang tadi dijelaskan Yahuwa, kita akan menambah pasukan sedikit demi sedikit. Menaklukan kelompok-kelompok Bandit lainnya!"
"Dan seperti yang kubilang diawal, langkah pertama dari rencana penaklukan itu, kita lakukan di wilayah Gurun Darah Gersang ini!"
"Meskipun Gurun Darah Gersang disebut sebagai Wilayah paling lemah, tapi bila kita bisa menaklukkan dan menyatukan setidaknya 80% dari populasi Bandit yang ada disini, itu sudah akan cukup untuk melakukan ekspansi ke wilayah Gurun kedua!"
"Kita tambah pasukan dengan menaklukkan dua wilayah gurun terlemah lainnya secara berurutan, yakni Gurun Pasir Berisik dan juga Gurun Lima Warna!"
"Mengingat 3 wilayah gurun ini merupakan yang memiliki sumberdaya paling minim, karena bisa kusimpulkan bahwa seluruh sumberdaya berharga terpusat hanya di dua tempat, yakni Gurun Kematian dan Gurun Purba, langkah kita tak akan terlalu banyak menarik perhatian bila benar-benar mengeksekusinya secara hati-hati!"
"Kelompok kita baru akan menjadi perhatian dari kelompok besar lain ketika melakukan ekspansi di wilayah Gurun Lima Warna, tapi mengingat persaingan dalam memperebutkan sumberdaya di wilayah Gurun Kematian dan Gurun Purba cukup ketat, kita hanya akan sebatas menarik perhatian, tak lebih!"
"Baru ketika sudah benar-benar menaklukan wilayah ketiga yakni Gurun Lima Warna, kelompok-kelompok besar lain, akan menaruh kewaspadaannya!"
"Tak menutup kemungkinan mereka justru akan membentuk aliansi guna membendung kita!"
"Dalam titik tersebut, tantangan yang sebenarnya akan dimulai! Langkah pertama kita secara resmi berakhir, berlanjut kelangkah kedua. Yakni pertempuran-pertempuran dalam skala besar!" Ucap Theo. Menutup semua penjelasan rencananya.