
\=Chapter 061. LI YIAN MENEMBUS TINGKAT PENDEKAR ATAS\=
\=
\=
Kini kepal sekte macan putih dan rombongannya sudah sampai di kota Jii, namun mereka tidak menemukan keberadaan kelompok Sabit Tunggal.
Mereka berlima memandang sekeliling, terutama Cu Yao dia menggunakan kemampuan dirinya untuk merasakan keberadaan orang-orang yang kuat tapi hasilnya tetap nihil.
Sehingga dia beralih pandangan terhadap Cao Meng yang terakhir kali mengetahui keberadaan musuh.
"Di mana mereka berada terakhir kali tetua Cao?" ucap kepala sekte macan putih.
"Terakhir kali aku mendapat kabar, mereka ada di rumah lubang belut!" Cao Meng menjawab sedikit hati-hati.
"Kita ke sana!" ajak Cu Yao terhadap tetua lainnya dari sekte macan putih.
"Baiklah, kepala sekte!"
Mereka pergi dengan gerakan cepat, meskipun kota Jii ini besar! Tapi ini bagian dari Kekaisaran Ming sehingga Cu Yao maupun Cao Meng tahu dengan jelas kota Jii ini.
Sesampainya mereka di rumah lubang belut, di sana sangat sepi karena kejadian dua hari lalu rumah belut ini tutup sementara.
Namun pemilik dan pekerja di sana masih ada di dalam, setelah kepergian kelompok Sabit Tunggal mereka bergegas kembali.
Karena Cu Yao adalah tokoh besar, pemilik rumah belut yang seorang wanita cantik paruh baya mengenali Cu Yao.
Sehingga mereka dengan mudah masuk, kini hanya Cu Yao dan Cao Meng yang berada di dalam! Sedangkan yang lain berjaga di luar.
"Apa kau mengetahui kemana perginya orang-orang yang mengacau dua hari lalu nona?" Cu Yao langsung ke intinya karena dia sedang terburu-buru.
Di tambah dirinya, tidak ingin main dengan lubang belut sembarangan! Sehingga tidak melirik sama sekali terhadap wanita paruh baya yang sangat cantik dan berpakaian terbuka itu.
"Tuan, kami tidak tahu! Hanya saksi mata mengatakan bahwa mereka menuju ke tenggara kota!" jawab pemilik rumah lubang belut itu.
"Tidak ada lagi yang lebih merinci kah?" tanya Cu Yao dengan sedikit keluhan.
"Maafkan kami tuan Cu, kami tidak tahu!"
"Baiklah, jika hanya itu kami pergi dulu!" ujar Cu Yao lalu mengajak Cao Meng segera keluar.
Pemilik rumah lubang belut lengsung bernafas lega, dia cukup takut karena Cu Yao adalah orang besar yang terkenal kuat dari sekte besar, kepala sekte yang terkenal.
Tapi yang paling takut adalah, dia melayani Cu Yao dengan geratis! Dia takut pamor rumah belut miliknya turun pangkat dengan julukan ruang bordil termahal dan termewah! Bisa-bisanya melayani dengan geratis.
Dengan cepat, Cu Yao pergi ke arah tenggara sedangkan arah tenggara dari kota Jii adalah kota provinsi Cao Kekaisaran Ming.
Dan itu adalah kota kecil yang di dirikan oleh leluhur keluarga Cao, namun keluarga itu sudah semakin berkembang dan akhirnya memilih meninggalkan kota provinsi Cao ini.
Hanya tersisa keluarga cabang yang tidak terlalu besar, bahkan pamor mereka sudah kalah oleh keluarga lainnya.
Dari kota Jii ke kota provinsi Cao hanya membutuhkan waktu 1 hari karena lari mereka yang sangat cepat, di tambah tidak mengambil istirahat dan mereka memilih jalur memotong.
"Sial di mana kita akan mencari para bajingan itu?" ucap Cu Yao saat dirinya berhenti tidak jauh dari kota Cao.
"Sebaiknya kita menuju ke keluarga Cao kepala sekte! Meskipun mereka tidak memiliki status tinggi tapi mereka masih memiliki informasi yang akurat!" saran Cao Meng.
Cu Yao langsung menengok ke arah Cao Meng, dia langsung setuju dengan pendapat Cao Meng.
"Baiklah ke sana!" jawab Cu Yao.
Mereka dengan cepat pergi ke kediaman keluarga cabang Cao di kota provinsi Cao.
*
*
*
Akan tetapi Li Yian yang di cari sampai heboh dengan tenang melakukan pelatihan di hutan kabut ilusi, sudah beberapa hari berlalu saat dia kembali lagi ke hutan kabut ilusi setelah dari sekte anggrek putih.
Kini Li Yian masih meditasi di atas batu datar.
Li Yian masih menutup mata dengan tenang, aura yang menyelimuti dirinya sangat pekat bahkan Baba Yaga langsung terbangun dari meditasinya.
"Saudara Li Yian, hanya beberapa hari saja bisa melakukan semua ini! Sebenarnya siapa dia? Pantas saja dia begitu mudah menembus tabir penghalang yang aku buat dengan ilusi, benar-benar hebat!" gumam Baba Yaga.
Dia memperhatikan Li Yian dengan sangat serius, karena tubuh Li Yian kini mengambang di atas batu beberapa inci.
Li Yian masih memejamkan matanya, tapi sudah sedikit berkedut di sudut matanya! Entah apa yang dia rasakan saat ini.
Sampai beberapa saat berlalu, tubuh Li Yian mengeluarkan aura yang pekat dan seketika gelombang kejut meledak pada tubuh Li Yian.
Baammm..!
"Apa itu aku baru melihatnya, orang yang melakukan metode meningkatkan kekuatan seperti itu?" ucap Baba Yaga dengan sangat terkejut.
Bahkan batu yang di duduki Li Yian kini mengalami retak di keseluruhan bagian batu itu, akan tetapi tidak pecah berkeping-keping.
Li Yian membuka matanya perlahan lalu menghembuskan nafas panjang.
"Huuuff..!".
"Akhirnya aku menembus tingkat pendekar atas, dengan kekuatan ini aku bisa mengalahkan pendekar raja tingkat puncak sekalipun!" gumam Li Yian setelah merasakan aliran kekuatan yang besar.
Setelah melihat Li Yian membuka mata dan memeriksa seluruh tubuhnya, Baba Yaga langsung bangun dan menghampiri Li Yian.
"Saudara Li Yian, kau sudah selesai melakukan peningkatan kekuatan yah, metode apa itu yang kau gunakan?" ucap Baba Yaga karena dia ingin tahu.
"Apa kau tertarik, aku bisa memberikan saran kepada kau teman! Tapi ada syaratnya he-he-he!" ucap Li Yian setelah mendengar dan melihat Baba Yaga menghampiri dirinya.
Dia langsung terkekeh, seolah ini kesempatan untuk dirinya mengorek informasi.
"Ada syaratnya, kau begitu perhitungan dengan saudaramu ini!" keluh Baba Yaga melihat wajah Li Yian penuh dengan siasat licik.
"Ini mudah, kau tidak akan rugi! Jika kau menggunakan metode yang aku gunakan, ku jamin meditasi perubahan wujud mu akan lebih sempurna! Bahkan lebih cepat!" tawar Li Yian agar Baba Yaga tertarik.
"Benarkah, bisa lebih cepat dengan metode yang kau gunakan untuk perubahan wujud ku?"
"Ya bisa! Apa kau sepakat, dengan syarat yang akan aku ajukan? Tentang saja syarat ini sangat mudah untuk mu!" jawab Li Yian.
"Baiklah..!"
Baba Yaga langsung berbinar, dia dengan yakin langsung setuju dan mengangguk kepalanya.
Karena dia begitu penasaran, pasalnya dia sudah melakukan meditasi ini begitu lama hampir mencapai ratusan tahun.
Namun hasil dirinya belum sempurna menyerupai manusia seutuhnya, masih banyak badan dan tubuh dirinya yang menyerupai babi.
Sedangkan dirinya ingin sekali segera keluar dan berkelana ke alam manusia dan menggoda para gadis-gadis! Yang sudah menjadi idola dirinya sejak dahulu kala.
"Bagus jika seperti itu, akan ku katakan besok! Aku mau mandi dulu lalu mengonsumsi herbal agar lebih cepat naik tingkat lebih tinggi!" jawab Li Yian.
Dia berjalan ke arah air terjun kecil dengan cepat untu membersihkan dirinya.
\=
\=
...