
\=Chapter 282. BERITA BESAR DI KEKAISARAN MING YANG LAMPAU\=
\=
\=
Sura bentakan Xu Wuzao yang sangat keras langsung menggema di seantero tempat kediaman walikota kota rampok.
Setelah perintah dari Xu Wuzao bergema orang-orang dari kelompok rampok masih diam saja! Karena mereka hanya mendengar perintah dari Lin Ma selaku bos di kota rampok ini, sedangkan walikota ada kedok belaka yang di berikan oleh Ming Su maupun Yan Yin kala itu.
"Cepat lakukan apa yang di katakan tuan Xu Wuzao!" bentak Lin Ma setelahnya.
"Haaahhh..!" jawab dari orang-orang kelompok rampok yang di bawahi Lin Ma di kota rampok itu.
Mereka langsung menjerit dan menyerang empat orang dari pasukan Kekaisaran Ming yang di bawa oleh Ming Su.
Ming Su yang sudah pucat sedari tadi, karena takut akan kematian kini lebih takut lagi! Dirinya pikir yang datang adalah orang-orang dari sekte Wuhan yang akan menyelamatkan nyawa dirinya, nyatanya mereka yang datang malah memperburuk keadaan.
Wusss..!
Baammm..!
Xu Wuzao langsung menghantam kepala dari salah satu pasukan Kekaisaran Ming yang di bawa oleh Ming Su dengan pukulkan biasa miliknya yang sudah di alirkan Energi Qi, seketika kepala dari pasukan itu langsung amblas di bagian wajahnya tidak berbentuk.
Orang-orang rampok bawahan dari Lin Ma yang ada di dekat sana langsung menelan ludah mereka seketika saking takutnya, bahkan untuk bernafas saja sangat sesak.
Mereka mundur perlahan, untuk menjauh dari Xu Wuzao berdiri saat ini.
Ming Su yang tidak jauh dari orang yang mati oleh Xu Wuzao langsung kencing di celana! Tubuhnya gemetar hebat.
Selama hidupnya yang bagian dari keluarga Ming, meskipun di kucilkan namun dirinya mendapat perlindungan dari pasukan Kekaisaran Ming sehingga tidak mengenal rasa takut di luar Kekaisaran. Inilah ketakutan pertama kali yang paling ngeri yang di rasakan Ming Su.
Apa lagi melihat Xu Wuzao yang seperti dewa kematian, berdiri tidak jauh dari dirinya membuat dia kencing di celana semakin deras.
Di tempat lain, Luo Mu di keroyok oleh beberapa orang dari kelompok rampok Lin Ma! Karena Luo Mu sudah tidak bisa berdiri karena dia kakinya terluka sangat parah di bagian paha dia tidak bisa berdiri! Apa lagi pisau kubota seperti mengandung racun yang melumpuhkan saraf pada otot di bagian kaki.
Sehingga dia tidak bisa melawan beberapa orang itu, lalu akhirnya mati dengan luka yang sangat banyak karena tebasan senjata tajam.
Tidak beda jauh dengan tiga pasukan lain, mereka di bantai habis oleh kelompok rampok Lin Ma, yang di bantu oleh Lin Ma sendiri sedangkan kekuatan Lin Ma di atas mereka semua, sehingga cukup mudah mengalahkan mereka bertiga yang tadinya sudah babak belur.
Kini hanya tersisa Ming Su saja yang masih hidup, karena orang-orang rampok bawahan Lin Ma yang akan membunuh Ming Su mundur seketika, setelah merasakan kedatangan Xu Wuzao yang begitu menakutkan bagi mereka semua.
Ming Su mundur lebih jauh ke pojok ruangan yang telah ambruk, dia sambil memohon meracau bahkan sampai putus asa dia mengancam bahwa Kekaisaran Ming akan membalaskan dendam kepada siapa saja yang membunuh dirinya.
Xu Wuzao berdiri sangat dekat dengan Ming Su! Dia cukup mengenal siapa Ming Su itu, karena umur Ming Su yang sudah hampir mencapai 55 tahun.
Di tambah berita besar di Kekaisaran Ming yang lampau tentang adanya keluarga kekaisaran yang di anggap sampah, sehingga Xu Wuzao cukup mengenal Ming Su.
*
*
*
"Siapa pun kau, jangan berani-beraninya membunuh ku, jika itu terjadi! Kekaisaran Ming tidak akan tinggal diam." ucap Ming Su sambil bergetar, lalu menunjuk ke arah Xu Wuzao.
Orang-orang di sana kini memandangi Xu Wuzao dan Ming Su, mereka tidak berani mengambil tindakan maupun bersuara.
Sedangkan Li Yian hanya melipat tangannya di depan dada sambil melihat keadaan, dirinya tidak berminat menangani semut seperti mereka.
"Aku tahu, kau adalah sampah keluarga Ming! Apa kau pikir bisa menggertak orang tua ini?" ucap Xu Wuzao dengan tenang.
Sebenarnya dia cukup iba dengan Ming Su, namun tidak menyangka bahwa di balik kebodohan dirinya menyimpan kebusukan yang sangat mengerikan pikir Xu Wuzao.
Padahal otak di balik kebusukan itu semuanya adalah, Luo Mu namun Xu Wuzao tidak tahu! Bahkan pihak Kekaisaran Ming saja tidak mengetahui itu.
Mendengar ucapan Xu Wuzao, peluh dan minyak yang keluar dari mukanya kini semakin banyak, muka yang buntal dan sedikit hitam kini semakin mengerikan untuk di pandang.
Di tambah raut ketakutan yang di tunjukkan Ming Su! Sudah seperti rakyat jelata, tidak seperti salah satu pangeran dari Kekaisaran Ming lagi.
'Sial, bagaimana orang tua ini bisa tau jika aku sampah keluarga?' ucap Ming Su di benaknya.
Pikiran dirinya yang bodoh, kini langsung buntu untuk memikirkan bagaimana dirinya bisa selamat, jangankan berpikir untuk menyelamatkan nyawa saat ini! Merasakan bagian bawah dirinya yang basah saja sudah tidak bisa.
"Jangan coba-coba membunuh ku, jika kau tidak ingin celaka untuk kedepannya orang tua!" bentak Ming Su mencoba berani di saat-saat terakhir.
"Bedebah, kau menghabiskan rasa iba ku! Kau yang membuat murid pertama ku kembali ke kebiasaan lama, maka matilah." ucap Xu Wuzao menggeram marah.
Slaazz..!
"Ahhhkk..!" Sura itu langsung terpuruk.
'Aku tidak rela, seharusnya aku tidak keluar dari istana, jika tahu akan terjadi seperti ini.' ucap Ming Su di benaknya, lalu mati seketika.
Xu Wuzao menebas dengan pedang miliknya, namun leher Ming Su tidak sampai putus hanya ujung pedang Xu Wuzao saja yang mengenainya.
Xu Wuzao langsung memasukkan pedangnya kembali, karena pedang itu tidak meninggalkan bekas darah sedikit pun! Orang-orang di sana hanya bisa diam dan tercengang.
Xu Wuzao marah, karena sudah lama mendidik Lin Ma untuk meninggalkan kebiasaan buruk, yaitu merampok! Namun karena Ming Su, Lin Ma malah lebih parah lagi untuk sekarang.
"Kalian semua! Cepat buang mayat-mayat ini ke tempat biasa, rumorkan bahwa mereka di rampok di jalan!" ucap Lin Ma, memberikan perintah kepada bawahan miliknya.
Kejadian seperti ini sudah sering terjadi di kota rampok, sehingga Lin Ma langsung menangani seperti biasa.
Orang-orang bawahan Lin Ma bergerak dengan cepat setelah perintah dari Lin Ma di ucapkan, tidak lupa mereka menjarah barang berharga yang ada di tubuh orang-orang Kekaisaran Ming.
Sehingga kejadian seakan mereka di rampok di jalan, akan terlihat nyata di masyarakat umum Kekaisaran Ming nantinya.
*
Setelah memberikan perintah, Lin Ma langsung menghampiri Xu Wuzao yang masih berdiri di hadapan Ming Su yang sudah mati dan terkapar di sisi dinding ruangan.
"Pak tua, sebaiknya kita ke belakang kediaman! Di sini kurang nyaman untuk mengobrol." ucap Lin Ma kepada Xu Wuzao setelah dia mendekat di samping Xu Wuzao.
Xu Wuzao menengok ke arah Lin Ma, lalu langsung berucap dengan lirih.
"Baiklah, tunjukkan jalannya!" jawab Xu Wuzao.
"Lewat sini pak tua!" jawab Lin Dan, sambil menunjuk ke arah pintu untuk menuju ke belakang kekediaman itu.
Lin Ma, Xu Wuzao dan Li Yian akhirnya masuk ke dalam Kediaman walikota! Mereka akan menuju ke halaman belakang tempat favorit Lin Ma jika menghabiskan waktu sendiri.
\=
\=
...