
\=Chapter 217. PEMBALASAN LI YIAN\=
\=
\=
Melihat Li Yian yang hidup kembali dan terlihat begitu percaya diri, membuat Lun Yuan sedikit takut. Dia langsung mundur dengan mendorong tubuhnya yang masih terkapar dengan kakinya.
Lun Yuan tidak percaya bagaimana Li Yian bisa hidup kembali, bahkan dengan kekuatan dirinya yang semakin kuat dan tidak terpengaruh oleh dimensi kesetaraan.
"Ba-bagaimana kau bisa hidup kembali Li Yian?" ucap Lun Yuan.
"Apa kau pikir aku mati hanya dengan kutukan langit, yang di lakukan oleh para dewa bedebah itu?" ucap Li Yian.
"Jangan sombong Li Yian, mereka akan dengar dan tahu yang kau lakukan di dimensi kesetaraan ini!" ancaman Lun Yuan terhadap Li Yian agar dirinya aman.
"Apa kau pikir aku akan takut dengan mereka? Justru sebaliknya, akan ku hancurkan Kekaisaran Langit! Lalu kau adalah korban pertama dari pembalasan ku!"
Li Yian berucap dengan tatapan membunuh, mata dirinya sangat tajam bahkan tatapan itu seperti bisa membunuh seseorang saking tajamnya.
Aura dirinya langsung merembes keluar, meskipun kultivasi dirinya saat ini di tekan, tapi hanya untuk mengintimidasi lawan yang sudah ketakutan sangat berhasil.
Wooooosss..!
Lun Yuan langsung terbangun dan bergerak mundur untuk menjaga jarak, dia sangat tertekan dan begitu takut karena tubuhnya sudah terluka parah.
Pertama oleh ledakan gerbang alam bawah, yang kedua terkena pukulan Li Yian barusan! Yang menurutnya sangat berat dan besar, sehingga wajar saja, jika Lun Yuan sekarang sangat takut.
Di dengan cepat, mengambil pedangnya dari cincin penyimpanan, karena untuk berjaga-jaga dari serangan Li Yian.
Li Yian melihat Lun Yuan bersiap untuk bertarung hanya tersenyum kecil, karena dirinya ingin menyiksa Lun Yuan dengan siksaan yang berat. Agar dia juga merasakan bagaimana rasanya di bunuh dengan ketakutan yang tinggi.
Li Yian yakin akan bisa menang dengan mudah, karena tahu Lun Yuan sedang terluka parah sebelum mereka bertemu! Li Yian tidak tahu apa yang sedang terjadi, di tambah dirinya sudah melukai Lun Yuan dengan pukulan cakar naga mengamuk, yang di lancarkan menggunakan tenaga dalam.
Pengaturan penyatuan ini, Li Yian dapatkan saat latihan, setelah tahu bahwa unsur Energi Qi dan tenaga dalam hampir sama.
"Li Yian dengarkan aku terlebih dahulu, ini hanya salah paham!" ucap Lun Yuan berusaha membujuk Li Yian.
Karena dia tahu bahwa Li Yian adalah dewa yang sangat baik hati dan peduli dengan teman, bahkan sangat mudah untuk di tipu sebelumnya karena saking percaya terhadap teman.
"Lun Yuan, jangan harap untuk sekarang aku mendengarkan ucapan kau lagi! Setelah tahu kebusukan yang kau lakukan." jawab Li Yian.
"Tapi Li Yian..!" ujar Lun Yuan masih berusaha.
Li Yian mengambil pedang hitam yang ada di cincin samudra, setelah pedang hitam itu keluar aura hitam langsung menyeruak ke segala arah.
Li Yian langsung mengalirkan tenaga dalam ke dalam pedang hitam itu, dia berniat menyerang Yun Luan menggunakan tenaga dalam karena jika menggunakan Energi Qi daya serangannya setara dengan pertahanan milik Yun Luan.
Melihat pedang yang memancarkan aura hitam dan begitu mencekam, Lun Yuan menjaga jarak lebih jauh bahkan mukanya lebih pucat pasif.
"Baiklah, saatnya pembalasan dendam di mulai!" ucap Li Yian sambil menyeringai.
Wooooosss..!
Tubuh Li Yian menghilang dari pandangan Lun Yuan, melihat tubuh Li Yian tiba-tiba menghilang Lun Yuan langsung berusaha fokus. Dia memegang pedang dirinya menggunakan dua tangan sekaligus agar lebih kuat.
"Aku di sini..!" ucap Li Yian di samping kiri Lun Yuan, ucapan itu seperti sambaran petir bagi Lun Yuan.
Suuutt..!
Triinng..!
Ayunan pedang hitam yang sangat kuat mengarah ke leher Lun Yuan, jika saja Li Yian tidak berbicara sebelum menebas, pasti leher Lun Yuan langsung terpotong dengan sempurna tanpa bisa di tangkis.
Karena Li Yian memberikan tanda, sehingga Lun Yuan bisa menangkis serangan Li Yian itu.
Baaammm..!
"Uhukk..!" Lun Yuan kembali terpental lalu batuk dan memuntahkan darah segar kembali.
*
*
*
Li Yian kembali menjaga jarak dengan Lun Yuan, dia langsung tersenyum cerah karena pertarungan berat sebelah akan segera terjadi.
"Sepertinya kau tidak berubah sedikitpun, setelah hampir 15 tahun telah berlalu!" ungkap Li Yian kepada Lun Yuan.
Deg..!
Mendengar ucapan Li Yian, Lun Yuan sangat kaget bukan main! Li Yian berbicara hampir 15 tahun padahal yang dirinya alami adalah satu tahun setelah.
"Apa kau bilang, 15 tahun? Bukannya kutukan langit baru di lakukan satu tahun setengah yang lalu?" ucap Lun Yuan kepada Li Yian.
"Hemmm, satu tahun setengah?" Li Yian bertanya kembali karena tidak tahu.
Kehidupan di alam Daulu 10 tahun sedangkan kehidupan di alam langit 1 tahun, rentan waktu keduanya sangat jauh! Sehingga 15 tahun yang Li Yian alami, hanya jalani oleh Lun Yuan satu tahun setengah di alam langit.
Li Yian merenung sejenak, setelah itu langsung tertawa terbahak-bahak.
"Jadi kau menghianati teman, hanya untuk hidup enak menjadi dewa satu tahun setengah lamanya, lalu mati dengan cara terhina seperti ini?" ucap Li Yian.
Deg..!
Mendengar cara mati dengan terhina, membuat dia takut dengan Li Yian! Di tambah Lun Yuan tahu bahwa Li Yian sangat hebat dalam bertarung untuk sekarang maupun sedari dulu.
Yang membuat Lun Yuan semakin takut, ialah aura Li Yian sekarang sangat berbeda saat hidup di alam langit dahulu.
"Li Yian, aku mohon! Kau adalah teman ku sebelumnya, apa kau tega akan membunuh ku dengan cara seperti ini?" ucap Lun Yuan sanggat memelas terhadap Li Yian.
Wooooosss..!
Slaazz..!
"Aaahhhkk..!" jerit Lun Yuan karena sangat sakit.
Tangan kiri dirinya terjatuh, setelah dia bergerak mundur saat kesakitan! Yang awalnya masih memegang pedang yang di acungkan di depan dada dengan di pegang dua tangan.
"Kau tidak berhak berbicara teman, di saat seperti ini!" ucap Li Yian yang sudah cukup marah.
Lun Yuan kesaksian, karena di tangan kirinya yang tertebas putu langsung berwarna hitam keunguan, karena Li Yian mengalirkan racun kalajengking siluman yang ada pada dirinya ke dalam pedang hitam yang di gunakan untuk menebas.
Karena, Li Yian ingin membuat kematian yang sangat mengerikan untuk Lun Yuan! Karena bila terkena serangan racun itu, jika tidak bisa menetralkan racunnya maka pembuluh darah dan jantung miliknya akan sangat sakit dan begitu menyiksa.
"Tap, tapi aku adalah teman kau sebelumnya Li Yian, ku mohon jangan bunuh aku!" ucap Lun Yuan dengan sangat memohon.
Wooooosss..!
Suuutt..!
Li Yian bergerak dengan sangat cepat dan muncul di hadapan Lun Yuan, lalu menusuk perut Lun Yuan menggunakan pedang hitam yang di aliri tenaga dalam sangat tinggi, hingga pedang itu berkobar api yang hitam.
"Aaakkkhh..!" keluh Lun Yuan karena sangat sakit, dia muntah darah kembali lalu langsung tidak sadarkan diri.
Dia langsung terkapar, begitu pedang hitam yang Li Yian tusukan di perutnya, langsung di cabut secara paksa.
\=
\=
...