
\=Chapter 286. KEKUATAN DEWA\=
\=
\=
Setelah keluar dari rumah pelelangan anggrek putih, Li Yian berjalan lebih Mendahului Xu Wuzao setelah berada sedikit di depan dia berkata dengan lirih.
"Sebaiknya kita harus bergegas cepat ke kota anggrek putih pak tua, tapi jika di bolehkah izinkan aku yang menangani pasukan Kekaisaran Ming ini sendirian!" ucap Li Yian.
Xu Wuzao langsung menghentikan langkahnya seketika, dia menengok ke arah Li Yian! Dia takut Li Yian membantai semua pasukan Kekaisaran Ming tanpa sisa.
"Nak Li Yian, apa maksudnya kau yang akan menangani mereka?" tanya Xu Wuzao karena penasaran.
"Aku yang akan menghentikan mereka di tengah jalan, agar mereka tidak sampai di kota anggrek putih!" jawab Li Yian.
"Tapi nak, kita tidak akan mengambil sikap perselisihan dengan Kekaisaran Ming! Kita hanya akan mendiskusikan kejadian yang sebenarnya jika mereka ternyata salah paham." ucap Xu Wuzao.
Dia mencoba memberitahukan rencana dirinya kedepannya karena memang dia tidak ingin mengambil perselisihan dengan kekuatan besar manapun.
"Iya aku paham pak tua, kenapa anda begitu takut aku melakukan sesuatu yang mengerikan?"
Li Yian ingin meyakinkan Xu Wuzao bahwa dirinya tidak akan melakukan hal sembrono yang dapat memperburuk masalah kedepannya.
"Baiklah, aku mengerti nak! Ya sudahlah aku tunggu kabar baik dari kau nak Li Yian." jawab Xu Wuzao.
"Baik pak tua, sebaiknya anda tunggu di sini sambil membantu tetua agung, serahkan mereka kepada ku! Akan ku berikan kabar baik secepatnya." ucap Li Yian.
"Ya, aku tunggu di sini!" jawab Xu Wuzao dengan senyum cerah.
Li Yian senyum kecil, lalu merasakan aura yang dirinya tinggalkan di kota anggrek putih sebelumnya, setelah sudah siap Li Yian melambaikan tangan kepada Xu Wuzao.
Wooooosss..!
Li Yian langsung menghilang dari hadapan Xu Wuzao saat ini, Xu Wuzao hanya bisa membuang nafas berat.
Dia tidak menyangka membesarkan seseorang yang seperti memiliki kekuatan dewa, dirinya tidak ingin percaya namun Li Yian sudah membuktikan kekuatan itu memang ada dan sangat menguasainya, meskipun di alam Daulu sangatlah asing.
Akhirnya Xu Wuzao memilih berbalik arah dan masuk kembali ke dalam rumah pelelangan anggrek putih.
*
Xu Zao Yi yang sedang menyesap tehnya, malah hampir tersedak bahkan seperti hendak di muntahan kembali karena melihat Xu Wuzao yang kembali begitu cepat.
"Uhukk Uhukk-uhuuk..!" Xu Zao Yi terbatuk-batuk.
"Kepala sekte Xu, kenapa anda kembali lagi. Apa ada sesuatu yang tertinggal?" ucap Xu Zao Yi ingin tahu, setelah menyetabilkan batuknya barusan.
"Tidak Zao Yi, aku sudah menyerahkan semua masalah itu kepada Li Yian!" jawab Xu Wuzao singkat.
Lalu dia duduk kembali di tempat semula, dan dirinya ikut menyesap teh yang masih tersedia di sana.
"Ap-apa kepala sekte Xu tidak sedang bergurau?" ucap Xu Zao Yi cukup terkejut.
"Dengar Xu Zao Yi, kau tidak pernah menyadari kah? Bahwa Li Yian itu bahkan lebih hebat dari ku?" tanya Xu Wuzao kepada Xu Zao Yi dengan tatapan tajam dan serius.
"Ini..!" Xu Zao Yi tidak pernah melihat kepala sekte Xu seserius sekarang dalam berkata, dia baru melihat tatapan mata yang dingin dan begitu menusuk.
Seakan ucapan itu benar-benar di tunjukkan untuk di percaya, seakan Xu Wuzao sedang memasak dirinya untuk mempercayai.
"Jangan bocoran terhadap dunia luar Xu Zao Yi, aku yakin Li Yian adalah titisan dewa seperti di dalam legenda pendekar!" Xu Wuzao lebih mempertegas lagi.
"Baiklah kepala sekte Xu, aku akan memegang janji ini!" jawab Xu Zao Yi.
Setelah mengucapkan kata-kata itu, akhirnya rasa penasaran dirinya terhadap Li Yian semakin tinggi! Yang tadinya dia cukup heran kenapa Li Yian bisa melakukan teknik teleportasi dan jurus lainya, sekarang dia lebih penasaran lagi.
*
*
*
Kota anggrek putih.
Li Yian muncul di atap bangunan di kota anggrek putih, setelah dia melakukan teknik teleportasi dari kota Wuhan di depan bangunan rumah pelelangan anggrek putih.
Saat dia berdiri di atap bangunan, Li Yian langsung meluaskan persepsi dirinya! Dia ingin tahu pasukan Kekaisaran Ming sudah sampai mana.
Wooooosss..!
Setelah bergumam Li Yian langsung terbang, menuju ke tempat di mana pasukan Kekaisaran Ming berada saat ini.
Li Yian terbang menggunakan kecepatan tertinggi miliknya, karena sudah berada di tingkat dewa kaisar kecepatan terbang dirinya hampir seperti kecepatan berpindah ruangan jika jaraknya pendek.
Hanya dalam sekejap mata saja Li Yian hampir sampai di rombongan pasukan Kekaisaran Ming.
Wuungg..!
Li Yian menghentikan terbangnya sang sangat cepat itu, dia merasakan bawah mereka menghentikan pergerakan.
"Aku baru merasakan bagaimana terbang dengan kecepatan maksimal, yang di miliki kultivasi tingkatan dewa kaisar. Ternyata sangat mengerikan!" ucap Li Yian yang masih melayang di udara sangat tinggi.
Li Yian tidak lagi berniat akan menggunakan kekuatan terbang secepat itu, dirinya akan lebih banyak menahan. Karena menurut Li Yian kecepatan terbang seperti itu cukup mengerikan, seakan tidak cocok di gunakan di alam Daulu ini.
Li Yian melayang turun perlahan, karena matahari sudah hampir bertemu ke peraduannya sehingga cahaya di sana kuning keemasan.
Para pasukan elit Kekaisaran Ming juga memelankan kecepatan larinya karena hendak beristirahat di kita yang akan segera di lalui.
Mereka masih berada di tanah lapang yang sedikit di tumbuhi pepohonan, dan tidak memiliki banyak rumput.
Wuuusss..!
"Berhenti..!" bentak Komandan pasukan itu, sambil mengangkat tombaknya tinggi-tinggi agar mereka tahu komando dirinya.
Seketika, ratusan pasukan yang masing-masing berada di punggung kuda langsung menghentikan kuda mereka masing-masing.
Mereka cukup kebingungan atas perintah dari komandan pasukan, karena sekarang bukan waktunya berhenti.
Meskipun mereka jarang melalui jalan ini, namun mereka juga tahu di depan mereka ada kota kecil sangat cocok untuk peristirahatan sementara di sana, namun malah mereka di hentikan.
Komandan pasukan mereka hawa keberadaan dan tekanan yang sangat kuat, sehingga dia memberikan perintah pasukan untuk berhenti.
"Kalian semua! Kembalilah, sebelum malapetaka besar menimpa kalian!" ucap Li Yian dengan aura yang samar.
Sura Li Yian langsung menggema di udara tempat itu, semua orang langsung mendengar teguran Li Yian, namun mereka tidak tahu siapa yang menegurnya.
Komandan pasukan langsung waspada, dia menengok ke segala arah bahkan menengok ke atas! Meskipun itu mustahil namun dia tetap melakukan melihat ke arah atas.
Rata-rata dari mereka juga mencari keberadaan suara yang baru saja di dengar! Pejabat tinggi Kekaisaran Ming yang ikut di dalam rombongan itu langsung menghampiri komandan pasukan.
"Komandan apa yang kau rasakan barusan?" ucap pejabat tinggi Kekaisaran Ming, dia langsung paham ada yang tidak beres karena komandan pasukan memberikan perintah untuk berhenti.
"Entahlah, namun aku merasakan ancaman yang sangat mengerikan dari aura di sekitar sini!" ucap komandan pasukan.
"Siapa kau, keluar lah! Jangan berani-beraninya memberikan ancaman kepada pasukan Kekaisaran Ming!" bentak Komandan pasukan Kekaisaran Ming.
Wuungg..!
Hiihhhh...Hiiiihhhh..!
Baammm baammm baammm..!
Ratusan kuda yang sekarang lagi di tunggangi mereka, langsung panik dan berlarian ke segala arah, sambil meringkik keras.
Pasukan itu kini langsung pecah berantakan, bahkan ada yang ambruk ke tahan karena terbanting oleh kuda mereka yang langsung mengangkat tinggi-tinggi kaki depannya.
Wuungg..!
Baammm..!
Tekanan berat langsung mereka rasakan, gravitasi di sana seperti meningkat hampir 3 kali lipat.
"Apa ini kekuatan dewa?" ucap salah satu dari mereka.
Orang yang ada di sampingnya langsung terkaget dengan kejadian ini, sehingga setelah mendengar ucapan temannya dia langsung percaya begitu saja.
\=
\=
...