
\=Chapter 307. BERBURU BINATANG SILUMAN\=
\=
\=
Li Yian menunggu Baba Yaga bermeditasi, karena Baba Yaga sedang menyembuhkan luka dalamnya, akibat duel dengan Li Yian beberapa waktu lalu.
Cukup lama Li Yian menunggu Baba Yaga selesai, dirinya tidak ikut bermeditasi seperti Baba Yaga, karena untuk Li Yian bermeditasi di alam Daulu tidak bisa membuat dirinya naik tingkat ke tahap yang lebih tinggi, dia juga tidak mengalami luka sedikitpun saat berduel dengan Baba Yaga.
Jika Li Yian ingin menaikkan tingkat kultivasi miliknya dia harus berkultivasi di alam langit, karena tingkat kultivasi Li Yian yang sudah sangat tinggi, sehingga Energi Qi di alam Daulu tidak memadai untuk Li Yian naik ke tingkat lebih tinggi lagi.
Li Yian sudah mencoba berkali-kali untuk menaikkan tingkat, namun hasilnya tetap nihil! Itu semua seperti sebuah air satu gelas yang di siramkan ke lautan tidak memberikan efek sama sekali.
Akhirnya Li Yian menyadari, jika dia ingin naik tingkat yang lebih tinggi, dia harus kembali ke alam langit, namun urusan di alam Daulu maupun mencari jejak dari raja siluman, Li Yian belum menemukan petunjuk sama sekali, sekarang hanya bisa mengandalkan bantuan dari Baba Yaga.
Sehingga Li Yian lebih memilih menunda untuk pergi ke alam langit terlebih dahulu, dirinya lebih fokus untuk mencari jejak raja siluman dan membalaskan dendam yang tertanam sudah sangat lama.
*
Li Yian sudah cukup bosan menunggu Baba Yaga bermeditasi, jika di tinggalkan Li Yian takut Baba Yaga di terkam bintang siluman yang ada di tempat ini, karena tempat ini adalah daratannya binatang buas dan binatang siluman.
Sedangkan menunggu seperti ini Li Yian sudah sangat bosan, apa lagi tidak tahu kapan Baba Yaga selesai bermeditasi untuk menyembuhkan lukanya.
"Huuufff..!"
"Heeehh, kapan kau akan selesai dalam meditasi mu teman?" gumam Li Yian, dirinya sudah semakin suntuk, hingga beberapa kali membuang nafas kasar dari mulutnya.
*
Beberapa jam berlalu, Li Yian hampir tertidur namun aura dirinya sengaja di pertajam agar para binatang buas tadi berani mendatangi tempat mereka berdua duduk.
Meskipun mereka duduk di cabang pohon yang tinggi, namun tetap saja binatang buas di daratan ini sangat sensitif dengan mangsa sekitarnya.
Setelah menunggu berjam-jam, akhirnya Baba Yaga selesai dari meditasinya! Li Yian langsung menengok ke arah Baba Yaga lalu dengan cepat berkata.
"Teman, kenapa kau melakukan meditasi penyembuhan saja sangat lama? Apa aku memberikan luka begitu parah, atau kau yang tidak memiliki kemapuan penyembuhan yang baik?" ucap Li Yian langsung ceplos saja karena dia sudah sangat kesal seperti di kerjain olah Baba Yaga.
"Huufff..!" Baba Yaga langsung membuang nafasnya dengan kasar setelah bermeditasi.
"Bukan seperti itu saudara Li Yian, tapi luka dengan teknik itu sangat parah terhadap tubuh penggunanya, jika kekuatan yang kita pakai tidak bisa melawan musuh yang kita serang!" ucap Baba Yaga menjelaskan.
"Apa maksudmu dampak dari serangan itu ke tubuh sang pengguna akan lebih besar?" ucap Li Yian ingin tahu lebih dalam.
"Ya benar, meskipun kekuatan ini sangat mengerikan! Namun dampaknya kita akan menerima serangan balik yang sangat besar jika seseorang yang di lawan bisa membendungnya, apa lagi bisa memukul balik!" jawab Baba Yaga.
Baba Yaga menjelaskan efek samping dari kekuatan keturunan miliknya kepada Li Yian, dia tidak mengerti maksud dari ucapan Li Yian karena Baba Yaga masih fokus dalam penyembuhan tubuhnya.
'Jika seperti itu, berarti raja siluman beberapa saat lalu sedang terluka akibat serangan miliknya! Pantas saja dia langsung kabur setelah terkena beberapa serangan!' ucap Li Yian di benaknya.
Li Yian berpikir demikian wajar saja, karena Baba Yaga adalah anaknya dari raja siluman! Pada saat itu raja siluman langsung kabur setelah menerima beberapa serangan dari lawannya.
Padahal Nam Lutu saat itu kekuatan miliknya masih tersegel oleh kekuatan dari Kisar Langit terdahulu, yang di bantu oleh beberapa orang kepercayaan Kaisar Langit saat itu.
Maka dari itu, Nam Lutu berusaha membuat ruang pribadi di istana Kekaisaran Langit untuk berusaha membuka segel kekuatan miliknya namun tidak berhasil.
Karena kunci sebenarnya untuk membuka segel kekuatan miliknya adalah tumbal dari inti siluman, maupun binatang buas yang sudah menjelma menjadi siluman.
*
*
*
Li Yian banyak memikirkan rencana setelah tahu bahwa kekuatan dari Nam Lutu ada kelemahannya tersendiri.
"Saudara Li Yian, apa yang sedang kau pikirkan?" ucap Baba Yaga setelah melihat Li Yian terus saja termenung.
"Ahh, tidak! Lebih baik kita sekarang memperkuat kekuatan kita lagi, apa ada cara yang biasa kau gunakan untuk memperkuat kekuatan mu dengan cepat?" ucap Li Yian.
"Entahlah, tapi aku rasa setelah menyerap inti kristal serigala hitam kala itu, kekuatan ku meningkat cukup pesat!" ucap Baba Yaga.
Dia makanan menerima tantangan Li Yian sekarang karena dirinya merasakan kekuatan dirinya saat menyerap inti kristal serigala hitam meningkat tajam.
Baba Yaga belum bisa menyadari, bahwa semakin menyerap inti kristal siluman, semakin terbuka kekuatan besar pada dirinya.
"Benarkah, jika seperti itu mari kita berburu binatang siluman!" jawab Li Yian dengan semangat.
Karena Li Yian ingin Baba Yaga semakin kuat, sehingga dia bersemangat mengusulkan untuk berburu binatang siluman.
"Itu ide yang sangat bagus! Ayok aku akan pergi ke arah selatan, kau akan menuju ke mana saudara Li?" ucap Baba Yaga.
Saat di tanya seperti itu, Li Yian langsung menyebarkan aura persepsinya ke segala daratan yang di tempati sekarang, Li Yian tersenyum cerah karena bagian selatan dan bagian barat sangat banyak binatang siluman yang kuat.
"Aku menuju ke barat, kita bertemu lagi di sini teman setelah matahari mulai tenggelam!" jawab Li Yian.
"Baiklah aku setuju..!" Setelah berucap demikian Baba Yaga langsung bangkit dari posisi duduknya.
Dia memandang ke arah selatan yang di pilih dirinya, dia mencoba merasakan apakah di sana banyak bintang buas yang dapat dia ambil inti kristalnya.
"Aku berangkat terlebih dahulu teman, jangan sampai kau mati di sana!" ucap Li Yian memprovokasi Baba Yaga.
"Kita lihat saja nanti saudara Li, siapa yang paling banyak mendapatkan inti kristal siluman!" ucap Baba Yaga.
"Aku menantikan itu! Baiklah selamat berjuang."
Wooooosss..!
Setelah mengucapkan kata-kata itu, Li Yian tidak menengok ke arah Baba Yaga lagi, melainkan langsung terbang ke arah barat arah yang di pilih dirinya setelah saling memilih dengan Baba Yaga.
"Saudara Li Yian, aku tidak akan kalah lagi untuk kali ini!" gumam Baba Yaga cukup kesal.
Dia cukup kesal karena di provinsi oleh Li Yian dengan sindiran jangan sampai mati, meskipun dia tahu bahwa dirinya tadi kalah berduel dengan Li Yian namun dia tidak akan mati semudah itu oleh binatang siluman.
Wooooosss..!
Dengan perasaan dongkol dan kesal terhadap Li Yian, Baba Yaga langsung terbang ke arah selatan untuk mulai perburuan binatang siluman di sana.
\=
\=
...