
\=Chapter 206. KEKALAHAN KELUARGA WEI\=
\=
\=
Hanya beberapa serangan dari Li Yian, orang-orang dari keluarga Wei langsung terbunuh dengan cepat, kini beberapa orang yang merasa kuat dari anak buah tetua pertama langsung menyerang Li Yian.
"Bocah, jangan kau sombong di depan kami semua!" bentak orang itu.
Wooooosss..!
Baaammm..!
"A-a-apa ini?" ucap orang itu sangat tertekan.
Dia langsung jatuh ke tanah, dengan tanah yang langsung berlubang besar! Li Yian kini mengerahkan teknik tekanan gravitasi.
Tekanan yang sangat berat langsung menimpa orang itu, hingga terjatuh dan menghantam tanah begitu keras.
Li Yian langsung maju ke hadapan orang yang sok arogan terhadap dirinya, Li Yian berjalan perlahan karena jarak mereka sudah beberapa langkah saja.
"Apa yang kau bilang barusan. Jangan sombong?" ucap Li Yian.
Li Yian masih berdiri, sedangkan orang yang menghardik Li Yian masih saja berbaring tengkurap karena tidak bisa mengendalikan tubuhnya untuk bangkit.
Dia coba menengok ke arah Li Yian dengan susah payah, setelah bisa menengok sedikit! Dirinya langsung gemetaran saking takutnya.
Karena pedang yang Li Yian pegang yang berlumuran darah kini berada di depannya hanya berjarak beberapa inci saja.
"Apa, yang akan kau lakukan, jangan macam-macam bocah! Jika aku mati keluarga Wei tidak akan tinggal diam!" ucapnya dengan sangat takut.
Karena sudah terbiasa menggunakan kata-kata itu saat dirinya terdesak, sehingga secara spontan dia langsung mengucapkan itu untuk menakuti Li Yian.
Namun kali ini berbeda, karena keluarga Wei sudah di ambang kehancuran! Namun dia tetap menggunakan kata-kata itu untuk menekan orang.
Di tambah saat ini yang di tekan adalah Li Yian, sehingga dia salah orang jika menggunakan kata-kata itu, jangankan keluarga Wei sudah mau hancur, saat sedang berdiri di puncak kejayaannya saja Li Yian tidak akan gentar.
"Kau mengandalkan keluarga Wei yang sebentar lagi akan hancur! Apa mata kau buta? Kau mengancam orang yang salah!" ucap Li Yian dengan geram.
Slaazz..!
Li Yian langsung menebas dengan sangat cepat, bahkan guratan panjang di tanah begitu jelas akibat tebasan Li Yian itu.
Setelah membunuh orang itu, Li Yian langsung menghilangkan teknik tekanan gravitasi miliknya terhadap orang itu! Lalu melihat ke arah lawan lainnya.
Melihat keganasan Li Yian, orang-orang keluarga Wei yang masih hidup langsung mundur ketakutan.
"Jurus apa itu, bagaimana bisa tanpa menyentuh tapi bisa menjatuhkan lawannya?" ucap salah satu dari mereka yang tadi melihat keganasan Li Yian.
"Entahlah, sepertinya dia bukan orang biasa!" jawab temanya.
"Apa kita akan tetap bertahan di sini. Atau kita lari sebelum terlambat?" salah satu dari mereka langsung mengusulkan untuk kabur dari pertempuran.
Karena dia yakin, bahwa keluarga Wei tidak akan sanggup menghadapi mereka semua. Karena tetua pertama sudah terkapar tidak di ketahui kondisinya.
Sedangkan tetua ketiga sudah terdesak hebat oleh Xu Wuzao, meskipun dirinya belum menyerang murid elit sekte anggrek putih maupun Li Yian, namun dirinya sudah menyadari kekalahan keluarga Wei sudah di depan mata.
"Bodoh, dasar kau pengecut! Bagaimana mungkin kita kabur saat para tetua sedang kondisi seperti ini?" temannya langsung marah, meskipun dia juga takut namun cinta terhadap keluarga Wei, sangat besar sehingga tidak ingin kabur meskipun nyawa dirinya menjadi taruhannya.
"Terserah, kau mau berbicara apa! Aku tidak peduli." ucap orang yang mengusulkan kabur.
Setelah berucap demikian, dia langsung kabur begitu saja tanpa memperdulikan ocehan rekanya itu.
Li Yian yang melihat dan mendengar ucapan mereka, tidak begitu peduli karena dirinya masih saja sibuk membunuh orang-orang Keluarga Wei yang masih menentang dirinya.
Sehingga mereka yang ingin kabur, Li Yian biarkan saja! Berarti orang itu mempunyai pikiran yang jernih, karena kabur sebelum bencana pada dirinya datang menerpa.
*
*
*
'Sial, semakin lama serangan Xu Wuzao semakin berat!' keluh tetua ke tiga di benaknya.
Sebenarnya dia sudah sangat kerepotan, sampai menggunakan semua kemampuan yang selama ini di simpan baik-baik.
Padahal jika tetua ketiga dan Xu Wuzao bertarung tanpa di bantu oleh Li Yian, pasti Xu Wuzao sudah lama terluka parah, bahkan terbunuh karena tingkat pelatihan Xu Wuzao beda satu tahap dengan tetua ketiga.
Triinng..!
Triinng..!
Pedang Xu Wuzao dan pisau panjang milik tetua ketiga saling beradu.
"Serangan terakhir!" bentak Xu Wuzao.
Slaazz..!
"Aaakkkhh..!" keluh tetua ketiga.
Karena perutnya di tebas oleh Xu Wuzao, darah dari perut dirinya langsung menyembur keluar, akibat dari serangan tebasan Xu Wuzao yang sangat ganas.
Serangan tebasan bayangan kegelapan, memang jurus pertama dari teknik pedang 100 bayangan. Namun serangan itu sangat mematikan jika sedang berduel.
Melihat tetua ketiga berhasil di bunuh Xu Wuzao, orang-orang dari keluarga Wei yang tersisa langsung ciut nyalinya dan berniat lari.
"Mau kemana kalian? Jika kalian lari di awal pasti akan ku biarkan, namun untuk sekarang tidak akan ku biarkan kalian lari kemanapun kecuali ke neraka!" Bentak Li Yian.
Wooooosss..!
Slaazz..!
Slaazz..!
Karena mereka berlarian sehingga mereka lebih mudah di bunuh Li Yian dan empat murid elit sekte anggrek putih, hanya dalam beberapa detik saja puluhan orang-orang keluarga Wei sudah di bantai oleh mereka semua.
Li Yian langsung berhenti setelah membunuh orang-orang keluarga Wei yang masuk dalam jangkauan dirinya, dia langsung memasukkan kembali pedang yang telah di gunakan ke dalam cincin samudra.
Sedangkan sisanya masih di kejar oleh murid elit sekte anggrek putih, mereka berempat mendapatkan kesempatan seperti ini menjadi sangat ganas karena mereka pernah akan di bunuh oleh keluarga Wei.
Bahkan, murid elit sekte anggrek putih ada yang mendatangi tetua pertama dan langsung menusukkan pedangnya tepat di jantung tetua pertama, lalu mengejar kembali orang-orang Keluarga Wei yang masih hidup yang sedang berlari karena ketakutan.
*
Li Yian langsung membunuh sisa dari mereka yang kabur dengan cepat, lalu mendatangi Xu Wuzao.
"Pak tua, apa yang akan kita lakukan terhadap keluarga Wei ini?" ucap Li Yian setelah tiba di hadapan Xu Wuzao.
"Kita manfaatkan saja Keluarga Bangsawan Wei ini, mereka adalah keluarga tersembunyi! Aku yakin tidak akan banyak orang yang tahu kehancuran mereka." jawab Xu Wuzao.
Dirinya sudah menganalisa semua yang akan terjadi kedepannya di masyarakat umum, dia yakin keluarga tersembunyi jarang sekali mengekspos dirinya di dunia luar, sehingga jika keluarga tersembunyi hancur seperti ini tidak akan banyak yang sadar.
Hanya orang-orang yang berhubungan dekat dengan mereka, yaitu orang-orang yang bermain di bawah tanah.
"Baiklah, itu terserah anda saja pak tua, mari kita datangi kediaman keluarga Wei!" ucap Li Yian.
"Ya..!" jawab Xu Wuzao langsung setuju.
\=
\=
...