
\=Chapter 269. PERINTAH DARI DAI YAO\=
\=
\=
Tabib Dai Mo sangat takut dengan Bai Li, apa lagi keadaan sekarang Bai Li sedang terlihat begitu marah, setiap kali Bai Li marah tabib Dai Mo yang begitu takut, karena dia orang yang utama dalam andil untuk melumpuhkan Bai Li.
Meskipun rencana ini bukan rencananya, namun dia tetap berperan utama, sebab Bai Li adalah pasien yang paling lama dirinya tangani di sekte Wuhan ini.
Sehingga setiap Bai Li marah seperti ini, meskipun tidak di arahkan kepada dirinya dia cukup takut. Apalagi sekarang Bai Li marah di hadapan dirinya, sehingga Dai Mo berpikir bahwa tetua pertama sudah mengetahui tentang dirinya yang di racun olehnya! Untuk kali ini prasangka dirinya tidak lah melesat karena Bai Li sudah mengetahui semua rahasia itu.
"Cepat katakan Dai Mo, siapa yang telah memberikan perintah terhadap kau untuk meracuni ku selama ini?" bentak Bai Li kembali.
Deg..!
Akhirnya ketakutan yang selama ini sering menghatui dirinya tiba, sehingga dia langsung terkejut dan diam membisu.
Dai Mo masih diam, karena pelatihan dirinya dengan Bai Li terpaut cukup jauh! Sehingga dia takut dengan apa yang terjadi dengan dirinya nanti, di tambah jika melawan! Ada begitu banyak orang di belakang Bai Li yang sepertinya siap membantu Bai Li.
"Tetua pertama, maafkan aku!" ucap Dai Mo langsung berlutut dan sujud sambil membenturkan kepalanya ke lantai dengan keras.
"Katakan, siapa yang memberikan perintah? Jangan sampai aku mengatakan untuk yang kesekian kalinya!" ucap Bai Li sedikit pelan, amarah dirinya makin tinggi.
Namun Dai Mo masih saja diam, setelah Bai Li mencabut pedang miliknya lalu di arahkan ke leher Dai Mo dia langsung buru-buru minta di hentikan.
"Baiklah-baiklah akan ku katakan! Tapi jauhkan dulu pedang ini tetua pertama." ucap Dai Mo sambil mengangkat tangan dan menunjuk ke pedang Bai Li untuk di singkirkan.
"Katakan siapa!" ucap Bai Li.
Lalu Bai Li menurunkan pedang miliknya, namun tidak langsung di sarungkan kembali melainkan di biarkan saja di pegang hanya menempelkan ujung pedang itu pada lantai ruangan.
Semua orang di sana siap mendengarkan, meskipun Li Yian, Xu Wuzao dan Xu Zao Yi mungkin tidak tahu apa yang akan mereka dengar, namun karena mereka sudah sedikit tahu masalah Bai Li! Sehingga cukup penasaran juga siapa yang tega melakukan itu.
"Yang memberikan perintah terhadap ku, adalah tetua Dai Yao! Dia yang terus memaksa ku, laki-laki mana yang bisa menolak tawaran dari tetua ketiga." ucap Dai Mo, dengan sedikit takut.
"Apa...?" ucap Bai Li karena terkejut.
Slaazz..!
"Aaakkkhh..!" jerit tabib Dai Mo tidak menyangka.
Braaakk..!
"Bedebah, kalian semua benar-benar terkutuk! Bertekuk lutut di hadapan wanita ******!" bentak Bai Li sambil mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat ke leher tabib Dai Mo.
Hingga leher Dai Mo langsung terpenggal putus, kepala dan badan jatuh seketika ke lantai ruangan.
Dia sangat geram, di tambah tidak menyangka karena dalang di balik ini semua adalah tetua ketiga! Bai Li kini bertambah marah setelah tahu bahwa tetua ketiga adalah pelaku utamanya.
Di tambah dia dahulu beberapa kali pernah di goda dengan paksaan oleh dai Dai Yao bahkan menggunakan teknik penggoda miliknya, hingga membuat dirinya hampir bertarung dengan tetua ketiga, agar tetap bertahan tanpa masuk dalam godaannya.
Karena jika masuk dalam godaannya sekali saja makan akan menjadi budak nafsu seumur hidupnya, seperti itu lah apa yang terjadi dengan kepala sekte Wuhan dan beberapa tetua lainnya.
Akhirnya Bai Li tahu racun yang sekarang ada di tubuhnya adalah perbuatan dari Dai Yao, di sebabkan karena dirinya orang yang tidak tergoda oleh kecantikan dan daya tarik Dai Yao.
Meskipun Dai Yao seringkali menggodanya, namun Bai Li tetap menolak dan terus menolak! Inilah alasan kenapa Dai Yao begitu ingin membunuhnya.
Bai Chan tidak menyangka gurunya selama ini di perlakukan sedikit tidak adil di sekte Wuhan ini hanya karena wanita.
"Guru, apakah ini karena tetua ketiga selalu guru jauhi sehingga dia menaruh dendam terhadap guru?" ucap Bai Chan yang kini menghampiri gurunya.
"Entahlah Chan'er, guru tidak tahu! Namun sepertinya apa yang kau katakan ada benarnya. Wanita ****** itu ternyata orang yang mengendalikan sekte Wuhan selama ini dengan tipu daya kecantikan dan kenikmatan sesaat!" jawab Bai Li sambil memasukkan kembali pedang miliknya.
Xu Wuzao kini mengerti, kenapa Yan Yin sangat marah saat tahu bahwa Dewi Penggoda mati di tangannya sehingga dia menyerang dengan kekuatan penuh.
Ternyata dia terjerat budak nafsu dari wanita yang menjijikkan seperti Dai Yao, membuat Xu Wuzao juga ikut menggigil ngeri.
Hanya Li Yian yang masih tengak-tengok tidak mengerti arah pembicaraan mereka ke mana, karena dia tidak tahu siapa itu Dai Yao maupun tertua ketiga.
Sedangkan Xu Zao Yi hanya mengamati saja dia mendengar namun tidak ingin bertanya jelasnya, meskipun dia tidak begitu tahu.
"Pak tua, siapa itu Dai Yao?" ucap Li Yian sedikit berbisik.
Xu Wuzao menengok ke arah Li Yian, dia langsung menjawab pertanyaan Li Yian langsung.
"Dia adalah salah satu tetua dari sekte Wuhan, wanita yang selalu mendambakan hubungan badan dengan laki-laki kuat!" jawab Xu Wuzao sedikit menjelaskan.
Li Yian menganggukkan kepalanya, tanda dia mengerti apa yang di katakan Xu Wuzao.
"Tetua pertama, apa sekarang sudah selesai, atau masih ada keperluan lain? Jika tidak ada mari kita lakukan pengobatan racun yang ada dalam tubuh anda secepatnya!" ucap Li Yian.
Bai Li menengok ke arah Li Yian, karena urusan dia sudah selesai akhirnya dia langsung menjawab.
"Sudah nak Li Yian, mari ikut aku ke ruang pengobatan lain!" jawab Bai Li.
"Chan'er, kau urus tubuh Dai Mo! Kau bersihkan itu semua." ucap Bai Li kepada muridnya.
"Baik guru aku mengerti!" jawab Bai Chan.
Setelah itu Bai Li membawa Li Yian, Xu Wuzao dan Xu Zao Yi ke ruang pengobatan lainnya yang biasa dirinya gunakan untuk berobat selama ini.
Karena balai pengobatan sekte Wuhan sangat besar, mereka berjalan di lorong penghubung ruangan cukup lama bahkan mereka berempat saling berbicara ringan tentang bagaimana sekte Wuhan kedepannya.
Bahkan Bai Li berjanji kepada Xu Wuzao maupun yang lainnya, jika dia bisa sembuh bahkan sampai menerobos ke tingkat pendekar suci.
Bai Li akan melakukan sumpah setia terhadap sekte anggrek putih, bahwa sekte Wuhan tunduk di bawah perintah dari Xu Wuzao yang sebagai kepala sekte anggrek putih.
\=
\=
...