Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
174 = PASUKAN KEKAISARAN TANG BERGERAK


\=Chapter 174. PASUKAN KEKAISARAN TANG BERGERAK\=


\=


\=


Kini Li Yian dan Baba berada di jalan Gope, setelah musnahnya Keluarga Bao jalan Gope lebih di dominasi oleh pasukan Kekaisaran Tang, mereka lebih aktif lagi mengamankan kota Kekaisaran Tang bagian utara.


Itu di karenakan runtuhnya kekuasaan keluarga Bao yang sudah berkuasa di wilayah bagian utara lebih dari beberapa abad, sehingga jika tidak di jaga lebih ketat! Akan menimbulkan perang yang besar untuk menguasai bagian utara ini.


Di tambah sekarang wilayah Kekaisaran Tang bagian utara sedang di landa bencana yaitu kebakaran hutan yang sangat hebat dan belum di ketahui apa penyebabnya.


Sehingga Kaisar Kekaisaran Tang langsung mengerahkan banyak pasukan untuk segera menuju ke wilayah bagian utara.


Atas perintah dari Kaisar Tang, pasukan Kekaisaran Tang langsung bergerak di pimpin langsung oleh panglima perang! Di tambah banyak komandan tertinggi ikut bersamanya.


Kini mereka sudah sampai di jalan Gope, sehingga jalan Gope di buka lebar-lebar untuk mereka lalui.


"Ada apa ini kenapa kita di hentikan untuk lewat padahal tujuan kita sudah dekat!" keluh Baba Yaga.


Dia berseru pada Li Yian, karena tidak bisa bergerak lebih jauh lagi, jalan mereka berdua sudah di blokir oleh pasukan Kekaisaran Tang yang berjaga di jalan Gope.


"Kita tunggu saja, toh mungkin tidak akan lama kita di tahan seperti ini!" ucap Li Yian.


"Cukup lama tuan kita di tahan seperti ini, karena akan ada pasukan besar melewat jalur ini untuk menuju ke wilayah Kekaisaran Tang bagian utara!" ucap orang yang kebetulan berdiri di samping Li Yian.


"Apa, bakal cukup lama, apa mereka tidak memikirkan perasaan kita?" jawab Baba Yaga yang mulai dongkol.


"Memangnya ada apa, kenapa pasukan Kekaisaran Tang yang jumlahnya cukup banyak akan menuju ke wilayah Kekaisaran Tang bagian utara?" tanya Li Yian.


Dia pura-pura bertanya, padahal dia sangat mengerti karena adanya kebakaran hutan yang sungguh hebat, yang pelakunya tidak lain adalah temannya sendiri.


"Apa kalian tidak tahu dan belum dengar, kalau wilayah Kekaisaran Tang bagian utara sedang terjadi bencana kebakaran hutan, akan tetapi belum di temukan apa penyebabnya?" ucap orang itu pada Li Yian maupun Baba Yaga.


"Bodoh mereka, jelas-jelas itu ul...!" ucapan Baba Yaga langsung terputus, karena mulutnya langsung di dekap oleh tangan Li Yian.


"Tidak, kami baru datang ke wilayah Kekaisaran Tang! Sehingga tidak tahu apa yang telah terjadi di Kekaisaran Tang ini!" ucap Li Yian.


"Apa yang kau lakukan?" bisik Li Yian, ke telinga Baba Yaga sangat lirih.


Setelah itu dia baru melepaskan dekapan tangannya, Baba Yaga langsung ngomel.


"Apa yang kau lakukan saudara Li? Asal dekap saja, nafas ku sesak." jawab Baba Yaga cukup kesal.


"Ahh, kalian orang baru pantesan tidak tahu berita besar yang beredar baru-baru ini!" ucap orang itu, sebenarnya dia cukup heran tapi memilih tidak perduli.


Setelahnya suara bergemuruh datang dari arah kota Kekaisaran Tang bagian pusat, dari arah sana ratusan pasukan bergerak! Ada yang menggunakan kuda, kereta barang maupun kereta kuda pengangkut orang.


Di tambah lagi banyak yang berlari di belakang iring-iring kereta barang dan kereta kuda. Mereka adalah pasukan yang siap tempur.


Orang-orang banyak yang bersorak terutama kepada para komandan dan paling banyak kepada panglima perang Kekaisaran Tang.


Jendela kereta kuda miliknya di buka lebar karena ingin menyambut sorakan dari para penduduk kota Kekaisaran Tang bagian utara.


Saat kereta kuda itu lewat di hadapan Li Yian dan Baba Yaga, Baba Yaga langsung melihat ke dalam kereta kuda itu.


"Apa dia panglima perang Kekaisaran Tang?" ucap Baba Yaga bertanya kepada salah seorang di sana.


"Benar, meskipun kau orang baru, tapi bisa mengenalinya! Kau orang yang berpandangan luas ternyata tuan" ucap orang itu memuji Baba Yaga.


"Cih, orang mesum seperti itu saja kenapa sangat di puja oleh banyak wanita!" keluh Baba Yaga, cukup iri.


Dia menghina panglima perang Kekaisaran Tang tidak berkaca pada diri sendiri saat ini, yang pasti Baba Yaga sangat kesal! Karena banyak sekali warga terutama wanita yang begitu tergila-gila kepada panglima perang Kekaisaran Tang.


Karena dia sedikit geli mendengar ucapan Baba Yaga yang tidak melihat pada diri sendiri, seenaknya saja asal bicara orang mesum ternyata sendirinya tidak kalah mesum.


Akhirnya dua orang itu langsung bertengkar tentang kesukaan terhadap wanita, Baba Yaga langsung berbicara bahwa Li Yian tidak normal karena tidak pernah bersama wanita sekalipun.


Mereka akhirnya adu mulut di sana, orang-orang yang di dekatnya langsung bergerak sedikit menyingkir, karena merasa telinganya mendengung.


*


*


*


Tak terasa, rombongan dari pasukan Kekaisaran Tang sudah berlalu cukup jauh.


Kini orang-orang langsung kembali kepada aktivitas masing-masing, sedangkan Li Yian dan Baba Yaga masih saja terus bertengkar.


Sampai akhirnya Li Yian sudah bosen sendiri, dia akhirnya langsung melangkah pergi.


"Hai, saudara Li! Kita belum menyelesaikan pembicaraan kita ini, kenapa kau malah pergi begitu saja?" ucap Baba Yaga sambil mengejar Li Yian.


"Sudahlah, kau bicara saja sama pohon di pinggir jalan! Aku malas dengan pembahasan yang tidak berarti." jawab Li Yian masih terus berjalan tidak menghiraukan Baba Yaga sama sekali.


Akhirnya mereka sampai di kediaman keluarga Bao, yang kini sudah di ganti menjadi markas besar kelompok informasi bayaran.


Li Yian langsung masuk saja dan di ikuti Baba Yaga dari belakang, saat sudah berada di ambang pintu besar, mereka berdua langsung di sebut oleh penjaga di sana.


"Selamat datang tuan Li Yian, tuan Baba Yaga! Apa hendak bertemu ketua?" ucap orang itu dengan ramah.


Dia adalah salah satu anggota elit kelompok informasi bayaran, sehingga dia sudah mengenal Li Yian dan Baba Yaga yang memiliki derajat setara dengan ketua mereka.


"Ya, kita akan bertemu dengan tuan Bao An!" ucap Li Yian.


Sedangkan Baba Yaga lebih memilih diam, karena dia cukup capek sudah berdebat dengan Li Yian barusan.


"Mari tuan saya antar!" ucap anggota inti kelompok informasi bayaran.


Karena yang boleh tinggal di markas ini adalah semua anggota elit, agar tidak menimbulkan kecurigaan pemerintah Kekaisaran Tang! Karena kelompok yang di bentuk oleh Bao An, bergerak di bagian bawah tanah.


Hanya orang yang memiliki uang, yang bisa menerima informasi yang cukup penting, sehingga pergerakan mereka sangat rahasia.


Li Yian dan Baba Yaga di antara oleh salah satu anggota inti ke ruangan yang di gunakan ketua kelompok informasi bayaran.


Setelah sampai di sana, yang mengantar mereka langsung pergi! Setelahnya Li Yian di sambut oleh Bao An sendiri.


Li Yian dan Baba Yaga dengan cepat duduk di salah satu kursi yang sudah di sediakan, dengan cepat Bao An langsung berucap.


"Ada keperluan apa tuan Li Yian datang secara mendadak seperti ini?" ucap Bao An.


Dia tidak menyangka bahwa Li Yian dan Baba Yaga akan berkunjung sekarang, jika tahu dia akan menyambutnya lebih meriah lagi.


"Hanya sedikit keperluan saja tuan An!" ucap Li Yian.


Mereka berdua akhirnya mengobrol apa yang Li Yian rencanakan, sedang Baba Yaga hanya menjadi pendengar setia dan hanya menyetujui usul Li Yian saja.


\=


\=


...