
\=Chapter 298. BEREBUT PEDANG EMAS MEMBARA\=
\=
\=
Pelelangan kini di lanjutkan setelah terjeda sesaat akibat adanya penyerang ke atas panggung besar, setelah Xu Wuzao meminta maaf kepada tamu undangan lalu kedua pembawa acara merasa sudah membaik kondisinya, akhirnya pelelangan berlanjut.
Kini dua pembawa acara sudah kembali di atas panggung besar, dia menunjukkan pedang yang terletak di dalam kotak kayu berwarna hitam.
Karena di awal sudah menjelaskan apa itu pedang emas membara, mereka tidak menjelaskan lagi! Di tambah orang-orang yang datang rata-rata sudah tahu bahkan bisa jadi mereka lebih tahu dari kedua pembawa acara lelang tersebut.
"Baiklah karena kami sebelumnya sudah menyebutkan harga pembuka, maka untuk sekarang tuan-tuan sekalian langsung saja menawar!" ucap pembawa acara yang anggun.
Dari ucapannya, terlihat kali ini dia cukup takut dan matanya terus saja menyorot ke segala arah untuk menjaga hal-hal yang seperti barusan terjadi kembali.
"900 ribu koin emas!" ucap Ling Sa, langsung mengangkat papan nomernya tinggi-tinggi.
"1 juta koin emas!" ucap kepala sekte pedang emas.
"1,6 juta koin emas..!" Ling Sa langsung menaikan sangat jauh.
"Apa ada yang menawar lebih dari 1,6 juta?" ucap pembawa acara, Hau Yu dengan cukup ceria.
Dia sudah melupakan kejadian barusan, meskipun dia termasuk wanita lemah namun karena pengalaman dirinya di toko pil dan herbal di toko kakeknya membuat dia tidak begitu tertekan, sehingga bisa melupakan dengan cepat.
Dua sekte besar saling berebut pedang emas membara, karena menurut mereka senjata itu sangat di inginkan dan sudah lama mereka cari.
Mereka percaya dan yakin dari aura yang di keluarkan oleh pedang emas membara bahwa pedang itu benar-benar asli, sehingga keduanya langsung menawar gila-gilaan agar dapat bisa memilikinya.
Mendengar ucapan Ling Sa yang begitu mengerikan bagi tamu undangan yang hadir khususnya untuk sekte menengah ke bawah, karena menaikan harga hampir dua kali lipat dalam beberapa sesi penawaran, membuat semua orang terdiam tidak percaya.
Bahkan kepala sekte pedang emas Lue Xian saja sangat terkejut dengan keberanian dari Ling Sa.
"2 juta koin emas..!" suara berat datang dari ruang VIP nomer 5.
Ruang VIP ini dari awal sampai sekarang belum pernah menawar, namun setelah ada penawaran alot antar dua sekte bear dia langsung ikut di dalam penawaran itu.
"Siapa yang ada di balik ruang VIP no 5, sangat misterius! Apa mereka termasuk tamu undangan." ucap seseorang yang duduk di deretan kursi paling luar.
"Ya, sepertinya orang di balik ruang VIP no 5 ini sangat memiliki pengaruh! Sehingga dia berani bersaing dengan dua kelompok sekte besar!" jawab temanya yang ada di sampingnya.
Sedangkan sekte pedang api dan sekte pedang emas, mereka tidak menduduki ruang VIP karena dia tidak memesan ruang VIP tersebut, di karenakan mereka hanya ingin memantau dan menerima undangan saja, namun barang yang di lelang di luar perkiraan mereka, sehingga terjadilah mereka ikut menawar.
Perebutan pedang emas membara semakin panas setelah ada yang menawarkan dengan harga yang sangat gila.
Sura orang-orang di ruang pelelangan semakin riuh, setelah ruang VIP no 5 menyebutkan angka yang sangat mengerikan bagi sekte menengah ke bawah! Karena itu aset kekayaan yang tidak main-main hingga mencapai 2 juta koin emas.
"Apa ada yang lebih tinggi dari penawaran ruang VIP no 5?" ucap pembawa acara.
Setelah suara pembawa acara menghitung beberapa kali dan belum ada yang menawar lagi, akhirnya mau memutuskan ruang VIP no 5 yang mendapatkan pedang emas membara namun Ling Sa langsung mengangkat papan nomernya.
"2,5 juta koin emas..!" ucap Ling Sa tanpa gentar.
"Kepala sekte Ling, apa yang anda lakukan! uang yang kita miliki tidak mencapai jumlah yang sebanyak itu!" ucap Ling Su takut.
"Tenang lah, Ling Su! Kau tidak perlu takut itu urusan ku nantinya." ucap kepala sekte Ling Sa dengan tenang.
Dia berani menawar harga semahal itu, karena dia yakin bawah dia bisa melakukan pengajuan apapun dengan Xu Wuzao! Karena pemilik rumah pelelangan anggrek putih adalah Xu Wuzao ini yang membuat Ling Sa cukup berani dan nekat.
*
*
*
Cukup lama semua orang tercengang, karena peningkatan harga sudah mencapai angka yang mereka tidak bisa di bayangkan! Bahkan untuk Kekaisaran Ming saja mengeluarkan koin emas sebanyak itu akan sangat kerepotan nantinya, meskipun mampu tapi banyak keperluan kedepannya terabaikan.
Lue Xian sangat tidak percaya dengan pendengaran kali ini, dia yang terkejut dengan harga 2 juta koin emas dari ruang VIP no 5 kini di tambah tidak bisa berpikir, karena sekte pedang api yang di anggapnya masih di bawah sekte miliknya malah berani menawar dengan harga yang lebih gila.
"Apa tidak ada yang ingin menawar lebih tinggi dari 2,5 juta koin emas!" ucap pembawa acara yang anggun.
Dia berucap demikian saja seperti hampir tidak percaya, apa benar ada orang lebih bodoh lagi yang akan menawar harga lebih tinggi dari 2,5 juta koin emas.
Hingga akhirnya pembawa acara menunggu dan menghitung, karena tidak ada yang berani menawar lebih tinggi lagi, sehingga di putuskan bawah pemenang lelang senjata satu-satunya di pelelangan kali ini di menangkan oleh sekte pedang api.
Ling Sa tampan gembira, meskipun dia tidak memiliki koin emas sebanyak itu namun dia lega karena akan memiliki pedang emas membara, dia yakin Xu Wuzao akan menyerah pedang itu meskipun uang yang dia bawa kurang sekalipun.
Di tambah Ling Sa masih memiliki cara lain, karena dahulunya mereka adalah teman baik yang bernaung di sekte yang sama.
*
Kepala sekte pedang emas, Lue Xian sangat marah hingga ia mengepalkan tangannya kuat-kuat, bahkan tetua yang datang bersamanya saja seperti ketakutan, dengan melihat kepala sekte pedang emas Lue Xian bersikap seperti itu.
"Sial kau Ling Sa! Apa benar kau mempunyai koin emas sebanyak itu?" ucap Lue Xian sangat geram.
Dia menggeram marah karena perintah dari leluhur sekte pedang emas akhirnya tidak bisa di laksanakan untuk selamanya, karena mereka tidak akan bisa menemukan pedang emas.
Sedangkan untuk berperang dengan sekte pedang api itu tidak mungkin, karena sekte mereka sama-sama sekte besar meskipun reputasi sekte pedang emas lebih unggul namun jika keduanya berperang akan berdampak buruk bagi keduanya.
Bisa jadi sekte besar itu akan menjadi sekte kecil kembali karena banyak yang di rugikan bahkan lebih parahnya keduanya akan musnah karena di serang oleh sekte lain yang bermusuhan dengan keduanya.
Xu Wuzao yang ada di ruang belakang pelelangan menjadi heran sendiri, karena sekte pedang api sangat menginginkan pedang emas membara itu.
"Apa yang di tuju kepala sekte Ling Sa, hingga berani menawar dengan harga sangat tinggi!" gumam Xu Wuzao.
Xu Wuzao tidak mengetahui, karena dia adalah orang luar di sekte pedang api! Yang mengetahui alasannya adalah orang-orang dari keluarga Ling saja.
Xu Wuzao sedang sibuk memikirkan apa yang di rencanakan oleh Ling Sa sebenarnya, karena semakin fokus Xu Wuzao tidak menyimak pelelangan selanjutnya.
"Pak tua..!" panggil Li Yian, namun Xu Wuzao tidak mendengarnya karena tidak fokus.
"Pak tua, sudah waktunya untuk anda keluar dan menjelaskan barang utama kali ini!" ucap Li Yian setelah beberapa kali memanggil Xu Wuzao itu.
"Iya nak Li Yian!" jawab Xu Wuzao masih belum sadar.
Setelah itu Li Yian mengulangi ucapan dirinya, memberitahukan bahwa Xu Wuzao sudah saatnya keluar menuju panggung besar, lalu menjelaskan barang utama yang di lelang.
Xu Wuzao langsung bergegas masuk ke panggung besar pelelangan, karena pembawa acara sudah sedikit menjelaskan akhirnya Xu Wuzao tinggal menyempurnakan penjelasan itu agar para pendekar yang datang bisa paham, bahkan Xu Wuzao akan mencontohkan kegunaan dari barang utama yang di lelang kali ini.
\=
\=
...