Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
330 = BABA YAGA MENGUASAI AURA LONG CHU


\=Chapter 330. BABA YAGA MENGUASAI AURA LONG CHU\=


\=


\=


Dimensi jiwa Li Yian.


Li Yian, Huo Ling dan Shui Ling sedang bertarung menghadapi Long Chu yang menggunakan tubuh Baba Yaga.


Sebenarnya Li Yian mengukur waktu, seberapa kuat tubuh Baba Yaga bertahan di kuasai atas jiwa dari Long Chu ini, karena jika bisa bertahan cukup lama maka fisik Baba Yaga sudah mumpuni untuk menggunakan kekuatan aura milik Long Chu kedepannya tanpa harus di kendalikan oleh jiwa Long Chu sendiri.


"Haahh, haahh..!" Huo Ling sudah kehabisan nafas karena dia banyak menggunakan Energi Qi miliknya.


Sedangkan Shui Ling jika demikian, dia sudah terengah-engah! Dada yang pas menonjol di sana naik turun sangat enak di pandang, namun Huo Ling tidak berani memandang itu jika saja dia berani maka tamparan yang akan dia dapatkan dari Shui Ling.


Li Yian berdiri di antara kedua, dia menengok ke arah Huo Ling.


"Huo Ling, apa kau sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi?" ucap Li Yian.


Dia merasakan bahwa Huo Ling memiliki aura semakin tipis, jika seperti itu maka roh api Huo Ling akan tertidur cukup lama.


"Tidak tuan Li Yian, aku masih bisa bertahan." jawab Huo Ling dengan cepat yakni.


Dia tidak ingin kalah dari Shui Ling, namun setelah dia melihat ke arah Shui Ling yang sedang terhalang oleh Li Yian pandangan mereka saling bertemu.


"Apa kau melihat ke arah ku?" banyak Shui Ling dengan sangat garang.


Mereka seperti tidak bisa di satukan, padahal tadi saat bertarung bersama dengan Li Yian untuk melawan Long Chu mereka berdua saling melengkapi. Namun setelah melihat mereka saling mengobrol keduanya seperti musuh abadi.


Di bentak seperti itu, Huo Ling langsung membuang mukanya! Dia tidak menjawab sama sekali ucapan dari Shui Ling karena dia sedang merasakan aura miliknya menipis.


Shui Ling, Huo Ling jangan di paksakan! Sebaiknya kali pergilah untuk menenangkan diri kembali.


"Tapi tuan, musuh di hadapan kita sekarang sangat kuat!" ucap Huo Ling cukup khawatir.


"Ha-ha-ha, sudah ku duga! Bocah-bocah seperti kalian tidak akan bisa melawan ku, meskipun aku tidak memiliki kekuatan penuh!" ucap Long Chu dengan sombongnya.


Dia berdiri di kejauhan, meskipun terlihat sombong namun jiwa Long Chu cukup khawatir, karena dia juga sudah semakin menipis kesadaran jiwanya.


Apa lagi Baba Yaga di dalam dimensi jiwa milik Long Chu sudah mulai memberontak hingga beberapa ikatan di jiwanya sudah putus.


Mendengar ucapan Long Chu, Li Yian hanya tersenyum menyeringai! Dia sedari tadi menahan kekuatan besar miliknya, karena dia ingin melihat seberapa kuat tubuh Baba Yaga dan kesadaran Baba Yaga.


Semakin lama dia bisa bertahan, maka semakin bagus! Sehingga sekarang mereka bertarung sudah lebih dari ratusan jurus sehingga Li Yian sudah puas.


"Bedebah, akan ku hancurkan kau sampai ke jiwa yang terdalam!" bentak Huo Ling.


Dia hendak menyerang Long Chu dengan kekuatan penuh yang tersisa sekarang, namun Li Yian menahan Huo Ling dengan cepat.


"Huo Ling, Shui Ling! Kalian cukup sampai di sini, sebaiknya kembalilah beristirahat. Dia aku yang akan menangani sendirian." ucap Li Yian kepada keduanya.


"Tapi tuan..!" ucap keduanya berhenti saat Li Yian mengangkat tangannya.


"Dengarkan perintah kau!" ucap Li Yian setelah mengangkat tangannya.


Dia menengok ke arah Huo Ling dan Shui Ling lalu menatap kedua, setelah di tatap seperti itu kedua hanya bisa menundukkan kepalanya.


Lalu akhirnya mengangguk kepalanya, mereka berdua mengikuti perintah Li Yian. Akhirnya mereka menghilang tersamar seperti melebur ke dalam udara.


"Tidak akan ku biarkan kalian kabur..!" bentak Long Chu.


Setelah itu aura miliknya seperti akan mengajar sesuatu! Namun Li Yian bergerak begitu cepat dan memotong jalur dari aura milik Long Chu dan seketika langsung terserap habis oleh pedang bayangan.


*


*


*


"Mereka sudah kelelahan karena bermain dengan kau leluhur tua, sehingga jangan kau ganggu mereka di wilayah kekuasaan ku ini!" ucap Li Yian dengan intimidasi yang kuat.


Karena dimensi itu milik Li Yian, sehingga dia bisa merekayasa beberapa kejadian! Seperti memperlambat waktu dan kecepatan meskipun sangat sedikit.


Namun kehadiran itu begitu sangat membatu dan mempengaruhi serangan musuh dan serangan miliknya.


"Bagiamana kau bisa bergerak begitu cepat barusan?" ucap Long Chu tidak bisa percaya.


Li Yian pura-pura tidak mengerti, lalu bertanya demikian acuh tak acuh.


"Apakah seperti itu, aku rasa dari awal aku menahan kekuatan yang ku miliki!" jawab Li Yian.


"Apa kau lupa leluhur tua atau tidak menyadari, jika kita berada di mana?" ucap Li Yian lanjut bertanya.


"Sial, sepertinya aku masuk ke dalam perangkat kalian, ha-ha-ha..! Cukup menarik." ucap Long Chu dengan tidak takut sama sekali.


Karena selagi jiwanya bisa bangkit maka, dia tidak perlu khawatir dengan seorang apapun! Sehingga di ancam seperti itu oleh Li Yian, Long Chu masih tetap bisa tenang.


"Apanya sudah menyadari? Tidak heran kau adalah leluhur dari siluman, sehingga mempunyai kemampuan seperti ini hanya dari seperlima kekuatan yang sebenarnya kau miliki!" ucap Li Yian memuji Long Chu.


"Kau memang bocah yang picik, aku tunggu kau di lain kesempatan!" ucap Long Chu setelah menyadari sesuatu, sehingga dia lebih memilih kabur karena tidak memiliki kesempatan untuk melawan Li Yian di sini.


"Jangan harap kau bisa kabur dari ku, setidaknya jika kau ingin kabur, tinggalkan kekuatan seperlima yang kau miliki sekarang!" ucap Li Yian.


Wooooosss..!


Setelah berucap dia langsung bergegas menyerang Long Chu yang ada di tubuh Baba Yaga, dia bergerak dengan kecepatan tinggi dengan aura miliknya yang membentuk cakar naga Li Yian langsung mencengkeram aura itu dengan begitu kuat.


Setelah aura miliknya mencengkeram, tangan Li Yian langsung memukul bagian dantian milik Baba Yaga.


Baaammm..!


"Bangun kau orang mesum!" bentak Li Yian terhadap Baba Yaga.


Ledakan teredam di dantian Baba Yaga segera terjadi, aura hitam yang tadi di cengkram oleh Li Yian langsung masuk ke dalam dantian milik Baba Yaga.


"Uhukk-uhuuk...!" Jiwa Baba Yaga langsung kembali ke dalam tubuhnya.


Dia langsung terlepas dari jeratan Long Chu dan berganti tempat kesadaran dengan Long Chu, setelah sadar Baba Yaga langsung terbatuk-batuk karena merasa sesak di tubuhnya.


Li Yian memegang pedang bayangan di tangan kirinya, setelah itu dia langsung mengeluarkan aura yang terserap dari pedang bayangan.


Aura hutan itu terlepas dari pedang bayangan, setelah itu di hisap oleh dantian Baba Yaga seperti air kolam yang bawahan memiliki lubang besar.


Setelah menyerahkan itu, Baba Yaga langsung mengerang kesakitan! Dia memegangi perutnya yang terasa seperti sangat berat dan seperti di aduk-aduk.


Itu karena Baba Yaga menguasai aura milik Long Chu dengan paksaan, sedang dirinya baru saja sadar dari ikatan jiwa Long Chu.


Li Yian memasukkan kembali pedang bayangan ke dalam cincin samudra, Li Yian takut Baba Yaga terganggu dengan pedang bayangan itu. Entah mengapa Li Yian merasakan bahwa pedang bayangan semakin mengerikan setelah bertemu dengan aura milik Long Chu, namun sekarang lebih mudah untuk di kendalikan.


Sehingga membuat Li Yian cukup senang, karena tidak sesulit dahulu! Entah Li Yian yang lebih kuat atau pedang itu yang sekarang menjadi penurut.


\=


\=


...