
\=Chapter 256. SATU PUKULAN\=
\=
\=
Li Yian maju ke depan sekita 100 meter dari pasukan sekte Wuhan, sehingga posisi dirinya begitu terlihat menonjol di antara lainnya.
Li Yian maju karena orang-orang dari sekte Wuhan belum juga menjawab pertanyaan dirinya, apakah mereka menerima tantangan atau tidak.
"Apa kalian mau menerima tantangan ku?" ucap Li Yian kembali.
Kali ini dirinya hanya menggunakan suara biasa, tidak di barengi menggunakan Energi Qi saat berbicara.
Yan Yin akhirnya sadar dari keterkejutan barusan, lalu dia memandang ganas ke arah Li Yian! Di tambah dirinya adalah orang yang gampang naik pitam, saat bertujuan untuk berperang dan membantai dia malah di mintai pertanyaan tentang tantangan.
Sehingga wajar saja, kemarahan dirinya langsung tersulut kembali! Padahal tadi Yan Yin sedikit terhibur, dengan melihat jumlah pasukan yang sangat sedikit dari pasukan sekte anggrek putih.
Yan Yin langsung maju sekitar 100 meter seperti Li Yian, sehingga jarah mereka hanya berkisar 300 meter saja! Lalu dia langsung membentak dengan marah.
"Bocah kecil! Aku datang untuk membantai kalian semua, jangan harap ada negosiasi." bentak kepala sekte Yan.
Li Yian mendengar itu hanya bisa menyeringai tajam, dia sebenarnya paling tidak suka basa basi seperti ini.
"Membantai kami semua? Kau yang akan aku bantai duluan!" ucap Li Yian sambil menunjuk ke arah Yan Yin.
Deg...!
Semua orang yang mendengar itu sangat kaget, kebanyakan mereka sedikitnya tahu siapa itu Yan Yin, kehebatan kepala sekte Wuhan seperti apa sudah tersebar luas.
Sedangkan Li Yian, tidak ada yang mengenal! Jangankan orang-orang sekte Wuhan, orang-orang sekte anggrek putih saja masih ada yang tidak begitu tahu Li Yian.
*
Di deretan pasukan paling depan ada, Yan Xiong! Jenius generasi muda dari sekte Wuhan yang satu angkatan dengan Li Yian.
Dirinya pernah kalah di pertandingan kompetisi kala itu, sehingga selalu ingat siapa itu Li Yian.
Melihat Li Yian berdiri berhadapan dengan Yan Yin, bahkan melayangkan ancaman akan membantai kepala sekte Yan! Membuat dia cukup kaget, namun setelah di pikir ulang dia sangat senang.
Karena saingan dirinya akan mati saat ini juga oleh kepala sekte Yan, karena bisa di bilang kepala sekte Yan masuk jajaran orang terkuat di Kekaisaran Ming.
*
"Bedebah kecil, mati saja kau!" bentak Yan Yin.
Wooooosss..!
Gerakan Yan Yin sangatlah cepat, bahkan seperti kilat menyambar saking cepatnya! Namun Li Yian melihat itu masih sangat lambat.
Sedangkan Xu Wuzao masih bisa melihat pergerakan dari Yan Yin dengan jelas, namun dia tetap mengawasi dari belakang Li Yian.
Boooommmm..!
Ledakkan sangat besar terjadi, bahkan menimbulkan getaran sangat kuat di tanah sekitar! Debu di hutan yang jarang di tumbuhi pohon seperti itu langsung berhamburan kemana-mana, lubang besar langsung terbentuk di sana namun masih belum terlihat orang-orang karena masih tertutup debu.
"Hhuuuuuuhhh.." Suara sorakan gembira dari pasukan sekte Wuhan.
Bahkan lima tetua di sana ikut bersorak, karena serangan itu begitu cepat dan sangat sedikit menimbulkan aura hingga susah di deteksi.
Sedangkan dari orang-orang sekte anggrek putih, langsung tegang! Meskipun mereka tidak menyukai Li Yian, namun Li Yian adalah bagian dari sekte! Sehingga tetap tegang.
*
Saat debu yang berterbangan hilang tertiup angin, Li Yian berdiri dengan tenang sambil menyilang lengannya di depan dada, tombak besi putih ada di antara sela ketiaknya.
"Apa..?" Lima tetua dari sekte Wuhan yang pertama kali menyadari bahwa yang terkapar dengan sisa aura yang sangat sedikit adalah Yan Yin, sehingga sangat terkejut.
Namun luka dalam maupun luarnya, mereka berlima tidak tahu pasti! Yang mereka sadari sekarang adalah, kondisi Yan Yin sudah sangat lemah.
Akhirnya banyak dari mereka menyadari bahwa Li Yian masih hidup! Sehingga di sana langsung heboh, saking mereka tidak percayanya.
Wooooosss..!
Li Yian langsung kembali lagi menuju ke samping Xu Wuzao, dengan memegang tombak besi putih, pusaka turun temurun sekte anggrek putih.
Xu Wuzao masih terdiam, dia sangat terkejut! Mungkin hampir sama dengan yang lain, namun yang bikin dia melongo Li Yian melawan Yan Yin hanya dengan satu pukulan.
*
*
*
Kehebohan di dua belah pihak langsung terjadi, banyak dari mereka bertanya apa yang sebenarnya terjadi, karena mereka tidak melihat apa-apa! Selain ledakan besar dan guncangan yang mengerikan lalu debu berterbangan.
Setelahnya, Li Yian baik-baik saja! Malah yang terluka hampir mati adalah kepala sekte Yan, ini yang membuat kehebohan.
"Nak Li Yian, dari mana kau pelajari itu semua?" ucap Xu Wuzao, saling tidak percayanya.
"Inilah kekuatan kultivasi yang sesungguhnya!" ucap Li Yian, sedikit berbisik di telinga Xu Wuzao.
Xu Wuzao hanya mengangguk mengerti, ucapan dari Li Yian tentang kekuatan kultivasi sebenarnya.
Xu Zao Yi, diam mematung tidak bisa berkata apa-apa lagi! Dia sangat terpukul mentalnya oleh perbuatan Li Yian kali ini.
Orang-orang masih heboh, membicarakan tentang kejadian barusan apa maksudnya, karena mereka tidak tahu sama sekali.
"Apa kalian semua ada yang ingin mati berikutnya?" bentak Li Yian.
Sura Li Yian kali ini menggema dari empat penjuru angin, sehingga sangat memekakkan telinga semua orang yang ada di sana.
"Kalian, lima orang yang ada di depan apa ingin melanjutkan perang ini?" lanjut Li Yian membentak kembali dengan keras, Li Yian tahu bahwa lima orang itu paling hebat.
Kali ini di barengi dengan menodongkan tombak besi putih pusaka milik sekte Wuhan ke hadapan mereka semua.
Lima tetua tidak bisa berbicara apa-apa lagi, lima tetua jika melawan Yan Yin sendirian saja mustahil untuk menang! Lalu kini mereka di tantang untuk melawan yang Yan Yin saja tidak berkutik di depannya, itu sama saja mencari mati.
Braakk..!
Kelima dari tetua langsung berlutut mengakui kekalahan mereka terhadap Li Yian, mereka langsung berlutut tidak berdaya.
Yan Xiong, langsung mundur dua langkah tidak percaya dengan penglihatan kali ini! Dia ingin berteriak dan melawan Li Yian sendirian.
Namun dia tidak bisa bergerak sama sekali, bahkan untuk berbicara saja dia tidak sanggup karena saking terkejutnya.
'Bagaimana mungkin ini terjadi, berarti kekuatan Li Yian saat di kompetisi hanyalah setitik air hujan belak!' ucap Yan Xiong di benaknya.
Dia hanya bisa berbicara di pikirannya saja, karena untuk berbicara bibirnya seperti membeku.
*
Melihat lima tetua sudah tunduk, bahkan berlutut! Kepala sekte Wuhan, yang di andalkan sudah di kalahkan. Ribuan pasukan akhirnya hanya bisa ikut berlutut.
Yan Xiong juga ikut berlutut, meskipun dia termasuk keluarga Yan! Namun untuk sekarang dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
Melihat ini, orang-orang sekte anggrek putih yang tadinya sudah pasrah! Hanya bisa tertawa canggung, bahkan seperti seseorang yang bebas dari hukuman mati.
Apa lagi dua orang yang memata-matai pergerakan sekte Wuhan, yang sebelumnya meremehkan Li Yian! Mereka berdua hanya bisa melongo akan kejadian ini.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Terimakasih sudah membaca novel ini, bantu dukun novel ini dengan like, komentar, vote maupun hadiah yah.
Terimakasih sudah membaca.
Promo novel baru yah.
Karena masih belum keluar pencarian, aku promosi di sini.
Baca ya terimakasih 🙏😁
\=
\=
...