
\=Chapter 266. UNDANGAN DARI XU ZAO YI\=
\=
\=
Kereta kuda baru saja berhenti di pintu gerbang utama sekte Wuhan, kereta kuda itu ialah kereta kuda yang membawa tetua pertama dan muridnya yang baru datang dari Kekaisaran Tang.
Kereta kuda itu di hentikan oleh penjaga gerbang utama sekte Wuhan, karena itu adalah peraturan baru yang di buat oleh Xu Zao Yi beberapa hari yang lalu! Sehingga mereka menjalankan tugas dengan patuh.
Karena merasakan kereta kuda berhenti, tetua pertama langsung melongok keluar! Dari luar, dua petugas langsung memberikan hormat, karena mereka tahu siapa tetua pertama itu.
"Maaf tetua pertama! Peraturan baru sekte Wuhan, setiap yang akan masuk sekte harus di periksa terlebih dahulu!" ucap salah satu penjaga gerbang.
"Ya baiklah!" jawab Bai Li.
Lalu dia turun dari kereta, begitu juga Bai Chan! Dia ikut turun, karena gurunya sudah setuju dengan apa yang di perintahkan oleh penjaga gerbang.
Sedangkan setelah melihat tetua pertama dan muridnya turun begitu saja tanpa memprotes mereka, dua penjaga gerbang pun di buat bingung! Mereka saling pandang satu sama lain.
Mereka berdua berpikir bahwa tertua pertama sekte Wuhan, tidak searogan tetua agung dan kepala sekte! Karena penjaga gerbang tidak ingin ada salah paham, akhirnya salah satunya bertanya.
"Maaf tetua pertama! Anda sudah tahu kan keadaan sekte Wuhan sekarang?"
"Ya aku tahu, periksa saja!" jawab Bai Li dengan tenang.
"Baik tetua pertama!" jawab penjaga gerbang yang tadi bertanya.
Akhirnya mereka berdua memeriksa kereta kuda dengan cepat, kusir kereta dan Bai Chan hanya memperhatikan mereka bekerja.
Setelah beres di periksa mereka akhirnya langsung melanjutkan perjalanan, karena gerbang utama sekte Wuhan cukup jauh dengan bangunan utama sekte.
*
"Guru, apa mereka tidak berlebihan bahwa setiap orang yang masuk ke dalam sekte harus di periksa?" ucap Bai Chan sangat penasaran.
Dia berucap seperti itu setelah berada di dalam kereta kuda kembali, karena menurutnya sudah cukup aman.
"Tidak berlebihan Chan'er! Itulah kehebatan mereka, mereka selalu waspada terhadap segala kemungkinan terjadi." jawab Bai Li.
"Apa guru mengenal orang-orang sekte anggrek putih?" tanya Bai Chan kembali.
"Tidak, tapi guru pernah mendengar bahwa kepala sekte anggrek putih, adalah rival dari Yan Jim!" jawab Bai Li sambil mengingat-ingat.
"Apa mereka begitu hebat?" gumam Bai Chan, dia masih sangat penasaran dengan orang-orang sekte anggrek putih.
Tak lama kemudian kereta mereka sudah sampai di bangunan utama sekte Wuhan! Bai Li dan muridnya langsung turun.
Mereka langsung berjalan menuju ke kediaman para tetua, banyak dari anak murid sekte Wuhan yang belum begitu terima dengan penguasaan sekte anggrek putih, melihat tetua pertama kembali, berharap tertua pertama akan melawan Xu Zao Yi maupun sekte anggrek putih.
Setelah keduanya sampai di kediaman para tetua, mereka sudah di tunggu oleh tetua kelima di sana.
Saat masuk ke dalam kediaman miliknya, tetua ke lima langsung menyapa.
"Selamat datang kembali tetua pertama!" ucap tetua kelima sambil memberikan hormat.
Tetua pertama dan Bai Chan langsung memberikan balasan hormat kepada tetua kelima.
"Ahh, ada keperluan apa tentu kelima mendatangi kediaman ku?" ucap Bai Li.
"Aku ingin membicarakan sesuatu dengan anda tetua pertama!" jawab tetua kelima.
"Jika seperti itu, silahkan masuk!" ajak tetua pertama dengan cepat.
Lalu mereka bertiga langsung masuk ke dalam kediaman tetua pertama.
*
*
*
Sedangkan di tempat kerja kepala sekte Wuhan, Xu Wuzao dan Li Yian sedang membicarakan semua tentang sekte Wuhan dengan Xu Zao Yi yang sudah berada di sekte ini cukup lama.
Saat mereka bertiga sedang membicarakan tentang sekte Wuhan yang di ketahui oleh Xu Zao Yi! tetua pertama dan muridnya mendatangi tempat kerja kepala sekte.
Tempat kerja kepala sekte Wuhan tidak di jaga oleh siapapun, sehingga Bai Li dan muridnya Bai Chan langsung mengetuk pintu ruangan itu.
Tok..Tok..!
Mereka bertiga merasakan kedatangan seseorang, sehingga langsung diam sebelum ketukan pintu berlangsung.
Dengan cepat, Xu Zao Yi langsung membuka pintu ruangan itu! Dia membuka pintu dengan lebar.
"Jika boleh tahu, anda siapa?" tanya Xu Zao Yi, cukup penasaran.
Karena dia belum pernah melihat seseorang yang cukup tua di sekte Wuhan ini meskipun sudah beberapa hari.
"Maaf, aku tetua pertama sekte Wuhan!" jawab Bai Li dengan senyuman dan memberikan hormat.
"Ahh, tetua pertama! Silahkan masuk, kita ngobrol di dalam." jawab Xu Zao Yi.
Xu Zao Yi sebenarnya sudah menunggu, tetua pertama cukup lama! Karena menurut para tetua lainnya sekte Wuhan masih ada yang lebih menguasai daripada tetua keempat dan kelima, setelah kematian kepala sekte dan tetua agung.
Setelah tahu itu, akhirnya Xu Zao Yi memberikan pesan terhadap semua tetua, apabila tetua pertama kembali harus segera menemui dirinya jika sudah tiba di sekte Wuhan.
Undangan dari Xu Zao Yi ini di respon baik oleh tetua pertama, karena dia memandang bahwa yang menguasai sekte Wuhan sekarang bukanlah orang yang arogan.
"Baiklah tuan, terimakasih!" jawab Bai Li.
Bai Li segera masuk di ikuti oleh muridnya, setelah Bai Li masuk dia merasakan aura yang berbeda! Dirinya merasa hal yang berbeda setelah melihat Li Yian dan Xu Wuzao.
Perasaan dirinya merasakan bahwa dua orang ini sangat berbahaya, namun dia tetap terlihat tenang.
Li Yian merasakan bahwa jalur maridian milik Bai Li tersumbat sesuatu, setelah dia merasakan aura milik Bai Li beberapa saat.
"Kepala sekte Xu, ini dia tetua pertama sekte Wuhan! Dia adalah sahabat dari kepala sekte Yan." ucap Xu Zao Yi setelah duduk di kursi yang mengitari meja pertemuan.
"Salam hormat tetua pertama!" ucap Xu Wuzao dengan ramah.
"Salam hormat kembali!" jawab Bai Li.
"Sebenernya aku ingin tahu, apa anda tidak terima sekte Wuhan di kalahkan dan di duduki saat anda tidak di dalam sekte?" tanya Xu Wuzao.
"Sekte Wuhan sudah kalah, jadi apa yang membuat saya tidak terima? Saya tahu dari pertama melihat tuan, bahwa tuan bukan orang sederhana. Pantas saja sekte Wuhan kalah!" jawab Bai Li dengan senyum kecil.
"Apakah, anda akan langsung tunduk dengan sekte anggrek putih?" tanya Xu Wuzao tidak menyangka bahwa orang yang lebih tua dari dirinya akan memilih tunduk dengan mudah.
"Ya, karena itu sudah ketentuan!" jawab Bai Li.
"Bagus, mulai sekarang kita dalam naungan satu sekte!" ucap Xu Wuzao dengan cepat setuju.
"Maaf, tetua pertama! Apa anda sejak lama tidak mengalami peningkatan pelatihan?" ucap Li Yian.
Dia sudah tidak sabar bertanya, sehingga langsung menyela pembicaraan antara tetua pertama dan kepala sekte anggrek putih.
Semua orang di sana terdiam, akhirnya setelah terbengong dengan pertanyaan Li Yian, tetua pertama sadar terlihat dahulu.
"Ya benar nak, bagaimana kau bisa tahu?" tanya Bai Li cukup terkejut, sehingga penasaran siapa anak muda di depannya ini.
"Heemm, sudah ku duga! Aliran energi dalam tubuh anda sengaja di sumbat, menggunakan herbal yang berbahaya! Apa anda tidak merasakan?" ungkap Li Yian.
Ungkapan Li Yian membuat, Bai Li dan Bai Chan sangat kaget! Karena mereka tahu bahwa masalah utama Bai Li tidak mengalami peningkatan lama karena terkena luka dalam.
\=
\=
Maaf, cuma update 1 chapter karena sedang sedikit sibuk! Jadi jika chapter ini membosankan boleh di skip.😁🙏
Karena author juga merasakan seperti itu.
Jika telah membaca terimakasih 🙏.
...