Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
209 = KENAIKAN PELATIHAN PARA TETUA


\=Chapter 209. KENAIKAN PELATIHAN PARA TETUA\=


\=


\=


Satu Minggu Telah Berlalu.


Li Yian dan Xu Wuzao sedang duduk di gazebo dekat dengan hutan kecil, mereka sampai sekarang masih mendiami kediaman bekas Keluarga Wei.


Mereka berdua dan empat murid elit sekte anggrek putih berencana siang ini, baru akan berangkat menuju ke sekte anggrek putih kembali.


Padahal Li Yian sudah beberapa kali berniat untuk pergi, namun kali ini Xu Wuzao mencegahnya. Karena selama seminggu ini mereka berdua berlatih bersama! Xu Wuzao ingin segera memperdalam pengetahuan kultivasi.


Bahkan mereka berdua sering melakukan adu tanding di hutan yang memang sudah mengalami kerusakan parah akibat pertarungan beberapa hari yang lalu.


"Nak, apa kekuatan ini boleh di wariskan terhadap tetua dan anak murid sekte anggrek putih kedepannya?" ucap Xu Wuzao.


Xu Wuzao ingin tetua sekte anggrek putih lebih kuat dari sekarang, karena dia sudah merasakan sendiri setelah satu minggu melatih tubuhnya dengan kultivasi, Xu Wuzao merasakan bahwa kekuatan ini lebih besar dari miliknya yang sudah masuk ke dalam pendekar suci.


"Itu boleh saja, namun para tetua dan anak murid sekte, harus mencpai pelatihan di pendekar suci! Baru tubuh mereka akan sanggup bertahan terhadap kultivasi!" jawab Li Yian.


"Apa harus seperti itu?" jawab Xu Wuzao cukup kaget.


Dia tidak tahu bahwa syarat berkultivasi harus masuk dulu ke dalam tingkat pendekar suci, padahal menurutnya itu bisa di pelajari untuk tingkat pelatihan manapun.


"Ya, sebenarnya tidak harus menerobos tingkat pendekar suci pak tua! Tapi jika mereka belum masuk ke tingkat pendekar suci, mereka tidak akan bisa lagi menjadi pendekar selamanya! Karena aku yakin Energi Qi di alam ini hanya bersifat sementara." Li Yian langsung menjelaskan.


"Jadi seperti itu! Pantes saja teknik kultivasi di anggap pusaka dunia, di catatan leluhur yang di anggap legenda. Jika orang bisa mempelajari teknik itu, maka bisa menguasai dunia persilatan di alam Daulu ini!" ucap Xu Wuzao sambil berpikir.


Mereka banyak membicarakan tentang kultivasi, karena Xu Wuzao sangat penasaran dengan kekuatan itu.


Meskipun di bertanya terhadap orang yang di anggap anak angkatnya, namun dia tidak menyinggung asal usul Li Yian! Karena Xu Wuzao tahu Li Yian sedari lahir, meskipun curiga Li Yian itu siapa, Xu Wuzao lebih banyak menahan.


*


*


*


Di sekte anggrek putih.


Karena sudah satu minggu lebih berlalu, para tetua sekte anggrek putih sudah berhasil meningkatkan pelatihan mereka masing-masing, meskipun hanya meningkatkan satu tahap. Itu adalah kemajuan besar bagi kekuatan mereka.


Tetua agung yang menjaga sekte selama Xu Wuzao pergi, di temui oleh tetua balai misi.


"Permisi tetua agung, apa kepala sekte Xu sudah tiba di sekte?" ucap tetua balai misi, setelah menemui tetua agung di tempat kerjanya.


Tetua agung langsung menengok ke arah tetua balai misi, dia langsung bangun dan memberikan hormat kembali.


"Belum kembali tetua Ding, entahlah aku kira akan cepat dalam perjalanan kali ini! Mungkin kepala sekte Xu sedang menemui sedikit rintangan!" ucap tetua agung dengan tenang.


"Sayang sekali kepala sekte Xu belum datang kembali! Padahal aku ada keperluan terhadapnya." ucap tetua balai misi dengan sedikit lesu.


Sebenarnya tetua balai misi ingin menemui Xu Wuzao, prihal ingin menanyakan tentang herbal yang membuat kenaikan pesat terhadap dirinya. Sehingga ingin minta kembali jika Xu Wuzao masih memilikinya.


"Baiklah, aku kembali lagi ke kediaman ku! Nanti akan kembali mencari kepala sekte Xu, setelah beliau kembali."


"Baiklah..!" jawab Xu Zao Yi.


Setelah berucap demikian, tetua balai misi memberikan hormat kembali kepada tetua agung. Setelah mendengar jawaban tetua agung, tetua balai misi langsung berlalu dengan cepat dari tempat kerja tetua agung.


"Apa yang sebenarnya tetua Ding cari dan ingin di bicarakan?"


Meskipun, dia adalah tetua perempuan satu-satunya di sekte anggrek putih, namun tetua Ding Chie memiliki pandangan luas.


Dirinya juga memiliki ambisi yang cukup kuat, dalam hal kekuatan pelatihan! Sehingga melihat tetua balai misi yang jarang keluar, namun sekarang dirinya berani keluar dan mencari kepala sekte Xu. Membuat Xu Zao Yi bertanya-tanya.


Namun setelah berpikir cukup banyak dan tidak menemukan solusinya, Xu Zao Yi langsung menggelengkan kepalanya.


"Ahh, entahlah! Aku masih banyak kerjaan, itu urusan nanti saja, setelah kepala sekte Xu datang akan ku tanyakan tentang itu." ucap tetua agung.


Lalu dia segera melakukan kesibukan dirinya kembali dengan cepat, karena semenjak kepala sekte Xu sibuk dengan urusannya dirinya semakin sibuk mengurus segala keperluan sekte.


Apa lagi sekarang sekte anggrek putih sudah sangat terkenal di bagian timur Kekaisaran Ming, sehingga semakin sibuk dirinya mengurus keperluan sekte! Setelah cukup banyaknya anak murid baru yang ingin masuk.


*


*


*


Xu Wuzao, Li Yian dan empat murid elit sekte anggrek putih sedang melakukan perjalanan kembali ke sekte anggrek putih.


Mereka menggunakan dua kereta kuda kembali, karena jika menggunakan satu kereta kuda tidak cukup karena mereka enam orang.


Li Yian bersama Xu Wuzao dan Li Yian, sedangkan salah satu dari murid elit sekte anggrek putih menjadi kusir kereta mereka.


"Nak Li Yian, apa kau akan kembali pergi dari sekte?" ucap Xu Wuzao setelah cukup lama kereta kuda itu hening karena tidak adanya percakapan.


Li Yian menengok ke arah Xu Wuzao, lalu langsung menjawabnya.


"Ya, karena masih ada urusan penting yang ingin aku selesaikan!" ucap Li Yian.


"Sebaiknya, tinggal lah beberapa lama di sekte anggrek putih nak Li Yian! Kita lakukan latihan bersama kembali." ucap Xu Wuzao.


Li Yian hanya bisa tersenyum dan pasrah, dirinya merasa Xu Wuzao sedang semangat mempelajari kultivasi yang beberapa waktu lalu dirinya berikan.


"Ya, baiklah pak tua! Aku akan tinggal beberapa minggu di sana." jawab Li Yian.


Mendengar jawaban Li Yian, Xu Wuzao terlihat sangat senang! Karena selama seminggu berlatih bersama di bekas kediaman Keluarga Wei Xu Wuzao merasakan perbedaan yang sangat mencolok dari pada dirinya belajar sendiri.


Murid elit sekte anggrek putih yang sedang mengemudikan kereta kuda yang di tumpangi Xu Wuzao dan Li Yian, mendengar obrolan mereka masih sangat heran.


'Apa, kepala sekte Xu akan mengajari tuan muda Li Yian teknik baru?' ucapnya dalam benaknya.


Meskipun, dia telah melihat kehebatan Li Yian beberapa waktu lalu, namun dirinya seperti sedang tidak bisa mencernanya.


Karena Li Yian terlihat begitu misterius, bahkan sekarang dia juga memandang Xu Wuzao lebih misterius lagi.


Namun untuk memikirkan lebih jauh, dia akhirnya enggan. Lalu lebih memilih fokus dalam menjalankan kereta kuda yang sedang di naiki dirinya saat ini.


Dia akhirnya menggebrak kuda yang sedang menarik kereta itu lebih kencang, agar perjalanan lebih cepat. Kerena pesan Xu Wuzao agar lebih cepat sampai di sekte anggrek putih.


Bahkan, Xu Wuzao menyarankan agar lebih sedikit istirahat! Hanya mengistirahatkan kuda-kuda saja setelah itu kembali lagi melakukan perjalanan.


\=


\=


...