
\=Chapter 252. PENDEKAR SUCI MERASAKAN ENERGI QI\=
\=
\=
Xu Zao Yi, merasakan begitu tertekan dengan apa yang dirinya lihat sekarang! Karena dia pikir dia akan memenangkan tantangan Li Yian dengan mudah, namun itu semua runtuh setelah melihat Li Yian sudah duduk santai bersama kepala sekte Xu.
"Li Yian, bagaimana mungkin kau sudah ada di sini? Bukannya kau ada di belakang?" ucap Xu Zao Yi terlampau bingung.
"Bagaimana bisa aku ada di belakang tetua agung, aku di sini sudah sejak awal!" jawab Li Yian seakan tidak ada masalah sama sekali.
"Kepala sekte Xu, apa itu benar?"
Xu Zao Yi seperti hendak gila, sampai dia ingin mencari pembenaran lain! Padahal sudah terbukti dengan jelas saat dirinya sampai di sana, Li Yian sudah duduk di samping Xu Wuzao dengan tenang.
"Ya benar, dia menggunakan teleportasi! Aku saja tidak ingin mempercayainya, namun dia benar-benar berpindah tempat!" jawab Xu Wuzao membeberkan apa yang dia tahu sekarang.
"Nah, tetua agung sudah kalah! Maka percayalah kepada ku." ucap Li Yian, dengan senyum lebar, sambil tersenyum lebar.
"Bagaimana mungkin?" keluh Xu Zao Yi, dirinya memegangi kepalanya yang hampir jatuh dan tersungkur ke tanah, di tambah melihat senyuman Li Yian yang begitu tengil menurutnya.
Akhirnya Xu Wuzao melerai mereka agar tidak perlu di bahas lagi tentang itu, lalu mereka bertiga melanjutkan obrolan ringan, bahkan Xu Wuzao memberitahukan Li Yian atas penyerangan dari sekte Wuhan.
*
*
*
Pendekar suci di Kekaisaran Ming ini sangat sedikit, bahkan keberadaan mereka bisa di hitung dengan jari.
Karena kebanyakan dari mereka adalah kepala sekte, sebuah sekte besar dan beberapa sekte menengah! Sedangkan sekte kecil tidak memiliki pendekar suci.
Di tambah keberadaan mereka seperti sebuah kehormatan, jika bisa bertemu dengan pendekar suci! Sehingga wajar saja jika pendekar suci itu sombong.
*
Di sekte Wuhan, Yan Yin sedang melakukan meditasi tertutup setelah dirinya memberikan perintah terhadap pasukan dirinya untuk menyerbu ke tempat di mana Xu Wuzao berada.
Sehingga kepala sekte Yan melakukan meditasi dengan tenang dan nyaman, karena dia tidak mengetahui bahwa Xu Wuzao adalah pendekar suci! Karena berita itu belum menyebar luas, di tambah Xu Wuzao belum menunjukkan kekuatan itu di muka umum.
Jika saja, ada pendekar raja puncak yang naik tahap ke pendekar suci! Maka akan di adakan perjamuan di sekte mereka, bahkan mengumumkan terhadap sekte lain, bahwa mereka sudah memiliki tambahan satu lagi pendekar suci, namun tidak dengan Xu Wuzao.
Tujuan seperti itu, agar mereka takut dan mewaspadai sekte mereka di kemudian hari! Sehingga banyak keuntungan yang dapat di ambil oleh sekte tersebut.
Saat Yan Jim naik tingkat, belum sempat di umumkan namun Xu Wuzao sudah membunuhnya terlebih dahulu! Inilah dasar kemurkaan dari Yan Yin.
Apabila Yan Yin mempunyai pikiran yang jernih, dia seharusnya mewaspadai Xu Wuzao karena berhasil membunuh Yan Jim! Namun Yan Yin tidak memikirkan sampai ke arah sana, karena sudah tertutup oleh dendam yang mendalam.
Saat dirinya sedang meditasi untuk berusaha menaikkan tingkat pelatihan kembali, saat ini dia langsung membuka matanya.
"Energi apa ini? Bagaimana bisa, membuat tekanan berat kepada penyerapan tenaga dalam?" ucap Yan Yin setelah terbangun dari meditasinya.
Dirinya merasa Energi Qi yang meningkat pesat, sehingga merasakan bahwa memperkuat tenaga dalam seperti di hambat olehnya.
Begitu juga dengan para pendekar suci lainnya yang ada di segala penjuru alam Daulu! Mereka merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan Yan Yin.
Pendekar Suci merasakan Energi Qi, mereka yang ada di alam Daulu semuanya merasakan Energi Qi, karena jalan darah mereka sudah di buka saat hendak naik ke tingkat pelatihan pendekar suci.
Karena Yan Yin merasakan hal aneh, akhirnya dia keluar dari ruang meditasi tertutup untuk mencari tahu apa yang dirinya rasakan saat ini, sekaligus untuk mendengar kabar baik dari hasil penyerangan pasukan elit sekte Wuhan.
*
Sedangkan di tempat pertemuan sekte Wuhan, para tetua sedang melakukan pertemuan penting menanggapi berita yang sedang beredar besar di masyarakat.
Karena tiga tetua sudah mati di bantai oleh Xu Wuzao, maka tinggal 5 tetua yang hadir dalam pertemuan kali ini! Karena salah satu dari tetua sekte Wuhan sedang berpergian. Wajah mereka terlihat muram karena saking tidak percayanya terhadap apa yang telah terjadi kali ini.
Karena sekte Wuhan begitu tertekan sepanjang sejarah berdirinya sekte, meskipun mereka adalah generasi ke berapa dalam menjadi tetua di sekte Wuhan itu.
Namun mereka semua tahu akan sejarah panjang dan hebat berdirinya sekte Wuhan, sudah lebih dari ratusan tahun lalu sekte Wuhan berdiri! Baru kali ini harga diri dan reputasi begitu di injak-injak oleh sekte yang di anggap kecil.
"Bagaimana ini para tetua? Sedangkan kepala sekte Yan, masih dalam meditasi tertutup!" ucap salah satu tetua yang hadir, yaitu tetua ke lima.
"Entahlah tetua ke lima, aku saja sudah begitu tertekan akan berita yang menghebohkan ini!" jawab tetua ke empat.
Mereka duduk melingkar mengitari meja bundar yang besar, saling bertanya namun tidak menemukan jawaban yang memuaskan! Di tambah saling dorong untuk mengusulkan pendapat yang harus di jalankan ke depannya.
"Sial, apa kalian yang lebih senior tidak berani untuk memberitahukan kepada kepala sekte Yan, tentang kejadian ini?" ucap tetua ke sembilan tetua paling muda yang baru menjabat beberapa tahun lalu.
Empat tetua lainnya yang sedang bingung, memandang ke arah tetua sembilan yang berdiri setelah berucap demikian.
"Jika, saja ada tetua pertama! Aku yakin dia yang akan memimpin kita berdiskusi, maupun memberanikan diri untuk menggangu kepala sekte Yan!" keluh tetua ke empat.
Tetua kesatu adalah, orang yang paling dekat dengan kepala sekte Yan! Karena mereka bersahabat sejak berdirinya sekte bahkan satu angkatan bersamaan kepala sekte Yan.
Namun dia sedang pergi, berkunjung ke Kekaisaran Tang karena menerima kabar bahwa di sana ada pelelangan umum, yang melelang herbal langka! Bahkan di kabarkan dari para pendekar, herbal itu bisa menyembuhkan luka dalam yang sangat parah sekalipun.
Sudah hampir dua minggu tetua pertama sekte Wuhan melakukan perjalanan menuju ke kota Kekaisaran Tang, sehingga dalam pertemuan dadakan yang lalu saja, dia tidak tahu! Bahkan sekte Wuhan sudah terancam seperti ini saja mungkin tetua pertama belum tahu pasti.
Saat kelima tetua dari sekte Wuhan bingung, akan apa yang harus di jalankan kedepannya, untuk menghadapi masalah yang sangat gawat ini, dari luar pintu ruang pertemuan di buka dengan keras.
Braaakk...!
"Apa yang terjadi ini, aku mendengar bahwa kabar buruk terjadi terhadap pasukan yang aku bentuk?" ucap kelapa sekte Wuhan.
Yan Yin, membuka pintu depan cara sangat kasar karena dia begitu kaget dengan apa yang di dengar oleh beberapa murid di luar.
"Kepala sekte Yan, akhirnya anda keluar dari meditasi tertutup." ucap tetua ke empat.
Dia dan tetua lainnya sangat senang melihat, kepala sekte Yan sudah keluar dari meditasi tertutup, meskipun tadi sedikit kaget karena ada dobrakan pintu secara kasar.
"Cepat katakan apa yang terjadi dengan mereka?" bentak kepala sekte Yan, dia mendengar bahwa pasukan elit yang dirinya bentuk di bantai oleh Xu Wuzao.
"Baik kepala sekte Yan! Pasukan yang kita kirim untuk menghancurkan sekte anggrek putih! Di bantai habis oleh Xu Wuzao dan beberapa pasukannya!" ucap tetua ke empat.
Boooommmm..!
"Kurang ajar Xu Wuzao, benar-benar cari mampus!" bentak kepala sekte Yan.
Dia langsung menghantam meja bundar besar yang ada di ruangan pertemuan hingga hancur berkeping-keping, meja yang terbuat dari batu yang sangat keras di buat menjadi serpihan kecil olehnya.
\=
\=
...