
\=Chapter 245. SERBUAN SEKTE WUHAN\=
\=
\=
Keberangkatan pasukan elit dan murid elit sekte Wuhan menjadi perbincangan hangat di sekte Wuhan itu sendiri, bahkan masyarakat umum di sekitar sekte Wuhan ikut membicarakan tentang keberangkatan mereka.
Itu hal wajar, karena reputasi sekte Wuhan di daerah selatan sangat berpengaruh! Berita ini masih belum tersebar luas ke masyarakat umum lainnya. Hanya masyarakat yang mempunyai hubungan dekat dengan sekte Wuhan saja.
Seperti para keluarga dari tetua maupun keluarga dari pasukan elit sekte Wuhan, karena mereka dapat informasi ini langsung dari orang yang akan berangkat ke medan tempur.
Meskipun mereka pendekar, namun tetap saja mereka memiliki keluarga pada umumnya! Yang tidak memiliki keluarga hanya pendekar yang sangat mendedikasikan dirinya terhadap ilmu beladiri seperti Xu Wuzao, orang-orang seperti itu lebih mementingkan kekuatan beladiri daripada memiliki keluarga seperti masyarakat biasa. Karena menurutnya itu sangat merepotkan.
Meskipun hanya ratusan pasukan, namun setiap mereka melewati kota kecil maupun perkampungan penduduk membuat kehebohan yang tinggi, karena kejadian seperti itu jarang sekali terjadi! Sehingga mereka menganggap perang besar akan segera meletus di daerah selatan kota Kekaisaran Ming.
Lambatnya pergerakan pasukan yang besar, membuat penyerbuan mereka di ketahui oleh pengintai dari sekte anggrek putih! Yang di perintahkan oleh Xu Wuzao untuk memata-matai pergerakan dari sekte Wuhan.
Wooss..Tap..Tap..!
Dua orang bergerak dengan sangat cepat, mereka adalah mata-mata dari sekte anggrek putih yang di tugaskan Xu Wuzao untuk mengawasi pergerakan musuh.
"Sial, apa kita akan sempat menyampaikan berita gawat ini terhadap kepala sekte Xu?" ucap salah satu dari dua orang yang berlari di sela-sela pohon yang padat dalam hutan belantara.
"Tenanglah, kita mengambil jalan memotong seperti ini pasti akan sempat!" jawab temanya.
"Baiklah kawan aku percaya kepadamu, semoga saja kita sempat!" jawab orang yang tadi mengeluh.
Mereka berlari seperti di kejar siluman, namun bagi mereka ini lebih gawat dari sekedar di kejar siluman, melainkan di kejar kematian oleh raja Yama.
Lebatnya pepohonan di dalam hutan seperti itu tidak menghambat pergerakan mereka sama sekali, mereka melompat sangat lincah seperti kancil yang melompat, bahkan sesekali berlari kencang menyusuri hutan seperti serigala kelaparan.
"Apa masih jauh?" ucap salah satu dari mereka yang di belakang.
"Sepertinya sudah dekat, aku yakin itu!" jawab temanya yang di depan, yang memimpin jalan.
Salah satu dari mereka yang memimpin jalan, sedikit tahu tentang hutan yang mereka lalui! Sehingga mereka berani mengambil resiko melewati hutan belantara.
Setelah cukup lama mereka berlari, akhirnya keluar dari hutan belantara itu! Setelahnya mereka muncul di perbatasan kota kecil dekat dengan perbatasan wilayah bekas milik keluarga Wei.
"Akhirnya, kita keluar! Lihat setelah melewati kota di depan kiat sampai di kediaman keluarga Wei!" ucap salah satu dari mereka yang memimpin jalan.
"Syukurlah! Mari kita percepat lari kita kawan, apa kau masih kuat?"
"Sial, kau meremehkan ku! Ayo kita percepat!" jawab temanya.
Padahal keduanya sudah terengah-engah karena sudah cukup kecapean, namun semangat mereka masih tinggi.
Meskipun sedang menanggung beban berat yang membuat mereka berdua hampir tertekan, namun mereka masih bisa sedikit bercanda agar suasana tidak begitu tegang.
Keduanya lari kembali menggunakan teknik lari langkah angin! Karen pengintai dari sekte anggrek putih rata-rata menguasai teknik itu.
*
*
*
Xu Wuzao sedang duduk di gazebo dekat dengan hutan kecil yang mengelilingi bekas Kediaman Keluarga Wei, Xu Wuzao duduk di sana sambil menikmati teh di temani oleh Xu Zao Yi sambil berdiskusi dan menunggu kabar dari orang yang di tugaskan untuk mengintai.
Sehingga keduanya langsung mendiskusikan tentang apa yang akan di lakukan kedepannya jika perkiraan Xu Wuzao benar, bahwa sekte Wuhan akan mengirimkan orang-orang yang berkemampuan tinggi untuk menyerang mereka.
"Jelaskan kepada ku, kepala sekte Xu! Apa yang harus aku lakukan kedepannya?" ucap Xu Zao Yi.
Dia sangat yakin, pandangan pamannya sangat tajam tentang apa yang akan terjadi setelah apa yang mereka perbuat beberapa hari lalu.
"Kita cukup menunggu dengan kekuatan dan siaga penuh kita, apa lagi kediaman ini di bentengi oleh benteng alami yang kokoh! Kita cukup aman. Aku sangat salut dengan pemikiran dari keluarga tersembunyi Wei, mungkin waktu itu jika Li Yian tidak membantu kami, aku yakin kami semua akan mengalami kerugian besar, akibat kepungan dari keluarga Wei pada saat itu!" ucap Xu Wuzao.
Dia sedikit menjelaskan kejadian beberapa lama saat tersandung masalah dengan Keluarga Bangsawan Wei.
Setelah berucap demikian, membuat Xu Wuzao teringat kembali tentang keadaan Li Yian seperti apa! Karena dia cukup sibuk dengan masalah sendiri, sampai hampir lupa terhadap Li Yian.
"Baiklah kepala sekte Xu! Aku mengikuti pengaturan anda." jawab Xu Zao Yi tanpa pikir panjang.
Sekitar 30 menitan berlalu, Xu Wuzao maupun Xu Wuzao Yi mengobrol di gazebo itu! Mereka di kagetkan dengan kedatangan kelompok mata-mata yang di tugaskan untuk mencari informasi tentang pergerakan dari sekte Wuhan.
Xu Wuzao dan Xu Zao Yi menengok ke arah dua orang yang baru datang! Mereka datang langsung membungkuk hormat.
"Salam hormat kepala sekte Xu dan tetua agung!" ucap keduanya.
"Baiklah, terimakasih! Apa yang kalian dapatkan?" tanya Xu Wuzao langsung.
"Kali ini sangat gawat kepala sekte Xu!" jawab salah satu dari mereka.
"Jelaskan kepada ku!" ujar Xu Wuzao, ingin segera tahu apa yang mereka dapatkan.
"Serbuan sekte Wuhan sedang menuju kemari kepala sekte Xu! Mereka membawa ratusan orang, kemungkinan mereka adalah pasukan elit di tambah murid elit sekte Wuhan!" jawab pengintai dari sekte anggrek putih.
"Benar kepala sekte Xu! Kemungkinan jarak mereka sudah sangat dekat, bisa jadi sore ini mereka akan menyerang!" jawab salah satu dari tim pengintai.
"Hemmm, jadi seperti itu ya?" ucap Xu Wuzao lirih.
Dua dari pengintai maupun Xu Zao Yi memandangi Xu Wuzao dengan sangat serius, mereka bertiga menunggu apa keputusan dari kepala sekte Xu! Karena keputusan dan perintahnya mutlak dari Xu Wuzao.
Tidak perlu lama Xu Wuzao berpikir, lalu dia menegaskan kepalanya dan menghirup udara yang masih segar karena hari masih pagi dan menjelang siang.
"Baiklah, Zau Yi! Siapkan pasukan elit kita, hadang mereka di luar hutan kecil yang melindungi kediaman ini, setelah kita mulai terdesak oleh mereka, masuklah perlahan ke dalam hutan dan pasangkan jebakan yang mematikan! Siapkan tim penyerang jarak jauh di belakang kalian!" ucap Xu Wuzao, menjelaskan.
"Jika sudah siap semuanya, aku yang akan memimpin penyerangan ini di garis depan!" lanjut Xu Wuzao berucap dengan keyakinan tinggi.
"Baik kepala sekte Xu!" ucap ketiganya.
Lalu mereka bertiga, Xu Zao Yi dan dua mata-mata sekte anggrek putih langsung bangkit dari sana! Mereka akan menyiapkan semua yang di katakan oleh Xu Wuzao.
Xu Wuzao berani berbicara seperti itu, karena selama satu bulan ini murid elit sekte anggrek putih sudah mempelajari hutan kecil yang melindungi kediaman bekas keluarga Wei! Sehingga mereka sudah cukup menguasai hutan lindung itu.
Setelah ketiga orang itu pergi Xu Wuzao memandang ke depan, lalu bergumam.
"Hemmm, 100 orang kelompok elit yah? Sepertinya akan sedikit berat dari pertarungan beberapa hari sebelumnya!"
Setelah bergumam seperti itu, Xu Wuzao juga bangkit dari duduknya di gazebo itu! Lalu pergi untuk mempersiapkan apa yang dirinya perlukan juga.
\=
\=
...