Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
248 = DEWA KAISAR TAHAP PEMULA


\=Chapter 248. DEWA KAISAR TAHAP PEMULA\=


\=


\=


Wooooosss..


Dai Yao menghampiri Xu Wuzao dengan cepat, dia langsung hendak membelai wajah dan dada Xu Wuzao dengan mesranya.


Baaammm..!


"Uhukk..!"


Xu Wuzao langsung menendang dengan sangat kuat, Dai Yao terlempar masuk ke dalam kamar penginapan yang tadi di gunakan dirinya untuk bermain panas, dengan tiga laki-laki.


Dai Yao langsung tersungkur ke lantai dan batuk darah, dia langsung memuntahkan darah segar di mulutnya.


"Bagaimana bisa?" ucap Dai Yao dengan sangat lirih.


Dirinya tidak percaya bahwa jurusnya gagal terhadap Xu Wuzao, padahal dia yakin jurusnya sudah mengenai Xu Wuzao dengan telak.


Sehingga Dai Yao tidak mengambil kewaspadaan dan ingin langsung menguasai Xu Wuzao sepenuhnya, karena hasrat dirinya belum terselesaikan oleh tiga orang saja.


Namun setelah terkena tendangan keras dari Xu Wuzao, Dai Yao langsung hilang hasrat ingin menguasai Xu Wuzao di atas ranjang! Kini dirinya malah ingin membunuh Xu Wuzao dengan cepat.


"Xu Wuzao, kau mencari mampus!" bentak Dai Yao.


Lalu langsung bangkit, dia meludah ke lantai karena mulutnya penuh dengan lelehan darah!.


"Wanita ****** seperti kau, seharusnya sudah mati sejak dulu! Tapi terlalu banyak pria yang bodoh hingga rela melindungi kau!" jawab Xu Wuzao, sambil menunjuk ke arah Dai Yao.


Dia tahu, bahwa musuh Dai Yao cukup banyak, karena Xu Wuzao sudah bermusuhan dengan Yan Jim cukup lama sehingga cukup mengenal Dai Yao, karena yang melindungi Dai Yao termasuk Yan Jim.


"Kau yang harus mampus, Xu Wuzao! Kau berani membunuh kekasih ku!" ucap Dai Yao dengan emosi membara.


Yang di maksud kekasih ku, oleh Dai Yao adalah Yan Jim.


Dia langsung mencabut tiga tusuk rambut yang di gunakan saat ini, lalu di selipkan di tiga jarinya, rambut yang panjang nan semerbak langsung tergerai indah.


Wooooosss..!


Dai Yao bergerak dengan cepat, seisi ruangan itu langsung wangi semerbak bunga lavender bercampur wangi vanilla, yang membuat laki-laki akan tergoda dan terangsang jika melihat tubuh indah wanita.


Suut..!


Satu tusuk rambut yang tajam, langsung meluncur ke arah Xu Wuzao! Xu Wuzao langsung menghindar dengan mudah.


"Apa, dia masih bisa sadar?" ucap Dai Yao.


Dirinya kembali terkaget, karena dia tidak bisa mempercayai bahwa jurus andalan dirinya yang paling di banggakan tidak berpengaruh terhadap Xu Wuzao.


Sedangkan beberapa dari murid elit sekte anggrek putih yang ada di ruangan itu, yang sedang bertarung dengan beberapa orang dari sekte Wuhan yang masih hidup, langsung kelabakan karena terkena jurus milik Dai Yao.


Mereka berlagak aneh dan gerakan mereka tidak teratur, lalu terkapar di lantai dan mengalami halusinasi! Seperti sedang terkena ilusi.


Wooooosss..!


Baaammm..!


Saat sedang bingung, Dai Yao di hantam di bagian dada kirinya hingga di dada bagian kiri itu sedikit membesar dan tidak merata dengan yang bagian kana, dua tonjolan yang membusung menantang kini tidak sama rata lagi sehingga sedikit terlihat jelek.


Braaakk..!


Dia kembali terkapar, hingga tidak bisa bangkit kembali! Nafasnya seperti terhambat hingga dia kesulitan bernafas.


Xu Wuzao langsung menghampiri tubuh Dai Yao yang kini makin terbuka di bagian mana saja! Bahkan Xu Wuzao seperti melihat orang telanjang bulat saja.


"Sungguh menjijikkan kau wanita ******!" hardik Xu Wuzao.


"Xu Wuzao, mau apa kau?" ucap Dai Yao dengan susah payah.


Dia ingin beringsut dari posisinya saat ini, namun tidak bisa karena tenaga dirinya seperti terkuras habis.


"Matilah kau dengan tangan!" ucap Xu Wuzao dengan lirih.


Pedang Xu Wuzao langsung bergerak dengan cepat dan memotong leher Dai Yao hingga kepala Dai Yao terpisah dari badannya.


Setelah membunuh Dai Yao, Xu Wuzao keluar dari kamar itu lalu melihat tetua ketiga sekte Wuhan sudah terkapar tidak berdaya.


"Sungguh sekte kotor yang menjijikkan!" keluh Xu Wuzao kembali.


Dia melihat tetua ketiga sekte Wuhan sudah tidak karuan bentuk pakaiannya, sehingga dia tahu apa yang telah mereka lakukan di sini! Karena menurutnya begitu menjijikkan yang mereka lakukan.


Xu Wuzao langsung membunuh orang yang tersisa di sana, lalu menyembuhkan murid elit sektenya yang masih hidup dan segera keluar dengan cepat untuk segera membantu Xu Zao Yi di luar penginapan.


*


*


*


Di alam langit.


Tepatnya di daratan rendah, Li Yian yang sedang bermeditasi di batu yang ada di telaga! Kini mulai membuka matanya, setelah merasakan kekuatan kultivasi dirinya meningkat lagi.


Sedangkan, dewa Yon Sheol masih berdiri di atas tebing dari telaga yang Li Yian gunakan untuk bermeditasi! Dia berdiri dengan gemetaran karena merasa tingkat kultivasi Li Yian yang mengerikan bagi dirinya dan orang-orang, maupun dewa atas yang ada di istana Kekaisaran Langit.


"Li Yian, bagaimana mungkin langsung menerobos ranah Dewa Kaisar tahap pemula?" ucap Yon Sheol.


Setelah melihat Li Yian bangkit dari meditasinya dia langsung terbang turun menuruni tebing yang mengelilingi telaga.


Wooooosss..!


Yon Sheol langsung mendarat di pinggiran telaga tidak jauh dari tempat Li Yian bermeditasi, tetap berdiam diri di sana karena masih kaget dengan apa yang terjadi.


Li Yian membuka matanya, lalu dia merasakan tubuhnya begitu ringan dan sangat nyaman! Dia langsung menghirup udara segar yang ada di daratan rendah itu.


"Huufff, sangat nyaman rasanya dengan kekuatan besar ini?" gumam Li Yian.


Lalu Li Yian menengok ke arah Yon Sheol, karena dia merasa di hampir oleh gurunya saat ini.


"Guru Yon, aku berhasil memurnikan air telaga ini dan naik tahap." ucap Li Yian dengan senyuman cerah.


"Ya, baguslah Li Yian!" jawab Yon Sheol sedikit canggung, karena masih di panggil guru oleh Li Yian.


Sedangkan Li Yian orang yang sudah melebihi dewa kelas atas, karena di alam langit yang di pandang adalah kekuatan! Lebih hebat seseorang maka lebih di hormati.


"Terimakasih guru Yon atas bantuannya!" ucap Li Yian lalu membungkuk hormat sebagai tanda terimakasih.


Hormat Li Yian seperti prajurit dewa yang ada di istana Kekaisaran Langit! Membuat Yon Sheol pemasaran namun dia enggan untuk bertanya kepada Li Yian.


"Baiklah tidak perlu berlebihan Li Yian!" ucap Yon Sheol.


Li Yian menghampiri Yon Sheol, sambil senyum sidik canggung.


"Guru Yon, apa aku boleh meminta bantuan anda lagi?" tanya Li Yian, dirinya berharap Yon Sheol masih bisa membantu Li Yian kembali.


"Katakanlah Li Yian?" ucap Yon Sheol.


"Aku ingin kembali ke alam bawah! Karena aku masih ada urusan di sana guru! Apa anda bisa membantu ku?" ucap Li Yian, yang di maksud Li Yian alam bawah yaitu alam Daulu.


Dirinya cukup cemas, takut Yon Sheol tidak bisa membatu dirinya untuk kembali ke alam bahwa!.


Dia ingin kembali ke alam Daulu, karena masih memberikan janji terhadap Xu Wuzao! Di tambah dia ingin mencari keberadaan Baba Yaga, karena dia ingin mengetahui siapa raja siluman yang di bicarakan oleh mentri penyelidikan kala itu, karena Baba Yaga siluman seharusnya dia tahu tentang raja siluman.


"Hemm, jika untuk itu! Aku bisa membantu kau Li Yian! Namun tunggu luka dalam ku sembuh total maka akan aku bukan gerbang alam bawah untuk kau!" jawab Yon Sheol dengan sangat yakin.


"Benarkah guru Yon, terimakasih atas bantuannya!" ucap Li Yian, dia langsung membungkuk hormat berulang kali.


Karena dia sudah sangat yakin dengan kekuatan dirinya saat ini, hanya memerlukan penyelarasan dan berlatih terus menerus maka akan mencapai Dewa Kaisar tahap puncak, karena jika sudah memasuki Dewa Kaisar, Energi Qi terserap secara otomatis ke dalam dantian miliknya dan tidak terhalang oleh dimensi ruang dan waktu.


\=


\=


...