Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
175 = KEMBALI KE KEKAISARAN MING


\=Chapter 175. KEMBALI KE KEKAISARAN MING\=


\=


\=


Baba Yaga dan Li Yian sudah berlalu dari markas informasi bayaran, cukup banyak yang di bicarakan dan di inginkan Li Yian, namun Bao An menyetujui saja! Karena keuntungan yang besar akan menanti kelompoknya.


"Aku tidak akan menyangka tuan Li Yian akan membantu menyediakan herbal langka untuk pelanggan pelelangan bulan sabit, aku kira akan menutup usaha itu ternyata sebaliknya!" ucap Bao An di benaknya.


Dia sangat kaget setelah Li Yian menawarkan, bahwa dia bisa membantu mengembangkan pelelangan bulan sabit! Namun dengan satu catatan bahwa mereka harus mengambilnya sendiri ke wilayah Kekaisaran Ming.


Namun Bao An menyetujui usul Li Yian, meskipun perjalanan membawa harta berharga seperti itu cukup beresiko! Namun dengan informasi yang kelompok itu miliknya, Bao An cukup percaya diri.


"Namun untuk apa tuan Li Yian selalu minta infonya terkini dari wilayah Kekaisaran Tang! Ahh entahlah, yang penting kita saling bekerja sama." ucap Bao An di benaknya masih cukup pusing.


Akhirnya Bao An langsung menyusul agenda, karena ambisi dari Li Yian, kelompok informasi bayaran harus menguasai perdagangan herbal langka untuk meningkatkan pelatihan orang-orang Kekaisaran Tang.


Dua minggu berlalu.


Li Yian dan Baba Yaga sedang mengendarai kereta kuda dia sudah masuk ke wilayah Kekaisaran Ming, bahkan sudah hampir dekat dengan kota Kekaisaran Ming.


"Aku tidak menyangka di Kekaisaran Ming ini Energi Qi semakin tebal! Apa area di sini lebih bagus daripada daerah Kekaisaran Tang?" ucap Li Yian di benaknya.


Dia merasakan bahwa Energi Qi di Kekaisaran Ming sangat tebal, bahkan hampir dua kali lipat! Di setiap perjalanan Li Yian selalu melakukan kultivasi, sedangkan Baba Yaga memilih untuk tidur.


Bahkan sekarang di atas kereta kuda saja Baba Yaga masih mengorok cukup keras, namun Li Yian tidak memperdulikan itu! Setelah dia tahu bahwa setiap Baba Yaga tidur energi siluman dirinya menigkat, sehingga Li Yian tidak menegur akan itu.


Saat kereta kuda yang di kendarai Li Yian semakin dekat dengan hutan larangan, Baba Yaga langsung terbangun.


"Saudara Li, aku merasakan energi siluman yang sangat pekat! Ayo kita menuju ke sana!" ucap Baba Yaga mengagetkan Li Yian.


"Apa, ternyata kau bisa merasakan energi siluman yang sangat pekat, tapi aku tidak merasakan hal itu?" ucap Li Yian.


"Kau bukan siluman, karena ini adalah energi siluman jadi kami yang bisa merasakan itu!" jawab Baba Yaga asal berbicara saja.


"Hemmm, yang kau ucapkan mungkin benar!" Li Yian langsung mengiyakan saja agar cepat selesai.


"Tetap lurus aja, ikuti jalan ini!" perintah Baba Yaga pada Li Yian.


"Kau yang memacu kudanya, saatnya aku istirahat." jawab Li Yian, lalu melaporkan tali kekang kuda kepang Baba Yaga.


Baba Yaga ingin menolak namun di Li Yian sudah terlanjur melemparkan tali kekang itu, sehingga mau tidak mau, dia menerimanya.


"Hiaaa..!" Baba Yaga langsung berteriak dan menggoyangkan tali kekang itu dengan keras, agar kuda penarik itu lebih cepat melaju.


Baba Yaga ingin cepat sampai ke sumber energi siluman itu, karena dia ingin lebih kuat lagi meskipun nantinya perubahan wujud manusia miliknya tidak begitu sempurna.


Karena dia tidak ingin selalu kalah dengan Li Yian, setiap ada pertarungan Li Yian selalu menonjol, sedang dirinya malah seperti terlihat lemah.


Sekte anggrek putih.


Di kediaman Xu Wuzao, dia sedang kedatangan tamu! Tamu itu adalah, Shu Yang He dia ingin menemui Li Yian namun untuk yang ke dua kalinya dia berkunjung ke sekte anggrek putih Li Yian tidak ada.


"Kepala sekte, apa tuan tidak tahu kapan tuan muda Li Yian akan kembali ke sekte anggrek putih ini?" ucap Shu Yang He ingin tahu kapan Li Yian kembali.


"Maaf tuan, Yang He! Aku tidak tahu anak itu kapan akan kembali, karena dia tidak memberikan penjelasan kapan dirinya kembali." ucap Xu Wuzao.


"Ah sayang sekali, padahal Siie'er ingin di latih langsung oleh tuan muda Li Yian loh, makanya dia minta pindah ke sekte ini!" ucap Shu Yang He sedikit cukup kecewa.


"Ya, memang sekte ini setelah kemenangan Li Yian di kompetisi generasi muda semakin terkenal!" Xu Wuzao mengakui itu, dan dia berbicara sebenarnya.


Mereka berdua saling berbicara di sana mengenai Li Yian, dan Xu Wuzao tidak bisa berjanji kapan Li Yian kembali! Karena dia juga tidak tahu Li Yian saat ini berada di mana.


Xu Wuzao tidak ingin memberikan harapan palsu, karena dirinya tidak tahu kapan Li Yian akan kembali ke sekte anggrek putih.


Padahal sudah satu bulan lebih Li Yian pergi dari sekte anggrek putih, untung lah Li Yian memberikan sumberdaya dan uang yang sangat banyak sehingga bertambahnya murid paska kompetisi generasi muda, sekte anggrek putih tidak kekurangan sumberdaya dan dana meskipun sekte kini cukup di gemari masyarakat dan akhirnya bertambah banyak muridnya.


Banyak dari sekte besar dan menengah yang membahas Li Yian di mana saja, dia menjadi topik hangat setelah kompetisi itu selesai.


Namun yang membenci dirinya cukup banyak terutama para pendekar jenius yang telah di kalahkan Li Yian kala itu.


Bahkan Wang Hee yang termasuk kaka kelas di sekte anggrek putih, yang sudah pernah menjalani misi bersam Li Yian saja kini semakin benci.


Karena Li Yian semakin di puja oleh banyak murid wanita di sekte anggrek putih, tak terkecuali oleh Lee Ka! Sehingga Wang Hee yang sedari dulu mengejar cintanya Lee Ka, malah sekarang semakin di abaikan karena kedatangan Li Yian di awal dan kemenangan Li Yian di kompetisi generasi muda.


Di halaman pelatihan sekte anggrek putih.


Shu Siie dan murid lainnya dari sekte anggrek putih sedang belajar pelatihan fisik, sehingga banyak murid laki-laki yang menonton di kejauhan.


Karena kelas Shu Siie, banyak anak yang sangat cantik! Di tambah bakat Shu Siie yang di bilang cukup langka dan mengesankan.


Sehingga banyak anak laki-laki yang mengaguminya, bukan hanya parasnya yang cantik dan lucu! Namun kekuatan dari Shu Siie sangat hebat.


Di kelas itu ada juga yang tidak kalah menarik, ada lagi Rhuo Ning yang memiliki paras yang imut dan menggemaskan, dan keterampilan yang sama memukaunya.


Sehingga jika kelas itu sedang menjalankan pelatihan di luar, pasti banyak yang melihatnya meskipun mereka sedikit sembunyi-sembunyi.


"Baiklah, saatnya adu tanding! Silahkan Shu Siie dan Rhuo Ning maju, tunjukkan kemampuan kalian berdua!" ucap Wang Yao yang sebagi tetua pelatihan di sekte anggrek putih.


Dia cukup tahu bahwa kekuatan Shu Siie dan Rhuo Ning hampir sepadan, sehingga tidak berlebihan dia memasangkan keduanya di pertarungan.


\=


\=


...