Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
042 = PUSAKA DUNIA CINCIN SAMUDRA ALAM LANGIT


\=Chapter 042. PUSAKA DUNIA CINCIN SAMUDRA ALAM LANGIT\=


\=


\=


Li Yian selesai membaca tulisan yang ada di dinding ruangan, lalu beralih menelusuri ruangan sekitar! Sedangkan ruangan itu tidak begitu besar hanya 100 meter persegi saja, mereka cukup kaget karena di sana terdapat sangat banyak harta.


Mulai dari senjata, buku teknik, tanaman herbal dan koin emas maupun perak! Barang-barang itu ada semua di ruangan itu yang tidak begitu luas sebenarnya.


Tiga orang lainnya sangat takjub dengan penglihatan mereka saat ini, tapi setelah ingat bahwa dirinya akan mati dalam 3 hari kedelapan karena racun, mereka menjadi cukup frustrasi.


"Saudara, apa benar kami yang terkena racun siluman kalajengking itu tidak bisa hidup lebih lama dari 3 hari?" ucap tetua dari sekte aliran putih.


Dirinya ingin lebih kuat kedepannya, sekarang sudah menemukan harta di maka kuno tapi tidak bisa hidup lebih lama sehingga bertanya pada Li Yian dengan sungguh-sungguh! Barangkali ada harapan.


Dua lainnya juga berharap demikian, mereka belum sepenuhnya percaya bahwa pil yang di bicarakan bisa memperpanjang umur mereka lebih lama.


"Ya benar, aku membawa pil penangkal segala macam racun! Namun efeknya hanya bertahan 10 hari!" ucap Li Yian dengan memandangi mereka bertiga.


"Cepat keluarkan saudara! Tapi itu bukan pil beracun lainnya kan?"


Tetua sekte lembah tengkorak sedikit waspada, dirinya tidak ingin di tipu oleh Li Yian tentang pil penangkal segala macam racun.


"Kebetulan, pil ini sisa empat butir bersama ku! Tadinya aku mau menawarkan siapa di antara kalian yang hendak mengambil dua butir, tapi aku urungkan! Lebih baik untuk meyakinkan kalian saja." Setelah berucap Li Yian mengambil pil dari balik jubahnya.


Lalu dengan cepat dirinya menunjukkan pada mereka semua setelah itu Li Yian mengambil satu dan menelan itu dengan cepat.


"Aku sudah menelan ini, itu keputusan kalian jika ingin selamat!"


Li Yian meyakinkan kembali orang-orang itu! Sebenarnya dia bisa saja membunuh ketiganya tapi dirinya tidak ingin melakukan itu, biarkan saja mereka membawa sebagian harta di dalamnya agar bisa menyebar luas bahwa makan kuno sudah di jebol dan hasilnya sudah di jarah.


Setelah ketiganya hendak mengambil pil dari tangan Li Yian karena cukup percaya, Li Yian langsung menarik tangannya dan menggenggam kembali pil penangkal racun itu.


"Eits, tapi kesepakatan kita belum di buat!" Li Yian langsung berucap.


"Kesepakatan apa, kan sudah selesai! Bahkan saudara mengambil 50% kami bertiga 50%!" ucap salah satu pasukan Kekaisaran Tang.


"Akan ku rubah, lebih sederhana! Aku mengambil dulu sesuatu yang perlu setelah itu kalian boleh memiliki semuanya!" Li Yian tidak begitu membutuhkan barang-barang recehan jadi dirinya hanya ingin mengambil pusaka dunia saja karena cukup penasaran.


"Baiklah, itu lebih baik!" tetua sekte lembah tengkorak langsung berbinar, karena dengan pengaturan pertama dirinya merasa di rugikan.


"Tidak masalah!" Jawab dua dari mereka.


"Ambillah, pil ini!" Li Yian melemparkan pil itu pada mereka dan mereka langsung menelan itu dengan cepat.


"Serap dulu khasiat dari pil itu dengan meditasi beberapa menit, agar lebih maksimal khasiat di dalamnya!" jelas Li Yian memberikan petunjuk.


Padahal dirinya ingin mencuri waktu agar lebih tenang! Dalam menelusuri dan memilih harta yang ada.


Mereka bertiga langsung melakukan apa yang Li Yian sarankan tanpa merasa curiga sedikitpun, ketiganya langsung mengambil posisi duduk bersila dan fokus menyerap pil penangkal racun.


Li Yian melihat ini langsung tersenyum di balik cadarnya, lalu dirinya mulai melangkah memeriksa setiap rak dan penyimpanan harta.


Cukup lama Li Yian berputar di ruangan itu dan mengambil sesuatu yang menurut dirinya penting, lalu dia melihat di altar batu paling ujung ruangan itu ada peti mati yang berwarna hitam mengkilap.


Karena penasaran akhirnya mendatangi peti mati itu, dengan cukup hati-hati Li Yian membuka peti itu.


"Peti mati siapa ini, apa ini tuan pemilik dari makam kuno?" gumam Li Yian.


"Apa itu? Aku merasakan aura yang tidak begitu asing!" gumam Li Yian.


Dia cukup penasaran dan akhirnya mengambil dengan cepat, setelah sudah di ambil Li Yian membuka kotak kecil itu dengan perlahan!.


Li Yian tidak begitu kaget dengan itu, di dalamnya hanya terdapat cincin yang Li Yian pernah mengenalnya di kehidupan pertamanya sebagai dewa.


"Cincin Samudra!" ucap Li Yian setelah membuka itu dan melihat isi kotak kecil.


Di samping kotak terdapat, ada catatan yang di tulis di kulit binatang yang sudah di olah untuk menuliskan pesan, karena penasaran Li Yian membacanya.


"Pusaka dunia cincin samudra alam langit, cincin ini menyimpan banyak rahasia dunia ini! Kami menyimpan harta terbaik sekte pedang bayangan di dalam cincin ini!" Li Yian membaca dengan teliti, namun hanya itu yang tertulis.


"Apakah Sekte pedang bayangan ini yang dulu pemilik dari teknik pedang 100 bayangan?" Li Yian langsung teringat teknik yang sering dirinya pakai.


Li Yian mencoba memakai cincin itu di tangannya, dia langsung menutup peti mati kemabli dan berjalan di rak yang terdapat harta yang dia inginkan.


"Jika aku tidak mencoba maka tidak akan ada gunanya cincin ini!"


Langsung mengalihkan tenaga dalam pada cincin itu dan cincin merespon dengan baik Li Yian langsung memasukkan barang yang di inginkan.


Setelah berhasil, Li Yian sangat senang! Di mukanya langsung berseri dan seringai tajam muncul seketika.


Selagi yang lain masih sibuk meditasi, Li Yian sibuk memasukkan cukup banyak barang yang menurutnya sangat bermanfaat untuk dirinya maupun sekte anggrek putih milik Xu Wuzao! Karena bisa membawa barang banyak, Li Yian tidak segan memberikan hadiah pada Xu Wuzao jika dirinya kembali ke sana kelak.


"Sudah cukup, menurut ku ini sangat banyak!" Li Yian melangkah pada ketiga orang yang masih dalam keadaan meditasi.


Meskipun Li Yian seperti merampok rumah bangsawan, tapi harta yang di sana masih sangat melimpah untuk ketiga orang itu, bahkan mereka tidak akan mampu membawa semuanya meskipun menggunakan karung maupun gerobak.


Saat Li Yian selesai lalu mendatangi ketiga orang yang sedang bermeditasi, mereka sudah selesai dan tubuhnya langsung terlihat sedikit lebih segar.


"Kalian sudah selesai! Aku sudah mengambil sesuatu yang aku butuhkan! Yang ada di sini milik kalian semua!" ucap Li Yian pada ketiganya.


Ketiganya langsung memandang harta yang bertumpuk banyak, mereka semua langsung berbinar!.


"Benarkah kau sudah selesai? Terimakasih kalau begitu, aku tidak akan sungkan!" ucap tetua sekte lembah tengkorak.


Dia langsung berlari memilih barang yang belum pernah dirinya bayangan sebelumnya, kedua lainnya juga tidak ingin ketinggalan langsung berlesatan seperti orang kesurupan.


"Hanya sisa saja, seperti melihat sesuatu yang sangat bagus!" gumam Li Yian.


Setelah itu dirinya melangkah keluar, sebelum melewati pintu batu dia menengok pada tiga orang itu yang sedang menggila.


"Aku pergi terlebih dahulu, sebelum keluar hati-hati dengan racunnya!" ucap Li Yian pada ketiganya sambil melambaikan tangan.


"Terimakasih saudara atas bantuannya!" mereka bertiga tidak terlalu menanggapi karena sedang sibuk memilih apa yang dirinya ambil.


Bahkan lupa bahwa di makam ini ada pusaka dunia, karena saking banyaknya harta yang berserakan.


\=


\=


Bantu LIKE'👍 Kaka.


Terimakasih.


..