Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
243 = MASALAH YANG RUMIT


\=Chapter 243. MASALAH YANG RUMIT\=


\=


\=


Xu Wuzao mendengar cerita dari Lin Ma hanya bisa menggelengkan kepalanya, karena masalah yang rumit.


Jika saja masalah itu menimpa kepada orang lain Xu Wuzao enggan untuk mendengarkan, apa lagi mempunyai keinginan membantunya! Namun karena Lin Ma adalah murid pertamanya, dia akhirnya mau mendengarkan bahkan mau membantu Lin Ma.


"Baiklah, aku mengerti Lin Ma! Yang terpenting kau hentikan perampok seperti ini! Tapi tetaplah menjadi walikota kota ini, lindungi para berandalan yang menjadi anggota mu! Masalah penguasa dari Kekaisaran Ming dan sekte Wuhan, itu akan menjadi urusan kita kelak!" ucap Xu Wuzao.


Dia sedikit memaklumi murid pertamanya, karena di jebak oleh pejabat dari Kekaisaran Ming yang memiliki kekuasaan di daerah selatan yang di ikuti oleh Lin Ma dahulu, bahkan mereka bekerja sama dengan sekte Wuhan yang rencana ini di gagas oleh Yan Jim musuh lama Xu Wuzao.


Mendengar penjelasan ini, Xu Wuzao merasa sedikit bersalah karena melepaskan Lin Ma tanpa memeriksa latar belakang pejabat Kekaisaran Ming terlebih dahulu! Jika saat itu dirinya memeriksa dan sedikit waspada, pasti kejadian seperti ini tidak terjadi kepada murid pertama dirinya.


"Terimakasih pak tua, sudah mau membuat ku!" ucap Lin Ma, dia langsung membungkuk memberikan hormat kepada Xu Wuzao.


Karena akan di bantu oleh Xu Wuzao, sebenarnya Lin Ma pernah ingin meminta bantuan terhadap gurunya itu, namun rasa takutnya keluar jika dirinya malah di tolak dan di tuduh macam-macam oleh gurunya, sehingga mengurungkan niatnya.


Inilah kenapa Lin Ma sangat takut saat melihat orang yang muncul di dekat markasnya adalah Xu Wuzao.


*


*


*


Di alam langit.


Alam langit daratan rendah, daratan paling bawah alam langit tepatnya di tempat Li Yian latihan saat ini.


Dewa penjaga gerbang alam bawah, masih terkapar karena benturan serangan dengan aura yang di kandung air telaga, yang saat ini sedang di murnikan oleh Li Yian.


Dia bangun dan berjalan ke sisi tebing telaga itu, lalu dia memandang ke bawah! Dia melihat Li Yian mulai menggerakkan tangannya untuk melawan aura yang ada di dalam air telaga.


"Berusaha lah Li Yian!" ucap Yon Sheol.


"Uhukk.. Uhuuukk..!" dia batuk kembali lalu memuntahkan seteguk darah segar.


"Sial, luka ku kembali parah akibat serangan barusan!" ucap Yon Sheol lalu dia meminum pil pemulihan dan memulai meditasi kembali di pinggiran tebing dari telaga yang ada di dataran rendah.


Karena Energi Qi di sana meningkat drastis, membuat pemulihan luka dalam yang di alami oleh Yon Sheol membaik dengan cepat daripada biasanya.


*


Sedangkan di dimensi yang Li Yian rasakan saat ini, dia telah keluar dari mulut naga air yang sangat besar.


Dia kini sedang berdiri dengan tenang di hadapan naga besar itu! Li Yian tadi memotongnya menggunakan teknik tebasan pedang melingkar, meskipun tidak menggunakan pedang sungguh melainkan menggunakan pedang yang di bentuk dari Energi Qi, namun serangan itu sangat efektif memotong perut dari naga air itu.


Setelah Li Yian keluar, dia berdiri tenang dengan kuda-kuda siap melawan naga air, yang sekarang sedang beregenerasi dengan cepat dari serangan Li Yian barusan.


"Sebenarnya kau siapa roh air telaga?" ucap Li Yian.


Dia ingin bertanya kembali terhadap roh air telaga yang mendadak menyerang Li Yian, karena dia tidak tahu apa salah dirinya hingga dia di serang seperti di serap oleh roh air itu.


"Nak, yang aku serang bukan kau! Tapi roh api yang ada dalam tubuh kau selama ini! Aku tidak terima jika aku di anggap kalah oleh roh api!" ucap naga air yang ada di sana, jelmaan dari roh air.


Li Yian mundur beberapa langkah, karena dirinya cukup kaget, Li Yian tidak merasa memiliki roh api.


"Apa yang kau katakan, aku tidak memiliki roh api! Bagaimana kau bisa mengira seperti itu?" ucap Li Yian.


"Keu beranggapan seperti itu nak? Kerahkan elemen yang kau kuasai!" ucap naga air dengan lantang.


Karena cukup penasaran dengan roh api, Li Yian langsung mengeluarkan elemen yang dirinya kuasai yaitu elemen api.


Wuuusss..!


Api dari tangan Li Yian menyala sangat besar, lalu menyebar ke seluruh tubuh hingga api itu langsung membentuk baju aroma! Seketika di belakang Li Yian terbentuk naga yang sama persis seperti naga air yang ada di depan Li Yian saat ini, namun naga itu terbuat dari api yang berwarna merah kehitaman.


"Sial, apa elemen api ku sebesar ini?" ucap Li Yian cukup heran.


"Tuan, anda bisa mengeluarkan aku setelah anda memasuki tingkat kultivasi dewa raja tahap mahir seperti sekarang!" ucap roh api di belakang Li Yian.


Li Yian menengok ke belakang dirinya, lalu dia melihat naga yang sama seperti naga air di hadapan dirinya! Li Yian cukup kaget, namun setelah mendengar penjelasan dari roh api akhirnya mengerti, karena pernah bertemu sekali dengan roh api dan dia belum bisa mengeluarkan potensi dari roh api.


"Ha-ha-ha-ha-ha, musuh lama ku akhiri keluar dari persembunyiannya, bahkan sekarang hanya bisa tunduk terhadap salah satu dewa kecil yang ada di alam langit ini!" ucap roh air meledek roh api.


Li Yian melihat ke arah roh air, dengan tatapan tajam! Karena dia tertarik dengan kesombongan yang di lakukan oleh roh air.


"Aku bahkan bangga bisa berada di tubuh tuan Li Yian saat ini! Dari pada saat berada di daratan atas, meskipun dapat melihat kau dari atas sana namun aku tidak bisa mendekat seperti ini!" ucap roh api.


Dirinya senang karena pernah terserap intinya oleh tubuh Li Yian di kehidupan pertamanya, karena Li Yian memiliki tubuh yang sama seperti sekarang, tubuh spesial kebangkitan.


"Roh api, bantu aku menundukkan kesombongan yang dia miliki!" ucap Li Yian sambil menunjuk ke arah roh air.


"Ha-ha-ha..Bocah! Jika kau bisa menyerap inti roh ku, maka aku akan mengakui kau sebagai tuan ku dan mengaku setara dengan si api itu!" ucap roh air dengan begitu sombong.


"Baiklah, serang dia roh api!" perintah Li Yian.


"Baiklah tuan!" jawab roh api.


Li Yian langsung duduk bersila kembali, dia langsung memusatkan pikiran dirinya dan memusatkan Energi Qi di dantian dirinya untuk memperkuat roh api.


Wooooosss..!


Lidah api yang sangat kuat berhembus keluar dari mulut naga api, api itu berwarna merah kehitaman.


Suhu di dimensi itu langsung terasa sangat panas, karena semburan api itu begitu kuat!.


Wooooosss..!


Naga air langsung membalas menggunakan semburan air yang sama besarnya.


Boooommmm..!


Ledakan di sana langsung terjadi, uap besar langsung terbentuk! Suhu yang tadinya begitu panas kini berangsur-angsur lebih dingin.


Namun dua semburan itu masih sangat kuat di dua belah pihak, sampai beberapa lama! Semburan air sedikit mengecil. Sedangkan semburan api semakin besar.


Wooooosss..!


"Sial, bagaimana ini mungkin? Terakhir aku bertarung dia tidak sekuat ini?" ucap roh air tidak percaya bahwa kekuatan dari roh api lebih besar.


"Inilah kehebatan setelah roh memiliki tuan, kekuatan ki lebih besar bahkan bisa sampai tidak terbatas!" ucap roh api sangat senang.


Karena setiap bertarung dengan roh air, kekuatan dirinya selalu saja di bawah roh air sedikit! Hingga akhirnya dirinya di anggap lemah.


"Tidak..!" ucap roh api tidak percaya.


Tap...! Entah dari mana datangnya energi berbentuk tangan memegang inti dari roh air, sehingga dia tidak bisa bergerak dengan bebas.


\=


\=


...