Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
351 = CUKUP BERDUA


\=Chapter 351. CUKUP BERDUA\=


\=


\=


Semua orang masih terkejut, termasuk Kaisar Ming dia sangat terkejut, meskipun dia adalah salah satu pendekar hebat di Kekaisaran Ming ini. Namun mata dia tidak bisa melihat gerakan serangan Xu Wuzao.


Karena dia berpikir yang menyerang adalah Xu Wuzao, sehingga dia hanya memperhatikan Xu Wuzao saja.


Setelahnya Kaisar Ming langsung waspada, dia melihat ke segala arah untuk memberikan kode perintah kepada orang-orang pasukan bayangan agar segera bertindak.


Kaisar Ming meskipun termasuk pendekar, dia tidak terlalu pantas untuk menangani orang kecil seperti Xu Wuzao.


Wooooosss..!


Wooooosss..!


Puluhan orang dengan senjata lengkap, dengan menggunakan pakaian yang memiliki pelindung dari senjata tajam segera berkumpul mengepung Xu Wuzao dan Li Yian.


Jumlah mereka kurang lebih 50 orang, jika saja yang di sana bukan Xu Wuzao maupun Li Yian! Sudah di pastikan mereka akan bergetar lututnya dan pastinya akan terduduk ketakutan.


"Kaisar Ming, sepertinya anda mengundang aku bukan untuk hal-hal kejam! Bagiamana anda menurunkan banyak sekali pasukan khusus?" ucap Xu Wuzao ingin tahu.


Xu Wuzao tidak menghormati Kaisar Ming, karena merasa dia telah di jebak oleh Kaisar Ming sendiri, agar dia masuk ke lubang yang penuh dengan jebakan.


"Lancang, ucapan kau begitu lancang terhadap Yang mulia Kaisar Ming!" bentak salah satu pejabat tinggi Kekaisaran Ming.


Dia ingin melangkah untuk menyerang Xu Wuzao, namun langsung di hentikan oleh orang yang di sampingnya.


"Apa kau bodoh, atau ingin mencari muka di hadapan Kaisar Ming? Apa kau tidak lihat di sana sudah ada pasukan khusus milik Kaisar Ming, sudah di pastikan nasib Xu Wuzao akan buruk!" ucap orang di sampingnya.


Setelah kata-kata itu keluar, dan orang-orang yang ada di sana akan mengutuk Xu Wuzao, seketika ada suara keras.


Baaammm..!


"Xu Wuzao, kau akan di hukum mati! Karena bersikap lancang terhadap Kaisar Ming dan membuat kekacauan besar di sini!" ucap Kaisar dengan lantang.


Senyum cerah di setiap orang dari pejabat tinggi Kekaisaran Ming langsung terlihat.


"Kau tidak ada kesempatan untuk memberontak, karena hanya berdua!" lanjut Kaisar Ming dengan sedikit penekanan.


"Ha-ha-ha-ha...!" tawa menggelegar langsung terdengar di aula besar itu.


Li Yian langsung tertawa terbahak-bahak, karena menurut dia memandang ini sangat lucu.


Li Yian berpikir, setiap Kekaisaran baik di alam langit maupun alam Daulu itu sama saja! Di dalamnya hanya ada berisikan orang-orang bejat dan serakah akan kekuasaan.


Menganggap benar dan menganggap dirinya memiliki hukum mutlak, sehingga orang yang tidak sejalan dan tidak mengikuti perintah mereka, langsung di hukum dan di tuduh memberontak.


Sehingga, Li Yian langsung mengingat kembali masa-masa dia terpuruk saat di alam langit di saat dia akan menerima hukuman kutukan langit, dan akhirnya mati lalu di bangkitkan kembali dengan tubuh manusia di alam Daulu ini.


"Kami akan melawan kalian dengan cukup berdua saja!" ucap Li Yian dengan tenang.


Li Yian langsung memutuskan untuk melawan karena tidak baik membiarkan penguasa yang bobrok seperti ini, jika ini terus berlanjut maka rakyat yang akan sengsara dan mengalami banyak kerugian.


Deg..!


Kaisar Ming langsung membeku setelah ucap Li Yian jatuh, dia tidak berpikir bahwa bocah idiot ini sangat berani berbicara omong kosong.


Saat Kaisar Ming dan yang lainya akan meraung marah, Li Yian mengangkat tangannya.


"Tapi tunggu...!" ucap Li Yian menjeda ucapannya.


Orang-orang di sana memandang serius Li Yian kembali.


"Kalian semua, tidak layak untuk kami berdua hadapi! Klian semua hanya cukup di hadapkan dengan orang-orang kami!" lanjut Li Yian berucap.


Li Yian melambaikan tangannya, seketika seperti datang dari udara kosong 18 orang berdiri mengelilingi Li Yian dan Xu Wuzao, 18 orang ini adalah pasukan bayangan kelompok air.


Li Yian memanggilnya dengan menggunakan teknik jiwa, setelah terhubung dan memberikan perintah kepada mereka, Li Yian tarik menggunakan teleportasi.


"Salam hormat tuan!" ucap mereka serempak.


Xu Wuzao hanya bisa membeku, dia sangat kenal orang-orang ini karena sudah dua hari dia mengenal mereka dan menampungnya.


Li Yian mengangkat tangannya untuk memberikan isyarat untuk mereka bangun dari posisi berlutut.


*


*


*


Seketika aula besar itu langsung gempar, semua orang terkejut tidak terkecuali, setelah kemunculan orang-orang yang entah dari mana asalnya.


Pasukan khusus dari Kekaisaran Ming yang sudah mengepung Xu Wuzao dan Li Yian langsung mundur karena merasakan niat bahaya dari jarak sedekat itu.


"Kalian, hadapi semua pasukan Kekaisaran Ming tanpa sisa!" ucap Li Yian dengan sangat dingin dan berat.


"Baik tuan..!" jawab serempak.


Xu Wuzao masih saja bengong, dia tidak percaya kesetiaan mereka begitu tinggi sehingga hanya satu kalimat dari Li Yian mereka langsung melaksanakan tanpa berkedip maupun membantah.


Plak..!


Li Yian menepuk bahu Xu Wuzao lalu menganggukkan kepalanya kecil.


Wooooosss..!


Li Yian dan Xu Wuzao hilang dari tengah-tengah kepungan pasukan khusus Kekaisaran Ming, kini yang tersisa di sana hanya 18 orang yang keluar secara misterius.


Xu Wuzao dan Li Yian muncul kembali di kursi yang kosong tidak jauh dari pintu utama aula besar.


Orang-orang semakin kaget di buatnya, terutama Kaisar Ming! Kepala dia langsung pusing dan sakit, karena hanya sedikit petunjuk dari Li Yian dan Xu Wuzao saja dia sudah begitu terkesan.


Sehingga dia merasa bodoh sekarang, karena mengambil keputusan untuk menghukum Xu Wuzao dengan hukuman mati, kini tatapan matanya langsung kosong seketika.


Karena dia mengambil keputusan yang salah, maka Kekaisaran Ming akan hancur! Namun menyesal sekarang tidak ada gunanya.


"Serang..!"


Pemimpin kelompok air langsung berteriak garang.


Wooooosss..!


Baaammm..!


Kraaak..!


"Aaakkkhh..!"


50 pasukan khusus dari Kekaisaran Ming langsung di bantai, meskipun pasukan bayangan Li Yian masih menggunakan tangan kosong, namun mereka semua seperti dewa kematian yang sangat mengerikan.


Hanya 18 orang saja, bisa mengalahkan 50 pasukan khusus hanya dalam sekali gebrakan.


Melihat ini penasehat Kekaisaran Ming dadanya langsung sakit, dia tidak tahu ada kekuatan semengerikan ini di wilayah Kekaisaran Ming.


Pasukan bayangan milik Li Yian sudah tidak lagi gentar untuk membunuh orang, karena mereka berasal dari pasukan kelompok Sabit Kematian yang sudah sangat ganas dalam membunuh targetnya.


Di tambah sekarang, kekuatan mereka meningkat hampir 3 kali lipat dari sebelumnya, sehingga membunuh yang lebih kejam saat mereka ada di kelompok Sabit Kematian adalah hal mudah.


50 orang terkapar dengan keadaan yang sangat mengenaskan, ada yang kepalanya menjadi bubur daging ada juga bagian tubuhnya meledak keluar hingga yang lebih parah lagi ada.


Melihat ini Kaisar Ming hanya bisa melotot tidak percaya, sehingga dia tidak sadar berucap "Bagaimana mereka bisa mendapatkan bawahan yang begitu kuat?" gumam Kaisar Ming.


Setelah 50 orang pasukan khusus terbunuh dengan cepat, pasukan lainya langsung berdatangan untuk membunuh 18 orang pasukan bayangan milik Li Yian.


Namun mereka semua hanya menemui kematian yang tragis, bahkan pasukan bayangan milik Li Yian sudah membunuh 100 orang pasukan Kekaisaran Ming namun itu tidak bergeming sama sekali.


Wooooosss..!


Baaammm..!


Meja dan singgasana milik Kisar Ming langsung hancur berkeping-keping, karena di serang oleh salah satu pasukan bayangan milik Li Yian.


Namun Kiasan Ming langsung menghindar, dia tidak terkena pukulan fisik namun pukulan mental langsung mendarat di kepalanya.


Setelah dia terengah-engah dalam mengambil nafas dalam-dalam, dia melihat banyak pejabat tinggi Kekaisaran Ming di bantai olah mereka.


Kaisar Ming sangat marah, dia tidak berpikir bahwa Kekaisaran Ming akan bisa dalam keadaan kondisi terburuk seperti sekarang!.


Masih banyak prajurit lainnya dari Kekaisaran Ming yang mati oleh 18 pasukan bayangan milik Li Yian, namun mereka tidak berhenti sampai di sana saja.


Kaisar Ming di lindungi beberapa orang dari pasukan bayangan, dia melompat ke tempat lain dan melirik Li Yian dan Xu Wuzao duduk dengan tenang tidak ada yang berani menyentuh mereka sedikit pun.


'Apakah ini mimpi?' ucap Kaisar Ming di benaknya, dia memejamkan matanya lalu beberapa lama membuka matanya kembali dan keadaan tidak membaik malah semakin parah.


Dari arah dalam kediaman, Kaisar Ming ada yang memberikan senjata.


Wooooosss..!


Baaammm..!


"Mati saja kau pemberontak!" teriak Kaisar Ming berdiri gagah.


Dia telah memukul salah satu pasukan bayangan milik Li Yian dari titik buta, sehingga dia berhasil menumbangkan satu musuh.


\=


\=


...