Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
247 = PERTEMPURAN YANG MENGGEMPARKAN KOTA


\=Chapter 247. PERTEMPURAN YANG MENGGEMPARKAN KOTA\=


\=


\=


Xu Wuzao dan pasukannya sudah sampai di kota kecil perbatasan wilayah keluarga Wei, mereka masuk tanpa halangan ke kota kecil itu.


Xu Wuzao dengan Xu Zao Yi memimpin puluhan murid elit sekte anggrek putih, dari yang berkemampuan serangan jarak dekat dan penyerangan dari jarak jauh.


"Kepala sekte Xu, mereka semua ada di sekitar penginapan di jalan utama kota ini!" ucap salah satu orang yang memata-matai sebelumnya.


"Baiklah, kita serbu mereka selagi lengah!" ucap Xu Wuzao.


Dengan gerakan cepat mereka langsung menuju ke pusat kota, karena sekarang sudah hampir tengah malam kota cukup sepi mereka semua bergerak seperti kelelawar malam, tangan menimbulkan suar yang keras.


*


Di dalam kamar penginapan di lantai dua adegan panas masih terus berlangsung, padahal dua pemuda murid elit sekte Wuhan sudah hampir terkapar karena sudah tidak kuat melayani Dai Yao.


"Sial, umur saja muda dan berlagak sok kuat! Padahal berdua untuk melawan ku, baru beberapa menit sudah tepar, kalian anak muda sampah." ucap Dai Yao menggerutu.


Dia sanggat geram dan menyesal telah percaya dengan ucapan bocah! Karena kehebatan mereka tidak sesuai dengan ucapannya, padahal baru beberapa ronde melawan Dai Yao namun sudah terkapar semuanya, bahkan tidak bisa bangkit sama sekali.


Inilah yang membuat Dai Yao sangat kesal, akhirnya dia langsung mengenakan pakaian tipisnya kembali, lalu dengan segera menyeret dua anak muda yang seperti karung sampah.


Bahkan dua anak muda itu berpakaian sangat berantakan lebih dari setengah telanjang.


Braakk..!


Dai Yao menendang pintu kamar penginapan cukup keras, sehingga pintu itu langsung terbuka lebar. Setelah itu dia langsung melemparkan keluar dengan keras dua murdi elit sekte Wuhan ke lantai tengah ruangan penginapan.


Bruuukk..!


Dua sosok yang sudah tepar terlempar keluar dari kamar besar penginapan itu, saat Dai Yao yang hendak berbalik untuk masuk ke dalam kamar kembali, suara jendela di jebol dari luar sangat keras.


Braaakk..!


Baaammm..!


Jendela dan dinding penginapan di jebol dari luar dengan sangat kuat, lalu Xu Wuzao dan beberapa murdi elit masuk setelahnya dari jendela dan dinding yang jebol itu.


"Mari hancurkan, bunuh siapa saja orang dari sekte Wuhan..!" bentak beberapa murid elit sekte anggrek putih.


Sedangkan di luar penginapan, tempat di sekeliling penginapan, seperti kedai teh dan tempat hiburan lainnya sudah di serang terlebih dahulu oleh orang-orang sekte anggrek putih yang di pimpin oleh Xu Zao Yi.


Saat Xu Wuzao dan murid elit masuk, lalu murid elit sekte anggrek putih mulai menyerang pasukan yang ada di sana yang sedang mabuk dan tepar, sedangkan Xu Wuzao mencoba mencari keberadaan pemimpin dari pasukan itu.


Xu Wuzao melihat Dai Yao yang masih menghadap ke arah mereka dengan posisi yang menawan! Kulit cerah seputih giok yang terpantul oleh lampu lampion besar di ruangan tengah, membuat kecantikan Dai Yao bertambah berlipat ganda.


"Aaahhhh..!" jerit manja dari Dai Yao karena kaget mengundang perhatian Xu Wuzao.


Saat melihat Dai Yao di sana, Xu Wuzao langsung serius dalam pandangannya, bukan serius menelusuri tubuh molek yang terpampang jelas melainkan serius untuk waspada terhadap serangan.


"Hemmm, yang di tugaskan untuk memimpin pasukan sekte Wuhan, ternyata nona Dai Yao?" ucap Xu Wuzao.


Meskipun tidak ingin tergoda oleh Dai Yao, di tambah Xu Wuzao adalah pendekar yang tidak memperdulikan asmara dirinya, namun melihat kecantikan dan keindahan tubuh Dai Yao membuat Xu Wuzao menelan ludah dengan kasar.


"Gluukk..!" Jakun Xu Wuzao naik turun.


Dia sedikit menahan nafas akibat cukup tegang! Karena dia sudah mendengar cukup lama semenjak bermusuhan dengan Yan Jim, karena Yan Jim adalah kekasih selingan dari Dai Yao. Bahwa tidak ada laki-laki di kota Kekaisaran Ming yang sanggup menahan godaan dari Dai Yao.


Sehingga Xu Wuzao cukup khawatir, karena dirinya juga seorang laki-laki! Sehingga takut akan tergoda oleh Dai Yao nantinya.


"Oh ternyata, kau laki-laki perkasa yang ingin aku sambangi, malah tidak sabar ingin bertemu dengan ku! Sampai-sampai mencari ku hingga ke sini!" ucap Dai Yao dengan sangat manja, layaknya wanita penggoda di rumah bordil berbicara.


Suaranya begitu halus dan mendayu-dayu membuat siapa saja laki-laki yang mendengarnya akan merinding karena tidak tahan.


Yang tadinya dia ingin bertarung habis-habisan dengan pemimpin kelompok penyerangan sekte Wuhan. Kini perasaan itu hilang karena kehadiran Dai Yao.


"Xu Wuzao, apa aku terlihat begitu buruk di matamu?" ucap Dai Yao bertanya kepada Xu Wuzao.


Dia maju perlahan ke hadapan Xu Wuzao, dengan sigap Xu Wuzao mundur perlahan! Dai Yao langsung menebarkan jurus penggoda, yang bisa membangkitkan gelora asmara semua laki-laki, hingga lupa diri.


Wuuusss..!


Setelah mencium wangi-wangian yang membuatnya pusing, Xu Wuzao mundur cukup jauh lagi! Dia langsung menggunakan Energi Qi untuk menetralkan wangi yang sudah di hirup dirinya.


Dia mencoba menetralkan dengan memperbaiki jalan darah dirinya yang mulai berantakan, dan mengalirkan Energi Qi ke seluruh tubuhnya.


Xu Wuzao menutup hidungnya dengan cepat menggunakan tangan kanan, dia sambil terus mengalirkan Energi Qi! Seketika aroma wangi jurus dari Dai Yao langsung ternetralkan oleh Energi Qi milik Xu Wuzao.


Namun Dai Yao yakin bahwa jurus itu pasti mengenai Xu Wuzao! Sehingga dia langsung tersenyum mesum.


"Xu Wuzao percuma kau melawan, kau akan tetap menjadi milik ku malam ini!" ucap Dai Yao sangat senang.


*


*


*


Sedangkan di luar penginapan pertarungan begitu mengerikan, meskipun pasukan dari sekte Wuhan sudah cukup banyak yang mabuk dan kelelahan. Namun mereka masih bisa bertarung walaupun tidak maksimal.


Meskipun pertarungan yang mengerikan itu baru sebentar, namun sudah sangat mengejutkan orang-orang penghuni asli maupun pendataan kota kecil itu.


Mereka langsung menjauh dari pertarungan kelompok sekte Wuhan dan kelompok sekte anggrek putih! Seketika pertempuran mereka langsung menggemparkan kota.


Orang-orang yang masih belum tidur dan dekat dengan lokasi pertempuran dua sekte itu bergegas menonton dari kejauhan! Suara riuh banyaknya senjata beradu dan jeritan kematian yang mengerikan terdengar.


"Sial, mereka bertarung begitu mengerikan!" ucap seseorang yang bekerja di tempat hiburan yang akhirnya melarikan diri.


Karena dia dan beberapa temannya bukanlah pendekar, sehingga adanya pertempuran langsung ngacir dan menjauh, hanya bisa melihat dari kejauhan dengan rasa takut.


"Cepat! salah satu dari kalian laporkan ke walikota kota ini!" ucap seseorang.


Dia memberikan perintah, agar memberitahukan walikota agar bisa mendatangkan pasukan kota, untuk melerai pertempuran seperti ini dengan segera.


Dia tidak tahu, bahwa pasukan kota akan ikut terbantai juga jika berniat menghentikan pertempuran para pendekar.


"Bunuh saja mereka yang lengah, jangan ragu!" ucap Xu Zao Yi terhadap pasukan elit.


"Baiklah tetua agung!" jawab beberapa dari mereka.


Slaazz..!


Slaazz..!


Triinng..!


Suuutt..!


Tebasan pedang, bunyi berbenturan banyaknya senjata tajam dan tusukan tombak menghiasi pertarungan itu.


Darah berlelehan di mana-mana, karena banyaknya pasukan dari sekte Wuhan yang terbunuh, dikarenakan mereka bertarung tidak dalam kondisi prima.


Mereka dalam keadaan mabuk dan kelelahan, sehingga mereka dapat di lawan dengan mudah, oleh murdi elit sekte anggrek putih.


\=


\=


...