Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
208 = MEMBERIKAN KEBEBASAN


\=Chapter 208. MEMBERIKAN KEBEBASAN\=


\=


\=


Xu Wuzao menunggu cukup lama di ruangan yang tadi mereka menemui pelayan dari keluarga Wei, sedang Li Yian pergi untuk menggeledah kediaman keluarga Wei.


Li Yian menggunakan persepsi dirinya untuk merasakan semua keadaan kediaman Keluarga Wei yang sangat besar itu.


"Ternyata kediaman Keluarga Wei ini sangat besar, bahkan pelayan di sini sangat banyak!" ucap Li Yian.


Dia merasakan kurang lebih hampir ratusan pelayan yang bekerja secara paksa di kediaman Keluarga Wei, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang biasa yang mudah sekali untuk di tindas.


Namun yang Li Yian cari, buka orang-orang itu melainkan harta yang Keluarga Wei miliki! Dirinya berniat untuk memberikan cukup banyak harta itu kepada para pelayan yang di pekerjakan secara paksa.


Li Yian terus melangkah ke ruangan yang lebih dalam, setelah membuka ruangan yang ke dua dia melihat ruang kosong di sana.


"Ternyata di sini pintu untuk masuk ke ruang bawah tanah!" gumam Li Yian.


Li Yian tidak tahu bagaimana cara membukanya, sehingga dia hanya jongkok di lantai yang menurutnya adalah pintu masuk ke dalam ruang bawah tanah.


Dia langsung menyalurkan Energi Qi ke dalam tangan kanannya, setelah mengalirkan Energi Qi cukup banyak Li Yian langsung meninjau lantai yang di pijaki dengan sangat kuat.


Baaammm..!


Guncangan cukup besar terasa di ruangan yang Li Yian pukul, bahkan guncangan itu terasa sampai keluar ruangan, karena terlalu besar sampai menyeluruh ke kediaman Keluarga Wei.


Retakan besar langsung terbentuk di lantai ruangan, Li Yian dengan cepat mengangkat bongkahan batu besar yang menghalangi jalan untuk masuk.


Setelah beberapa batu di angkat, di bawah sana lubang besar terbentuk lalu ada anak tangga menurun terlihat jelas! Li Yian langsung melompat ke anak tangga itu dan menuruni dengan cepat.


Hanya dalam beberapa tarik nafas, Li Yian menyusuri tangga hingga sampai di pintu logam yang sangat tebal, dia hanya membuang nafas dengan pasrah.


"Huufff..!"


"Lagi-lagi pintu yang merepotkan! Apa sangat perlu menyimpan kekayaan begitu tersembunyi seperti ini?" ucap Li Yian.


Baaammm..!


Pintu logam yang sangat tebal langsung jebol dan ambruk, Li Yian meninjunya dengan sangat keras! Tanpa pikir panjang lagi dia menjebolnya dengan cepat. Karena dia bisa merasakan ada aura spiritual yang keluar dari tanaman herbal yang ada di dalam ruangan itu.


Setelah jebol, Li Yian masuk dengan cepat! Dia melihat ke segala arah. Ruangan bawah tanah itu cukup besar, dengan di terangi menggunakan batu kristal yang memancarkan cahaya cukup terang, batu itu berderet cukup banyak di dinding bagian atas ruangan bawah tanah itu.


"Sepertinya, di sini hanya tersimpan sedikit tanaman spiritual yang bagus!" keluh Li Yian.


Karena dia hanya melihat beberapa tanaman spiritual, sedangkan koin emas dan perak begitu banyak tersimpan di sana! Bahkan barang hiasan seperti kursi emas dan mahkota ada di sana.


"Sebenarnya, keluarga bangsawan tersembunyi ini keluarga pendekar apa keluarga saudagar. Kenapa begitu banyak menyimpan harta benda berupa emas!" gumam Li Yian.


Lalu dia melihat peti yang cukup besar, berharap di sana berisi sesuatu yang cukup menarik.


Li Yian langsung melangkah ke sudut ruangan, dia kini sudah berada di depan peti besar itu! Karena penasaran yang semakin tinggi akhirnya Li Yian langsung membukanya.


"Huufff, apa mereka lebih mementingkan harta seperti ini?" ucap Li Yian.


Dia melihat isi dalam peti besar itu adalah tumpuan koin emas yang sangat banyak, karena Li Yian sudah cukup bosan memeriksa terus-menerus, Li Yian memilih membawa peti harta itu keluar dan berniat membagikan kepada pelayan keluarga Wei yang akan segera bebas.


*


*


*


Setelah menunggu hampir satu jam lamanya, gerombolan orang sangat banyak berkumpul di ruangan tengah kediaman keluarga Wei yang sangat besar, sedangkan sebagian kecil dari mereka lebih memilih berkumpul terpisah.


Mereka tidak ingin keluar dari kediaman keluarga Wei, karena sudah tinggal di kediaman itu hampir puluhan tahun. Sehingga mereka menganggap keluarga mereka sudah menganggapnya mati, jadi lebih memilih tetap di kediaman itu.


Mendengar alasan itu, Xu Wuzao dan Li Yian setuju saja! Karena nantinya Kediaman Keluarga Wei itu akan tetap ada yang mengurus meskipun hanya segelintir orang.


Bahkan, empat murid elit sekte anggrek putih sudah berada bersama Xu Wuzao dan Li Yian di ruangan itu, karena sudah membereskan sisa dari keluarga Wei semuanya.


Kini Li Yian dan yang lainya berkumpul di ruang tengah yang memiliki luas ruangan yang begitu luas, Li Yian maju kedepan perkumpulan orang-orang di sana! Di samping dirinya saat ini ada peti harta yang sangat besar yang tadi dirinya temukan yang berisi sangat banyak koin emas.


"Semuanya, karena keputusan kepala Xu! Kalian di bebaskan, tidak hanya di berikan kebebasan tapi kepala Xu akan memberikan koin emas untuk bekal hidup kalian masing-masing, maupun hidup bersama keluarga kalian nantinya." ucap Li Yian.


Setelah ucapan itu jatuh, suara riuh langsung terdengar di seantero ruangan tengah itu! Begitu banyak orang langsung tercengang dah heboh karena tidak hanya di berikan kebebasan tapi juga di berikan koin emas bekal hidup kedepannya.


Di antara mereka saling bisik satu sama lain, mereka membisikkan kata-kata pujian untuk Xu Wuzao! Bahkan mereka sekarang seperti menyembah Xu Wuzao karena sangat dermawan dan memperdulikan perasaan mereka sebagai sesama manusia.


Setelah mendengar dan melihat ini, pandangan mereka terhadap pendekar sedikit berubah yang tadinya berpikir, pendekar itu jahat dan semena-mena pada saat mereka di gelandang masuk ke keluarga Wei, sekarang mereka memandang pendekar ada yang baik dan peduli terhadap orang-orang biasa.


"Baiklah, majulah kalian dengan tertib!" ucap Li Yian kembali.


Setelah Li Yian memberikan perintah, Li Yian dan Xu Wuzao langsung membagikan koin emas yang ada di peti harta yang sangat besar itu.


Li Yian memberi mereka cukup banyak koin emas, sehingga kira-kira cukup untuk mereka hidup beberapa tahun ke depan.


Setelah beberapa waktu terlewatkan antrian mereka semakin berkurang, sedangkan empat murid elit sekte anggrek putih mengarahkan mereka untuk keluar dan siapa-siapa melakukan perjalanan untuk mereka pulang.


Wajah mereka sangat berseri-seri, bahkan para wanita muda yang menjadi tahanan keluarga Wei, oleh Li Yian di bebaskan semuanya.


Jika saja, saat ini ada Baba Yaga! Pasti dia sangat kecewa jika cukup banyak wanita cantik di bebaskan begitu saja oleh Li Yian.


Waktu terus berlalu, setelah pembagian hadiah koin emas terhadap orang-orang yang bekerja secara paksa oleh keluarga Wei selesai, koin emas yang ada di peti harta yang besar itu masih sangat banyak.


"Sial, apa aku membaginya masih terlalu sedikit terhadap mereka?" gumam Li Yian saat melih ke arah peti harta itu.


Tumpukan koin emas masih begitu banyak di peti harta itu, sedangkan orang-orang yang di bagian koin emas sudah berlalu dari kediaman keluarga Wei beberapa waktu yang lalu.


\=


\=


...