
\=Chapter 195. MENEMBUS DIMENSI PERTAMA\=
\=
\=
Kepala keluarga Wei, memikirkan kembali ucapan adiknya, yaitu tetua pertama di jajaran para tetua keluarga Wei.
Karena setiap analisa adiknya Wei Jun, selalu tepat sasaran Sehingga dia cukup yakin ucapan kali ini juga akan benar, karena Xu Wuzao bisa membunuh anggota yang cukup kuat dari keluarga Wei dengan mudah.
Padahal Xu Wuzao sedang berada dalam pengaruh obat yang menghilangkan tenaga dalam.
"Tetua ketiga, sebaiknya kerahkan semua anggota anda! Aku yakin tua bangka itu masih di hutan yang mengelilingi Kediaman ini!" perintah kepala keluarga Wei.
"Baiklah kepala keluarga Wei, kami akan melakukan semaksimal mungkin!" jawab tetua ketiga dengan cepat, lalu dia melangkah pergi dari ruangan itu.
Kepala keluarga Wei tidak menyangka akan mengerahkan anggota pencari informasi rahasia, padahal dirinya sudah mengerahkan semua kekuatan anggota petarung jarak dekat keluarga Wei yang di pimpin oleh tetua ke 5.
Akhirnya di sana hanya ada kepala keluarga Wei, tetua pertama dan tetua kedua! Sedangkan tetua ketiga, ke empat dan ke lima sudah menjalankan tugas mereka masing-masing.
"Wei Jun, apa pendapat kau tentang masalah ini?" tanya kepala keluarga Wei, kepada adiknya.
Dia sebenarnya memiliki pendapat sendiri namun lebih memilih bertanya kepada adiknya, karena dia cukup percaya bahwa adiknya selalu dapat ide yang sangat bagus.
"Seperti ini saja sudah cukup baik Kakak! Namun lebih baik kita fokuskan pertahanan di kediaman keluarga Wei ini saja. Aku yakin Sekte anggrek putih tidak sesederhana yang kita lihat! Jangan lupa ka, sekte anggrek putih sudah melahirkan anak murid yang menjuarai kompetisi generasi muda Kekaisaran Ming tahun ini. Pasti pelatihan di sana sudah sangat baik, sebaiknya Kakak tanyakan kepada Wei Zue keadaan di Sekte anggrek putih seperti apa!" Wei Jun menjelaskan dengan analisis dirinya.
Dia sudah melihat perkembangan dari sekte anggrek putih, bahkan setelah Wei Zue tertarik untuk masuk ke sekte itu.
"Hemm, seperti biasanya! Kau memang bisa di harapkan jun'er!" ucap Wei Zan sambil menepuk bahu adiknya itu, dia sangat bangga memiliki adik yang jenius.
"Baiklah, pertemuan ini sampai di sini saja! Aku akan menemui Zue'er dulu, sekaligus ingin menanyakan tentang sekte anggrek putih!" lajut kepala keluarga Wei berucap.
Setelah itu dia langsung berdiri dan melangkah pergi dari ruangan itu dan di ikuti oleh tetua pertama dan tetua kedua.
Mereka langsung melakukan pekerjaan mereka masing-masing, sedangkan Wei Zan langsung menuju ke kamar anaknya karena anaknya sedang di rawat oleh tabib keluarga Wei di kamar pribadinya.
*
*
*
Di lapisi awan ke empat, di salah satu cabang pohon Eden! Duduk seseorang dengan tenang, di atas dirinya terdapat portal dimensi, dari sana memancar Energi Qi yang sangat banyak. Namun Energi Qi itu langsung tertelan hingga hampiri habis oleh Li Yian.
Li Yian kini membuka matanya, dia merasakan kekuatan dirinya bertambah hampir 10 kali lipat dari sebelumnya.
"Tidak menyangka Energi Qi di sini sangat tebal, hampir mendekati 50% kepadanya dari Energi Qi di alam langit! Apa di balik portal dimensi satu arah ini adalah alam langit? Jika benar, maka aku memiliki keberuntungan yang tinggi di sini!" ucap Li Yian
Lalu dia memandang ke arah atas, meskipun sudah tidak dalam posisi bermeditasi namun Li Yian masih terus menyerap Energi Qi yang keluar dari portal itu.
Hanya dengan bermeditasi selama 5 hari, kekuatan dirinya berlipat ganda, meskipun masih dalam kata jauh dari kehidupan pertamanya, namun Li Yian yakin dengan kekuatan sekarang dia bisa menggunakan keseluruhan teknik yang dulu dia miliki.
Li Yian langsung menyalurkan keseluruhan Energi Qi yang ada di dantian milik saat ini ke dalam telapak tangan kanannya.
Dia langsung mengangkat tinggi-tinggi tangan kanan itu yang sudah melebarkan telapak tangannya membentuk cakar naga ke arah portal dimensi searah.
"Jurus cakar naga langit!" ucap Li Yian.
Wooooosss..!
Kepadatan Energi yang membentuk naga yang sedang mengaum dan membentangkan cakarnya lebar-lebar, melesat ke atas dengan kecepatan kilat.
Warna seperti keemasan terbentuk di bayang-bayang udara yang di penuhi dengan awan.
Boooommmm..!
Bahkan guncangan itu melanda pohon Eden hingga ke bawah, Li Yian melihat ini tidak tinggal diam dia langsung melompat dengan kecepatan kilat memasuki portal dimensi.
Wooooosss..!
Taapp..!
Setelah energi dalam portal dimensi berantakan Li Yian berhasil masuk ke dalam portal dimensi.
Cahaya menyilaukan masuk ke dalam mata Li Yian, secara naluri Li Yian langsung memejamkan matanya rapat-rapat, karena cahaya itu seperti menusuk begitu tajam.
*
Li Yian tiba-tiba muncul di dataran seperti awan, Li Yian melihat ke sekeliling namun tidak merasakan kehidupan di sana! Dia mengedipkan matanya berulang kali, karena masih merasa sedikit sakit.
Padahal sudah mengerahkan Energi Qi untuk meredakan rasa sakit di matanya!.
Li Yian merasakan Energi Qi di sini bener-benar tebal, meskipun masih kalah dengan alam langit.
"Oh, aku sekarang mengerti! Ternyata ini adalah dimensi pertama, berarti aku harus menembus 2 dimensi lagi. untuk sampai di alam langit tingkat dasar." ucap Li Yian, dia mulai paham dengan struktur ini, karena dirinya telah belajar.
Li Yian langsung terbang mengelilingi daratan awan itu, sekaligus ingin mencari petunjuk namun baru terbang cukup jauh Li Yian melihat pohon Eden di sana yang menjulang tinggi.
Melihat ke bawah dan pohon Eden di kelilingi oleh energi portal yang cukup Li Yian kenal.
"Jadi aku terpental dari portal ini ya? Baiklah sepertinya aku harus menuju ke puncak pohon Eden kembali!" gumam Li Yian.
Dia langsung memandang ke atas dan terbang mengikuti arah dari pohon Eden! Karena Li Yian yakin bahwa batang dari pohon Eden adalah petunjuk arah untuk sampai ke alam langit.
Karena Li Yian pernah melihat pohon Eden itu di alam langit, saat dirinya masih hidup di sana.
Namun pada saat itu, dirinya tidak tahu bahwa pohon Eden hingga menembus dimensi, ke alam lain.
*
Di hutan larangan, Baba Yaga yang sedang bermeditasi! Langsung merasakan getaran hebat di pohon Eden yang sedang di duduki dirinya.
Dia langsung membuka matanya lebar-lebar, lalu melihat ke arah arah pohon dengan tatapan heran.
"Getaran apa ini, apa saudara Li Yian sedang bertarung dengan seseorang di atas sana?" ucap Baba Yaga.
Karena saking penasarannya baba Yaga bangun dan langsung bergerak dengan kecepatan kilat ke arah atas.
Wooss...!
Tap..tap..tap..!
Baba Yaga bergerak dengan cepat dari satu cabang ke cabang lain, meskipun cabang itu sangat jauh Baba Yaga dengan sangat mudah melompati itu.
Setelah bermeditasi di cabang pohon Eden paling bawah, kekuatan Baba Yaga langsung meningkat drastis.
Meskipun dia menggunakan tubuh manusia saat ini namun merasakan kekuatan dirinya begitu meluap, Baba Yaga hanya menyeringai setelah merasakan kekuatan dan energi miliknya berlipat-lipat ganda.
Hanya beberapa tarik nafas saja, Baba Yaga sudah melompat ratusan cabang pohon Edan! Namun Baba Yaga mulai merasakan udara di sana mulai menipis.
"Apa saudara Li Yian baik-baik saja di atas sana, sial sampai di mana ketinggian pohon ini. Bagaimana aku tidak bisa melihat puncaknya, padahal aku sudah memanjat sangat tinggi?" Baba Yaga keheranan sampai dia bertanya kepada dirinya sendiri.
Karena tidak ada orang lain lagi yang bisa Baba Yaga tanyakan, jadi tidak apa-apa bertanya kepada dirinya sendiri.
\=
\=
...