
\=Chapter 201. PEMBALASAN\=
\=
\=
Kediaman keluarga Wei.
Kepala keluarga Wei masih menemui anaknya yang sedang di rawat oleh tabib keluarga, di sedang mencari informasi tentang Xu Wuzao maupun sekte anggrek putih.
Karena dia hendak membuat perhitungan dengan sekte anggrek putih kedepannya, setelah berhasil membunuh Xu Wuzao dan empat murid elit sekte anggrek putih.
Namun kepala keluarga Wei belum mengetahui tentang kabar tetua keempat dan tetua kelima sedang kesulitan untuk melawan Xu Wuzao.
Sehingga dia masih saja tenang menyusun rencana secara diam-diam, karena itulah keahlian dirinya yang sangat mengerikan! Itulah kenapa keluarga Wei di sebut keluarga bangsawan tersembunyi.
Karena cukup tertutup dan bergerak sangat rahasia, di tambah kekuatan keluarga Wei sangat rahasia! Bahkan susah untuk di ukur seberapa besar.
Namun saat sedang berbincang dengan anaknya tentang Xu Wuzao dan sekte anggrek putih, dari arah hutan kecil yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei terdengar dentuman yang sangat besar.
Bahkan menimbulkan guncangan kerasa hingga ke dalam kediaman keluarga Wei! Membuat Wei Zan maupun Wei Zue sangat kaget.
"Ayah guncangan apa ini?" ucap Wei Zue cukup kaget.
"Entahlah, sepertinya sedang terjadi pertarungan! Namun pertarungan siapa yang begitu mengerikan seperti ini?" ucap kepala keluarga Wei.
Dia menjawab dan seakan sedang bertanya terhadap dirinya sendiri, karena tidak tahu apa yang sedang terjadi.
"Pertarungan macam apa ayah, yang menimbulkan guncangan besar seperti ini?" Wei Zue kembali bertanya.
Dia juga sangat penasaran atas ucapan ayahnya, apakah ada orang yang lebih hebat dari ayahnya di kediaman ini! Padahal saat dia melihat ayahnya bertarung sangat serius saja tidak menimbulkan dampak yang mengerikan seperti ini.
"Tetap di sini Zue'er, ayah akan melihat apa yang sedang terjadi! Jangan kau bangun dari pembaringan ini, ingat itu." ucap kepala keluarga Wei memberikan peringatan.
"Tapi ayah, aku sangat penasaran!" Wei Zue mencoba membujuk ayahnya, agar dia di izinkan ikut melihat apa yang sedang terjadi.
"Ya, baiklah! Nanti ayah akan memerintahkan orang untuk membantu kau." kepala keluarga Wei akhirnya menyetujui keinginan anaknya.
Dia dengan cepat keluar dari ruang pengobatan, karena saking penasarannya dengan apa yang sedang terjadi di hutan kecil yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei.
Saat dia keluar kediaman, sudah banyak anggota keluarga Wei lainnya yang berkumpul.
"Kepala keluarga Wei! Lihat ke arah sana! Di sana baru saja terjadi ledakan Energi yang sangat besar, entah apa itu belum di ketahui!" ucap tetua kedua keluarga Wei, sambil menunjuk ke arah ledakan besar yang baru saja terjadi.
"Apa kau tidak melihatnya?" ucap kepala keluarga Wei, dia berucap demikian karena tetua kedua juga tidak tahu seperti dirinya.
"Aku melihatnya dengan jelas!"
"Bahkan kau melihatnya dengan jelas, tapi tidak mengetahui apa itu?" tanya kepala keluarga Wei kembali.
Dia tidak habis pikir, bahkan tetua kedua keluarga Wei saja yang pengetahuan dirinya cukup luas tidak mengerti apa yang terjadi, padahal jelas-jelas melihat dengan mata kepalanya sendiri.
"Maafkan aku kepala Wei, namun tekanan ini pertama kali yang aku rasakan!" ucap tetua kedua keluarga Wei.
Dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi, karena tekanan ledakkan itu sangat besar menimbulkan gelombang yang menusuk kulit, bahkan tetua kedua yakin jika berdiri dalam jangkauan ledakan itu maka kematian adalah hal pasti.
"Sial, di mana tetua pertama?" tanya kepala keluarga Wei, sangat kesal.
"Entahlah kepala Wei, sejak keluar dari ruang pertemuan aku belum melihat tetua pertama kembali!" jawab tetua kedua.
Para anggota Wei yang lain hanya bisa mendengarkan para petinggi sedang berdiskusi di luar seperti itu, sambil mereka melihat ke arah hutan lindung yang mengelilingi Kediaman Keluarga Wei.
Mereka sambil melihat ke arah hutan yang baru saja terjadi ledakan Energi yang sangat mengerikan.
"Baiklah, segera kita ke sana!" ucap kepala keluarga Wei.
Namun sebelum pergi dia memberikan perintah kepada salah satu orang untuk membantu Wei Zue keluar dari kediaman untuk melihat apa yang sedang terjadi.
Karena mereka sangat penasaran, apa yang terjadi di sana.
*
*
*
Xu Wuzao masih berbicara dengan Li Yian.
Setiap kali dirinya membicarakan keluarga Wei, Li Yian langsung mengeratkan genggaman tangannya, wajahnya yang biasa acuh dengan sesuatu kini sedikit menahan amarah.
"Jika seperti itu, maka pembalasan adalah sesuatu yang tepat untuk mereka!" ucap Li Yian setelah menyimak cerita panjang Xu Wuzao.
"Nak, tapi mereka adalah keluarga tersembunyi! Bahkan tentu kelima dan keempat mereka berada di pendekar suci tahap awal, apa kita akan mampu menghadapi mereka semua?" Xu Wuzao cukup khawatir, karena dirinya hampir terbunuh oleh enam orang-orang dari keluarga Wei.
"Tenanglah pak tua, anda tidak perlu khawatir!" jawab Li Yian.
'Jangankan 5 apa 10 pendekar suci tahap awal! Pendekar tingkat dewa sekalipun akan ku lawan, setelah aku menyerap Energi Qi dari dimensi pertama, aku merasa 30% kakuatan kehidupan yang lalu telah kembali!' ucap Li Yian di benaknya.
Dia memandang ke arah kediaman keluarga Wei berada, lalu Li Yian mulai melayang terbang untuk dapat melihat lebih jauh.
Saat melihat Li Yian terbang Xu Wuzao sangat terkejut, karena ini hal pertama yang dirinya ketahui.
"Nak, kau bisa melakukan itu? Teknik apa yang kau gunakan?" ucap Xu Wuzao di bawah, sangat penasaran.
Mendengar ucapan Xu Wuzao Li Yian melihat ke arah bawah, lalu dia turun kembali dan berdiri di tempat semula.
"Ini teknik meringankan tubuh! Semakin tubuh kita ringan maka terbang semakin mudah." jawab Li Yian sambil garuk-garuk kepalanya.
Dia tidak ingat karena saking marahnya mendengar cerita dari Xu Wuzao, bahwa Xu Wuzao sudah hampir di bunuh dua kali, sehingga dia langsung saja ingin mendatangi orang-orang keluarga Wei dan memberikan pembalasan setimpal.
Saat dengan memberikan alasan kepada Xu Wuzao, empat murid elit sekte anggrek putih mendatangi mereka.
"Kepala sekte Xu, apa anda baik-baik saja?" ucap salah satu dari mereka.
Li Yian bernafas lega, karena dia tidak ingin pusing-pusing menjelaskan terhadap Xu Wuzao tentang dirinya yang bisa terbang itu.
"Ya aku baik-baik saja, apa tenaga dalam kalian sudah kembali normal?" ucap Xu Wuzao.
Dia yakin dengan kedatangan mereka, yang menemui dirinya! Mereka sudah bugar seperti sedia kala.
"Sudah kepala sekte Xu! Ayok kita kembali ke kediaman keluarga Wei, lalu membalaskan dendam kita!" ucap murid elit sekte anggrek putih yang lainya.
"Ayok kita lakukan!" Li Yian langsung menyerobot ucapan mereka, dengan semangat.
Empat murid elit sekte anggrek putih melongo mendengar ucapan Li Yian, mereka belum sadar ada Li Yian di sana bahkan tentang bencana yang hampir menimpa dirinya saja mereka sedikit lupa karena rasa dendam yang sudah cukup mendalam.
"Tuan muda Li Yian, bagaimana tuan muda berada di sini?" mereka sadar lalu langsung bertanya.
"Aahh, hanya kebetulan lewat daerah sini senior, lalu aku merasakan keberadaan kepala sekte Xu! Jadi aku bergegas menemuinya!" ucap Li Yian membuat alasan, dia tidak memanggil pak tua di hadapan para murid elit.
Li Yian tidak ingin wibawa Xu Wuzao berkurang di hadapan mereka, Li Yian memanggil pak tua jika sedang berdua atau sedang bersama orang yang sudah kenal cukup lama.
Li Yian terlihat canggung, karena dia tidak begitu mengenal mereka! Namun mereka mengenal dirinya sampai di panggil tuan muda.
Padahal dirinya hanya terkenal anak berandalan, hanya saja sudah di anggap anak oleh Xu Wuzao.
\=
\=
...