
\=Chapter 272. MUSNAH DENGAN MUDAH\=
\=
\=
Baba Yaga kini berlari menjauh dari kawanan serigala hitam yang mengejarnya! Karena semakin lama Baba Yaga bertarung dan semakin banyak membunuh serigala hitam, maka semakin banyak juga serigala yang menyerang Baba Yaga dengan ganas.
Bahkan Baba Yaga beberapa kali hampir terkena serangan yang mematikan, jika saja dirinya tidak langsung menghindar dengan kecepatan tinggi.
Pasti setengah badan dirinya sudah terkoyak oleh cakaran salah satu serigala hitam yang tinggi besar. Namun untungnya Baba Yaga masih bisa mengelak dan sekaligus memukul mundur beberapa serigala yang menyerang bersamaan.
Baammm..!
Tap..!
Satu serigala hitam Berhasil Baba Yaga hantam hingga terpental mundur sangat jauh, lalu dia langsung kembali bergerak menjauhinya.
"Sial, mereka sangat tangguh! Di tambah kawanan mereka sangat banyak, semakin sulit untuk melawan mereka." keluh Baba Yaga.
Haaarre..!
Dari arah belakang Baba Yaga, datang serigala hitam yang cukup besar! Sedangkan Baba Yaga berlari meloncati satu pohon ke pohon lainnya.
Wooooosss..!
Boooommmm..!
Kraaak..!
Dari belakang Baba Yaga, ledakan muncul begitu saja serangan sangat besar terjadi! Hingga Baba Yaga terpental jauh ke belakang.
Pepohonan besar berpatahan dan tumbang seketika, kawanan serigala hitam yang mengejar Baba Yaga musnah dengan mudah.
Baba Yaga langsung menengok ke arah belakang, dia merasakan aura milik Li Yian seketika.
"Saudara Li Yian, kau kah itu?" ucap Baba Yaga, terkejut.
Seseorang tidak terlihat karena debu masih berterbangan ke segala penjuru hutan yang porak poranda.
"Sial, kenapa aku muncul selalu dalam keadaan genting seperti ini!" keluh seseorang yang ada di kepulan debu.
Wuuusss..!
Li Yian langsung menghampiri Baba Yaga, setelah itu dia langsung memegang lengan Baba Yaga dan segera terbang, setelah terbang cukup tinggi Li Yian berhenti di sana.
"Teman, apa yang kau lakukan di sini?" ucap Li Yian dengan nada keheranan.
"Haaah, untung lah kau datang tepat waktu saudara Li!" jawab Baba Yaga.
Mereka berdua langsung memandang ke arah bawah, lalu Li Yian langsung menghardik Baba Yaga.
"Kau sangat keterlaluan teman! Hampir saja aku terkena serangan mematikan puluhan serigala hitam itu, jika aku tidak menyerangnya duluan, maka aku yang terkena serangan mereka!" keluh Li Yian.
Menurut Baba Yaga, Li Yian muncul di saat waktu yang tepat! Namun bagi Li Yian sendiri dia muncul di saat tidak tepat sama sekali.
Jika saja Li Yian tidak langsung menggunakan serangan pamungkas dirinya, maka dia yang terkena serangan mematikan puluhan serigala hitam.
*
Li Yian muncul di belakang Baba Yaga, Sehingga tepat berada di hadapan serigala hitam yang hampir menyerang Baba Yaga, jika saja persepsi dirinya saat ini tidak kuat, dan kekuatan dirinya masih lemah seperti dulu pasti Li Yian yang terkenal serangan mematikan dari serigala yang sudah sangat murka.
"He-he-he maaf, aku pikir mereka hanya beberapa ternyata ratusan banyaknya!" ucap Baba Yaga.
"Kenapa kau tidak menghindar dengan cara terbang seperti ini?" tanya Li Yian cukup penasaran.
"Ahh, aku lupa tidak terpikirkan untuk terbang! Tapi meskipun menggunakan bentuk siluman seperti ini bisa terbang, harus menggunakan begitu banyak energi siluman! Itu cukup melelahkan." jawab Baba Yaga.
*
*
*
Sehingga mereka yang masih hidup ingin sekali menyerang dan mencabik-cabik Baba Yaga dan Li Yian.
Li Yian memandang ke bawah kembali, dia tidak membutuhkan alasan Baba Yaga menjawab lupa ataupun sejenisnya.
"Lalu teman, harus kita apakan ini kawanan serigala hitam?" tanya Li Yian.
Li Yian bingung, karena mereka di daratan ini sangat banyak! Sedangkan di daratan matahari terbit hanya ada serigala tanduk perak dan serigala lainnya, itu juga tidak sebanding banyaknya jika di bandingkan di daratan yang Li Yian dan Baba Yaga saat ini kunjungi.
"Kita habisi saja mereka! Anggap saja latihan kembali, aku belum berlatih keras semenjak ada di alam Tanasilam kembali!" saran Baba Yaga sambil sedikit mengeluh.
"Gunakan ini, senjata kau untuk membantai mereka tidak begitu cocok!" ucap Li Yian.
Baba Yaga langsung memasukkan kembali senjata yang di pegang saat ini, karena Li Yian akan memberikan senjata yang cukup berguna.
Li Yian menyerahkan tombak yang memiliki ujung pedang lebar dan panjang! Tombak itu cukup besar dan berat. Bahkan Baba Yaga sedikit kesulitan untuk memegang senjata itu menggunakan satu tangan saja.
Setelah itu Li Yian langsung melepaskan Baba Yaga kembali, Baba Yaga terjun dengan bebas ke bawah.
Baaammm..!
Baba Yaga mendarat sambil menghantamkan tombak besar di tangannya! Seketika gelombang besar langsung terbentuk karena tekanan energi yang sangat kuat tercipta.
Wooooosss..!
Banyak dari serigala hitam yang terlempar jauh dan mati karena tekanan besar dari serangan Baba Yaga, kali ini Baba Yaga tidak meremehkan serigala hitam itu lagi. Dia menggunakan semua kekuatan yang dirinya miliki, karena tidak ingin di lihat lemah oleh Li Yian untuk saat ini.
Di tambah, Baba Yaga cukup kaget dengan serangan Li Yian barusan. Hingga dirinya ikut terpental cukup jauh padahal serangan Li Yian tidak mengarah pada dirinya melainkan ke serigala hitam yang ada di belakang dirinya pada saat itu.
"Haa, kau keren juga kawan!" ucap Li Yian yang masih terbang.
Dia belum turun sama sekali, melainkan masih melihat Baba Yaga dari atas.
Baba Yaga menengok ke atas, dia geram kepada Li Yian kali ini, karena dia pikir Li Yian akan ikut turun bersama dirinya namun masih tetap di atas.
"Saudara Li Yian, kenapa kau masih di atas? Apa kau mau aku mati di bawah sini?" ucap Baba Yaga setelah mendongak ke arah Li Yian
"Tidak-tidak, kalu aku ingin kau mati! Sudah tadi-tadi aku tidak membantu kau." jawab Li Yian di atas sana.
Wooooosss..!
Li Yian langsung berada di samping Baba Yaga, dirinya bergerak seperti berpindah tempat! Tanpa di rasakan oleh Baba Yaga.
Bahkan Baba Yaga langsung terkejut dengan gerakan Li Yian kali ini, dia belum pernah melihat gerak yang sangat cepat seperti itu.
"Saudara Li, bagaimana kau melakukan itu?" ucap Baba Yaga sangat ingin tahu.
"Ya bergerak lah, kau seperti itu saja bertanya!" ucap Li Yian dengan santainya.
Slaazz...!!
Dari arah samping, salah satu serigala hitam menyerang Li Yian! Namun dengan tangan kosong Li Yian melemparkan bilah es yang sangat tajam hingga kepala dari serigala hitam langsung terputus dan jatuh seketika lalu mati.
Baba Yaga kembali terkejut, dia langsung menggelengkan kepalanya karena tidak begitu percaya dengan perkembangan Li Yian.
"Saudara Li Yian, kau sekarang begitu mengagumkan!" ucap Baba Yaga karena keheranan.
'Sial, aku tertinggal terlalu jauh oleh saudara Li Yian! Latihan seperti apa yang dia lakukan dengan waktu sesingkat ini?' ucap Baba Yaga di benaknya.
Dia tadinya ingin pamer terhadap Li Yian, dengan menggunakan kekuatan besar miliknya dengan wujud siluman saat ini! Namun setelah melihat pertunjukan kecil Li Yian dirinya langsung mengakui bahwa Li Yian lebih kuat.
\=
\=
...