
\=Chapter 200. LI YIAN DATANG\=
\=
\=
Di ruang dimensi pertama yang di huni Li Yian untuk bermeditasi saat ini, dia merasakan Energi Qi Xu Wuzao yang meningkat tajam seperti sedang bertarung.
Li Yian langsung membuka matanya, lalu memfokuskan terhadap Energi Qi milik Xu Wuzao! Setelah itu dia langsung bergumam.
"Apakah, pak tua sedang dalam bahaya? Namun Energi yang kurasakan sangat jauh!" gumam Li Yian.
Dia langsung menggunakan teknik teleportasi, namun tidak bisa! "Apa karena ini sudah berbeda dimensi dan Energi Qi milik ku tidak sanggup untuk menembusnya!" ucap Li Yian.
Karena Li Yian khawatir dengan keadaan Xu Wuzao, dia langsung bangun dan terbang menuju ke arah bawah di mana portal dimensi searah terletak.
Li Yian terbang sangat cepat, sehingga hanya sebentar saja dia sudah sampai di portal dimensi searah.
Li Yian berhenti di atas portal itu, karena dia sedikit ragu untuk langsung menembusnya! Akhirnya Li Yian melapisi dirinya menggunakan Energi Qi.
Wooooosss..!
Li Yian langsung melompat dan menembus portal dimensi searah dengan sangat mulus! Dia langsung menghalangi matanya dengan tangan, karena ada sinar yang sangat menyilaukan menusuk mata.
Setelah sinar itu hilang Li Yian sudah berada di atas awan tingkat keempat dan di samping pohon Eden, di atas dirinya saat ini portal dimensi searah.
"Ternyata, jika dari arah sebaliknya portal ini sungguh tidak memiliki resiko!" gumam Li Yian.
Dia langsung merasakan Energi Qi, miliki Xu Wuzao yang semakin besar Li Yian rasakan! Akhirnya Li Yian menggunakan teknik teleportasi.
Wuuus..!
Setelah merasakan keberadaan Energi Qi milik Xu Wuzao Li Yian langsung hilang dari sana, dengan teknik teleportasi.
*
*
*
Keenam orang dari keluarga Wei sangat senang, melihat Xu Wuzao sudah terkepung dan sangat terdesak untuk sekarang.
Mereka seperti sedang memojokkan anak tikus, wajah keenam orang itu terllihat begitu sangar.
Sedangkan Xu Wuzao meskipun sudah terpojok, namun dia cukup tenang! Dia sudah mengerahkan semua Energi Qi miliknya untuk serangan kali ini.
"Bunuh Xu Wuzao!" ucap tetua kelima.
Wooooosss..!
Mereka langsung menyerangnya bersama-sama, enam orang itu bergerak serentak dan mengarahkan senjata mereka masing-masing kepada Xu Wuzao.
Xu Wuzao hendak menyerang balik, namun serangan keenam orang-orang keluarga Wei sangat ganas, sehingga Xu Wuzao sedikit ragu.
Boooommmm..!
Ledakan besar di sana langsung terjadi, letusan Energi Qi yang sangat padat benar-benar mengerikan.
Bahkan pepohonan yang sangat besar di sekitar sana langsung tersapu dan berterbangan ke segala arah.
Xu Wuzao tersentak kaget, namun dia tidak merasakan apa-apa! Yang di rasakan hanya ada orang yang memegang lengannya saja.
"Pak tua, apa anda tidak apa-apa?" ucap seseorang.
Karena debu yang berterbangan ke segala arah membuat pandangan Xu Wuzao sedikit kabur, namun dia merasakan Energi Qi orang sangat dia kenal.
"Naik, kau kah itu?" ucap Xu Wuzao cukup kaget.
"He-he-he, maaf pak tua aku mengganggu pertarungan anda! Tapi jika aku tidak ikut campur, aku khawatir anda terbunuh oleh mereka semua." ucap Li Yian.
Xu Wuzao tidak sadar atas ucapan Li Yian barusan, karena dia cukup tercengang, bahkan Li Yian seperti ada di dalam pikiran dirinya saja.
Setelah debu menghilang, Li Yian terlihat berdiri di depan Xu Wuzao sedang memegang tangan Xu Wuzao cukup erat menggunakan tangan kirinya.
Sedangkan tangan kanan, masih membentuk cakar naga! Dia baru saja menggunakan teknik pukulan cakar naga mengamuk.
Li Yian menggunakan teknik teleportasi, dengan merasakan Energi Qi Xu Wuzao! Namun setelah sampai di hadapan Xu Wuzao.
Li Yian melihat senjata yang berbeda-beda cukup dekat di depan muka hidungnya, dari enam orang penyerang.
Tanah di sana langsung membentuk cekungan besar, hanya tanah yang di pijaki Xu Wuzao dan Li Yian yang masih utuh, sedangkan di sekeliling mereka membentuk cekungan besar hingga puluhan meter jauhnya.
Pepohonan yang sangat besar di sana langsung tumbang dan tersapu ke segala arah dengan bagian batang pohon hancur berkeping-keping.
Xu Wuzao melihat ke sekeliling langsung bergidik ngeri, hingga dia berbicara di benaknya tanpa sadar.
'Apakah ini kekuatan nak Li Yian yang sebenarnya?'
Xu Wuzao berpikir, bahwa kekuatan seperti yang di lihat sekarang adalah kekuatan di luar nalar manusia, meskipun orang yang sudah menembus tingkat pendekar di atas pendekar suci saja tidak sehebat ini pikirnya.
*
Sedangkan enam orang yang tadi hendak menyerang Xu Wuzao, terbunuh dan tercabik-cabik oleh serangan Li Yian, lalu terhempas jauh entah ke mana.
Mereka saja tidak tahu apa yang telah membunuhnya, mereka mati dengan tidak menerima rasa sakit.
Sedangkan Xu Wuzao di lindungi oleh Energi Qi milik Li Yian, sehingga tidak terkena dampak dari serangan pemusnah Li Yian.
Xu Wuzao masih terlihat begitu linglung, akhirnya dia di sadarkan oleh ucap Li Yian yang cukup keras.
"Pak tua, apa anda baik-baik saja?" ucap Li Yian setelah melepas genggaman tangannya di lengan Xu Wuzao.
Xu Wuzao langsung tersentak, lalu melihat ke arah Li Yian dengan cepat.
"Ternyata benar kau nak Li Yian! Bagaimana kau bisa berada di sini nak?" ucap Xu Wuzao bertanya.
Dia cukup penasaran, karena tiba-tiba ada Li Yian di hadapan dirinya! Padahal dirinya saat itu sedang terdesak meskipun dirinya yakin belum kalah, walaupun di serang seperti tadi.
Xu Wuzao memprediksi hanya akan mengalami luka dalam dan luka luar cukup parah saja, bisa jadi dirinya akan cacat namun itu lebih baik.
"Kenapa anda di sini pak tua? Lalu kenapa anda di keroyok oleh banyak pendekar kelas tinggi?" tanya Li Yian cukup heran.
"Ceritanya panjang, ini di awali oleh kelakuan kau yang terlalu nakal nak!" keluh Xu Wuzao.
"Aku?" jawab Li Yian bingung.
Xu Wuzao, akhirnya menceritakan secara singkat kejadian yang di alami dirinya! Dari Li Yian menyerang tuan muda keluarga Wei. Bahkan tentang percobaan pembunuhan dirinya dan empat murid elit sekte anggrek putih beberapa waktu lalu.
Li Yian hanya mendengarkan, dia tidak memotong sedikitpun cerita Xu Wuzao! Agar dia tahu apa yang telah terjadi.
*
*
*
Di gua tempat empat murid elit sekte anggrek putih sedang menyantap rusa panggang, yang di bawa Xu Wuzao sebelumnya.
Mereka baru saja menyelesaikan menyantap rusa panggang itu, mereka cukup kenyang dan tenaga dalam maupun tenaga fisiknya kembali pulih total.
Saat mereka sedang berdiskusi untuk segera menyusul kepala sekte anggrek putih sekarang apa nanti, mereka merasakan getaran sangat hebat di gua yang di tempati.
"Hei, apakah ini gempa bumi?" ucap salah satu dari mereka.
"Cepat keluar, sebelum gua kecil ini runtuh!" suara lain menyahuti.
Mereka langsung bergantian keluar dari gua kecil di sana, karena getaran semakin mengerikan menurut mereka.
Namun setelah mereka keluar, kejadian di luar lebih mengerikan bagi mereka semua! Karena pohon-pohon besar yang sangat banyak sudah hancur berterbangan mengarah ke mereka semua.
"Di luar lebih berbahaya, cepat masuk kembali ke gua!" mereka berdesakan masuk kembali ke gua kecil itu.
Orang terakhir yang masuk ke dalam gua, punggungnya seperti tersambar oleh tekanan yang sangat besar, bahkan punggung itu terasa sangat ngilu.
"Dia laut seperti bencana alam, tapi yang lebih mengerikan gelombang tekanan yang datang! Seperti tusukan ribuan jarum." ucap orang yang terakhir masuk ke dalam gua.
Di mulut gua, puluhan batang pohon yang sangat besar menghantam di sana! Untung saja gua itu kecil dan sangat kokoh.
"Akhirnya kita selamat!" ucap salah satu murid elit sekte anggrek putih, yang lebih dulu masuk ke dalam gua.
Mereka akhirnya bernafas dengan lega, karena sudah terhindar dari bencana alam yang sangat mengerikan.
\=
\=
...