Pendekar Dewa Terkutuk

Pendekar Dewa Terkutuk
300 = PELELANGAN HARI PERTAMA BERAKHIR


\=Chapter 300. PELELANGAN HARI PERTAMA BERAKHIR\=


\=


\=


Xu Wuzao mendengar kata-kata Li Yian bahwa barang yang di kira langka dan bakal di perebutkan banyak orang, ternyata tidak terjadi! Sehingga menurut Li Yian dia salah strategi.


Namun dari pandangan Xu Wuzao bukan seperti itu, sehingga dia mencoba menghibur Li Yian.


"Buka seperti itu nak Li Yian! Aku yakin mereka saja yang terlalu bodoh tidak mengerti barang yang benar-benar langka!" ucap Xu Wuzao.


Dia mencoba menghibur Li Yian, karena Li Yian seperti sedang menyesali perencanaan itu, namun bagi Xu Wuzao itu hanya mereka saja yang begitu bodoh sehingga tidak peduli dengan teknik manual kultivasi.


"Ya mungkin saja! Pak tua kapan hari pelelangan kedua akan di laksanakan?" ucap Li Yian mengalihkan pembicaraan dengan cepat.


"Entahlah, mungkin satu minggu yang akan datang ataupun lebih lama lagi!" ucap Xu Wuzao.


Dirinya belum memikirkan sejauh itu, karena niat Xu Wuzao mendirikan pelelangan tidak akan mengadakan pelelangan dengan waktu yang sangat berdekatan, melainkan akan di adakan cukup lama di setiap sesi pelelangan di adakan.


"Ya itu cukup baik, karena jika pelelangan semakin cepat maka tidak ada waktu untuk memanggil orang-orang dari jauh untuk datang ke wilayah selatan!" jawab Li Yian.


Saat mereka sedang mengobrol, dia panggung pelelangan cukup gempar karena Kekaisaran Ming menawar barang lelang sekarang dengan harga yang cukup menakjubkan.


Pasalnya langsung naik menjadi dua kali lipat, orang-orang berpikir bahwa teknik manual kultivasi tidak akan ada yang tertarik dengannya, karena orang-orang masih meragukan itu.


Namun setelah ada tiga orang yang tertarik, malah sekarang Kaisar Ming ikut masuk dalam tawar menawar harga.


*


Di panggung besar pelelangan.


"1,5 juta koin emas..!" ucap Kaisar Ming dari ruang VIP no 8.


Orang-orang menengok ke arah ruang VIP no 8, di sana menggema suara kaisar Ming dengan harga yang langsung melambung tinggi, itu menandakan bahwa keluarga Kekaisaran Ming ingin memiliki teknik manual kultivasi itu.


"Hei, aku kira tidak akan laku. Teknik manual kultivasi ini! Ternyata masih banyak peminatnya juga, termasuk Kaisar Ming di dalamnya." ucap seseorang yang ada di barisan belakang.


Tamu itu sekarang hanya bisa saling berdiskusi di antara mereka, karena barang yang di lelang kali ini tidak di peruntukan untuk mereka. Karena kekuatan mereka yang paling tinggi hanya memiliki pelatihan pendekar raja tahap pemula, sehingga hanya bisa melihat jalannya keseruan lelang kali ini.


"Bagiamana tidak laku, orang-orang sudah sangat tercengang dengan kekuatan milik tuan Xu Wuzao di awal, sedangkan kekuatan tuan Xu Wuzao di katakan bersumber dari teknik manual kultivasi ini, jika saja aku punya uang banyak dan sudah berada di pendekar suci tahap menengah aku juga akan ikut memperebutkan itu!" jawab salah seorang di sana.


"Kau benar, kita hanya masuk dalam kategori terlemah, bagaimana kita bisa ikut berpartisipasi dalam pelelangan ini!"


Selama berjalanya waktu pelelangan, orang-orang di sana saling berdiskusi tentang seberapa penting teknik manual kultivasi untuk di miliki, lalu akan menjadi milik siapa teknik manual kultivasi yang sekedang di perebutkan.


*


*


*


Pembawa acara pelelangan langsung mengumumkan dengan lantang.


"Apa ada yang lebih tinggi dari penawaran ruang VIP no 8?" ucap pembawa acara yang anggun.


"2 juta koin emas!" dari ruang VIP no 5 kembali menawar untuk harga yang tinggi.


Di dalam ruang VIP no 5 seseorang anak muda telah menawar harga sangat tinggi, sedangkan di samping sang penasehat seseorang langsung memberitahukan kepada pemuda di sampingnya.


"Tuan muda, jangan gegabah! Kita akan kena marah tuan besar jika tuan muda membuang uang dengan hal yang tidak penting!" ucapnya dengan lirih.


"Diam dulu paman! Aku tahu itu, makanya aku mewakili ayah datang ke sini karena untuk menawar harga, sialnya paman terus saja menyerocos tentang uang kita yang tidak cukup!" keluh anak muda itu.


"Tapi memang tidak cukup tuan muda!" ucap seseorang paruh baya itu.


"Tapi kita sampai sekarang tidak mendapatkan apa-apa, bagaimana aku menghadapi ayah kelak? Jika aku mendapatkan teknik manual kultivasi inikan, aku bisa menunjukkan hasil ku datang jauh-jauh ke wilayah selatan ini!" keluh tuan muda itu.


Di saat mereka berdua sedang berdebat, di panggung besar pelelangan pembawa acara sedang menghitung mundur untuk pemenang ruang VIP no 5.


Namun dari ruang VIP no 8, yang di tempati Kaisar Ming di sana kembali menawar setelah cukup lama terdiam.


"2,5 juta koin emas!" terdengar menggema suara Kaisar Ming di ruangan VIP no 8.


"Waahhh...!" suara riuh di bawah, mereka tidak menyangka bahwa Kaisar Ming sangat menginginkan teknik manual kultivasi.


"Apa ada yang lebih tinggi lagi dari tawaran yang di ajukan ruang VIP no 8?" ucap membawa acara lelang.


Sedangkan di dalam ruang VIP no 5, pemuda yang tadi menawar 2 juta koin emas langsung mengepalkan tangannya dengan kuat.


"Sial, aku tidak akan kalah dari Kaisar sialan itu!" ucap pemuda yang ada di ruang VIP no 5.


"Tuan muda, jangan lagi menawar! Kita mundur saja, karena uang yang kita bawa sekarang sudah tidak mencukupi untuk mengejarnya!" ucap orang paruh baya yang menemani tuan muda itu.


"Sial, kenapa paman tidak membawa uang lebih banyak lagi? Aku benci kekalahan seperti ini, jika saja kita membawa uang lebih banyak, pasti di penawaran kita di awal lalu akan memenangkan pedang emas membara itu." keluh tuan muda yang ada di ruang VIP no 5.


"Sudahlah tuan muda, kita relakan saja! Menurut tuan besar juga ini hanya untuk pengalaman tuan muda saja."


Akhirnya, tuan muda itu mengalah karena uang yang di bawa tidak cukup untuk menawar lagi, sehingga dia mendengarkan usul pengasuh dirinya.


*


Pembawa acara rumah pelelangan anggrek putih akhirnya mengumumkan setelah menghitung mundur lebih dari tiga kali.


Karena sudah tidak ada yang menawarkan lebih tinggi lagi, sehingga teknik manual kultivasi di dapatkan oleh ruang VIP no 8 yang tidak lain adalah Kaisar Ming.


Setelah dua pembawa acara mengumumkan pemenang dari sesi akhir pelelangan hari pertama itu kepada semua hadirin yang hadir di rumah pelelangan anggrek putih.


Dua pembawa acara pelelangan, langsung mengumumkan bahwa. Pelelangan hari pertama berakhir.


Mereka juga mengumumkan untuk tamu undangan bisa membeli pil maupun herbal di toko pil dan herbal anggrek putih! Mereka dapat diskon hingga 50%.


Itu di berikan agar mereka yg ng tidak mendapatkan barang utama tidak begitu kecewa, sehingga di adakan penjualan masal dengan setengah harga.


Setelah pengumuman itu di beritahukan kepada mereka, orang-orang yang ada di barisan belakang hanya bisa kembali mengeluh karena mereka tidak memiliki surat undangan dari rumah pelelangan anggrek putih ini.


"Sial, aku tidak memiliki surat undangan itu! Jika saja aku memilikinya aku akan memilih herbal yang ku butuhkan!" keluh salah seorang di belakang barisan.


"Kita hanya masyarakat kecil mana bisa mendapatkan diskon untuk harga pil dan herbal yang di jual di toko!" jawab temannya.


*


Xu Wuzao dan Li Yian dan yang lainnya langsung keluar dari ruang belakang pelelangan, Li Yian mendengarkan cukup banyak keluhan dari belakang barisan tamu yang datang, akhirnya dia mengusulkan kepada Xu Wuzao agar diskon setengah harga di berikan kepada semua tamu yang hadir di pelelangan kali ini.


Mendengar usul itu dari Li Yian Xu Wuzao langsung keluar dari ruang belakang, setelah sudah ada di panggung besar pelelangan Xu Wuzao berucap lantang.


"Pengumuman, untuk diskon 50% pembelian pil dan herbal di toko, pil dan herbal anggrek putih! Semua orang yang hadir di pelelangan hari pertama berhak mendapatkannya, silahkan tuan-tuan sekalian melihat ke dalam toko!" ucap Xu Wuzao cukup lantang.


Mendengar pengumuman Xu Wuzao, orang-orang yang tadinya di belakang hanya bisa pasrah kini langsung senang karena akan mendapatkan diskon dari barang yang di jual di toko pil dan herbal anggrek putih.


Mereka semua berpikiran bahwa, yang di lelang saja barang yang sangat langka maka di toko akan banyak barang yang berkualitas tinggi.


Akhirnya mereka langsung berbondong-bondong menuju ke toko yang ada di depan dan samping pelelangan anggrek putih saat ini.


\=


\=


...