
\=Chapter 280. PERSELISIHAN DI PIHAK MING SU\=
\=
\=
Sebenarnya Lin Ma saat itu takut terhadap sekte Wuhan, karena dirinya pernah di kalahkan sekali oleh Yan Jim! Untung lah saat itu Yan Jim tidak tahu bahwa Lin Ma adalah mantan murid dari Xu Wuzao jika saja tahu, mungkin Yan Jim akan membunuh saat itu juga bukanya menunjuk Lin Ma sebagai walikota kota peristirahatan.
Di tambah kekuatan sekte Wuhan saat itu sangat mengerikan, sehingga pejabat Ming Su yang bekerja sama dengan sekte Wuhan cukup Lin Ma takuti.
Namun kali ini berbeda, dia sudah mendengar kabar bahwa sekte anggrek putih sudah menguasai penuh sekte Wuhan! Di tambah Yan Yin maupun Yan Jim sudah mati, sehingga tidak perlu lagi ada yang di takuti dirinya dari Ming Su maupun Luo Mu.
"Luo Mu, habisi dia! Beraninya tidak segera berlutut meminta maaf kepada ku!" ucap Ming Su dengan sedikit kasar.
Luo Mu melirik dengan enggan, jika dia di perintah seperti itu dirinya merasakan amarah yang besar segera meluap, karena mengikuti Ming Su hanya di jadikan sebagai alat untuk keperluan diri sendiri sebenarnya.
"Baiklah tuan Ming Su!" jawab Luo Mu.
Wooooosss..!
Baammm..!
Dua pukulan beradu, kekuatan mereka hampir imbang namun kekuatan Lin Ma masih di bawah Luo Mu! Setelah pukulkan itu saling bentrokan keduanya terpental cukup jauh dan saling mengibaskan tangannya karena merasakan mati rasa dan cukup sakit.
"Hemmm, kau cukup kuat juga! Pantes saja kau sombong Lin Ma!" ucap Luo Mu.
"Aku awalnya takut dengan kalian karena kalian memiliki sekte Wuhan di wilayah selatan ini! Namun sekarang kalian sudah tidak memilikinya lagi, lalu kenapa aku harus takut?" ucap Lin Ma seperti sedang menantang mereka semua.
"Bedebah, bunuh keparat itu untuk ku Luo Mu!" ucap Ming Su cukup marah.
"Diam, jangan asal perintah!" bentak Luo Mu kembali, dia membentak Ming Su yang notabene adalah atasan dirinya, karena sudah sangat marah.
Di bentak oleh Luo Mu, Ming Su yang sedang duduk tenang seperti hendak terlonjak! Dia tidak menyangka bahwa dirinya akan di bentak dengan cukup keras seperti itu, padahal dari dulu Luo Mu seperti menyembah di bawah lututnya.
"Luo Mu, apa maksudnya ini?" ucap Ming Su tidak mengerti, dia masih cukup kaget.
Sebenarnya Luo Mu adalah orang yang sangat waspada dan begitu teliti, melihat Lin Ma yang tidak gentar dengan mereka yang berjumlah 5 orang, karena Ming Su tidak masuk dalam hitungan orang yang bisa bertarung! Itulah kenapa dia di sebut sampah keluarga Ming.
"Ha-ha-ha...!" Lin Ma langsung tertawa terbahak-bahak karena melihat anak buah dan atasan saling membentak dan memaki.
"Saling bunuh lah kalian, agar tangan ku tidak perlu repot-repot membunuh kalian semua!" ucap Lin Ma langsung mengejek mereka.
Empat orang lainnya di pihak Ming Su hanya diam saja! Karena dia adalah pelayan setia dari Luo Mu, mereka berempat adalah orang-orang pilihan khusus yang selalu menjalankan tugas dari Luo Mu.
Sehingga melihat Ming Su yang seperti ketakutan dan kebingungan mereka diam saja, sebab jika di perintahkan oleh Ming Su mereka tidak akan melakukan.
Mendengar ucapan dari Lin Ma, Luo Mu melirik dengan tajam! Lalu dia berucap dengan garang.
"Tidak akan ada yang saling membunuh di pihak kita! Karena Ming Su tidak akan bisa melakukan itu!" ucap Luo Mu dengan tegas.
"Kurang ajar kau Luo Mu! Ternyata sikap aslimu seperti ini, kalian semua bunuh Luo Mu, siapa yang bisa membunuhnya akan ku berikan imbalan besar!" ucap Ming Su dengan sangat lantang.
Ming Su menengok kepada pengawal di belakangnya untuk memberikan perintah, membunuh Luo Mu tangan kanan dirinya! Namun setelah perintah itu tiba empat orang itu tidak ada yang bergerak sama sekali.
"Kalian, cepat apa yang sedang kalian lakukan!" bentak Ming Su sangat marah.
"Bungkam dia agar tidak terus berbicara!" ucap Luo Mu
Baammm..!
Kreeek..!
"Aaakkkhh..!" jerit Ming Su yang di hantam kepalanya, lalu di bekap hingga leher dia mengeluarkan suara seperti tulang yang patah.
Setelah di bekap seperti itu, Ming Su hanya bisa diam karena terus menahan sakit yang amat sangat di bagian lehernya.
*
*
*
Yang tadinya Lin Ma sendirian, kini Lin Ma di temani banyak anggotanya bahkan jumlahnya puluhan banyaknya.
Sedangkan setelah terjadinya perselisihan di pihak Ming Su, membuat Luo Mu langsung mengambil pucuk pimpinan yang sebenarnya.
"Sebentar Lin Ma, bagaimana kalau kita bekerja sama kembali?" ucap Luo Mu.
Setelah melihat kekuatan yang berbalik, dia langsung lembut karena dia yakin tidak akan sanggup mengalahkan mereka semua! Bahkan bisa jadi kelompok dirinya di pukul mundur atau paling parahnya mereka semua mati.
Setelah mendengar ucapan dari Lin Ma sebelumnya, bahwa mereka tidak memiliki pendukung lagi dari sekte Wuhan! Luo Mu langsung berpikir, bahwa dia dalam masalah besar dan dia cukup menyesal tidak membawa pasukan banyak.
Di tambah, memiliki atasnya yang bodoh membuat dia sangat kesal hingga berujung permusuhan! Sehingga dia mencoba memilih untuk mengorbankan Ming Su sebagai umpan untuk rencana dirinya ke depan.
"Apa bekerja sama kembali, di mana kesombongan kalian yang tadi di tunjukkan?" ucap Lin Ma sambil menuju ke arah Luo Mu.
"Ya bekerja sama, kita jadikan Ming Su umpan! Sehingga kita akan tetap bisa menghasilkan banyak uang!" ucap Luo Mu mencoba membujuk Lin Ma.
Karena Luo Mu memandang Lin Ma sebagai perampok, sehingga dia ingin mencoba menyuap agar dia bisa bebas dulu di situasi genting seperti ini.
"Kami tidak butuh kerja sama dan tidak butuh umpan! Kawan-kawan, serang mereka semuanya!" ucap Lin Ma tanpa basa basi lagi.
"Aaahhhh..!" jawab kelompok rampok Lin Ma.
Wooooosss..!
Wooooosss..!
"Sial, rampok bedebah! Di kasih enak minta mampus!" jawab Luo Mu sangat geram.
Baaammm..!
Triinng..!
Suara pukulan saling beradu, senjata saling berbenturan! Pertemuan di dalam ruangan langsung terjadi hanya dengan satu aba-aba dari Lin Ma.
Lin Ma langsung menyambut pukulan tangan kosong dari Luo Mu! Akhirnya mereka semua saling bentrokan di sana.
Sedangkan empat anggota dari Luo Mu melawan puluh perampok dari pihak Lin Ma! Pertarungan itu sangat berantakan hingga empat orang anggota dari Luo Mu terdesak karena tempat yang cukup sempit dan orang yang bertanggung cukup banyak.
Baaammm..!
Tembok depan kediaman walikota kota rampok, ambruk karena banyak yang terlempar di sana termasuk Ming Su yang sudah sekarat.
Di tambah tekanan gelombang kejut, akibat tenaga dalam mereka yang saling bentrokan berbuat tembok itu tidak kuat lagi menahannya.
Setelah jebolnya tembok itu, banyak dari mereka yang berhamburan keluar! Karena ada dua dari anggota Ming Su yang kabur keluar.
Karena keributan akibat pertarungan mereka, mengundang banyak perhatian masyarakat yang ada di sana! Sedangkan masyarakat lokal di kota itu adalah bagian dari kota rampok yang sudah berpengalaman.
Sehingga mereka langsung membantu orang yang di lawan teman-temannya! Semakin banyak orang yang membantu, semakin kelompok dari Luo Mu terdesak hebat.
Apa lagi Luo Mu di keroyok empat orang termasuk Lin Ma! Mereka satu lawan satu saja masih bisa di katakan cukup imbang meskipun bisa di katakan Lin Ma di bawahnya, namun karena pengalaman dirinya cukup banyak dalam hal bertarung maka dia bisa mengimbangi.
Apa lagi sekarang, di bantu oleh rekannya! Maka terdesak hebat lah Luo Mu.
\=
\=
...