Legenda Sang Iblis

Legenda Sang Iblis
Ch. 96 - Xiang Yi Bai


Iblis Dosa membantu pemuda itu untuk mengambang di udara dan sampai ke titik di mana segel kesepuluh berada. Seringai lebar iblis itu semakin mengembang ketika anak itu tanpa keraguan melakukan perintah melepaskan segel mantra tersebut. Tangannya menarik ujung kertas mantra yang menempel di tubuh sang iblis.


Namun seketika sebuah cahaya melesat tajam dan membuat Xue Zhan terjatuh. Seseorang menangkapnya dan menggendongnya di atas bahu seperti karung goni. Kontan Xue Zhan terkejut, seorang laki-laki muda berusia 25 sampai 30 tahun muncul di ruang alam bawah sadarnya dan dia sama sekali tidak kenal siapa sosok tersebut.


"Dungu! Jangan semudah itu diperdayai oleh iblis!" seru laki-laki itu menghunuskan pedang pada Iblis Dosa yang tampak murka. Semua siasatnya sia-sia. Iblis tersebut memberontak membuat ke-sepuluh rantai di tubuhnya mengayun kasar menimbulkan bunyi berisik. Semakin dia bergerak rantai itu semakin mencekiknya, Iblis Dosa menggeram sembari melotot.


"Monster Tua sialan! Kau menggagalkan rencanaku!"


"Iblis seumur jagung sepertimu memperdayai seorang bocah busuk dan dungu. Kalian memang berjodoh." Jawaban menyelekit itu membuat telinga Iblis Dosa kebakaran.


Iblis Dosa tentu tahu siapa laki-laki itu karena sudah lebih dulu merasakan kekuatannya. Xiang Yi Bai, salah seorang pendekar hebat misterius yang begitu dihormati pada masanya.


Lalu tawa miring terlihat di wajah Xiang Yi Bai yang begitu putih, lebih putih dari salju dan lebih lembut dari awan. Pakaiannya yang putih terang bersinar serta pedang yang diikatkan dengan seutas kain putih di pundaknya.


Xiang Yi Bai, perlambangan dari warna putih. Namanya memiliki arti seputih gading. Cukup menggambarkan bagaimana kesan saat pertama kali melihatnya. Ketika lelaki itu menurunkannya, Xue Zhan bisa melihat wajah itu seumpama patung. Dia lebih mirip mayat hidup dan bisa disebut manusia palsu. Setiap kulitnya bergerak terlihat sangat ganjil. Seperti kayu kaku yang ditempelkan di wajah manusia.


Dia berpakaian putih yang lebih terang dari cahaya itu sendiri, dengan lengan yang berkibar halus dan memiliki aura dunia lain. Seperti seorang manusia yang telah melewati lima kehidupan dan tetap awet muda.


Sosok tersebut terlihat tampak muda, dan memiliki wajah sama sekali tidak keriput. Lalu mengapa Iblis Dosa menyebut orang itu dengan nama Monster Tua padahal sosok itu terlihat begitu muda? Dan jika Iblis Dosa berkata benar, mengapa Monster Tua itu berusaha menyembuhkan tubuhnya?


Seharusnya Xue Zhan tak mempedulikan soal laki-laki itu dan segera bertanya mengapa dia menghalangi Xue Zhan yang ingin melepaskan segel kesepuluh. Namun siapa pun yang melihat wajah Xiang Yi Bai saat ini pasti akan terpana selama sepuluh detik. Xiang Yi Bai memiliki wajah rupawan.


Tapi Xue Zhan salah mengambil kesimpulan, orang itu jauh lebih monster dari yang Iblis Dosa katakan.


"Bocah idiot!" pekiknya memukul kepala Xue Zhan penuh tenaga, membuatnya terjungkal.


Alisnya menyatu dan menukik, seperti ibu tiri yang sedang mengamuk.


"Seharusnya kupecahkan saja otakmu yang tidak berguna itu! Sudah mau mati malah bersekongkol dengan iblis!"


"Anda siapa-?" Xue Zhan berdiri kembali, dan dia terjungkal lagi.


"Xiang Yi Bai, kakek buyut para manusia idiot seperti kau!" serunya sambil menjungkirbalikkan Xue Zhan. Iblis Dosa mendapatkan tontonan menggelikan dan nyaris menertawakan Xue Zhan, Monster Tua itu tetap saja beringas.


Orang-orang di dunia persilatan menyebutnya sebagai pendekar jubah putih dengan tarian pedang lembut. Tapi Xiang Yi Bai nyatanya lebih garang dari singa betina dan bahkan perempuan yang serba benar.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" Xue Zhan melindungi kepalanya dari terjangan maut Xiang Yi Bai.


Xiang Yi Bai masih menatap tajam Xue Zhan, dia menarik pedang dari belakang punggungnya dan terbang ke atas kepala Iblis Dosa. Dengan kekuatan yang luar biasa besar dia melibaskan senjata itu melukai mata Iblis Dosa, menghancurkan semua tulang raksasa sendirian hanya dalam satu tebasan. Iblis Dosa kini hanya menyisakan siluet raksasa tanpa wujud.


Xue Zhan terdiam membisu. Orang itu memiliki kekuatan tidak wajar. Dia menghabisi raksasa iblis sendirian hanya dalam satu gerakan. Tidak terbayangkan jika di dunia nyata, Xiang Yi Bai mungkin bisa menghancurkan satu desa dengan satu jurus saja.


Lelaki itu menggunakan tenaga dalamnya untuk menaikkan kembali dua rantai yang terlepas, dia menciptakan dua kertas mantra yang kembali dipasangkan di tubuh Iblis Dosa.


"Tidak, Monster Tua sialan!!"


Iblis Dosa tidak dapat menghindar. Padahal Xue Zhan hampir saja membiarkannya mendapatkan kekuatan ketiganya. Dia sendiri sudah tahu siapa orang yang sedang menyembuhkan tubuh pemuda itu di luar sana. Dan tidak berharap Xiang Yi Bai masuk ke ruang alam bawah sadar anak itu, tapi yang tidak diinginkan malah terjadi. Xiang Yi Bai tidak akan memberi ampun.


Lalu Iblis Dosa tak lagi bisa berbicara. Dia hanyalah sebuah bayangan tanpa kerangka, mulut, mata dan indera. Xiang Yi Bai turun, jubah besarnya berkibar dan Xue Zhan menatapnya terpesona. Benar-benar seorang pendekar yang berada di tingkatan lain. Xiang Yi Bai. Xue Zhan akan mengingat nama itu-dan mungkin akan selalu mendengar nama tersebut.


"Bocah idiot bagaimana kau bisa hidup dengan otak dangkal seperti udang dungu dan langsung mengiyakan perintah iblis yang hanya menguntungkan dirinya sendiri serta penuh tipu muslihat sepertinya bahkan kau tidak berpikir dua kali untuk mencabut segel mantra yang dibuat ibumu sampai mengorbankan nyawa kau benar-benar bocah idiot busuk tidak ada bandingannya di dunia!"


Xue Zhan tercengang mendengar repetan panjang yang hanya diucapkan dalam satu kali tarikan napas itu. Dia menelan ludah, bagaimana monster ini begitu menakutkan hanya dengan mendengarnya mengomel saja? Iblis Dosa saja ketakutan setengah mampus apa lagi dia sekarang.


Xiang Yi Bai menyipitkan mata dan menjepit telinga Xue Zhan. "Apa? Apa? Melihatku seperti melihat roh jahat saja? Aku masih hidup, tunjukkan sopan santunmu pada tetuamu!"


"Te-tetua? Apakah Anda berasal dari Lembah Abadi?"


"Jadi?"


"Kau mau membangkang?" Xue Zhan membaca situasi dan berpikir lebih baik dia mengiyakan daripada dimakan hidup-hidup oleh lelaki itu. Wajahnya saja yang tampan. Tutur bahasanya jangan ditanya.


"B-baik, Tetua Xiang."


Melihat dari wajahnya sepertinya monster tua itu belum puas dengan jawaban Xue Zhan.


"Kau ini benar-benar dungu seperti monyet. Bisa-bisanya mempercayai iblis sialan itu, setidaknya kau tahu bagaimana sifat mereka. Jika untuk dirinya sendiri mereka tak segan-segan menipu dan bahkan membunuh."


"Iblis itu berbohong padaku?"


"Lalu APALAGI?" Xiang Yi Bai menyolot.


Xue Zhan merinding sejenak, tak berani menatap Xiang Yi Bai. Namun di dalamnya puluhan pertanyaan memaksanya untuk segera mendapatkan jawaban.


"Tetua-"


"Siapa suruh bicara?"


"Ampun, Tetua."


"Cih." Xiang Yi Bai membuang muka, melihat sekitar dan menatap sinis pada iblis itu.


"Jangan sekali-kali melepaskan iblis ini. Dia adalah bencana yang tidak ada habisnya. Jika sampai kau melepaskannya dan mengulangi yang terjadi hari ini, kupastikan seluruh tulangmu patah seribu kali."


"Tapi tulangku memang sudah patah, Tetua Xiang. Ada begitu banyak ranting di pohon, kenapa tidak patahkan mereka saja."


"Bocah idiot menjawab lagi!"


Sekali lagi Xue Zhan terjungkir balik. Sepertinya dia mulai terbiasa menghadapi tempramen orang itu. Dia tidak berani melawan, hawa Xiang Yi Bai begitu berbeda. Lebih kharismatik dari Ziran Zhao, lebih kuat dari Pedang Suci dan lebih seram dari Iblis Dosa. Instingnya mengatakan Xiang Yi Bai bukan tipe yang bisa diajak bicara baik-baik.


Xue Zhan menyesal. Hanya karena hasutan iblis itu untuk kembali ke dunia manusia dia menjadi gelap mata dan mengiyakan segala cara. Xue Zhan tertawa tipis. "Maafkan aku, aku sempat berharap kembali hidup dan memperbaiki semua hal selama di dunia. Tapi aku tidak memikirkan keselamatan para manusia dan mengundang iblis ini untuk kembali bangkit. Aku meminta maaf, Tetua Xiang."


Xiang Yi Bai mengibaskan lengan jubahnya kasar sembari pergi menenteng pedang. "Kau akan menerima hukuman yang lebih perih dari ini."


Lalu sosok itu menghilang dari matanya.


Dengungan melengking tinggi cukup lama sampai mulut Xue Zhan mulai mengerang kesakitan. Tidak hanya itu seluruh sendi, tulang dan bahkan dagingnya seperti sedang ditusuk oleh belati dari seratus titik. Jeritannya semakin kencang, Xue Zhan menendang dan memberontak.


Sampai dua tangan dipenuhi tenaga dalam menghentak punggungnya menyalurkan kekuatan dalam jumlah cukup besar, memulihkan sisa luka dan membantu pemuda itu untuk mendapatkan kembali kesadarannya.


Aroma bunga obat pertama kali menyapa inderanya, obat itu dibakar menciptakan asap dan diletakkan persis di samping tubuhnya yang terduduk. Membantunya kembali sadar. Obat bunga itu disebut Kelopak Pembawa Kehidupan, dibuat pertama kali oleh Tetua Perguruan Pohon Seribu.


Xiang Yi Bai menghentakkan kedua tangannya sekali lagi di punggung Xue Zhan, kali ini lebih bertenaga dan seketika membuat Xue Zhan muntah darah begitu banyak.


"Bersiaplah untuk mati kedua kali, iblis idiot. Akan ku buat kau menyesal kembali hidup ke dunia ini."


***


Yuhuu karakter baru mwhehehe


Xiang Yi Bai, siapakah dia? Apakah bakal menjadi tokoh favorit kita nanti? Pembawaannya udah kek ibu tiri belom? Wkwkwk sebelas dua belas lah sama Rubah Petir. Tapi keknya Xiang Yi Bai bakal lebih parah🤣


Hari ini crazy up mumpung lagi mood. Jangan lupa dukungannya ya supaya author semangat dan bisa crazy up terus~