Legenda Sang Iblis

Legenda Sang Iblis
Ch. 207 - Akui Iblis Dalam Dirimu


Potongan tubuh terjatuh tepat di hadapannya, Xue Zhan melotot melihat pemandangan di hadapannya.


" ... Apa yang kau lakukan?" Suaranya tersendat, tak mampu berpikir beberapa detik. Saat kedua matanya menatap kuda itu, dia seperti mengerti arti tatapan tersebut.


Zhongyi telah membayar utang nyawanya dengan harga yang sama, kuda itu terjatuh tanpa nyawa dengan tubuh terbelah menjadi dua. Mata merah itu terbuka lebar, bara api mulai menyala di dalamnya bersama kebencian.


"Kurang ajar-"


Chao Mi melepaskan pandangannya dari kuda hitam dan seketika tersentak melihat Xue Zhan. tiba-tiba kekuatan yang tak terbendung mulai memancar dari tubuhnya.


Kobaran api membara mengelilinginya, seolah-olah memercik dari dalam dirinya yang menyala-nyala dengan kekuatan yang dahsyat.


Api yang membara itu mengelilingi Xue Zhan, membentuk siluetnya yang dipenuhi cahaya yang membara.


Rambutnya bergerak mengikuti arus angin kencang di bawah pengaruh kekuatan yang membara, dan matanya berpendar merah dengan cara yang menakjubkan. Aura yang mengelilinginya terlihat kuat, menciptakan efek cahaya yang berkilauan di sekitarnya.


Chao Mi ingin menarik langkah mundur melihat ancaman mulai terasa di depannya. Tubuh pemuda itu seakan terbakar oleh api yang melahap setiap tetes aliran darahnya. Udara bergolak dan bergetar. Gelombang kekuatan yang tak terlihat menjalar keluar, menciptakan guncangan kecil di sekitarnya. Tanah bergetar akibat kekuatan yang menggelora dari pemuda itu.


Dia mendesis, taring tajam terlihat ditambah dengan tatapan bengis yang ingin sekali mencabik-cabik Chao Mi.


Wanita itu terlambat mundur. Xue Zhan tiba-tiba berada di depannya, alisnya menukik kuat dan langsung mencengkram leher wanita itu. Chao Mi mencoba menyingkirkan tangan Xue Zhan, dia tidak bisa berbuat banyak karena kipasnya hancur diinjak dengan kekuatan penuh.


Lingkaran energi tercipta dan berputar di sekitar mereka.


Ketika Xue Zhan menyerang dengan pukulan keras, Chao Mi berhasil menghindar dengan cepat. Namun, serangan berikutnya dari Xue Zhan begitu kuat sehingga wanita itu tidak mampu menghindar.


Dalam momen itu, Xue Zhan mendorong Chao Mi dengan kekuatan yang tidak tanggung-tanggung, menerjang tubuh wanita itu hingga Chao Mi terhempas jauh dan menghantam batu besar yang berdiri di sebelahnya.


Batu itu tidak bisa menahan benturan keras tersebut dan langsung hancur menjadi serpihan-serpihan kecil. Serpihan-serpihan batu terbang di sekitarnya, menciptakan suasana kacau dan berdebu.


Setelah Chao Mi menghantam batu, Xue Zhan tidak berhenti di situ. Tangannya mendorongnya semakin jauh. Chao Mi terhempas di udara, mencoba mengendalikan tubuhnya. Namun, dia tidak bisa mengelak sama sekali dan akhirnya menghantam Chao Mi ke sebuah tebing besar. Benturan itu begitu dahsyat sehingga tebing tersebut langsung retak dan retakan panjang terbentuk di permukaannya. Suara berdentam-dentam memenuhi udara, diikuti oleh hamburan serpihan batu dan debu yang terlempar ke segala arah.


Chao Mi terdorong dengan kekuatan yang luar biasa, terpental ke belakang oleh benturan tersebut. Ia terhuyung dan berusaha mempertahankan keseimbangannya, namun kekuatan yang dilancarkan oleh Xue Zhan begitu besar sehingga sulit baginya untuk melawan.


"Jujur saja aku belum pernah bertarung langsung dengan iblis, tapi kekuatanmu memang jauh di atas manusia, iblis sialan."


Chao Mi terdorong lebih tinggi, meluncur sejauh seratus meter ke atas, terus terjatuh dengan kecepatan yang mematikan.


Angin berhembus kencang di sekitar mereka, membawa suara desisan yang menyeramkan. Serpihan-serpihan batu yang terbang di udara seperti senjata tajam yang menghujani tanah, menciptakan bunyi yang menjadi satu-satunya suara saat itu.


Hawa kekuatan yang begitu besar secara tak langsung membuat tubuhnya tak mampu bereaksi. Chao Mi tidak pernah melihat kekuatan sebesar ini seumur hidupnya.


*


Di ruang hampa yang sunyi, Xue Zhan terlihat terperangkap dalam pengaruh Iblis Dosa yang menjadikannya sebagai inang. Iblis Dosa, dengan senyum menyeringai penuh kemenangan, tampak menikmati kekuasaannya yang dapat mengendalikan tubuh Xue Zhan. Dengan kekuatannya yang dahsyat, ia melancarkan serangan yang menghancurkan satu hutan besar di sekitarnya, mengubahnya menjadi reruntuhan yang tak berarti.


Xue Zhan yang masih mempertahankan sebagian kesadarannya berulang kali melontarkan umpatan dengan nada penuh kemarahan dan frustrasi. Dia mencoba melawan kendali iblis yang merasuki tubuhnya, tetapi upayanya tidak membuahkan hasil.


Iblis Dosa dengan sinisn menanggapi dengan suara mengolok-olok Xue Zhan, merendahkan dan meremehkan perlawanannya. Setiap kata yang terucap dari bibir iblis itu terasa menusuk hati Xue Zhan, membuatnya semakin terjebak dan sama sekali tidak bisa kembali ke tubuh aslinya. Situasi menjadi gawat. Dia khawatir tak bisa kembali lagi dan iblis itu menguasai tubuhnya sepenuhnya.


Dengan terpaksa Xue Zhan harus bertarung melawan Iblis Dosa raksasa yang menjulang di hadapannya agar mendapatkan kembali kesadarannya. Meskipun tidak memiliki kemampuan terbang, dia mencoba melawan dengan menggunakan tinju sebagai senjatanya. Namun serangan-serangannya tampaknya tidak memiliki dampak yang signifikan. Setiap pukulannya ditangkis oleh Iblis Dosa, yang dengan kekuatannya yang dahsyat mampu membalas serangan dengan kekuatan sepuluh kali lipat lebih besar.


Meskipun Xue Zhan mencoba semaksimal mungkin untuk melawan, dia menyadari bahwa kekuatannya tidak sebanding dengan Iblis Dosa yang tak terkalahkan. Setiap serangan yang dia lontarkan tampaknya tidak lebih dari sekadar usaha sia-sia. Dan setiap balasan serangan dari Iblis Dosa memiliki kekuatan yang jauh lebih besar, mengguncang tubuh Xue Zhan dan mengurangi kekuatannya secara bertahap.


Xue Zhan berusaha dengan sekuat tenaga untuk melawan Iblis Dosa raksasa. Namun, dengan kekuatan yang tak tertandingi, iblis itu mengayunkan tangan raksasanya yang meluncur dengan cepat menuju Xue Zhan. Tangan raksasa itu dengan mudah mengenai tubuh Xue Zhan, menyebabkan getaran kuat melintasi tubuhnya.


Terhempas oleh kekuatan pukulan tersebut, Xue Zhan terdorong mundur dengan kecepatan tinggi. Dia berusaha untuk mempertahankan keseimbangannya di udara yang terus berputar. Namun, lontaran kekuatan merah yang dimiliki oleh Iblis Dosa menghantamnya dengan kekuatan dahsyat. Xue Zhan terlempar dengan keras.


Dia berputar di udara dan dengan susah payah mencoba menstabilkan dirinya di atas permukaan tanpa wujud. Tubuhnya terasa melemah, kekuatannya diserap oleh iblis itu dan lontaran kekuatan merah Iblis Dosa telah mengurangi kekuatannya.


Xue Zhan memandang ke atas, melihat Iblis Dosa yang tertawa dengan jahat, menyaksikannya dengan puas.


Di a kembali melancarkan serangannya. Kali ini dengan mengarahkan tinju kosongnya langsung ke arah mata iblis raksasa itu. Dengan gerakan yang cepat, dia berusaha mengenai titik lemah iblis tersebut.


Tinju kosong mengenai mata merah bercahaya milik Iblis Dosa dan di saat bersamaan pula.


Benturan tersebut menghantamnya dengan keras, membuat tubuhnya terguncang dan terlempar mundur. Meskipun berhasil menyentuh titik lemah iblis, kekuatan balasan dari serangan iblis itu tak terelakkan.


Keduanya sama-sama terluka akibat serangan tersebut. Xue Zhan merasakan nyeri yang menusuk tubuhnya, dan darah mengalir dari luka-lukanya. Sementara itu, iblis raksasa juga merasakan efek dari serangan Xue Zhan. Meskipun bukan serangan yang mampu menghancurkannya, dia kehilangan keseimbangan untuk beberapa saat.


*


"jadi ini kekuatanmu yang sebenarnya ..."


Xue Zhan terlihat terganggu untuk beberapa saat namun dia masih bisa tertawa lebar di tengah situasi itu.


"Hahahaha!"


Xue Zhan tiba-tiba tertawa, suaranya berbeda dari yang terakhir kali terdengar. Chao Mi menyadari bahwa yang menjawabnya kali ini bukanlah orang yang sama.


Melainkan sesuatu yang berada di dalam tubuh pemuda itu.


"Ini bahkan belum sampai sepuluh persennya, j***ng."


"Si bodoh ini kelihatannya ingin membunuhmu sendiri tapi dia tidak sadar akan kemampuannya yang payah. Biar aku saka yang selesaikan dengan cepat."


Wanita itu kembali ditarik dan dihantamkan sekali lagi ke dinding tebing, retakan bertambah lebar dan besar. Chao Mi mengeluarkan darah dari sudut bibir, tak bisa bernapas sama sekali. Terlihat aliran kekuatan merah di pergelangan tangan Xue Zhan.


Cengkraman semakin kuat, Chao Mi mengais-ngais tangan itu. Sialnya kekuatan iblis tersebut semakin tak terkendali. Tawa di depannya meledak-ledak, Xue Zhan jauh berbeda dari sebelumnya. Chao Mi tahu dia adalah Iblis Dosa itu dan sekarang segel kedua belas telah terlepas.


Namun hanya dengan terbukanya satu segel saja kekuatan iblis itu sudah sebesar ini, seharusnya Chao Mi lebih berhati-hati dan tidak menganggap remeh omongan Cahaya Pertama. Dia memang menunggu Xue Zhan di tempat ini untuk menyelesaikan pertarungan terakhir mereka.


Namun pada akhirnya Chao Mi harus menyadari sesuatu, Iblis Dosa adalah ancaman nyata yang lebih berbahaya dari kekuatan mana pun.


"Sekarang aku mengerti mengapa semua manusia memburumu, iblis-"


Tangannya berhenti melakukan perlawanan lalu di detik yang sama darah mencuat dari leher wanita itu dan beberapa bagian otak, mata dan telinga pecah berhamburan di atas tanah.


Sebelah tangan itu menghancurkannya hanya dengan satu cengkraman.


"Berterima kasih padaku nanti, bocah," ucapnya.


Xue Zhan jatuh bersujud sambil memuntahkan darah segar. Tubuhnya bereaksi terhadap kekuatan besar yang tiba-tiba mengalir dan menyatu bersama dirinya.


"Sudah kukatakan, aku sama sekali tidak membutuhkan bantuanmu!"


Suara di kepalanya menjawab miris. "Kau ceroboh dan bodoh. Kau membiarkan semua hal buruk terjadi dan aku hanya menyelesaikan akibat kebodohanmu. Itu saja."


Namun kini Xue Zhan sama sekali tidak bisa menghentikan kekuatan yang telah menyatu dalam nadinya. Kekuatan iblis itu terasa mengerikan dan berbahaya. Apa yang akan dikatakan Xiang Yi Bai jika tahu hal ini?


Xue Zhan mulai ketakutan dengan dirinya sendiri. Genangan darah dari tubuh Chao Mi menampakkan pantulan wajahnya. Xue Zhan mundur, iblis di depannya menjadi lebih buruk dari yang dilihatnya.


"Tidak mungkin. Tidak mungkin. Aku tidak butuh kekuatan ini. Siapa pun, keluarkan iblis ini dariku!" Xue Zhan menatap kedua tangannya, aura merah pekat keluar dari sana bahkan dengan begitu banyak.


Suara Iblis Dosa terdengar sayup-sayup di tengah kekacauan dalam pikirannya.


"Kuingatkan sekali lagi. Ini adalah jati dirimu sebenarnya, kekuatan ini adalah kekuatan aslimu. Kau seorang iblis dosa itu sendiri. Terima atau tidak, aku akan tetap bernapas dalam rongga tubuhmu. Kita lihat siapa yang bisa memenangkan pertarungan ini, kau atau aku."


Erangan kuat terdengar.


Pepohonan bergemerisik oleh tiupan angin kencang. Aliran kekuatan merah menyebar di sela-sela pepohonan dan hutan. Tempat itu berubah merah pekat dalam hitungan menit dan menghancurkan apa pun yang ada di sekitar.


Angin kencang bertiup melalui pepohonan, menghasilkan suara bergemerisik yang mengisi udara. Pepohonan menari-nari, dedaunan bergetar oleh tiupan angin yang kuat.


Tiba-tiba di antara pepohonan yang bergoyang, aliran kekuatan berwarna merah menyusup ke dalam. Cahaya merah memancar dari sela-sela pepohonan dan menyebar di seluruh hutan.


Dalam sekejap, segala sesuatu yang ada di sekitar hutan mulai hancur. Batu-batu pecah dan tumbang, tanah terkoyak, dan pohon-pohon ditebas oleh kekuatan yang keluar tak terkendali. Energi merah yang tak terkendali menghancurkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya, meninggalkan pemandangan kacau dan puing-puing di mana-mana.