Hati AZZOYA

Hati AZZOYA
13. episode 13


Sudah seminggu lamanya Zoya di kota B. Hari harinya sangat tenang,jauh dari orang yang selalu menyakiti nya. Inilah yang Zoya inginkan, hidup damai dengan orang yang di cintai nya.


"Zoy... Apa kuenya sudah di kemas,"


"Sudah Bibi... "Zoya balik berteriak..


"Uh, sayang nya bunda... Cantik sekali..."


Almira tertawa menampilkan dua giginya yang baru tumbuh. Sudah tiga hari Zoya membuka usaha kue online. Paman dan bibinya pun mendukung apa yang Zoya lakukan.


"Putri tidur sudah cantik rupanya.."


"Sudah, dong kakek...." Jawab Zoya


"Zoy, pipinya makin gembul ya..?"


Semua mengangguk mengiyakan.


Itulah keseharian Zoya dan keluarga kecilnya. Tak ada yang mencaci,menghina bahkan merendahkannya. Tetangga di sini juga sangat baik, Zoya bersyukur semoga di sinilah ia dan keluarga kecilnya bisa mengubah jalan hidupnya, kebahagian yang selama ini ia inginkan.


Lain halnya dengan pria arogan dan dingin yang saat ini telah mengamuk. David, semenjak pengunduran Zoya pria arogan ini menjadi semakin dingin dan tak terkendali.


"Apa kau bekerja hanya untuk mengobrol saja,hah...."Salah satu karyawan cuma kedapatan bercerita dengan temannya, David memecatnya.


"Maaf tuan... Saya tidak akan mengulanginya lagi.." Hibanya.


"Rey, beri dia pesangonnya dan silahkan pergi dari sini. Saya tidak membutuhkan karyawan seperti mu.." Tatapan memelas di tunjukan oleh perempuan itu. Ia tak menyangka, gara gara menggosipkan temannya dulu yang memfitnah Zoya, ia juga berakhir sama di pecat dari perusahaan.


Rey menghampiri wanita itu dan memberikan amplop coklat tua. Lalu menyuruhnya mengemasi barang barang nya.


Setelah kepergian mereka David menatap jauh ke luar jendela. Sudah seminggu ini ia menyembunyikan perasaannya yang entah itu apa.


Zoya, wanita berkerudung syar'i itu mengacaukan hari hari nya. Semenjak kejadian itu David menggali informasi tentang Zoya. Banyak yang ia baru ketahui bahwa ternyata Zoya adalah seorang ibu.


David menyesal telah memperlakukan Zoya tak pantas. Dari orang kepercayaan nya, David juga tau jika selama ini suami Zoya berselingkuh dengan Rania jauh sebelum ia tau. Zoya sendiri tak bisa berbuat banyak, ia bertahan demi sang buah hati. Meski tau suaminya berselingkuh, Zoya tetap bertahan.


Zoya tak ingin putrinya tak memiliki kasih sayang yang lengkap, walau harus mengorbankan hati dan perasaannya. Zoya menutup mata dan telinga nya hanya untuk putri semata wayangnya.


David mengusap kasar wajahnya, kemana ia harus mencari Zoya. Apartemen kecil yang dulu di tempati nya telah Zoya jual. Karna jatuh tempo pembayaran yang berujung Zoya menjualnya.


"Tuan... Tuan Erick membuat ulah lagi. Dia tidak terima semua tuduhan yang anda lakukan."


Ya semenjak Rania sadar dari komanya,David membongkar kelakuan Rania di luar sana. Ia mengancam akan menyebarkan Vidio asusila Rania, jika mereka masih mengusiknya.


Erick tak terima jika putri nya di jelek kan. Ia mengira bahwa dirinya lah yang mengada ngada agar tak terlihat buruk. Tentu saja David tak terima ia juga mengancam Rania jika ayah nya macam macam lagi dengan nya.


Meski ancaman David sebenarnya tak dibutuhkan, karna percuma saja David mengancam karier Rania. Pada dasarnya tanpa ia ancam pun, Rania jelas sudah di depak dari agensi karna cacat tak bisa berjalan.


Ya mungkin inilah alasannya Erick membuat ulah lagi. Mereka mungkin ingin David hancur bersama mereka. David tersenyum devil...


"Coba saja...."


Prang...


Gelas yang ada di tangannya hancur berkeping keping. Reymond yang baru saja masuk terkesiap melihat tangan tuannya mengeluarkan darah cukup banyak.


Ia mengambil kotak obat berjalan menghampiri tuannya.


Rey tak habis pikir,semenjak kepergian Zoya dari perusahaan nya sikap tuannya bertambah dingin. Rey tau mungkin saja tuannya mencintai Zoya, tapi sepertinya tuannya mementingkan ego yang tinggi.


Ia dengan telaten membersihkan sisa sisa kaca yang menancap di tangan tuannya. Rey meringis melihat luka itu...


Ia sesekali melirik ke arah tuannya,ada sesal di sana yang tak bisa di ungkapkan nya.


Jika tuannya bertemu lagi dengan Zoya, apa Zoya bisa memaafkan tuannya..?


"Apa belum ada hasil..." Rey menggeleng kan kepala nya.


Tentu saja mereka tidak menemukan keberadaan Zoya. Karna sebelum Zoya pergi paman Ridwan telah memasukkan Zoya dalam KK nya. Itu artinya data Zoya atas nama Ridwan.


Paman Ridwan memang sudah memikirkan nya. Ia ingin Zoya tenang bersama buah hatinya. Tak ada orang yang akan mencarinya hanya untuk di maki. Paman Ridwan sudah menganggap Zoya anaknya.


Wajah muram jelas tergambar di raut David, entah kemana ia mencari keberadaan Zoya.


*


"David.." Rania datang tanpa di undang bersama kedua orang tuanya ke kantor nya.


"Ada perlu apa kalian datang kemari... " Nada dingin dan tak bersahabat di tunjukan David.


"Aku hanya ingin kau melanjutkan pernikahan kalian. Jangan lupa David, aku bisa saja menjatuhkan reputasi mu saat ini juga jika kau lari dari tanggung jawab."


Brakk.....


David menendang meja kerjanya, kertas putih berhamburan dan laptop ratusan juta rupiah pun tak luput.


"Jangan berani mengancam ku Erick, putrimu sendiri lah yang murahan. Anda pikir saya sudi menikahi wanita pelacur seperti putri mu ini.." David murka menunjuk wajah Rania yang masih di perban.


"Kau..."


"Jangan kamu pikir saya main main dengan ancamanku Erick. Kau susah mengganggu ketenangan ku.... Rey...."


Yang di panggil mengangguk dan mengotak-atik ponsel nya,menghubungi seseorang.


Tak lama David berjalan ke arah sofa dan mengambil remote control. Ia menyalakan tv di ruangan nya menggantung.


Erick melotot kan matanya, melihat video asusila yang terpampang nyata di layar kaca. David tersenyum miring, " Inilah akibatnya jika bermain main dengan ku.."


Plakk...


"Dad..." Seru istrinya..


Erick menampar wajah Rania, sedangkan Rania mengusap pipinya yang perih.


"David, jangan seperti ini. Baiklah aku tidak akan menuntut mu menikahi Rania. Kumohon tarik berita itu sekarang juga.." Hibanya.


"Dad..."


Rania menatap nanar wajah David,ia tak menyangka ternyata David pria yang berbahaya. Dulu sempat berpikir jika David hanya pegawai kantor biasa. Itulah sebabnya ia tak terlalu serius dengan perjodohan ini. Tapi siapa sangka kalau David adalah CEO perusahaan terbesar di kota A. Rania menyesal tak mencari tau dulu siapa David sebenarnya.


Ia pikir datang kemari David akan memaafkan nya, dengan mengancam akan menyebarkan imej buruk David. Dan melanjutkan pernikahan mereka yang sempat di batalkan David sepihak.


Ternyata mereka semua salah, David sama sekali tak goyah dengan berita yang ia dan ayah nya sebarkan. Dan sekarang keadaan justru berbalik, berita terkini menampilkan video asusila nya dengan seorang pria yang di samarkan wajahnya menjadi trending topik pagi ini.