KAMPUNG HANTU

KAMPUNG HANTU
Kemamang


Ki Sabrang sudah mendapatkan dua pusaka yang disebutkan oleh bisikan gaibnya. Dua pusaka tersebut sebenarnya sudah cukup dahsyat dengan kekuatan yang dimilikinya, yaitu pengendali cuaca dan alam serta kekuatan super penghancur. Apalagi sekutu hantunya yang juga sudah cukup memadai, dengan bergabungnya Hantu Raja dan Ratu Poppo, serta Lelepah di pasukannya.


Namun demikian, bisikan gaib yang selalu terngiang di benak Ki Sabrang, masih terus mengingatkan perlunya pusaka pengendali kekuatan telepati dan telekinesis. Oleh karena itulah, Ki Sabrang membutuhkan semedi lebih lanjut supaya bisa mendapatkan pusaka pengendali kekuatan telepati dan telekinesis.


Telepati adalah kemampuan untuk membaca atau memahami pikiran seseorang tanpa menggunakan saluran komunikasi konvensional seperti kata-kata, bahasa tubuh, atau ekspresi wajah. Dalam hal ini, telepati dianggap sebagai fenomena kejiwaan atau supernatural, yang belum sepenuhnya dipahami oleh sains modern.


Dalam konteks paranormal, telepati sering dikaitkan dengan kemampuan psikis atau indra keenam. Ada beberapa jenis telepati, yang mencakup:



Telepati spontan: Ini adalah kemampuan untuk secara spontan membaca pikiran orang lain tanpa upaya atau latihan khusus. Contohnya adalah ketika seseorang tiba-tiba mengerti apa yang ada dalam pikiran orang lain tanpa ada perantaraan komunikasi verbal atau non-verbal.



2. Telepati eksperimental: Ini melibatkan eksperimen laboratorium untuk menguji kemampuan telepati seseorang. Metode eksperimen yang umum digunakan adalah kartu Zener, di mana orang yang mencoba melakukan telepati harus menebak simbol pada kartu yang disembunyikan dari pandangan mereka.


3. Telepati yang disadari: Ini terjadi ketika seseorang mengalami pengalaman berulang-ulang membaca pikiran orang lain secara tidak sengaja, dan belajar untuk mengembangkan kemampuan tersebut.


Beberapa ahli berpendapat bahwa kemampuan telepati bisa menjadi hasil dari pengamatan cermat terhadap bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan kata-kata orang lain, yang kemudian dapat digabungkan dan diterjemahkan menjadi pemahaman yang lebih baik tentang pemikiran dan perasaan mereka. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa telepati adalah kemampuan yang benar-benar dapat dikuasai atau dipelajari dengan latihan tertentu.


Sedangkan Telekinesis adalah kemampuan untuk mengendalikan objek atau benda dengan pikiran tanpa memerlukan kontak fisik. Dalam hal ini, seseorang dapat menggerakkan, mengangkat, atau memindahkan benda dengan kemampuan mentalnya. Kekuatan telekinesis juga dianggap sebagai fenomena kejiwaan atau supernatural, yang belum sepenuhnya dipahami oleh sains modern.


Dalam konteks paranormal, kekuatan telekinesis juga dikenal sebagai "psi wheel" atau "mind over matter". Kekuatan ini dapat muncul secara spontan atau dihasilkan melalui latihan tertentu. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kekuatan telekinesis benar-benar ada atau dapat dipelajari dengan latihan tertentu.


Beberapa ahli berpendapat bahwa kemampuan telekinesis dapat dijelaskan dengan ilmu fisika, seperti penggunaan energi mental untuk memindahkan objek. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang meyakinkan untuk mendukung teori ini. Di dunia nyata, kekuatan telekinesis umumnya dianggap sebagai ilusi atau trik visual yang diperankan oleh para pesulap dan illusionist.


Dengan semedi selama 2 malam mulai malam Rabu Kliwon yang lalu, kini Ki Sabrang mulai mendapatkan penampakan. Ki Sabrang mulai melihat terawangan sesosok makhluk gaib yang menjaga sebuah tombak di daerah dekat candi Penataran, Blitar Jawa Timur. Ini berarti Ki Sabrang mesti menuju ke Blitar untuk mengambil pusaka tombak tersebut.


Sementara itu, di sebuah tempat dekat jembatan Kademangantar, Sukri yang kesehariannya berdagang pakan burung, sedang beranjak pergi untuk berburu jangkrik. Sukri pergi bersama 3 orang teman sebayanya supaya mendapatkan hasil yang banyak.


Sukri mulai berburu jangkrik saat jam 9 malam. Kebetulan juga lokasinya yang paling banyak terdapat jangkrik adalah di areal bekas persawahan di dekat kuburan. Karena sedang musim kemarau maka sawah itu dibiarkan tanpa ditanami apapun, dan hanyalah semak belukar dan rerumputan kecil yang tumbuh di sana.


Sukri dan kawan - kawan nya mencari jangkrik untuk dijual sebagai pakan burung. Saat ini, harga jangkrik sungu adalah sekitar 4.000 per ekor dan jangkrik jilabrang harganya 1.500 per ekor. Dan hanya 2 jenis jangkrik itu saja yang bisa ditangkap dan laku dijual.


Saat mulai bertambah gelap, saat sekitar pukul 22.30-an, Sukri dan kawan - kawanya masih dalam proses mencari, dan biasanya pulang jam setengah 12-an malam. Kondisi cuaca agak panas karena sedikit mendung, dan juga tidak ada cahaya bulan. Dan ada 1 kawan Sukri yang membawa obor dan satunya lagi yang membawa senter sebagai penerangan. Memang tak seperti hari biasanya, saat ini ada kawan yang membawa obor.


Karena semakin gelap, akhirnya obor pun dinyalakan. Karena mengandalkan senter saja ternyata tak cukup terang. Lalu saat itu Sukri melihat dari arah pegunungan melihat ada seberkas titik api. Lama kelamaan semakin membesar dan membesar. Dan setelah Sukri amati, ternyata itu semakin mendekat dan mendekati lokasi Sukri dan kawan - kawannya.


Sukri dan kawan - kawannya pun ketakutan sambil berteriak, "Kemamang!". Kemamang semakin mendekati Sukri dan kawan -kawannya sambil menyeringai dengan tatapan yang tajam. Obor dan senter pun seketika menjadi mati tatkala Sukri dan kawan - kawannya menjadi pingsan akibat menatap wajah Kemamang dari dekat.


Hantu kemamang merupakan hantu yang sangat terkenal di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hantu kemamang juga memiliki bentuk yang mirip dengan Banaspati.  Dimana hantu kemamang dipercaya menampakkan wujudnya dalam bentuk kepala berbentuk bola api dan melayang-layang di udara.


Hantu kemamang ini akan terbang melayang-layang dari jarak jauh terus mendekati satu orang atau menyelusup dari satu pohon ke pohon lain, namun ada satu pohon yang tidak akan dilewati yaitu bambu kuning. Selain itu ada cerita yang mengatakan bahwa hantu kemamang ini memiliki wujud tubuh tersusun dari elemen api. Wujud asli hantu ini biasanya berupa raksasa seperti Genderuwo namun dengan kepala yang penuh dengan kobaran api.


Ada kesamaan di antara banaspati serta kemamang, ke-2 makhluk misterius itu saling keluarkan kobaran api saat menampakan dirinya. Entahlah apa arah dari makhluk itu yang pasti warga Blitar Jawa Timur benar-benar takut bila melihat hantu berbentuk bola api ini.


Bila beberapa kisah tentang banaspati menceritakan mengenai bentuk lain dari penampakan bola api yang paling seram, hantu Kemamang hadir dengan lebih sedikit santun. Hingga saat ini tidak pernah ada yang mengaku mengalami kebakaran atau terluka akibat dari tingkah dari makhluk misterius ini.


Tetapi meskipun demikian, ada juga kabar yang mengatakan, jika ada orang yang bertemu hantu ini, akan menjadi gila. Kemamang adalah makhluk halus/ setan yang bersayap dengan kepala berapi. Kemamang juga sering dikaitkan dengan Lampor, kemunculannya sama-sama selalu membawa maut dan bencana.


Perbedaan yang kentara diantara keduanya ialah cara kerjanya dimana Banaspati membawa ‘penyakit’ yang akan menyerang fisik seseorang, sedangkan hantu Kemamang membawa ‘penyakit’ yang menyerang jiwa seseorang.


Kemamang yang sudah mendekati Sukri dan kawan-kawan nya pun ternyata masih tetap belum beranjak pergi. Rupanya dia masih merasa ada yang mengamatinya dari belakang. Ternyata Ki Sabrang sudah menampakkan dirinya setelah dari tadi menjelma berupa kabut.


Ki Sabrang : " Hai, Kemamang. Aku Ki Sabrang dari Gunung Lawu. Apakah kamu hanya berani menakut-nakuti manusia biasa tanpa berdosa? Hahaha" (sambil tertawa)


Kemamang : (tampak marah) "Kurang ajar kamu Ki Sabrang, baru kenal sudah mengundang kemarahanku. Apakah keperluanmu jauh-jauh mengganggu kesenangan ku? "


Ki Sabrang : "Antarkan aku ke petilasan candi Penataran, dan serahkan tombak yang kamu sembunyikan di sana, Kemamang! "


Kemamang : " Siapakah kamu menyuruhku begitu, Ki Sabrang! Tombak Panotogamang tidak akan kuserahkan begitu saja. " (langsung terbang dan menyerang Ki Sabrang)


Ki Sabrang yang mendapatkan serangan mendadak dari Kemamang pun akhirnya berkelit menghindar. Ki Sabrang lalu mengubah wujudnya menjadi kabut dingin dan mengitari Kemamang berkali - kali. Kemamang pun merasakan hembusan udara sangat dingin mulai merasuki tubuhnya. Kemudian Kemamang melafalkan mantra Azarath supaya bisa langsung mengalahkan Ki Sabrang.


Kabut dingin yang berputar mengelilingi Kemamang pun mulai melambat dan menjauh. Lalu kabut itu berwujud kembali menjadi Ki Sabrang. Ki Sabrang tampak sempoyongan seperti orang yang mabuk. Ki Sabrang juga tertawa - tawa sendiri seperti orang gila. Rupanya mantra Azarath sudah menyerang kejiwaan Ki Sabrang.


Setelah sekitar 10 menit Ki Sabrang meracau seperti orang gila yang mabuk, tiba - tiba kepala Ki Sabrang seperti dihantam palu besar yang menyebabkan kesadaran Ki Sabrang kembali pulih. Ternyata saat Ki Sabrang meracau, bisikan gaib juga membisikan mantra Metrion sebagai penawar mantra Azarath. Dalam kegilaannya, Ki Sabrang masih sempat menirukan kalimat - kalimat mantra Metrion sehingga kepalanya serasa dihantam palu besar dan Ki Sabrang menjadi sadar kembali.


Kemamang yang melihat Ki Sabrang sadar pun menjadi takut, karena ternyata mantra andalannya masih bisa dikalahkan. Oleh kerena itulah Kemamang langsung terbang menuju petilasan Candi Prambanan supaya bisa minta bantuan teman - teman makhluk gaib lainnya yang berkumpul di sana.


Ki Sabrang yang sudah sadar dan melihat hantu Kemamang terbang melarikan diri, segera mengikuti Kemamang dari belakang. Tidak begitu jauh, akhirnya mereka tiba di petilasan Candi Penataran. Kemamang pun langsung meminta bantuan dari teman - teman makhluk gaib yang berkumpul di Candi Penataran untuk segera menyerang Ki Sabrang.


Ki Sabrang yang sudah berpengalaman dikeroyok banyak musuh, lalu mengeluarkan Tombak Punjul Wilayah untuk menghadapi Kemamang beserta teman - temannya. Pertempuran yang sangat seru, namun Tombak Punjul Wilayah masih terlalu tangguh bagi kesaktian Kemamang dan teman-temannya. Karena dengan sekali pukul menggunakan Ajian Jaggarnantha, Tombak Punjul Wilayah bisa menghancurkan teman - teman Kemamang menjadi serpihan angin.


Dan kini tinggal Kemamang yang berdiri sendiri di hadapan Ki Sabrang, yang dengan tegar mengancam Kemamang, "Serahkan tongkat itu Kemamang, atau kamu akan ikut hancur seperti teman - temanmu! "


Tiba-tiba Ki Sabrang menghantamkan ujung Tombak Punjul Wilayah ke petilasan Candi Penataran sampai hancur. Seketika itu pula tanah di area petilasan bergerak akibat dahsyatnya pukulan Tombak Punjul Wilayah. Pergerakan tanah ini pun bisa dirasakan di lima kecamatan wilayah Kabupaten Blitar Jawa Timur.


Kemamang pun hampir goyah saat melayang di udara, lalu dia melihat Tombak Panotogamang tiba - tiba muncul dari dalam petilasan yang hancur tersebut. Tombak yang terbuat dari besi tersebut rupanya bisa ditarik oleh Tombak Punjul Wilayah.


Tombak Panotogamang terbuat dari besi tempa dengan motif pada tombak Panotogamang adalah 3 cabang tombaknya yang mengarah ke depan. Lalu dengan urat besi aji meteor yang legam, warnanya hitam dan bersisik tanpa ada pamor. Tombak ini dihiasi dengan 7 buah batu berwarna merah delima. Tombak ini memiliki kekuatan telepati dan telekinesis yang luar biasa dan bisa dipakai oleh pemiliknya apabila menggunakan mantra Azarath.


Ki Sabrang masih belum menyadari bahwa di depan Tombak Punjul Wilayah sudah terdapat Tombak Panotogamang. Tombak Panotogamang ternyata berhasil menutup pandangan Ki Sabrang sehingga tidak bisa melihatnya. Hingga kepala Ki Sabrang kembali merasa dihantam palu besar sehingga kemudian Ki Sabrang menjadi agak pusing. Di tengah kepalanya yang dirasakan pusing tersebut, Ki Sabrang akhirnya bisa melihat adanya Tombak Panotogamang berada di depannya yang menghunus Tombak Punjul Wilayah.


Kemamang pun lemas, setelah Ki Sabrang memiliki Tombak Panotogamang. Artinya Kemamang kini harus mengabdi kepada Ki Sabrang, karena sejatinya Kemamang mengikuti sang pemilik Tombak Panotogamang.


Ki Sabrang : "Ayo Kemamang, ikut aku ke Puncak Gunung Lawu sekarang! "


Sementara itu, sebanyak 165 warga di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, terpaksa mengungsi ke dua titik lokasi yang lebih aman setelah tempat tinggal mereka mengalami kerusakan akibat adanya fenomena gerakan tanah. Dua Lokasi yang menjadi tempat pengungsian warga berada di Kantor Desa Binangun dan Kantor Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur.


Hasil kaji cepat tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, fenomena pergerakan tanah itu berdampak pada 27 Kepala Keluarga atau 223 jiwa dan 27 unit rumah warga.


Sementara itu, berdasarkan analisis gerakan tanah dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, termasuk wilayah dengan potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi.


Menyikapi bahaya gerakan tanah di wilayah Blitar, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana susulan khususnya yang berada di sekitar alur-alur retakan. Masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah terancam gerakan tanah bisa evakuasi sementara ke tempat yang lebih aman hingga situasi kondusif sesuai dengan arahan pemerintah daerah setempat.