KAMPUNG HANTU

KAMPUNG HANTU
Zirah Rama Zaman Now


Ki Sabrang berhasil mendapatkan pusaka Tombak Cakra Langit dari puncak Gunung Latimojong, Sulawesi Selatan. Ki Sabrang juga mengajak sepasang hantu Raja dan Ratu Poppo untuk menjadi sekutu hantunya saat melawan Rama nanti. Seperti halnya saat berangkat, perjalanan pulang dari pulau Sulawesi menuju Tanah Jawa pun juga diwarnai oleh kejadian kecelakaan akibat cuaca buruk.


Kali ini yang celaka adalah pesawat Aviapan yang sempat hilang kontak selama 2 hari dalam perjalanan dari Luwu Utara ke Makassar. Puing pesawat Aviapan tersebut akhirnya ditemukan di pepohonan di lokasi, Desa Ular Sapu, Kecamatan Latimojong, yang menjadi rute pulang Ki Sabrang ke Tanah Jawa. Ada dua puing besar berwarna putih. Yang satu berukuran lebih besar dibanding yang lain. Juga ada ceceran puing berwarna putih. Sedangkan kondisi penumpang yang terdiri dari 3 kru pesawat (pilot, kopilot dan teknisi) dan 5 penumpang umum ditemukan meninggal dunia.


Kecelakaan pesawat Aviapan tersebut diduga karena adanya cuaca buruk tiba - tiba di sekitar lereng gunung Latimojong, di mana muncul badai yang sangat kuat dan menyebabkan kerusakan pada sayap pesawat. Ditemukan pula penumpukan es di puing bagian sayap dan ekor yang hangus, mengindikasikan saat celaka terjadi, cuacanya hujan deras atau hujan es yang menyebabkan "kebakaran". Dan kejadian tiba - tiba tersebut pasti terkait dengan kekuatan Tombak Cakra Langit yang dibawa Ki Sabrang dalam perjalanan.


Beralih ke keadaan di Kerajaan Jin Aliran Putih, acara tasyakuran atas kelahiran Raka selama 7 malam sudah selesai dilakukan. Raja Piningit masih tampak berbahagia atas kehadiran bayi Raka karena beliau sekarang sudah memiliki cucu sebagai penerus kerajaan. Sedangkan Ratu Sari juga sibuk dengan rewelnya bayi Raka yang selalu lapar dan minta susu kepada ibunya tanpa kenal waktu istirahat.


Rama ikut senang dan lega melihat seluruh keluarganya bisa berkumpul dengan selamat dan bahagia. Rama masih belum mau menanyakan lebih lanjut kepada Ratu Sari dan Raja Piningit, terkait kejadian di pertempuran terakhir dengan Ki Sabrang yang sempat membuat Rama kecele dan Rama sempat terluka akibat serangan ajian setan kober dari Ki Sabrang.


Hingga 7 hari setelah terkena serangan tersebut, Rama masih merasakan nyeri dan sakit di dada-nya. Walaupun setelah diperiksa secara visual-medis, tidak tampak ada goresan dan luka lainnya. Sepertinya serangan ajian setan kober dari KI Sabrang hanya meninggalkan luka dalam yang cukup parah bagi Rama. Yang menjadi masalah adalah pada waktu tertentu saja saat tidur di malam hari, dada Rama merasa panas seperti terbakar api, sehingga Rama harus mengguyur badannya dengan air di tengah malam. Sedangkan di malam yang lain, Rama tidak merasakan apa - apa.


Seperti halnya terjadi malam ini, ketika Rama sudah terlelap dalam tidurnya, tiba - tiba dadanya terasa lagi sangat panas. Sehingga Rama menjadi terbangun seketika dan bajunya menjadi basah kuyup akibat air keringat yang keluar dari seluruh tubuhnya. Saat Rama melihat di samping ranjangnya, Ratu Sari juga tidak tampak tidur di sebelahnya. Kemungkinan Ratu Sari berada di kamar bayi Raka untuk menyusuinya.


Rama yang kepanasan tersebut lalu bangkit mencari air untuk bisa disiramkan ke dada seperti biasanya. Namun baru akan beranjak jalan, tiba - tiba Pusaka Kujang Pamenang keluar dari sarungnya  dan terbang ke atas langit - langit kamar. Perilaku Pusaka Kujang Pamenang ini mengingatkan Rama pada kejadian terakhir yang sama, dan pada akhirnya, itu adalah sebuah isyarat panggilan dari Ki Ageng Selo yang berada di versi dunia lain.


Rama segera menengadahkan tangan kanannya, tanpa menghiraukan rasa sakit di dadanya, supaya Pusaka Kujang Pamenang bergerak mendekati dirinya. Pusaka tersebut lalu mendekat ke tangan Rama, dan seketika itu juga Rama menggenggam pusaka itu. Rama kemudian melafalkan Ajian Pralambangun sembari membayangkan wajah terakhir Ki Ageng Selo.


Tiba-tiba lubang hitam pun terbuka di hadapan Rama, sepertinya itu adalah portal waktu yang biasa dijalankan oleh Rama selama ini. Kemudian Rama masuk ke portal waktu tersebut, dan seketika itu juga badan Rama terasa ditarik dengan cepat untuk terbang memasuki lorong waktu. Lorong waktu tersebut dindingnya berwarna warni seperti spektrum pelangi, hingga akhirnya Rama terasa dilempar keluar dari lubang portal waktu lagi.


Rama pun terjatuh dan tersungkur di lantai. Badannya sakit sekali hingga kemudian tiba-tiba punggungnya ditepuk oleh seseorang, "Assalamu'alaikum Rama.. "


Rama membalik badannya sambil menjawab salam orang tersebut, " Wa 'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh, Ki Ageng Selo..." Rama melihat Ki Ageng Selo di depannya, kemudian Rama mencium tangan Ki Ageng Selo dan diterima oleh Ki Ageng Selo dengan senyuman. Rama merasa keheranan dengan pakaian yang dikenakan Ki Ageng Selo kali ini, di mana saat terakhir bertemu menggunakan pakaian adat Jawa kuno. Sekarang yang kelihatan dari Ki Ageng Selo adalah menggunakan pakaian yang Rama tidak pernah tahu jenis dan model apakah itu.


Rama: " Ki Ageng Selo, apa kabarnya? Kali ini Ki Ageng Selo tampak berbeda dengan terakhir kita ketemu. Adakah yang berbeda Ki Ageng? "  (sambil tersenyum)


Ki Ageng Selo: " Hehehe, kabar baik Rama. Tentu saja sekarang berbeda, karena kita sekarang berada di tahun 2065 Rama, masa depan. Dan aku mesti menyesuaikan dengan kebiasaan di tahun ini. Pakaian yang engkau lihat ini biasa disebut dengan Jumpsuit, yakni pakaian yang menutupi seluruh tubuh dan sering kali memiliki banyak kantong dan fitur teknologi."


Rama: " Oh, begitu.. " (sambil bengong).


Rama pun menengok ke kanan ke kiri, merasa sepertinya ruangan tempatnya berdiri ini aneh, seperti tidak berdinding, hanya layar warna putih semua, " Berada di manakah kita Ki Ageng? "


Ki Ageng Selo : " Kita sekarang berada di EVEworld, Rama. EVEworld ini semacam dunia virtual, mirip dengan dunia nyata, tetapi sebenarnya ada di dalam ruang digital yang diciptakan oleh teknologi virtual dan augmented reality. Kalau di zamanmu, mungkin dikenal dengan istilah metaverse versi 1.O. Tapi itu masih menggunakan headset. Dan di tahun 2065 ini, sudah mirip dengan dunia nyata, tapi dibantu dengan chip yang terpasang di belakang cuping telinga kita. "


Rama semakin tidak mengerti dengan penjelasan Ki Ageng Selo, karena Rama memang belum pernah mencobanya, termasuk dengan yang katanya disebut metaverse versi 1.O di zamannya. Rama hanya mempunyai pengalaman di dunia nyata, dan dunia gaib. Kalaupun pernah menjelajah waktu ke multiverse, dunia yang dijelajahi Rama tetaplah dunia nyata, bukan dunia virtual yang serba layar putih seperti ini.


Ki Sabrang : "Sepertinya engkau tidak cocok dengan virtual background layar warna putih ya Rama. Sebentar aku ganti dulu menjadi virtual background lain. " (Ki Sabrang pun mengusap cuping belakang telinga kanannya dan seketika itu pula ruangan yang semula seperti layar warna putih, kini berubah menjadi background ruangan istana kerajaan Jin aliran putih, sama seperti ruangan saat mereka terakhir ketemu).


Rama : (tersenyum kagum) "Luar biasa sekali teknologi ini, tiba-tiba tiba sekarang kita sudah berada di ruangan yang berbeda. "


Ki Sabrang pun kemudian mempersilakan Rama untuk duduk. Namun ketika hendak duduk, Rama merasakan lagi nyeri dan panas di dadanya, tepat di lokasi yang terkena serangan ajian setan gober. Rama berdiri kembali sambil menekan dadanya, dan menengok ke kanan dan ke kiri mencari kran air supaya bisa mendinginkan dadanya.


Ki Ageng Selo yang melihat gelagat Rama pun menjadi kasihan, lalu menanyakan, "Engkau kenapa Rama? Apakah engkau sakit? "


Rama pun kemudian menceritakan semuanya kepada Ki Ageng Selo, baik tentang Ratu Sari yang sudah melahirkan bayi Rama, lalu serangan Ki Sabrang bersama pasukan jin dan sekutu hantunya, hingga bagaimana Rama bisa terkena serangan Ajian Setan Kober dan masih merasakan sakit nyeri dan panas di dada hingga kini.


Ki Ageng Selo mendengarkan cerita Rama dengan seksama, sesekali beliau tersenyum dan terakhir memberikan nasihat, "Ajian Setan Kober memang ajian yang dahsyat, Rama. Beruntung engkau masih hidup, biasanya tidak ada yang bisa bertahan terkena ajian tersebut. Nyeri dan panas di dada itu memang efek khas Ajian Setan Kober, yang memang mengandalkan dari kekuatan api. Tapi tenang aja, coba aku beri engkau sesuatu supaya bisa menyembuhkanmu. Dan juga sepertinya engkau juga butuh baju zirah pelindung"


Ki Ageng Selo pun kemudian mengusap kembali cuping belakang telinga kanannya dan kemudian di tangannya muncul Cincin Batu Kecubung Wulung Ungu. Cincin tersebut bentuk ringnya sangat mungil, terbuat dari titanium dan batu kristalnya asli jenis batu kecubung wulung tanpa serat, berbentuk oval cabochon, berukuran 12 x 9 x 5 mm dan berwarna keunguan.


Ki Ageng Selo pun kemudian mengusap kepala Batu kecubung wulung ungu ke dada Rama, dan berangsur-angsur Rama tidak merasakan nyeri dan panas lagi di dadanya.


Batu kecubung wulung atau amethyst merupakan salah satu batu yang diincar oleh pecinta batu di Indonesia. Batu ini diincar oleh pecinta batu nomor dua setelah batu giok. Sama halnya dengan batu giok, batu kecubung juga memiliki berbagai macam manfaat, baik mistis maupun non mistis.


Untuk kesehatan pun, batu kecubung wulung juga memiliki berbagai macam manfaat. Dilihat dari warnanya, batu kecubung memiliki warna yang cantik. Kebanyakan batu kecubung didominasi dengan warna ungu, warna yang cantik membuat batu kecubung semakin diminati oleh pecinta batu.


Berikut ini hal-hal yang berhubungan dengan batu kecubung wulung:


1.  Batu kecubung wulung adalah batuan yang dengan jenis mineral kuarsa atau jenis mineral yang memiliki struktur berupa kristal heksagonal.


2. Kristal heksagonal tersebut terbuat dari jenis silika atau silikon dioksida.


3. Kekerasan dari silika bisa mencapat 7 mohs.


4. Warna batu ini yang unik bisa menimbulkan daya tarik tersendiri bagi pecinta batu, dibandingkan dengan batu mulia yang lainnya.


Batu kecubung wulung memiliki banyak manfaat, manfaat itu tidak banyak diketahui oleh banyak orang. Banyak mitos mengatakan bahwa batu kecubung hanya cocok untuk orang yang memiliki zodiak aquarius. Terlepas dari mitos itu, berikut ini berbagai macam manfaat batu kecubung wulung yang harus diketahui:



Menenangkan Batin



Batu kecubung wulung yang berwarna ungu berkilauan bisa digunakan sebagai penenang batin. Hal ini akibat energi positif yang dipancarkan dari batu kecubung bisa digunakan untuk menenangkan batin sang penggunanya, bisa membawa kedamaian dan menenangkan luka pada emosional.




Batu ini bisa membantu memberikan energi positif dalam tubuh untuk menyeimbangkan ketika salah satu energi "Yin" (dingin/pasif) atau "Yang" (panas/aktif) berlebihan. Keseimbangan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kendali emosi seseorang.


Ki Ageng Selo : "Tapi Cincin Batu Kecubung Wulung Ungu ini hanya sebagai alat pembuka zirah baju pelindung, Rama. Karena sepertinya engkau memerlukan zirah baju pelindung  yang sangat bermanfaat bila engkau kurang fokus menghindari serangan lawan. Cincin dan zirah baju pelindungnya nanti mungkin kelihatannya kuno, tapi sebenarnya sudah dimodifikasi menggunakan teknologi termaju di zaman ini, jauh lebih maju dari zamanmu. Engkau juga nanti akan dibantu dengan sosok virtual assistant yang disebut Ratna."


Rama : (semakin penasaran) Benarkah Ki Ageng, apakah saya boleh mencobanya sekarang?"


Ki Ageng Selo : (tersenyum) "Sabar, Rama. Cincin ini harus melakukan otentifikasi terhadap pemiliknya dahulu supaya bisa digunakan. Supaya bisa dikenal oleh cincin tersebut, engkau harus berpuasa selama 3 hari lamanya, apakah engkau sanggup? "


Rama : " Insya Allah, saya sanggup Ki Ageng Selo"


Ki Ageng Selo: " Baiklah kalau begitu, besok pagi engkau mulai sahur, dan berpuasa. Insya Allah, cincin tersebut akan mengenali engkau Rama sebagai pemiliknya. "


Ki Ageng Selo kemudian mengusap cuping belakang telinganya lagi, lalu tiba-tiba ruangannya berganti menjadi semacam ruangan kamar tidur lengkap dengan ranjangnya. Rama yang takjub dengan perubahan di sekelilingnya, tidak menyadari ketika Ki Ageng Selo sudah tidak berada di sampingnya lagi. Rama pun akhirnya mencoba untuk beristirahat di ranjang yang tersedia.


Keesokan paginya, sesuai instruksi Ki Ageng Selo, Rama memulai puasanya dengan bersahur. Lalu setelah shalat subuh berjamaah, seluruh waktu hariannya dihabiskan dengan mengkhatamkan kitab suci hingga waktu shalat dan berbuka puasa. Itulah rutinitas harian Rama selama berada di EVEworld dengan pendampingan oleh Ki Ageng Selo.


Setelah melewati 3 hari lamanya berpuasa, Rama kemudian menghadap Ki Ageng Selo untuk menerima instruksi selanjutnya. Ki Ageng Selo yang sudah mendampingi Rama selama 3 hari tersebut, kemudian menyerahkan cincin batu kecubung wulung ungu kepada Rama, sekaligus memasangkannya di jari manis kanan. Tidak ada reaksi apapun setelah cincin itu terpasang di jari Rama, lalu Ki Ageng Selo menyeru, " Cium kepala batunya, dan ucapkan Bismillah, Rama! "


Rama pun mengikuti arahan Ki Ageng Selo, dan kemudian ternyata kepala batunya memancarkan sinar ungu terang, lalu terdengar suara di telinga Rama, "Halo Rama, ini Ratna, asisten virtualmu. Jangan takut, suaraku hanya terdengar olehmu saja.. Proses otentifikasi sudah selesai:  frekuensi denyut nadi cocok, aura tubuh cocok, level emosional stabil, otentifikasi suara  sudah disimpan. Apakah kamu mau aktifkan rompi ontokusumo, Rama? "


Rama: (sambil gugup) " I..Iya Ratna, tolong aktifkan rompi ontokusumo! "


Ratna : " Baik Rama, rompi ontokusumo diaktifkan! "


Segera saja dari jari- jari Rama timbul getaran halus, dan dari dada Rama keluar partikel-partikel sangat kecil yang merajut halus, yang semakin lama membentuk sebuah rompi yang trendi dan nyaman, berwarna hitam keunguan, dengan rajah berwarna emas. Ukuran rompi pun ternyata pas dipakai oleh Rama.


Rama: (masih keheranan) "Ratna, tolong jelaskan tentang rompi ontokusumo ini! "


Ratna: " Baik, Rama. Akan aku jelaskan dari rompi ontokusumo zaman dulu dan rompi yang kamu pakai sekarang. "


Pusaka rompi ontokusumo ini dahulu merupakan zirah (baju pelindung) dari kulit kambing berbentuk rompi.Rompi Ontokusumo dahulu dipakai untuk perang melawan pagebluk atau wabah penyakit. Dimana wujud wabah yang ada pada saat itu adalah banyak orang yang pagi masih sehat bugar, siang terkena sakit sampai sore dan kemudian malam meninggal. Dengan wasilah Rompi Ontokusumo, akhirnya bisa digunakan untuk mengatasi wabah pagebluk yang sedang terjadi.


Sedangkan Rompi Ontokusumo yang dipakai oleh Rama sekarang, merupakan zirah atau baju pelindung yang desainnya sama dengan rompi ontokusumo zaman dulu, namun dimodifikasi menggunakan bahan serat karbon (carbon nanotubes / CNTs) yang dirajut dengan banyak batu kecubung wulung ungu berukuran sangat kecil dan dirajah dengan warna keemasan. Rajahan ini didapatkan dari logam goldamantium, yang terkenal sebagai logam paling keras dan tahan lama, yang pernah diciptakan.


Rompi Ontokusumo terbaru tersebut memiliki kemampuan untuk berubah bentuk menjadi nano-particles (partikel nano) yang dapat dipanggil kapan saja oleh Rama untuk membentuk rompinya. Rompi Ontokusumo terkoneksi dengan cincin batu kecubung wulung ungu sebagai aktivatornya, yang memiliki  kemampuan kontrol atas pikiran dan kekuatan mental sebagaimana sifat alami dari batu kecubung wulung. Melalui cincin batu kecubung wulung ungu, Rama juga bisa mengaktifkan rompi ontokusumo menjadi beberapa bentuk lain seperti misalnya: sayap untuk terbang, senjata kujang, keris atau tombak, serta menjadi alat kesehatan untuk memeriksa kondisi tubuh dan mengobati luka akibat pertempuran.


Rompi ontokusumo ini dibantu pula oleh Ratna, sebagai asisten virtual Rama saat mengenakan cincin batu kecubung wulung ungu. Ratna ini dibangun dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan canggih dan dirancang untuk dapat berinteraksi dengan Rama secara real-time dan memberikan dukungan teknologi kepada Rama seperti: mengendalikan kekuatan rompi ontokusumo, memasuki sistem informasi komputer tempat lain, mengendalikan alat elektronik dan mesin di lingkungan sekitarnya, dan memproyeksikan hologram 3D dari objek dan desain yang diperlukan oleh Rama.


Ratna: "Jadi Rama, sekarang kamu juga akan dibekali peralatan berteknologi canggih dan ilmiah dari tahun 2065, melengkapi kemampuanmu dengan ajian - ajian gaib dan sakti yang sudah ada."


Rama:  " Ok, Ratna, terima kasih. Maaf, aku masih bingung. "(sambil garuk - garuk kepala).


Ki Ageng Selo pun tertawa melihat kebingungan Rama, dan segera mengatakan, " Hehehe, Begini saja, Rama.. Silakan kamu latihan dulu. Bayangkan lagi gambaran pertempuran terakhirmu dengan Ki Sabrang, supaya engkau bisa melihat kemampuan dari peralatan barumu. Ratna, tolong buat virtual backgroundnya seperti gambaran di pikiran Rama ya.."


Rama kemudian mengingat kembali gambaran pertempuran terakhir melawan Ki Sabrang. Background yang semula berupa Istana Kerajaan Jin Aliran Putih pun berubah menjadi background halaman depan rumah Rama saat pertempuran itu, lengkap dengan hantu-hantu yang terlibat di dalamnya.


Rama melihat kembali hantu Suanggi dengan menggendong seorang bayi. Tiba - tiba suara Ratna memecah pandangan Rama, "Rama, sudah waktunya kamu menggunakan rompi ontokusumo, apakah perlu diaktifkan sekarang?" Rama menjadi agak linglung, lalu menjawab " I..Iya Ratna, aktifkan rompi ontokusumo sekarang." Partikel kecilpun mulai merayap di tubuh Rama dan mulai membentuk rompi. Dalam hitungan waktu kurang dari 10 detik, Rompi Ontokusumo sudah sempurna menutupi tubuh Rama. Namun tiba - tiba satu serangan Ki Sabrang mengenai tubuh Rama yang sudah terlindungi rompi ontokusumo, "Boomm...! "


Rama kaget, namun kali ini dia tidak jatuh dan terpental. Kemudian Ratna pun berujar, " Rama, kamu terkena serangan, tapi tubuhmu tidak ada yang terluka. Sistem masih 100% berfungsi dengan baik. Kamu perlu segera membalas serangan tersebut. Apakah perlu bantuan tembakan laser melalui cincinmu? "


"Baik Ratna, tembak menggunakan senjata laser! "perintah Rama sambil mengarahkan cincinnya ke arah Ki Sabrang. Cincin batu kecubung wulung ungu pun menjadi menyala lalu Rama menembakkan pancaran panas laser ke arah Ki Sabrang dan pasukannya hingga semuanya menjadi hancur lebur, tak terkecuali Ki Sabrang. Pohon-pohon juga bertumbangan terkena tembakan laser yang membabi buta. Lalu kemudian background kembali berubah menjadi istana kerajaan jin aliran putih.


Ki Ageng Selo : (sambil bertepuk tangan) " Hehehehehe, selamat Rama.. Kamu telah berhasil memanfaatkan teknologi Ratna, cincin dan rompi ontokusumo. Sekarang coba kamu minta Rama untuk cek kondisi fisiologi dadamu, yang sebelumnya engkau masih merasa nyeri dan panas."


Rama: "Baik Ki Ageng Selo. Ratna, tolong aktifkan moda pengecekan kesehatan badanku. "


Ratna: " Baik Rama. Moda pengecekan kesehatan dimulai. "


Proses pengecekan pun berlangsung selama 5 menit, kemudian Ratna melaporkan, "Secara umum 100% tidak ada luka fisik yang terdeteksi. Namun dari aura tubuhmu, Rama, masih ada sisa-sisa kekuatan api menyelubungimu, sehingga auramu belum bersih dan kamu kadang merasa kesakitan. Apakah kamu mau dibersihkan menggunakan kekuatan cincin batu kecubung wulung ungu, Rama? Tolong dekatkan kepala batunya di dadamu!"


Rama mengikuti perintah Ratna dengan menempelkan kepala batu kecubung wulung ungu di dadanya. Batu itupun menyala, lalu mengalirkan energi bersih ke tubuh Rama, sehingga pikiran Rama menjadi nyaman dan rileks. 5 menit kemudian Ratna pun melaporkan, " Rama, pembersihan selesai. Aura-mu sudah bersih sekarang. "


Rama takjub, belum pernah dia merasa sesegar ini. Perasaannya begitu bahagia, dan dadanya sudah terasa nyaman, tidak panas dan nyeri lagi, " Terima kasih, Ratna. Tolong sekarang aktifkan moda standby saja. "


Ratna: " Baik Rama, moda standby." Rompi ontokusumo pun kemudian terbuka dan mengurai sendiri menjadi partikel - partikel kecil yang masuk ke dalam cincin batu kecubung wulung ungu.


Ki Ageng Selo : (sambil bertepuk tangan) " Bagus, Rama. Kau sekarang telah sehat kembali. Sekarang ingat pesanku sebelum kau kembali ke zamanmu. Kau sudah memiliki pusaka, ajian gaib dan teknologi tercanggih di zamanmu untuk melawan Ki Sabrang, Rama. Bersiaplah engkau untuk menghadapi pertempuran yang lebih besar lagi daripada yang kemarin. Karena Ki Sabrang sudah mendapatkan lagi pusaka-pusaka sakti dan sekutu hantu di kerajaannya. Hati - hati juga adanya penyusup di dekatmu yang bisa mencelakaimu, Rama !"


Rama:" Baik Ki Ageng Selo, Terima kasih. " Tiba-tiba ruangan menjadi gelap setelah Rama mengucapkan kata terima kasih. Lalu badan Rama terasa disedot mundur hingga jatuh terjengkang ke belakang, masuk ke lubang hitam portal waktu. " Brukk !" bunyi Rama terjatuh di lantai kamarnya sekarang.


Rama mencoba bangkit untuk berdiri. Kemudian dia melihat jari manis tangan kanannya, cincin batu kecubung wulung ungu masih terpasang dengan baik. Rama pun mencium kepala batu cincin, dan mengucap, "Bismillah.. "


Kemudian terdengar di telinga Rama," Halo Rama, ada yang bisa Ratna bantu hari ini?" Rama pun tersenyum bisa mendengar lagi suara Ratna.