Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 94


Jien xiu dan lain nya berhenti di sebuah rumah yang di kelilingi tembok yang sangat tinggi, shen turun dari kuda nya dan memperhatikan rumah itu dengan seksama.


" Silahkan master " kata jien xiu.


Shen berjalan mengikuti jien xiu dan adik nya masuk ke dalam rumah itu, Seorang pria tua berdiri seolah menyambut ke datangan nya.


" Siapa dia " tanya pria tua itu.


" Dia master pengendali spiritual ayah " sahut jien xiu.


" Bagus bagus, aku merasa tidak menyesal hidup lebih lama ternyata aku masih bisa bertemu seorang pengendali spiritual " kata pria tua itu sambil berjalan ke arah shen.


" Pengendali spiritual kenapa masih sangat lemah, kenapa hanya berada di tingkat kaisar alam bawah sadar " sambung pria tua itu.


" Karena aku sangat lemah aku ingin menambah kekuatan ku di dunia magaraj " sahut shen.


" Oh ternyata kamu berasal dari dunia luar, pantas saja di dunia magaraj pengendali spiritual sudah sangat jarang "kata pria tua itu.


" Kalau boleh tahu di mana tempat yang paling aman untuk berlatih " tanya shen.


" Tidak ada tempat yang aman di dunia ini nak, karena kamu bukan berasal dari dunia ini banyak orang yang ingin mengejar mu dan ingin menyerap seluruh kekuatan mu termasuk aku " sahut pria tua itu.


" Apa maksud nya " shen langsung berjalan mundur.


" Hahahaha, kamu tenang saja setelah aku tahu kamu memiliki spiritual aku tidak berniat menyerap seluruh kekuatan mu " sahut pria tua itu.


" Tapi semua ada bayaran dari melepaskan mu, aku hanya ingin kamu memberikan keturunan untuk ku dengan begitu cucu ku nanti nya bisa memililki spiritual seperti mu " sambung pria tua itu.


Shen yang tidak mengerti hanya bisa diam, apa benar bisa seperti itu.


" Bilang saja iya ini demi kebaikan mu, jika kamu menolak aku yakin dia tidak akan membiarkan mu pergi " bisik mo.


" Kalau aku menyetujui nya bagaimana aku bisa pergi dari sini " sahut shen.


" Berikan saja perjanjian, kamu harus bertanya di mana kamu bisa berlatih menambah kekuatan mu. jika sudah berhasil kamu bilang saja akan menepati janji mu " kata mo.


Hemm benar juga dengan begitu aku sama saja mengulur waktu " dalam hati shen.


" Bagaimana apa kamu setuju " kata pria tua itu.


" Aku setuju hanya saja tidak sekarang, aku harus berlatih menjadi sangat kuat dengan begitu aku bisa menjadi setara dengan manusia yang berada di dunia ini " sahut shen.


Sepertinya memang benar, jika dia menjadi sangat kuat tidak akan ada lagi yang berani ingin menyerap kekuatan nya dengan begitu kekuatan ku dan kekuasan ku bisa bertambah " dalam hati pria tua itu.


" Jika aku membiarkan mu pergi apa mungkin kamu akan kembali lagi " kata pria tua itu sambil menatap shen.


" Aku berjanji pada mu, setelah aku menjadi sangat kuat aku akan kembali dan memberikan cucu untuk mu " sahut shen.


" Baiklah tapi sebelum itu aku akan memperkenalkan anak gadis ku pada mu " kata pria tua itu.


Dari barisan tiga puluh bersaudara seseorang yang menutupi wajah nya berjalan ke arah pria tua itu.


" Sei xiu dia adalah calon suami mu, ayah berharap kamu bisa menerima nya " kata pria tua itu.


Shen tidak menyangka ternyata anak perempuan pria tua itu berada bersama dua puluh sembilan saudaranya.


" Sei xiu hanya mengikuti apa kata ayah " sahut wanita itu sambil membuka penutup wajah nya.


Shen terdiam menatap putri pria tua itu, wajah nya yang sangat cantik dan bersih berbeda dari beberapa wanita yang pernah dia temui.


" Kalian berbicara saja berdua, ayah masih ingin mencari sesuatu " kata pria tua itu sambil berjalan pergi.


Jien xiu dan saudara lain nya meninggalkan shen dan sei xiu, walau merasa canggung shen mencoba bertanya.


" Berapa umur mu " tanya shen sambil menggaruk kepalanya.


" Tujuh belas " jawab sei xiu.


" Siapa nama mu " tanya sei xiu.


" Shen, maaf aku harus pergi aku harus berusaha menjadi sangat kuat " sahut shen.


" Ya aku mengerti kamu pasti hanya ingin agar ayah ku membiarkan mu pergi, tenang saja aku juga tidak ingin memiliki anak dari seseorang yang lemah seperti mu " kata sei xiu sambil berjalan meninggalkan shen.


" Hahahahaha "Sheng yang mendengar perkataan sei xiu tidak kuat menahan tawa nya.


" Tidak perlu tertawa aku memang masih lemah, tapi tidak selamanya aku tetap lemah " kata shen dengan penuh percaya diri.


" Kamu harus bisa membuktikan nya, kamu yang sudah menghancurkan dua perguruan di mata mereka masih sangat lemah. kamu harus berusaha lebih keras lagi " sahut sheng.


" Memikirkan jadi kuat nanti saja, kamu harus berpikir ke mana kamu akan pergi jangan sampai kamu bertemu sembarang orang lagi " kata mo.


" Mau bagaimana lagi aku hanya pendatang mana aku tahu ke mana aku harus pergi " sahut shen.


Pria tua itu memperhatikan shen dari kejauhan, walau merasa ragu pria tua itu tetap berjalan ke arah shen.


" Ku harap kamu menepati janji mu, segera kembali atau aku akan mencari mu ke mana pun kau pergi " kata pria tua itu sambil menatap shen.


" Ambilah peta ini akan menunjukkan sebuah tempat yang aman untuk mu, ingat setiap perjalanan memiliki rintangan tersendiri kamu harus bisa tetap bertahan hidup demi putri ku " sambung pria tua itu.


Shen mengambil peta dari tangan pria tua itu sambil tersenyum.


" Terimakasih aku akan mengingat nya " sahut shen.


Pria tua itu meminta jien xiu mengantar shen keluar dan kembali menutup gerbang rumah nya.