
Jien xiu dan lain nya berhenti di sebuah rumah yang di kelilingi tembok yang sangat tinggi, shen turun dari kuda nya dan memperhatikan rumah itu dengan seksama.
" Silahkan master " kata jien xiu.
Shen berjalan mengikuti jien xiu dan adik nya masuk ke dalam rumah itu, Seorang pria tua berdiri seolah menyambut ke datangan nya.
" Siapa dia " tanya pria tua itu.
" Dia master pengendali spiritual ayah " sahut jien xiu.
" Bagus bagus, aku merasa tidak menyesal hidup lebih lama ternyata aku masih bisa bertemu seorang pengendali spiritual " kata pria tua itu sambil berjalan ke arah shen.
" Pengendali spiritual kenapa masih sangat lemah, kenapa hanya berada di tingkat kaisar alam bawah sadar " sambung pria tua itu.
" Karena aku sangat lemah aku ingin menambah kekuatan ku di dunia magaraj " sahut shen.
" Oh ternyata kamu berasal dari dunia luar, pantas saja di dunia magaraj pengendali spiritual sudah sangat jarang "kata pria tua itu.
" Kalau boleh tahu di mana tempat yang paling aman untuk berlatih " tanya shen.
" Tidak ada tempat yang aman di dunia ini nak, karena kamu bukan berasal dari dunia ini banyak orang yang ingin mengejar mu dan ingin menyerap seluruh kekuatan mu termasuk aku " sahut pria tua itu.
" Apa maksud nya " shen langsung berjalan mundur.
" Hahahaha, kamu tenang saja setelah aku tahu kamu memiliki spiritual aku tidak berniat menyerap seluruh kekuatan mu " sahut pria tua itu.
" Tapi semua ada bayaran dari melepaskan mu, aku hanya ingin kamu memberikan keturunan untuk ku dengan begitu cucu ku nanti nya bisa memililki spiritual seperti mu " sambung pria tua itu.
Shen yang tidak mengerti hanya bisa diam, apa benar bisa seperti itu.
" Bilang saja iya ini demi kebaikan mu, jika kamu menolak aku yakin dia tidak akan membiarkan mu pergi " bisik mo.
" Kalau aku menyetujui nya bagaimana aku bisa pergi dari sini " sahut shen.
" Berikan saja perjanjian, kamu harus bertanya di mana kamu bisa berlatih menambah kekuatan mu. jika sudah berhasil kamu bilang saja akan menepati janji mu " kata mo.
Hemm benar juga dengan begitu aku sama saja mengulur waktu " dalam hati shen.
" Bagaimana apa kamu setuju " kata pria tua itu.
" Aku setuju hanya saja tidak sekarang, aku harus berlatih menjadi sangat kuat dengan begitu aku bisa menjadi setara dengan manusia yang berada di dunia ini " sahut shen.
Sepertinya memang benar, jika dia menjadi sangat kuat tidak akan ada lagi yang berani ingin menyerap kekuatan nya dengan begitu kekuatan ku dan kekuasan ku bisa bertambah " dalam hati pria tua itu.
" Jika aku membiarkan mu pergi apa mungkin kamu akan kembali lagi " kata pria tua itu sambil menatap shen.
" Aku berjanji pada mu, setelah aku menjadi sangat kuat aku akan kembali dan memberikan cucu untuk mu " sahut shen.
" Baiklah tapi sebelum itu aku akan memperkenalkan anak gadis ku pada mu " kata pria tua itu.
Dari barisan tiga puluh bersaudara seseorang yang menutupi wajah nya berjalan ke arah pria tua itu.
" Sei xiu dia adalah calon suami mu, ayah berharap kamu bisa menerima nya " kata pria tua itu.
Shen tidak menyangka ternyata anak perempuan pria tua itu berada bersama dua puluh sembilan saudaranya.
" Sei xiu hanya mengikuti apa kata ayah " sahut wanita itu sambil membuka penutup wajah nya.
Shen terdiam menatap putri pria tua itu, wajah nya yang sangat cantik dan bersih berbeda dari beberapa wanita yang pernah dia temui.
" Kalian berbicara saja berdua, ayah masih ingin mencari sesuatu " kata pria tua itu sambil berjalan pergi.
Jien xiu dan saudara lain nya meninggalkan shen dan sei xiu, walau merasa canggung shen mencoba bertanya.
" Berapa umur mu " tanya shen sambil menggaruk kepalanya.
" Tujuh belas " jawab sei xiu.
" Siapa nama mu " tanya sei xiu.
" Shen, maaf aku harus pergi aku harus berusaha menjadi sangat kuat " sahut shen.
" Ya aku mengerti kamu pasti hanya ingin agar ayah ku membiarkan mu pergi, tenang saja aku juga tidak ingin memiliki anak dari seseorang yang lemah seperti mu " kata sei xiu sambil berjalan meninggalkan shen.
" Hahahahaha "Sheng yang mendengar perkataan sei xiu tidak kuat menahan tawa nya.
" Tidak perlu tertawa aku memang masih lemah, tapi tidak selamanya aku tetap lemah " kata shen dengan penuh percaya diri.
" Kamu harus bisa membuktikan nya, kamu yang sudah menghancurkan dua perguruan di mata mereka masih sangat lemah. kamu harus berusaha lebih keras lagi " sahut sheng.
" Memikirkan jadi kuat nanti saja, kamu harus berpikir ke mana kamu akan pergi jangan sampai kamu bertemu sembarang orang lagi " kata mo.
" Mau bagaimana lagi aku hanya pendatang mana aku tahu ke mana aku harus pergi " sahut shen.
Pria tua itu memperhatikan shen dari kejauhan, walau merasa ragu pria tua itu tetap berjalan ke arah shen.
" Ku harap kamu menepati janji mu, segera kembali atau aku akan mencari mu ke mana pun kau pergi " kata pria tua itu sambil menatap shen.
" Ambilah peta ini akan menunjukkan sebuah tempat yang aman untuk mu, ingat setiap perjalanan memiliki rintangan tersendiri kamu harus bisa tetap bertahan hidup demi putri ku " sambung pria tua itu.
Shen mengambil peta dari tangan pria tua itu sambil tersenyum.
" Terimakasih aku akan mengingat nya " sahut shen.
Pria tua itu meminta jien xiu mengantar shen keluar dan kembali menutup gerbang rumah nya.