Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 50


Ketua perguruan badai salju dan perguruan tanah merah berada di tempat duduk yang sudah di siapkan sebagai tamu kehormatan.


"Sebelum kita resmi memulai pertandingan empat nyawa. kami selaku penyelenggara pertandingan empat nyawa ingin mengucapkan terimakasih untuk ke dua ketua perwakilan perguruan tanah merah dan badai salju yang sudah meluangkan waktunya menjadi tamu kehormatan kami.


Untuk kedua ketua silahkan menyaksikan pertandingan empat nyawa yang akan segera kami mulai.


Sebelum kami memulai pertandingan empat nyawa. kami akan memberitahu sedikit aturan dalam pertandingan empat nyawa.


Aturan yang pertama, apa pun yang terjadi di dalam arena pertandingan semua ketua perguruan tidak di izinkan memasuki arena.


yang ke dua, Jika ada satu perwakilan perguruan yang menyerah maka di anggap semua perwakilan dari perguruan itu kalah."


Sejak kapan peraturan nya jadi berubah begini, aku curiga ada yang tidak benar di pertandingan ini " dalam hati ketua Xu ling.


" Dengan ini kami selaku penyelenggara pertandingan empat nyawa resmi memulai pertandingan. Semua perwakilan di persilah kan memasuki arena "


Hahahahaha. habis lah sudah perguruan langit biru, semua sudah dalam genggaman ku " Dalam hati ketua perguruan Laut darah.


Xieyu mei ,Xin sie dan Xin lang berada di tengah arena di kelilingi dua belas murid perwakilan perguruan lain.


Kenapa mereka mengelilingi kami, apa mereka ingin menyerang kami terlebih dulu.


apa pun yang terjadi aku tidak akan menyerah " Dalam hati xieyu mei.


" apa pun yang terjadi kita tidak boleh menyerah, kita harus berusaha membuat perguruan langit biru tidak memalukan di depan semuanya " Teriak xieyu mei.


Kedua temannya hanya mengangguk kan kepalanya.


Bruuuuaak....


Belum sempat menyerang xin lang sudah terlempar ke belakang. xieyu mei menghampiri xin lang yang berusaha untuk berdiri.


" Ini tidak adil kenapa mereka hanya menyerang kita " Kata xin lang yang baru saja berdiri.


Xieyu mei tidak menjawab dan langsung melempar pisau darah milik nya.


Satu persatu mendekat dan menyerang Xieyu mei dan kedua temannya.


" Bagaimana bisa dua belas melawan tiga ini tidak adil " Teriak ketua xu ling yang langsung berdiri.


Ayahnya hanya menarik tangannya dan meminta ketua xu ling tidak melanggar peraturan atau perwakilan langit biru akan langsung kalah.


Ketua xu ling hanya bisa melihat xieyu mei, xin sie dan xin lang yang bertarung habis habisan di dalam arena.


Bruuuuaak... xieyu mei di tendang hingga terlempar oleh salah satu wanita perwakilan Laut darah.


Xieyu mei berusaha untuk kembali berdiri dia tidak akan menyerah semudah itu.


" Menyerah saja kamu hanya berada di tingkat jendral tahap awal sedangkan aku di tingkat jendral tahap akhir kamu tidak akan menang melawan ku " Wanita itu berjalan mendekati xieyu mei.


" Walau harus mati di arena aku tidak akan menyerah " Teriak xieyu mei yang berusaha untuk berdiri.


Xieyu mei mengeluarkan spiritual Merak nya yang berada di tingkat lima.


" Hahahahaha, hanya spiritual tingkat lima. kamu buka mata mu dan lihatlah spiritual ku "


Wanita itu mengeluarkan Spiritual Ular sanca yang sudah berada di tingkat tujuh.


Beberapa orang lain nya hanya memperhatikan saja dan memilih untuk tidak ikut menyerangnya mereka sangat yakin kalau wanita itu sudah pasti menang.


Xieyu mei yang melihat kedua temannya sudah terbaring tidak sadarkan diri merasa sangat marah.


" Kalian sengaja ingin menghancurkan perguruan langit biru aku tidak terima itu " Teriak xieyu mei


Spiritual Merak xieyu mei berusaha melawan sebisanya. Merak melawan ular sudah pasti ular yang akan menang perbedaan level membuat spiritual merak xieyu mei terluka parah dan menghilang.


Xieyu mei sudah tidak memiliki tenaga lagi untuk berdiri.


Perguruan langit biru, ketua Xu ling maafkan aku " ucap xieyu mei yang langsung pingsan tidak sadarkan diri.