Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 133


Shen yang berjalan di belakang xieyu mei tiba-tiba mendengar suara langkah kaki yang mendekat ke arah mereka, shen mencoba mendengarkan lagi dengan serius suara yang semakin mendekatinya itu.


Shen yang merasa yakin hewan spiritual sedang berjalan ke arahnya tanpa berpikir panjang langsung berlari ke depan xieyu mei.


" Mundur " teriak shen sambil menatap ke arah xieyu mei.


Xieyu mei yang tidak mengerti maksud shen hanya terdiam sambil terus menatap shen.


Hooooooooooeeeeeerrrrrrrrrr...


Hooooooooooooeeeeeeerrrrrrrr...


Suara auman yang di sambut dengan lompatan membuat xieyu mei merasa sangat terkejut.


Shen yang melihat macan kumbang beracun berjalan pelan ke arahnya tanpa berpikir panjang langsung berlari mendekatinya.


Wheeeeeeeeeeesssssssssss...


Wheeeeeeeeeeeessssssssssssss....


Shen terus mengayunkan pedangnya berulang kali hingga membuat kaki macan kumbang beracun terluka dan berdarah.


Hooooooooooeeeeeeeeeeeerrrr...


Macan kumbang yang merasa kesakitan terus melompat tidak tentu arah, shen yang baru saja melompat ke atas tubuh macan kumbang terus bergoyang.


Cheeeeeeeeeeetttttttaaaaaarrrrr...


Suara cambukan xieyu mei dari bawah membuat macan kumbang menghentikan gerakannya, shen yang melihat ke arah xieyu mei benar-benar tidak menyangka xieyu mei berhasil melilitkannya cambuknya di leher macan kumbang beracun yang di naikinya.


" Jangan pernah bertindak sendirian, kamu sekarang tahu apa yang harus kamu lakukan bukan " ucap xieyu mei.


" Emmmm " sahut shen sambil menganggukkan kepalanya.


Shen kembali memfokuskan matanya ke arah tubuh macan kumbang yang di injaknya, shen yang tidak ingin membuang waktu langsung menusukan pedangnya tepat di belakang leher macan kumbang itu.


Hooooooooeeeeerrrrr...


Suara auman terakhir yang sangat pelan terdengar dari macan kumbang itu sebelum akhirnya terjatuh dan mati.


" Huuh, akhirnya " ucap shen yang langsung menghela nafas.


" Kita berdua dari perguruan yang sama dan tujuan yang sama, kenapa kamu bertindak sendiri seperti itu " sahut xieyu mei.


" Aku hanya tidak ingin kamu terkena serangan macan kumbang beracun itu " ucap shen.


" Lain kali jangan begitu lagi aku bisa jaga diri, cepat simpan inti hati spiritual macan kumbang itu " sahut xieyu.


Shen yang melihat xieyu mei kesal padanya hanya bisa diam, shen langsung membuka kotak ruangnya dan memasukan inti hati macan kumbang ke dalam kotak ruangnya.


" Baru dapat satu, kapan kamu bisa mengumpulkan tiga ribu inti hati hewan spiritual jika seperti itu " ucap sheng.


" Lalu bagaimana apa kamu punya cara?" tanya shen.


" Biarkan aku keluar, aku akan memancing hewan spiritual ke arahmu. Setelah hewan spiritual berkumpul kita akan menghabisinya bersama-sama " sahut sheng.


" Tapi jika mereka berkumpul bukannya sama saja mencari mati " ucap shen.


" Tenang saja aku memiliki cara sendiri " sahut sheng.


" Baiklah kalau begitu tunggu apa lagi cepatlah keluar " ucap shen.


Xieyu mei yang melihat spiritual naga shen tiba-tiba keluar merasa sangat terkejut, xieyu mei menatap ke arah shen dan memintanya untuk menjelaskan.


" Kenapa spiritual nagamu keluar " tanya xieyu mei.


" Tidak ada waktu untuk menjelaskan, kamu berhati-hatilah puluhan bahkan ratusan hewan spiritual akan mengarah pada kita " sahut shen.


" Kamu yang benar, ini namanya hanya cari mati jika mendatangkan ratusan hewan spiritual sekaligus " ucap xieyu mei.


" Percaya sama aku, kita pasti bisa menghadapinya bersama " sahut shen yang langsung tersenyum.


" Tapi ..."


" Mereka sudah datang " teriak shen.


Shen yeng sudah tahu apa yang harus di lakukannya langsung memecah dirinya menjadi puluhan, shen menyebarkan pecahan dirinya yang sudah bersiap menghadapi hewan spiritual yang akan datang.


Auuuuuuuuuuuuuuuuuuu...


Auuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...


Suara lolongan serigala semakin mendekat ke arah shen.


" Shen pasti sudah gila " ucap xieyu mei yang terus memutar badannya.


Tap, tap, tap...


Langkah kaki yang terdengar semakin dekat membuat seluruh pecahan diri shen sangat waspada, tidak butuh waktu lama lima puluh serigala liar bercorak merah berpencar berlari ke arah pecahan diri shen.


" Bunuh semua " teriak shen.


Wheeeeeessssssss....


Wheeeeeeeesssssssss....


Puluhan pecahan diri shen yang sudah menyebar langsung mencari lawannya masing-masing, xieyu mei yang masih merasa terkejut hanya memperhatikan tanpa membantu menyerang serigala bercorak merah yang semakin menggila.


Auuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...


Lolongan serigala semakin keras, salah satu serigala yang melihat xieyu mei hanya terdiam langsung berlari ke arahnya.


" Matilah kau " teriak shen.


Wheeeeeeeesssssssssss....


Satu tebasan pedang shen langsung membuat serigala yang ingin menyerang xieyu mei kehilangan kepalanya, shen menggenggam tangan xieyu mei sambil terus meyakinkan xieyu mei mereka pasti bisa mengalahkan semuanya.


" Apa kamu yakin " ucap xieyu mei.


" Apa kamu tidak percaya padaku " sahut shen.


" Fokuslah menyerang, bagianku sudah datang aku tidak bisa hanya berada di sini " sambung shen yang langsung pergi meninggalkan xieyu mei.


Kalau shen bilang begitu, aku hanya bisa yakin padanya " dalam hati xieyu mei.


Cheeeeeetttttaaaaaaaarrrrrr...


Cheeeeeeettttttaaaaaaaarrrrrr...


Xieyu mei yang sudah mendapatkan kepercayaan dirinya bergegas berlari ke arah serigala yang masih bertarung dengan pecahan diri shen.


Xieyu mei tanpa berpikir panjang langsung mengarahkan cambuknya ke leher serigala di depannya, xieyu mei yang merasa cambuknya sudah melilit dengan sangat erat di leher serigala itu langsung membantingnya menggunakan tenaga dalamnya.


Shen yang melihat dari kejauhan puluhan harimau berkaki baja berlari ke arahnya hanya diam sambil terus memperhatikan, sheng yang tiba sebelum puluhan harimau berkaki baja mendekati shen langsung masuk ke dalam tubuhnya dan menyatu.


Sisik yang keluar dari dalam tubuh shen menandakan penyatuan sheng telah sempurna, shen yang tidak ingin melihat para harimau membuat xieyu mei menjadi semakin takut langsung meminta sheng menghadang harimau itu dari kejauhan.


" Matilah kalian semua " teriak sheng yang langsung mengeluarkan kuku panjangnya.


Suara auman harimau membuat sheng semakin bersemangat, sheng yang sudah tidak sabar langsung mendekati salah satu harimau yang berada di sekitarnya.


Hoooooooooooeeeeeerrrrrrr...


Harimau yang tidak suka sheng mendekatinya langsung menyerangnya terlebih dulu, sheng tersenyum menatap harimau itu sambil membentangkan tangannya.


Kuku sheng yang tajam langsung menembus perut harimau itu dan membuatnya mati di tempat.


" Akan sangat lambat jika menunggu mereka menyerang " ucap sheng.


Sheng yang benar-benar tidak sabar berjalan dengan santai ke arah puluhan harimau di depannya, puluhan harimau yang melihat mangsa menyerahkan diri tanpa berpikir panjang langsung mengelilingi sheng.


" Ini yang ku mau " ucap sheng yang langsung terbang dengan sangat cepat sambil mengarahkan cakarnya.


Hooooooooooeeeeeeerrrr....


Hoooooooooooeeeeeeeerrrrrr...


Satu persatu harimau yang berada di sekitar sheng langsung terbaring lemas, luka cakar yang sangat dalam membuat harimau di sekitarnya kehilangan banyak darah dan mati.


Tidak butuh waktu lama tujuh puluh ekor harimau berkaki baja mati berhamburan di depan shen, sheng yang merasa tugasnya selesai langsung keluar dari dalam tubuh shen.


" Shen bagaimana keadaanmu?" tanya xieyu mei yang berlari ke arah shen.


" Memangnya aku kenapa?" tanya shen balik.


Xieyu mei yang melihat banyaknya harimau berkaki baja mati di depannya langsung menutup mulutnya, xieyu mei seolah tidak percaya apa yang sudah di lihatnya.


" Kamu sendirian membunuhnya?" tanya xieyu mei.


" Berdua " sahut shen.


" Sama siapa?" tanya xieyu mei dengan curiga.


" Spiritualku " sahut shen sambil tersenyum.


" Bagaimana dengan serigala bercorak merah, apa mereka melukaimu? " tanya shen.


" Tidak, pecahan dirimu mengalahkan mereka semua dengan sangat cepat. Aku saja hanya mengalahkan lima dari lima puluh serigala itu " sahut xieyu mei.


" Kamu istirahat saja dulu sebentar aku akan menyimpan inti hati hewan spiritual ini. Oh ya aku juga akan memberikan beberapa inti hati harimau berkaki baja ini ke spiritual naga ku " ucap shen.


" Berikanlah, spiritual nagamu pantas mendapatkannya " sahut xieyu sambil tersenyum.